
"Kalau kami saja yang pergi, Apakah Kakek dan Nenek akan merindukan kami?" tanya Chris dengan senyum.
"He he he...Cucu kesayangan kakek, Mana mungkin kami tidak merindukan kalian," jawab Ronald yang mengendong Chris dan mencium pipinya.
"Cecillia, Maaf. Atas kejadian yang menimpa Chris dan Nick, Diana berubah menjadi seperti ini karena kesalahan kami sebagai orang tua. Andaikan saja saat dia masih kecil kami langsung mengirimnya ke luar negeri. Mungkin dia tidak akan seperti ini," kata Nella.
"Ma, Bukan salah Mama. Jadi, jangan meminta maaf!" jawab Cecillia.
Malam hari.
Sikembar tidur bersama dengan ibunya.
"Ma, apakah kita akan bertemu dengan paman Zean?" tanya Nick.
"Iya, Paman Zean tinggal di sana, Kita akan bertemu dengan dia. Apakah kamu merindukannya?"
"Iya, Ma. Sejak paman pindah ke Los Angeles kita sudah jarang bertemu, Aku tidak sabar ingin menemui paman!" jawab Nick.
Cecillia kemudian memandang Chris yang mengambar sesuatu.
"Sayang, apa yang kamu gambar?" tanya Cecillia.
"Papa," jawab Chris yang mengejutkan Cecillia.
"Kenapa kamu tiba-tiba mengambar papa?" tanya Cecillia.
"Karena hanya dengan cara ini aku bisa melepaskan rindu terdapat papa."
"Chris...."
"Ma, Aku hanya merindukan papa, Apakah papa tidak akan kembali lagi? Papa sudah meninggal atau menikah lagi?" tanya Chris.
"Papamu, dia...."
"Mama, kami sudah besar dan ingin tahu ke mana papa pergi, Kalau Mama masih belum bersedia memberi tahu kami. juga tidak apa-apa," ujar Chris.
"Kakak, papa pasti tidak tahu kita sudah dilahirkan. Kalau papa kembali bersatu dengan Mama hanya karena kita. itu bukan cinta namanya," kata Nick.
"Nick, kenapa kamu berkata demikian?" tanya Cecillia.
"Bukankah di film sering mengatakan kalau cinta tidak butuh alasan? Apakah di saat papa pergi dia tidak tahu kalau mama sudah hamil?" tanya Nick.
"Mama juga tidak tahu kalau mama sudah hamil di saat itu," jawab Cecillia.
"Kalau begitu, jangan bersatu lagi dengan papa!" ujar Nick.
"Kenapa kamu bisa berkata seperti itu?" tanya Chris.
"Kalau pergi tanpa anak, dan kembali setelah mengetahui mama sudah melahirkan anaknya, Bukankah itu bukan mencintai mama melainkan hanya mencintai kita," jawab Nick.
__ADS_1
"Nick, Mama dan papamu tidak berjodoh. Tapi, kalian tolong jangan membencinya!" kata Cecillia.
"Mama, Apakah kami boleh tahu, apa pekerjaan papa?" tanya Chris.
"Dia adalah seorang pebisnis yang hebat dan juga memiliki kekuasaan. Salah mama karena kalian dilahirkan tanpa seorang papa," jawab Cecillia.
"Aku tidak akan bertanya siapa papa kami, Tanpa papa...kami juga bisa melindungi mama," ucap Chris.
"Mama beruntung karena memiliki kalian berdua," ucap Cecillia.
"Bagaimana kalau Mama menikah saja dengan paman Zean? Paman tampan, kaya, dan sayang pada kami juga. Aku yakin mama dan dia adalah pasangan yang cocok," ujar Nick.
"Nick, saat bertemu dengan paman, Jangan bicara seperti itu!" jawab Cecillia.
"Iya, Ma."
"Besok kalian harus mengemas pakaian kalian untuk dibawa ke Los Angeles, Ya!"
"Siap, Ma!" jawab mereka dengan serentak.
Jam dinding menunjukan pukul 23.00
Sikembar telah ketiduran dengan pulas di samping Cecillia. Sementara wanita itu masih belum memejamkan matanya karena masih mengingat apa yang dikatakan oleh dua putranya itu.
"Bagaimana mama bisa memberi tahu kalian, Kalau papa kalian tertarik pada wanita lain dan menikahinya,Kalau mama mengatakannya kalian pasti akan kecewa. Lagi pula lima tahun sudah berlalu. Mama dan papa tidak akan bertemu lagi," batin Cecillia.
"Dia pasti sudah memiliki anak juga, Bukankah dulu dia juga memintaku memberi dia seorang anak. Benar kata Nick, Andaikan kalau kami bersatu kembali demi anak-anak itu bukan cinta. Dalam hubungan asmara aku kalah telak. Aku mencintai seorang pria yang mencintai wanita lain. Dan aku melahirkan darah dagingnya," gumam Cecillia.
Di sisi lain Calvin sedang mengemas pakaiannya ia didatangi oleh ibunya.
"Kenapa tidak besok saja kamu menyusun pakaianmu ke dalam koper?" tanya Nella.
"Besok siang kami harus berangkat, Aku tidak mau terburu-buru," jawab Calvin yang sambil sibuk dengan tangannya.
"Ada yang ingin mama bicarakan denganmu!" ujar Nella yang duduk di ujung kasur.
"Ma, katakan saja," jawab Calvin.
"Bagaimana kalau kita jodohkan adikmu dengan Zean? Mereka sudah bertunangan saat masih kecil."
"Ma, saat itu Cecillia masih dalam kandungan, dan Zean juga sempat kecewa karena Diana. Apakah mungkin kita menjodohkan mereka?"
"Apakah Zean tidak menyukai Cecillia?" tanya Calvin.
"Dia sangat perhatian pada Cecillia selama ini dan anak-anak, Aku tidak tahu karena hubungan teman atau lebih, Walau Zean adalah pria yang baik. Aku tidak berani menjodohkan mereka. Apa yang kita lakukan dulu telah menyakiti perasaannya. Kita telah membuat dia kecewa karena perselingkuhan Diana," jawab Calvin.
"Tidak mungkin Cecillia hidup tanpa seorang pria yang melindunginya, Chris sangat berharap bisa bertemu dengan papa kandungnya. Sementara Nick berharap bisa menyatukan Cecillia dan Zean," ujar Nella.
"Biarkan Takdir yang menentukan jodoh Cecillia, Ma. Walau selama ini Cecillia belum pernah memberi tahu kita siapa mantan suaminya. Tapi, aku sangat yakin dengan satu hal...kalau dia masih mencintai pria itu," kata Calvin.
__ADS_1
"Kalau sudah dikecewakan, Lantas, untuk apa mencintainya lagi," jawab Nella.
"Ma, kita tidak tahu apa yang telah terjadi di antara mereka, Kita harus mengutamakan perasaan Cecillia. Jadi, biarkanlah Takdir yang menentukannya," ucap Calvin.
"Baiklah, Kalau kamu sudah berkata seperti itu," ujar Nella.
Keesokan harinya.
Los Angeles.
A.A.D Group.
Aaron sedang berdiri di dekat jendela sambil melihat pemandangan indah.
Tatapan Aaron terlihat kosong dan menghabiskan minuman di gelasnya.
Tidak lama kemudian nada panggilan masuk ke handphone miliknya.
Ia menjawab panggilan tersebut," Hallo."
"Siang nanti aku dan adik serta keponakanku akan berangkat ke Los Angeles," suara seorang pria yang berada di tempat lain.
"Baiklah, hubungi aku setelah kalian tiba!"
"Besok kita bertemu di tempat biasa, aku akan datang bersama dengan keponakanku."
"Apakah putra kembar dari adikmu yang hilang dari kecil itu?"
"Iya, kamu juga tahu hal ini?"
"Mana mungkin aku tidak tahu, Lima tahun lalu berita mengenai kepulangan adik bungsumu tersebar di berita. Hanya saja...kamu tidak menampilkan fotonya," jawab Aaron.
"Aku tidak ingin menampilkan foto karena aku tidak ingin semua orang mengenalnya. Aku khawatir akan ada yang datang mencari masalah."
"Betul katamu, Paman sudah pensiun dan kamu yang menganti posisinya."
"Bebanku cukup berat, untung saja adikku pintar membantuku. Jadi, tanggung jawabku agak ringan," jawabnya.
"Baguslah, kalau begitu. sampai juga besok," ucap Aaron yang kemudian memutuskan panggilannya.
"Bos," sapa Louis yang baru tiba.
"Masih belum ada kabar?" tanya Aaron.
"Maaf," ucap Louis dengan singkat.
"Dia sudah tidak tanggal di San Fransisco, Lantas, ke mana dia pergi," ucap Aaron.
"Sudah lima tahun berlalu, bos masih saja mencari Angelina. Tidak kusangka bos adalah pria yang setia pada cinta. walau sifatnya keras dan angkuh," batin Louis.
__ADS_1