Bisu Tawanan Hartawan

Bisu Tawanan Hartawan
Aaron Menemui Calvin


__ADS_3

"Diam bukan berarti tidak terjadi apa-apa, Angelina, sebenarnya aku sangat simpati padamu. Seorang wanita muda harus melihat kemesraan suaminya dengan wanita lain. Sungguh menyakitkan sekali. Harus bagaimana lagi kalau Aaron sendiri yang ingin dekat denganku. Kamu tentu saja sangat kecewa, 'kan." Kelly berusaha menyinggung perasaan wanita itu.


"Apakah sudah selesai bicara?" tanya Cecillia dengan bersikap tenang.


"Belum, Aku hanya ingin memberi tahu kamu, Bahwa saat ini Aaron masih menungguku di San Fransisco. Keberuntunganku karena bisa mendapatkan pria hebat seperti dia," jawab Kelly dengan sengaja.


Cecillia hanya tersenyum saat mendengar ucapan wanita itu.


"Kenapa kamu tersenyum? Ada yang lucu?" tanya Kelly.


"Pria yang membuatmu tergila-gila itu ada di Los Angeles, Kenapa kamu tidak tahu? Bukankah kamu mengatakan bahwa kamu dan dia sudah bersama. Tidak mungkin kamu tidak tahu pasangan sendiri ada di mana," jawab Cecillia.


"Kau...."


"Apakah namamu adalah Kelly Pierre yang datang untuk bertemu dengan Wakil Direktur dari Perusahaan Christoper?" tanya Cecillia.


"Untuk apa kamu bertanya?" tanya Kelly.


"Sebagai penerus perusahaan seharusnya bersikap Bijaksana dalam setiap ucapan yang keluar dari mulutmu. Dalam beberapa tahun ini perusahaanmu semakin merosot dan mengalami banyak kerugian. Akan tetapi, dirimu tidak mempelajari dari sebuah kesalahan."


"Kenapa kamu bisa tahu kalau aku ingin bertemu dengan Wakil Direktur dan apakah kamu menyelidiki tentangku?"


"Perusahaan besar di San Fransisco mengalami kerugian dalam tiga tahun ini, Mana mungkin tidak ada yang tahu. Kamu mencari sebuah perusahaan besar untuk menyelamatkan perusahaanmu yang hampir sisa kulit kosong," kata Cecillia.


"Angelina Hamilton, Kau...," bentak Kelly yang bangkit dari tempat duduknya.


"Angelina Hamilton yang bodoh itu sudah hilang dari dunia ini, Namaku adalah...Cecillia Christoper."


"A-apa? Cecillia Christoper?" tanya Kelly yang hampir tidak percaya.


Cecillia hanya tersenyum dan kemudian bangkit dari tempat duduknya.


"Kerja sama perusahaanmu dengan perusahaan Aaron telah dihentikan enam tahun yang lalu. mendengar informasi...pihak Aaron yang memutuskan kontrak karena tidak puas dengan kinerja kalian. Saat itu keuangan kalian mengalami masalah besar. Pada akhirnya hanya bisa pasrah karena tidak mendapatkan dukungan," lanjut Cecillia.


"Kenapa adalah kamu?"


"Karena aku adalah putri kandung keluarga Christoper, Ada lagi yang ingin kukatakan. Priamu itu masih sedang mengejarku. Semalam dia juga menciumku. Kelihataannya dari dulu kamu sama sekali tidak berhasil masuk ke hatinya. dan akhirnya pria yang membuatmu gila dan tidak tahu malu itu muncul di hadapanku. Bagaimana perasaanmu setelah diabaikan?" tanya Cecillia.


Kelly hanya bisa diam dan pasrah karena dirinya harus berusaha mendapatkan kontrak dari wanita yang ada di hadapannya itu.

__ADS_1


"Ma-maaf!" ucap Kelly dengan menunduk.


"Aku tidak dengar apa yang kamu katakan," kata Cecillia.


"Aku...minta maaf," ucap Kelly dengan terpaksa.


"Seorang nona besar meminta maaf denganku, Aku tidak berani menerima permintaan maafmu," jawab Cecillia yang duduk kembali dan menyilangkan kakinya.


"Aku sudah salah bicara," jawab Kelly.


"Apa saja kesalahanmu?"tanya Cecillia.


"Aku sengaja merusakan hubunganmu dengan Aaron, Aku menyukainya dan berusaha merebutnya darimu."


"Lalu?"


"Setelah kamu pergi, dia menyalahkan aku sehingga memutuskan kerja sama kami," lanjut Kelly.


"Pria memang tidak pernah puas dengan satu wanita, Aku juga tidak peduli lagi. Kelly Pierre, menjadi seorang pemimpin tidak mudah. Aku belajar dari nol. Tentu saja aku juga tidak bisa bekerja sama denganmu karena kondisi perusahaanmu yang tidak nemiliki dana. Kami memilih perusahaan yang selevel dengan kami. Singkat kata adalah...memiliki dana yang kuat," ujar Cecillia.


"Kenapa kamu tidak membaca proposal yang aku sediakan dulu?"


"Ange...bukan, maksudku adalah Nona Christoper, Perusahaanku sangat membutuhkan bantuanmu!"


"Nona Pierre, dengan sikapmu yang seperti ini, Apakah aku harus percaya padamu? Untuk mendapatkan kontrak dari sebuah perusahaan bukan hanya perlu mengeluarkan sebuah ide yang mampu menarik perhatian orang, Akan tetapi, bagaimana caramu bersikap terhadap calon patnermu itu termasuk poin yang terpenting. Seberapa bagus pun idemu juga tidak bisa menarik perhatian kalau kamu memiliki sikap yang tidak terpuji," lanjut Cecillia yang kemudian beranjak dari sana.


"Dia mencintaimu," kata Kelly yang terus terang. Cecillia menghentikan langkahnya saat mendengar ucapan wanita itu.


"Seseorang yang mencintai pasangannya tidak akan bermesraan dengan wanita lain di depan istrinya," jawab Cecillia.


"Setelah kamu pergi, Dia seperti orang yang kehilangan dirinya, dia mengutuskan banyak anggota untuk mencarimu. Dia mengusirku dan tanpa ragu langsung memutuskan kerja sama kami," lanjut Kelly.


Cecilia hanya diam dan berjalan pergi meninggalkan restoran.


Kelly hanya bisa menyesal dengan sikapnya yang telah menyinggung salah satu penerus perusahaan besar itu.


Cecillia kembali ke mobilnya dan mengikat safelty belt. Wanita itu mengingat kembali apa yang dikatakan Kelly tadi.


"Setelah kamu pergi, Dia seperti orang yang kehilangan dirinya, dia mengutuskan banyak anggota untuk mencarimu. Dia mengusirku dan tanpa ragu langsung memutuskan kerja sama kami," kata Kelly yang muncul dalam ingatan Cecillia.

__ADS_1


"Bukan Kelly, lalu wanita mana yang kamu nikahi? Aaron Andres Davidson, Kamu sungguh luar biasa. Saat istrimu pergi tidak lama kamu menceraikannya dan menikah dengan yang lain sehingga menyebar ke berita dunia. Aku dianggap tidak patuh dan manja. Apakah ini namanya mencintaiku? Aku bukan Angelina yang lemah dan bodoh yang sering kamu sakiti. Aku adalah wanita yang pernah mati sekali. aku yang sekarang hanya butuh anak-anakku. Melihat mereka sudah membuatku cukup bahagia. Karena...mereka adalah harta paling penting bagiku," ucap Cecillia.


Apartemen.


Aaron mendatangi tempat tinggal Calvin.


"Aku tidak menyangka kamu akan datang ke sini," sambut Calvin dengan senyum ramah.


"Aku datang ingin menemuimu dan Angeli...maksudku Cecillia," jawab Aaron.


"Apakah ada yang ingin kamu katakan padaku?" tanya Calvin yang sudah mengerti.


"Paman...," seru Chris yang berlari menghampiri Aaron.


"Chris," sahut Aaron yang mengedong anaknya.


"Apakah Paman merindukan aku?" tanya Chris dengan senyum lucu.


"Kamu begitu lucu, Mana mungkin paman tidak merindukanmu," jawab Aaron.


"Di mana adikmu?" tanya Aaron.


"Tidak tahu, mungkin saja di bawah meja, bawah kasur atau atas plafon," jawab Chris.


"Apakah segitu parah?" tanya Aaron.


"Nick adalah anak yang paling aktif, Papa dan mamaku sangat kewalahan menghadapi bocah itu. Tapi, dia adalah kesayangan orang tuaku," kata Calvin yang senyum. Ia mengambil minuman anggur merah dan menuangkan ke gelas bening.


"Apakah setiap dia hilang, Kalian tidak mencarinya?" tanya Aaron.


"Dia paling suka bersembunyi, Kalau kita cari tidak akan berhasil. ketika dia kewalahan dia akan muncul sendiri," jawab Calvin.


"Selain suka bermain, Adik juga suka memanjat," sambung Chris.


"Memanjat apa?" tanya Aaron.


"Memanjat pohon, Jendela, Tangga dan apa saja yang bisa dipanjat. kalau di rumah bibi sering mengawasinya agar dia tidak memanjat pagar," jawab Chris.


"Hai, Paman. kita jumpa lagi," sapa Nick dari suatu arah.

__ADS_1


Aaron memandang ke arah suara itu berada, ia tidak melihat anak itu di sana. kemudian Aaron menghampiri ke dapur dan melihat Nick yang duduk di bagian bawah lemari dapur.


__ADS_2