Bisu Tawanan Hartawan

Bisu Tawanan Hartawan
Menuntut


__ADS_3

"Yang aku inginkan adalah sekeluarganya kehilangan segala-galanya," kata Aaron


"Aku akan segera melakukannya," ucap Louis.


"Candy," seru Aaron.


"Iya, Tuan!" sahutnya yang melangkah dengan cepat menuju ke ruang tamu.


"Apakah butuh sesuatu, Tuan?" tanya Candy.


"Sediakan hidangan yang sehat untuk Angelina, Mulai hari ini jangan membiarkan dia bekerja!" perintah Aaron.


"Baik, Tuan," jawab Candy dengan patuh.


"Apakah ada kabar tentang paman?" tanya Aaron.


"Tuan sudah berangkat dari jepang, malam dia akan tiba," jawab Louis.


"Mulai hari ini aku akan menghadapi buaya tua, setelah anaknya dibekuk dalam penjara maka dia yang akan datang mencari masalah denganku," kata Aaron.


"Bos, kenapa selama ini bos tidak ingin melawan? Tapi, malah memilih diam?"

__ADS_1


"Pesanan ayahku harus menghargai saudaranya, Paman adalah satu-satunya keluarga Davidson. Oleh karena itu aku harus mengalah dan menghormatinya," jawab Aaron.


"Tapi, kita juga tahu bahwa niatnya adalah ingin merebut semua milik bos," ujar Louis.


"Dia tidak akan berhasil, Selagi aku masih hidup dia tidak bisa melawanku. Kalau suatu saat aku kehilangan kesabaranku maka nasibnya akan sama dengan putranya," kata Aaron.


Di sisi lain Monaliza yang terluka ia menuju ke kantor polisi untuk melaporkan kejadian yang menimpa dirinya.


"Nyonya, Siapa yang ingin Anda tuntut?" tanya salah satu polisi yang duduk berhadapan dengan wanita itu.


"Aaron Andres Davidson! Dialah yang menyuruh anggotanya melukaiku, Tolong tegakkan keadilan untukku! Aku adalah seorang wanita yang lemah. Dia adalah seorang pria yang memiliki banyak anggota menindas seorang wanita tidak berdaya sepertiku," tangisah Monaliza.


"Apa alasannya dia menampar Anda?"


"Aaron Andres Davidson adalah seorang pengusaha yang jarang muncul, Mana mungkin dia akan melakukan hal seperti ini. Nyonya, Apakah kamu tidak salah menuntut orang? Andaikan Anda salah orang maka dia berhak menuntut Anda kembali," tanya polisi itu.


"Aku tidak mungkin salah orang, Aku sangat mengenalnya. Mana mungkin salah orang. Pak, tolong bawa pulang putriku! Aku mohon padamu! tolong aku!" tangisan Monaliza.


"Nyonya, Tenanglah! kami akan menyelidiki kasus ini!"


"Baiklah, Aku sangat sayang dengan putri bungsuku, Tapi, Aaron Andres Davidson memiliki banyak anggota sehingga aku tidak mampu melawannya," ucap Monaliza.

__ADS_1


"Banyak anggota? Apakah dia adalah mafia?"


"Sepertinya, Iya!" jawab Monaliza yang mengusap air matanya.


"Di mana alamatnya?"


Monaliza memberitahu alamat Aaron agar pria itu ditangkap oleh polisi atas tuntutannya.


"Aaron Andres Davidson, Setelah kamu ditangkap maka kau tidak akan bisa melindungi wanita itu lagi. dan aku akan tetap menyiksanya sebagai ganti untuk aku membalas dendam," batin Monaliza.


Setelah membuat laporan tuntutan, Monaliza meninggalkan kantor polisi. Wanita itu kemudian pergi dengan taksi dan menuju ke rumah keluarganya.


Polisi yang menerima laporan tuntutan dari Monaliza tadi, Ia menjumpai atasannya.


"Monaliza ingin menuntut Aaron Andres Davidson? Apakah dia tidak sadar siapa yang dia lawan," ujar atasannya.


"Tapi, wanita itu memang sedang terluka, Bahkan dia membawakan hasil visumnya dari rumah sakit ."


"Apakah benar dia menyakiti seorang wanita lemah?"


"Pak, bagaimana kalau kita pergi temui dia dan selidiki apakah dia menyembunyikan Angelina Hamilton?"

__ADS_1


"Baiklah, kalian berangkat sekarang dan selidiki baik-baik," perintah atasannya.


__ADS_2