
"Calvin, kamu adalah pemilik perusahaan ini sekarang, Apakah perusahaan kita sedang butuh uang sehingga kamu tega menjual data perusahaan kita?" tanya pemegang saham 1.
"Aku tidak melakukan itu, Seperti yang kalian ketahui kalau aku dan Cecillia sedang berada di Los Angeles. Jadi, mana mungkin aku jual data perusahaan sendiri," jelas Calvin.
"Kami ingin bertemu dengan Ronald, Sudah saatnya dia datang menemui kami," kata pemegang saham 2.
"Kesehatan papa sedang yang tidak baik, Aku tidak ingin papa melihat kekacauan ini, Aku berharap paman mengerti!" Ujar Calvin.
"Calvin, apakah ada yang kalian sembunyikan dari kami? Jangan beri tahu kami bahwa data perusahaan hilang dengan tiba-tiba. Kalau memang ini yang terjadi...kamu dan Cecillia harus bertanggung jawab sepenuhnya," kata pemegang saham 3 dengan tegas.
"Paman, mengenai data yang dijual, aku yakin ada orang dalam yang melakukannya di saat kami tidak ada. Tapi, kami akan segera mencari orangnya sampai dapat," ujar Calvin.
Selain keributan di ruang rapat, Berita mengenai kondisi perusahaan Christoper telah tersebar ke media sosial.
Sejumlah reporter menunggu di luar perusahaan.
"Kita tidak bisa diam saja mengenai kejadian ini, Calvin, aku tidak ingin kehilangan uangku. banyak perusahaan yang bekerja sama dengan kita sudah menbatalkan kontrak kerja sama. Kita sudah hancur. Selama hampir lima puluh tahun perusahaan ini didirikan akhirnya jatuh di tanganmu dan adikmu," ketus pemegang saham 5.
"Paman, tolong beri aku waktu untuk menyelidiki siapa dalangnya dan aku akan mencari bantuan. di saat ini yang kita harus lakukan adalah bekerja sama. Kalau kalian mendesakku... kita tidak akan mendapatkan jalan keluar. Aku yakin pasti akan ada cara untuk menyelesaikan masalah ini," ucap Calvin yang berusaha menyakinkan mereka.
__ADS_1
"Bagaimana kami bisa percaya padamu? Kamu adalah Direktur utama, dan bisa terjadi hal seperti ini. Kami ingin uang kami kembali dan kami akan pergi," ketus pemegang saham 4.
"Perusahaan ini hancur begitu saja di tanganmu, Calvin, apakah kamu layak menjadi penerus keluarga Christoper?" bentak pemegang saham 1.
"Kami akan menemui Ronald dan minta penjelasan darinya," ujar pemegang saham 2 dengan kesal.
"Siapa pun tidak dizinkan menganggu papaku, Kalau sampai terjadi sesuatu padanya. Apakah kalian akan bertanggung jawab?" tanya Cecillia baru tiba bersama anak-anaknya.
Nick berbisik sesuatu dengan kakaknya. Tidak lama kemudian mereka pun meninggalkan ruang rapat itu. Tidak tahu apa ingin mereka lakukan.
"Kenapa kalian tidak membiarkan kami bertemu dengan Ronald? Apakah ada yang kalian sembunyikan dari kami?" tanya pemegang saham 5.
"Lalu, bagaimana dengan uang kami? Kami ingin pergi dan tidak ingin berada di sini lagi," kata pemegang saham 4.
"Kalian ingin pergi di saat perusahaan mengalami masalah? Paman, kalian sudah lupa bagaimana di saat perusahaan kita bangkit dan mengaut banyak keuntungan? Saat itu kalian semua menikmati keuntungannya. dan sekarang kenapa di saat kami sedang buntu...kalian semua malah bekerja sama menyerang kami? Data perusahaan dijual dan disebar oleh seseorang ini adalah masalah besar bagi kami. Apa mungkin kami begitu gila sehingga menjual data perusahaan sendiri," ujar Cecillia dengan nada kesal.
"Cecillia, Kamu juga harus mengerti kondisi kami, Kami semua sudah tua dan seharusnya pensiun. Bukan malah jatuh miskin," ketus pemegang saham 2.
"Saat papaku mulai dari nol, Dia tanpa dukungan dari siapa pun kecuali mamaku. Setelah bisnis sudah lancar kalian semua bergabung di perusahaan kami. Saat itu kalian semua tidak memiliki uang atau rumah. dan hanya pekerja biasa di sebuah perusahaan kecil. Papaku tidak ragu menerima kalian. sekarang perusahaan yang membuat kalian hidup mewah sudah diambang bangkrut. dan begitu mudahnya kalian meminta pergi dan menyalahkan kami," ucap Calvin yang kecewa.
__ADS_1
"Walau pun di saat itu kami tidak memiliki apa pun, Tapi, kami tetap membantu papamu hingga bisnis ini mulai berkembang. Apa salahnya kami menuntut uang kami kembali?" tanya pemegang saham 5.
"Memang tidak salah kalau kalian ingin meminta uang kalian kembali, Akan tetapi, Memang sudah seharusnya kalian membantu papaku mengembangkan perusahaan ini. Selama ini yang sering mengeluarkan ide dan modal untuk menjadikan bisnis ini semakin besar dan luas adalah papa dan mamaku. Apa yang sudah kalian lakukan selain hanya membantu mendirikan project yang papaku jalankan? Kalian semua tidak perlu memikirkan caranya atau mencari modal. Sekarang, kalian menjadi orang yang lupa budi," kata Cecillia dengan nada tegas.
"Cecillia, di saat kami berjuang, Kamu masih belum dilahirkan. Apakah kamu berhak berkata seperti itu pada kami?" tanya pemegang saham 3.
"Aku adalah putri dari pemilik perusahaan ini, Selain itu aku adalah Wakil Direktur. Kenapa aku tidak berhak? Paman, kalian adalah senior. Tapi, sayang sekali sifat kalian sama sekali tidak terpuji," ujar Cecillia.
"Cecillia, walau kamu adalah putri Ronald, Tapi, kau jangan lupa. Lima tahun lalu kau baru bergabung dengan kami. Saat kau datang perusahaan ini sudah sukses. Kau hanya melanjutkan saja," ketus pemegang saham 2.
"Adikku memang baru datang lima tahun yang lalu, Akan tetapi, sebagai karyawan biasa Cecillia sudah mampu menjual produk kita yang sebelumnya sama sekali tidak laris di pasaran. Saat itu penanggung jawab adalah kalian. Tapi, kenapa kalian diam dan tidak ada rencana yang lebih bagus untuk memperkenalkan produk kita di pasaran?" tanya Calvin.
"Cecillia turun ke jalan untuk promosi produk itu. Bukan hanya satu tempat. Akan tetapi di berbagai tempat. di saat itu kalian tidak melakukan apa pun. Cecillia datang sebagai karyawan paling rendah posisinya di antara kita. dan dia berhasil karena tidak gengsi dan malu. Memiliki sifat yang berani adalah kelebihannya. Pada akhirnya produk kita habis terjual dan masih menembus pasaran hingga sekarang," lanjut Calvin. Mereka langsung terdiam dan membisu.
"Paman, apakah kalian ingin pergi?" tanya Cecillia.
"Iya, Kami tidak ingin tetap di sini, Perusahaan ini sudah di ambang bangkrut. kami juga tidak ingin kehilangan segalanya di masa tua kami. oleh sebab itu, Kami beri kalian dua hari untuk membayar uang kami. karena bagaimana pun kami sudah menanam modal di sini," jawab pemegang saham 5.
"Tidak perlu dua hari, Sekarang aku langsung membayar kalian," jawab Cecillia yang mengeluarkan amplop yang berisi uang kepada mereka.
__ADS_1
"Ambil uang ini dan pergi!" kata Cecillia yang kemudian duduk di kursi.