Bisu Tawanan Hartawan

Bisu Tawanan Hartawan
Cara Melunasi Hutang


__ADS_3

"Kalian semua hebat sekali, menentangku dalam waktu yang sama, aku Alex Hamilton tidak akan tumbang begitu mudah," ketus Alex yang menyapu telepon rumahnya hingga terjatuh ke lantai.


Brak...


"Aarggh...," teriak Alex dengan nada kesal.


Keesokan harinya.


Angelina memegang selembar kertas yang terdapat tulisannya. ia kemudian menuju ke salah satu ruangan yang di mana Aaron sedang mengawasi para pekerjanya lewat monitor.


Gadis itu yang berdiri di luar pintu dan mengetuk pintu.


Tok...tok...


"Hm!" sahut Aaron yang sedang duduk berhadapan dengan layar monitor.


Angelina kemudian melangkah masuk ke dalam ruangan itu dan menghampiri Aaron yang sedang duduk di sana.


Aaron memutarkan kursinya dan menghadap Angelina.


"Ada apa mencariku?" tanya Aaron dengan dingin.


Angelina memberikan kertas itu kepada Aaron dengan mengunakan kedua tangannya.

__ADS_1


Aaron mengambil kertas itu dengan dingin dan kemudian membacanya.


"Tuan, apa yang harus ku lakukan agar bisa membayar hutangku? apakah bisa melepaskan aku pergi? aku akan pergi mencari pekerjaan dan aku akan membayar hutangku setiap bulan."


"Membayar hutangmu setiap bulan dengan gaji yang tidak seberapa? apakah kamu mengira aku bodoh bisa percaya begitu saja dengan katamu? kalau kau ingin pergi dari sini kau harus melunaskan hutangmu dulu!" ujar Aaron.


Angelina menulis sesuatu di note yang dia bawa dan kemudian memberikan kepada Aaron.


"Aku harus mengunakan cara apa membayar hutangmu kalau aku tidak bisa bekerja?"


"Bekerja sebagai pelayan di kediaman ini, kau harus patuh dengan semua perintahku. setiap bulan hutangmu akan ku potong dari gajimu. dan satu hal lagi kau harus tahu...mungkin butuh setahun atau lebih untuk dirimu melunaskan hutangmu. karena biaya pengobatanmu selama ini jumlahnya tidak sedikit," jawab Aaron.


"Pengobatan selama ini?" batin Angelina.


"Iya, aku akan bekerja sesuai perintahmu, aku juga tidak akan menerima gaji untuk membayar hutangku," jawab Angelina yang sambil menulis.


"Baguslah kalau kamu mengerti, kau tidak perlu ingat dengan perkataanku sebelumnya. aku tidak akan menikahi seorang pelayan. untuk menjadi istriku kau masih belum layak. aku sudah selesai bicara. keluarlah!" kata Aaron yang memutarkan kursinya menghadap layar monitor.


"Memang pria aneh, tapi sampai kapan aku baru bisa melunasi hutangku kalau begini caranya? apakah memang begitu banyak biaya yang dia keluarkan untukku?" batin Angelina.


Tidak lama kemudian Angelina beranjak dari ruangan itu.


Aaron yang menghadap ke layar ia melihat bayangan Angelina dan bukan memantau pekerjanya.

__ADS_1


"Apa yang aku lakukan, kenapa aku tidak mengusirnya saja," batin Aaron.


Setelah beberapa menit kemudian Louis dan Candy menjumpai Aaron yang menuju ke ruang tamu.


"Tuan, apakah butuh sesuatu?" tanya Candy dengan sopan.


"Mulai besok Angelina akan bekerja sebagai pelayan di sini, dia akan menjadi asisten, sampaikan kepada pelayan lain. harus mengikuti perintahnya. apapun perintahnya sama saja adalah perintahku juga," perintah Aaron.


"Baik, Tuan. akan saya sampaikan ke mereka!" jawab Candy dengan patuh.


"Sediakan seragam untuknya?" perintah Aaron pada Louis.


"Baik, Tuan," jawab Louis.


"Bukankah ingin menikahinya, kenapa malah menjadikan sebagai asisten rumah tangga? apa yang dipikirkan oleh bos?" batin Louis.


Dua hari kemudian.


Louis telah menyediakan seragam khusus untuk Angelina yang sebagai asisten rumah tangga.


"Angelina, mulai hari ini kau harus mengenakan seragam ini, kamu sebagai asisten rumah tangga yang harus mengawasi semua pelayan rumah ini yang sedang melakukan tugas mereka. selain itu kamu bertanggung jawab menyediakan semua kebutuhan bos. dari sarapan, makan siang, makan malam, sediakan air mandi dan lain-lain...."


"Malam hari pukul sepuluh malam sediakan air minum hangat untuk bos, sebelum tidur kebiasannya adalah minum vitamin. dan pagi hari sediakan air minum hangat untuk bos sebelum dia cuci muka. setelah itu menyediakan air mandi dan siapkan pakaiannya!" perintah Louis.

__ADS_1


"Semua kebutuhan bos harus disediakan oleh tanganmu sendiri. dan ingat pesanku...bos tidak suka ada orang lain yang masuk ke kamarnya. dan kamu yang harus membersihkan dan merapikan tempat tidurnya!" lanjut Louis.


__ADS_2