
"Tidak baik? Kau dapat makan dan tinggal gratis masih tidak puas," bentak Monaliza yang mendorong Angelina sehingga tersungkur.
Brugh...
Angelina yang masih dalam kondisi lemah ia berusaha bangkit dan berdiri.
"Apakah aku harus berterima kasih pada kalian yang sudah mengadopsiku? dan apakah aku juga harus berterima kasih atas segalanya yang kalian lakukan padaku? memaksaku minum racun agar aku tidak bisa bicara. semua ini karena ulah suamimu yang takut aku memberitahumu bahwa dia ingin melecehkan aku berulang kali," ketus Angelina.
"Diam! Kau adalah perempuan ****** yang tidak tahu malu, Bahkan dengan papa angkatmu sendiri kau juga tega melakukan itu," bentak Monaliza.
"Apakah karena kamu sudah tua dan pikun, Sehingga tidak mengerti apa yang aku katakan?" tanya Angelina dengan nada kesal.
"Apa maksudmu berkata seperti itu?"
"Kau menganggap suamimu itu adalah pria yang baik? bukan hanya aku yang menjadi sasarannya. Dia juga sering mencari wanita lain di luar. Hanya dirimu yang bodoh dan tidak tahu apa-apa," bentak Angelina.
__ADS_1
"Tidak mungkin!" jawab Monaliza yang tidak bisa menerima kenyataan.
"Kamu terlalu percaya diri, Selama ini kamu sebagai istrinya dipermainkan olehnya. Apakah kamu mengira dengan kekayaan yang kamu miliki bisa membuat dia setia padamu maka kau sudah salah. Dia membuat aku menjadi bisu untuk menutup mulutku. Lagi pula aku juga tidak ingin ikut campur masalah kalian," bentak Angelina.
"Apapun yang terjadi semua ini tidak penting lagi, Karena kamu masa depan putriku menjadi hancur. Wajahnya tidak akan sembuh seperti dulu," ketus Monaliza.
"Ini adalah kesalahanmu karena ingin menyiramku, dan pada akhirnya kamu yang menerima karmanya. Kalian bekerja sama melakukan tindakan kekerasan terhadapku. Kalian semua sama saja. Memang sudah pantas kalian menanggung akibatnya," bentak Angelina.
"Kurang ajar! Aku yakin orang tuamu pasti bukan orang yang baik-baik. Kalau saja di saat itu kami tidak membawamu pulang. Dirimu pasti tidak akan bisa bertahan hingga saat ini," bentak Monaliza yang ingin mendorong Angelina akan tetapi dirinya malah didorong oleh gadis itu sehingga tersungkur.
Brugh...
"Selama hidupku di keluarga Hamilton seperti hidup dalam neraka yang penuh dengan siksaan. Kalian sama sekali tidak menganggapku sebagai putri kalian. Kalian berusaha menghancurkan hidupku selama ini. Dan sekarang aku tidak akan membiarkanmu bertindak sesuka hati lagi," bentak Angelina.
"Aku tidak akan melepaskanmu, Aku ingin kau menderita seperti yang putriku jalani sekarang," bentak Monaliza yang bangkit dan berdiri. Wanita itu berusaha ingin melukai wajah Angelina dengan bermaksud ingin mencacatkan wajah gadis itu.
__ADS_1
Angelina berusaha melawan dengan sekuat tenaga walau tubuhnya masih tidak begitu kuat.
Terjadi aksi saling dorong dari dua wanita itu, Angelina menahan tangan Monaliza yang berusaha ingin mencakar wajahnya.
"Aku akan merusakan wajahmu, Kalau putriku sudah cacat maka kau juga harus seperti dia," kata Monaliza yang berusaha sekuat tenaga ingin melukai Angelina.
"Hentikan!" pinta Angelina yang berusaha melepaskan tangan wanita itu.
"Sia-sia kami membawamu pulang dan menghancurkan rumah tanggaku," ketus Monaliza.
"Suamimu yang tidak setia, Bukan salahku," ujar Angelina yang mendorong wanita itu dengan sekuat tenaganya.
"Angelina Hamilton, Jangan lupa kau mengunakan nama keluarga ini selama hidupmu. Oleh karena itu kau harus menerima hukuman dariku. Karena aku adalah ibumu."
"Aku tidak akan mengakui wanita yang selalu menyakitiku sebagai ibuku. dan satu lagi...aku juga tidak mengunakan nama keluarga suamimu lagi," ketus Angelina.
__ADS_1