Bisu Tawanan Hartawan

Bisu Tawanan Hartawan
Pencarian Angelina


__ADS_3

"Pergi sebelum aku melempar kalian keluar dari jendela," bentak Aaron.


Karena ketakutan mereka hanya bisa segera meninggalkan ruangan itu dengan terburu-buru.


Tidak lama kemudian Louis memasuki ruangan itu.


"Bos," seru Louis yang cemas.


"Ingat kataku baik-baik! Lain kali tidak perlu mencari wanita untukku, Kau sudah tahu kalau aku tidak suka ada wanita di tempatku. Kalau bukan karena kamu sudah lama ikut denganku. Aku pasti sudah mengusirmu dari sini," kata Aaron dengan nada tegas.


"Maaf, Bos. Niatku hanya ingin Bos segera melupakan kesedihan ini sehingga melakukan hal bodoh," ucap Louis.


"Aku menyesal atas sikapku padanya, Beberapa hari ini aku banyak berpikir tentang masa lalu. Setiap perbuatanku dan ucapanku sangat menyakiti perasaannya. Aku bukan seorang suami yang baik. Aku adalah pria egois. Aku menyadari aku terlalu baik pada Nana dan tidak baik pada istri sendiri sehingga pada akhirnya dia pergi. Aku masih ingat apa yang aku lakukan terakhir kali. Niat ingin menyakitinya dan kini aku menyesal," kata Aaron.


"Bos, Mungkin dalam waktu dekat kita bisa mendapatkan nyonya kembali," ujar Louis.


"Hatinya pasti terluka karena sifatku, Sejak orang tuaku meninggal hanya Nana yang di sisiku. Dia satu-satunya keluargaku. Dia bunuh diri dan aku kehilangan satu-satunya keluargaku. Karena kejadian ini aku mengenal Angelina yang bisu dan juga korban. Awalnya aku membencinya. Tapi, setelah aku tahu kondisinya rasa benciku pun hilang," ungkap Aaron sambil meneguk minuman.


"Dia juga korban pria brengsek itu karena keluarganya."


"Karena sifatku yang egois sehingga aku tidak mengakui perasaan sendiri. Anggota keluargaku hilang satu-persatu. Kini, Angelina pergi karena aku. Siapa yang harus aku salahkan," lanjut Aaron.


"Bos, kalau saja kita gagal mencarinya, Apakah pencarian ini masih berlanjut?"


"Lanjut! Karena dia adalah wanita yang telah aku nikahi, wanita milikku tidak boleh berkeluyuran dan hidup susah di luar," jawab Aaron.


"Baik, Bos."


Mansion Zean.


Angelina sedang duduk di halaman sambil mengingat saat pernikahannya.


"Pesta yang dihadiri oleh banyak tamu dari kalangan atas, Siapa sangka usia pernikahan kami hanya seumur jagung. Tidak ada yang tahu bagaimana kehidupan kami setelah menikah. Sama sekali tidak bahagia walau hanya sehari. Terutama setelah Kelly muncul. Hubungan kami semakin hancur," gumam Angelina dalam hati.


"Angeliza, sudah malam. Kenapa duduk di sini," panggil Zean yang berjalan menghampiri wanita itu.

__ADS_1


"Zean, Aku hanya ingin menghirup udara segar," jawabnya dengan alasan.


Zean kemudian duduk berhadapan dengan Angelina yang kelihatan sangat murung.


"Merindukan dia?" tanya Zean.


"Hanya mengingat beberapa hal," jawab Angelina.


"Jangan terlalu banyak melamun, Kamu harus ingat, sekarang kamu tidak sendirian," kata Zean.


"Pernikahan ini adalah satu kesalahan besar, Tapi, aku tidak ada pilihan. Mungkin memang dari kecil aku sudah ditakdirkan hidup dengan banyak rintangan. Semua telah aku lalui," ujar Angelina dengan sedih.


"Kamu akan hidup lebih baik setelah ini," kata Zean.


"Demi anak ini, Aku harus bertahan apa pun yang terjadi, Tuhan telah memberiku hadiah yang istimewa. tentu saja aku harus merawatnya dengan baik," ucap Angelina.


"Mulai sekarang jalanilah hidup yang bahagia, lupakan masa lalu yang menyakitkan. Agar ke depannya kamu bisa hidup tanpa tekanan. Pikirkan saja anakmu!" kata Zean.


"Terima kasih dukungannya!"


"Bagiku kamu adalah adikku, Kalau kamu tidak keberatan, izinkan aku menjadi ayah angkat anakmu!"


"Aku juga beruntung, Masih muda dan belum menikah sudah menjadi seorang ayah angkat. Aku tidak sabar menunggu kelahirannya," kata Zean.


"Zean, ada yang ingin aku beri tahu kamu!"


"Ada apa, katakan saja!"


"Aku tidak ingin menyembunyikan apa pun darimu, Sebenarnya namaku adalah Angelina Hamilton, dan suamiku adalah...Aaron Andres Davidson." Angelina dengan berat menyebut nama pria itu yang telah menyakiti perasaannya.


"Aaron Andres Davidson? Dia adalah pengusaha sukses yang kaya dari usianya masih muda?" tanya Zean yang hampir tidak percaya.


"Iya, kamu mengenalnya?"


"Sama-sama pebisnis, namanya sudah dikenal di mana-mana. Tapi, aku belum pernah bertemu dengannya," jawab Zean.

__ADS_1


"Dia adalah pria yang sukses dan terkenal, Mana mungkin pernikahan kami bahagia," ucap Angelina.


"Bagaimana kalian bisa bertemu? Setahuku usianya sudah berkepala tiga. dan aku pernah mendengar gosip bahwa dirinya tidak suka bergaul dengan wanita. Wanita di sampingnya hanya adiknya sendiri. Dia sangat sulit didekati," kata Zean.


"Kami bertemu karena adiknya bunuh diri, Aku yakin kejadian ini kamu pasti sudah pernah mendengarnya," jawab Angelina.


"Beritanya hanya sehari, Tapi, setelah itu beritanya sudah dihapus. Aku mengira hanya gosip saja. Ternyata benar."


"Kematian Nana membuat Aaron sangat terpukul," kata Angelina.


Di malam itu Angelina menceritakan semua kejadian kepada Zean.


Beberapa saat kemudian.


"Kisah kalian sangat menyedihkan, Menikah karena dendam dan hutang. pada akhirnya tidak ada kata bahagia dan hanya saling menyakiti," ucap Zean.


Aaron yang masih duduk meneguk minumannya, ia memandang cincin pernikahan yang melingkar jarinya. Raut wajah pria itu terlihat sedih dan putus asa.


"Hanya seorang wanita saja, Kenapa aku harus merasakan kehilangan? Bukankah di luar masih banyak wanita yang lebih cantik dan mengoda darinya. Kenapa masih saja menginginkan dia? Kelebihan apa yang dia miliki sehingga kau begitu sedih atas kehilangannya?" ucap Aaron.


"Aaron Andres Davidson kau sudah gila, Selama ini dirimu tidak pernah bersedih demi seorang wanita. Tapi, kini kau telah berubah," gumam Aaron.


Keesokan harinya.


Zean belanja di pusat perbelanjaan bersama Angelina. Mereka memilih ikan-ikan segar serta sayur-sayuran yang dipajang di sana. Suasana hati Angelina mulai membaik di saat pria itu bersamanya. Begitu pula dengan Zean yang selama ini dikenal jarang bergaul dengan siapa pun.


Di saat yang sama beberapa anggota Aaron yang juga mendatangi pusat perbelanjaan untuk mencari istri atasannya.


"Berpencar dan cari di setiap blok dan setiap lantai!" perintah salah satu anggota Aaron.


Mereka berpencar menjadi beberapa kelompok. Aaron mengutuskan sejumlah anggotanya mencari istrinya hingga semua pusat perbelanjaan yang ada di San Fransisco.


Zean dan Angelina yang selesai belanja mereka pun berjalan menuju ke mobil yang parkir di luar sana. Salah satu anggota Aaron yang berada di lantai dasar sedang berjalan menuju ke tempat buah-buahan untuk melakukan tugasnya. Kemudian matanya memandang ke arah luar dan ia pun langsung menghentikan langkahnya.


"Nyonya?" Pria itu hampir tidak percaya melihat wanita yang dia cari sedang bersama seorang pria tampan yang asing baginya.

__ADS_1


"Nyonya...," teriaknya yang langsung berlari dengan cepat menuju ke luar pusat perbelanjaan.


Zean dan Angelina telah pergi dengan mobil mereka. Anggota Aaron langsung masuk ke mobilnya dan menghidupkan mesinnya. ia mengejar mobil depan dengan kecepatan yang tinggi


__ADS_2