
"Young, dari pada aku mati penasaran, aku ingin kamu mengutuskan orang selidiki tentangnya, apakah ada cara masuk ke dalam rumahnya?" tanya Gigs
"Kawasannya memiliki banyak anggota, tidak mudah masuk ke sana, Bos!"
"Tidak mungkin hanya untuk masuk ke dalam juga tidak ada cara," ketus Gigs
"Bos, Aaron Andres Davidson memiliki banyak anggota bersenjata yang melindunginya memang sangat mengejutkan. oleh sebab itu kalau ingin masuk ke wilayahnya sangat sulit," kata Young.
"Ini yang membuat aku penasaran dan curiga," ucap Gigs.
"Aaron Andres Davidson, kau sangat misteri, tidak mungkin aku bisa tidak tahu kau siapa," batin Gigs
"Selama ini ke sana sudah beberapa kali, dan baru kali ini aku sadar begitu banyak yang awasi tempat itu. aku sangat mencurigai identitasnya," gumam Gigs.
"Young, buat saja laporan ke polisi dengan mengatakan ada yang mencurigakan yang terjadi di wilayah tempat tinggalnya, biar polisi selidiki tempat itu. jangan lupa katakan bahwa terjadi pembunuhan di sana!" perintah Gigs.
"Baik, Bos!" jawab Young.
Malam hari.
__ADS_1
Sesuai perintah Aaron, anggotanya mendatangi pub, tempat berjudi serta tempat-tempat yang dimiliki Gigs. di saat yang sama Louis menemui Komandan untuk melaporkan sesuatu. anggota kepercayaan Aaron datang dengan tanpa ragu langsung berada di kantor komandan tersebut.
"Kenapa kamu bisa ada di sini dan siapa kamu sebenarnya?" tanya Komandan yang kembali ke kantornya.
"Ada beberapa tempat dijadikan tempat penyimpanan narkotika," jawab Louis yang duduk di kursi komandan.
"Narkotika? siapa yang bisa percaya dengan ucapanmu, hanya beberapa kata apakah aku harus percaya padamu?" tanya Komandan yang sedikit kesal.
"Tidak percaya? atau tidak berani ikut campur? kalau komandan tidak berani, aku juga tidak akan bicara panjang lebar," kata Louis.
"Sembarangan! tanpa bukti mana mungkin kami bertindak, kamu dari mana dan begitu berani datang ke tempatku?" bentak komandan.
"Apakah kamu ingin tahu siapa bos aku? maka jangan terkejut! nama bosku adalah Aaron Andres Davidson," jawab Louis.
"Tidak usah banyak bertanya, lakukan saja sesuai perintahku!" jawab Louis.
"Komandan, jangan lupa utuskan anak buahnya pergi ke tempat yang aku katakan, kalau kau berani menolak, jangan salahkan kami menghilangkan jabatanmu!" kecam Young.
"Tempat siapa yang harus kamu lapor?"
__ADS_1
"Tempatnya adalah milik Gigs, malam ini semua tempat bisnisnya harus disita dan tangkap orangnya. Komandan, apakah kamu mengerti apa yang aku katakan?" tanya Louis dengan nada tegas.
"Aku mengerti," jawab Komandan.
Di malam itu pub dan tempat judi milik Gigs didatangi oleh detektif yang mengeledah dan menyelidiki semua pelayan serta pengunjung di sana. mereka membongkar sehingga mendapatkan bungkusan narkotika yang disimpan di tempat yang tersembunyi.
"Detektif, di sini aku mendapatkan bukti ada bungkusan narkotika," teriak salah satu detektif.
"Cepat bawa mereka pergi untuk mengambil keterangan, dan tutup pub ini selama proses penyelidikan berjalan!" perintah atasan mereka.
"Siap!" jawab rekannya.
Gigs yang menerima kabar bahwa semua bisnisnya digeledah oleh para Detektif ia langsung menuju ke departeman kepolisian dan menemui komandan.
"Apa kau sudah bosan hidup? sehingga berani sekali mengusik bisnisku," bentak Gigs dengan kesal.
"Anda melakukan kesalahan fatal dan tidak ada salahnya kami melakukan pengeledahan," jawab Komandan.
"Apakah kamu sudah lupa siapa aku? kau bisa saja kehilangan semuanya," ketus Gigs.
__ADS_1
"Bukti sudah ada, apa lagi yang kamu ributkan. sekarang kau harus ditahan karena telah melakukan bisnis ilegal," kata Komandan.
"Siapa yang mampu menangkapku, coba saja kalau kau berani," bentak Gigs.