
"Kelly, di dunia ini begitu banyak pria yang belum menikah, Kenapa harus Aaron yang menjadi pilihanmu?"
"Pa, karena dia adalah cinta pertamaku, dan aku menunggunya selama ini. Aku yakin suatu saat dia akan terharu dengan kesetiaanku!" jawab Kelly dengan yakin.
"Apakah kamu yakin sekali dia akan mencintaimu? Kalau saja dia mencintai istrinya, Kamu yang akan terluka," kata Marcos.
"Pa, jangan cemaskan aku! Asalkan aku tidak putus asa dan menunjukan kesetiaanku, Maka, dia pasti akan memilihku!"
"Kalau kamu berpikir seperti itu, Papa tidak ada pendapat lagi. Semuanya hanya bergantung pada dirimu sendiri," ucap Marcos.
Malam hari
Mansion Davidson.
"Besok pagi kita akan pergi bersama Kelly membeli sesuatu," ujar Aaron yang menyantap makanan.
Angelina lagi-lagi harus menahan diri setiap mendengar nama wanita itu. Ia hanya melihat makanan yang ada di piringnya tanpa bisa menelan makanan itu lagi.
"Kenapa kamu tidak makan? apakah dengan memandang bisa membuatmu kenyang?" tanya Aaron.
"Aku tidak ingin pergi! kalian saja yang pergi," ucap Angelina.
"Tidak bisa! Kau harus ikut denganku, karena aku adalah suamimu," jawab Aaron.
"Aku tidak mengenal Kelly, dan untuk apa aku harus ikut?" tanya Angelina yang menahan kecewa.
__ADS_1
"Kamu tidak perlu banyak bertanya! Kelly ingin membeli sesuatu untuk ulang tahunnya lusa nanti," kata Aaron.
"Ulang tahun? dia sangat mengutamakan ulang tahun wanita itu sehingga aku sebagai istrinya juga harus ikut mereka pergi," batin Angelina.
Keesokan harinya.
Mereka bertiga mendatangi toko busana termahal di kota itu. Semua pakaian yang dipajang adalah bahan berkualitas dan tentunya khusus untuk orang yang berkelas tinggi. Kelly dengan senyum gembira memilih pakaian yang ada di dalam toko tersebut. sementara Aaron sedang memilih kemeja yang adalah pakaian favoritnya.
Angelina hanya diam dan mengikuti suaminya dari belakang.
"Orang kaya memang berbeda, semua harga pakaian di sini sama seperti yang dipakai oleh keluarga Hamilton. sedangkan aku, bahkan tidak pernah memiliki sehelai pakaian bagus seperti ini. wanita miskin sepertiku tidak layak sama sekali memilikinya sama seperti pria yang di depan mataku juga bukan milikku," batin Angelina.
"Aaron, coba kamu lihat bagaimana dengan gaun yang aku pakai?" tanya Kelly yang sambil menunjukan gaun berwarna pink yang seksi.
"Sangat cocok untukmu!" jawab Aaron.
"Nyonya?" tanya Kelly yang menahan bahagia dengan sebutan dari pelayan itu. sementara perasaan Angelina bagaikan disambar petir di saat mendengar pelayan toko yang menyapa wanita itu.
"Iya, Anda dan tuan adalah pasangan serasi," jawab pelayan itu lagi.
Aaron memandang istrinya yang terdiam dan terlihat kecewa, Ia langsung menghampiri Kelly dan sengaja mengambil salah satu gaun dan memberikan pada wanita itu.
"Ini cocok untukmu, Cukup seksi dan kalau kamu memakainya besok malam. aku yakin semua mata pasti akan berfokus padamu," ucap Aaron.
"Benarkah?" tanya Kelly dengan senyum.
__ADS_1
"Tentu saja benar! wanita secantikmu pria mana yang tidak suka," jawab Aaron dengan sengaja.
"Tuan, istri Anda sangat cantik. Anda sangat pintar memilih," kata pelayan itu dengan senyum.
"Benarkah? Berarti aku sangat beruntung karena menikahi dia," jawab Aaron menyindir Angelina.
Angelina mengenggam erat bajunya karena sedang menahan kecewa dan hati yang sakit. ia berusaha tetap tegar di depan suaminya dan wanita itu.
"Kelly, beli saja gaun yang ku pilih untukmu!" kata Aaron.
"Baiklah, karena kamu yang pilih aku akan memakainya besok," jawab Kelly.
"Aku akan membantumu memilih beberapa gaun yang lainnya!" ujar Aaron.
"Terima kasih!" ucap Kelly.
"Mereka adalah pasangan serasi, lihatlah! yang satu tampan dan satu lagi cantik. sangat cocok," ujar salah satu pelayan itu dengan rekannya.
"Aku sangat iri dengan mereka, Andaikan kalau aku bisa mendapatkan pria tampan seperti ini aku pasti sangat bahagia dan beruntung."
"Hei! kamu lihat sana! Apakah wanita itu adalah pembantu pasangan suami istri itu?" tanya pelayan itu yang melihat ke arah Angelina.
"Mungkin! Lihat saja sudah tahu kalau dia hanya pembantu, menilai dari penampilan kita sudah tahu bahwa mereka adalah pasangan suami istri dan wanita itu hanya pembantu."
"Benar!"
__ADS_1
Pembicaraan pelayan toko telah didengar oleh Angelina yang sedang melihat suaminya membantu Kelly memilih pakaian sambil tersenyum. Rasa sakit yang tidak bisa dibayangkan lagi karena melihat kemesraan suaminya dengan wanita lain. Bukan hanya itu saja...Suaminya juga tidak membantah saat pelayan toko menganggap Kelly adalah istrinya.
Dengan perlahan Angelina mengangkat kakinya dan meninggalkan toko busana itu. tidak tahu wanita itu pergi ke arah mana dengan perasaannya yang hancur.