
"Tiga keuntungan apa yang aku dapatkan?" tanya Angelina.
"Pertama, Kamu bisa mendapatkan pekerjaan yang layak. Kedua, Kamu bebas dari dia. dan ketiga, uang ini menjadi milikmu. hanya dalam beberapa menit hidupmu akan berubah menjadi lebih baik dari pada kamu bekerja dengannya," jawab Anthony.
"Angelina, ambil obat ini dan masukkan ke minuman Aaron. setelah itu kau bisa langsung meninggalkan rumah itu. dan di saat itu aku akan mengatur tempat tinggal yang aman dan pekerjaan tetap untukmu. Aku yakin dengan sejumlah uang itu kamu juga bisa membeli apa saja yang kamu mau. Uang ini hanya sebagian, setelah kamu berhasil maka sisanya aku akan membayarmu lagi," kata Anthony dengan senyum.
"Tuan, ini obat apa?" tanya Angelina.
"Angelina, Kamu tidak perlu mengetahui ini obat apa, aku yakin kamu juga tidak ingin, kan hidup di bawah perintahnya dan tentu kau harus memikirkan masa depanmu juga. Kalau kamu masih bekerja dengannya. Maka selamanya kamu tidak akan berkembang, Andaikan kau menerima tawaranku ini. kamu bisa membeli seunit rumah di kota dengan uang ini," jelas Anthony yang berusaha membujuk Angelina.
"Uang ini sangat banyak, selama hidupku, aku belum pernah melihatnya," jawab Angelina yang kebingunan melihat uang itu.
"Kelihatannya gadis ini sudah tergoda dengan tawaranku," batin Anthony dengan senyum.
"Angelina, setelah kamu melakukannya hidupmu pasti akan lebih baik, dari pada kamu bersamanya. keponakan ku itu sangat kejam. Angelina, kamu adalah gadis yang baik dan jangan tertipu dengan penampilan Aaron," kata Anthony dengan berusaha memprovokasi Angelina.
"Tapi, kapan ingin aku memberikan obat ini padanya? dan Louis sering bersamanya. Mana mungkin aku bisa berhasil. Dan...apakah obat ini bisa merenggut nyawanya?"
"Kamu bisa saja mengcampur di minuman atau makanannya. Louis juga tidak mungkin mencurigaimu. Di saat kamu memasak langsung campur saja obatnya. dan sekalian berikan kepada Louis," jawab Anthony.
"Setelah aku berhasil, Aku juga tidak mungkin bisa kabur dari rumahnya. dia memiliki banyak anggota," ujar Angelina.
"Kamu jangan takut! Tiga hari lagi aku akan bertamu ke rumahnya, dan di saat itu kamu sediakan banyak lauk. Setelah dia keracunan dia tidak bisa apa-apa lagi," ujat Anthony.
"Apakah dia akan mati?"
"Tidak! Dia hanya akan menjadi lumpuh untuk sementara, Setelah dia lumpuh semua anggotanya akan patuh pada kita," jawab Anthony.
"Baiklah! kalau begitu, tawaran anda sangat mengiurkan, tapi biarkan aku mempertimbangkannya lagi," kata Angelina.
"Aku akan menunggu kabarmu, 3 hari lagi jika kita berhasil maka kehidupanmu akan semakin baik dan tidak perlu lagi hidup dalam kekurangan," kata Anthony.
"Kalau begitu aku pulang dulu, Jika terlalu lama mereka akan curiga," kata Angelina yang berjalan menuju kasir.
"Gadis ini berhasil aku bujuk, Sejumlah uang itu siapa yang sanggup menolak. Aaron, hidupmu akan segera berakhir. Asalkan semua harta milikmu jatuh ke tanganku. Maka penderitaan putraku baru terbayar," batin Anthony.
Mansion Davidson
Malam hari..
Aaron dan Angelina seperti biasanya makan malam bersama, di saat makan, raut wajah pria itu terlihat tidak gembira.
"Kenapa hari ini dia diam saja, Ya? wajahnya seperti sedang marah? apakah karena aku terlambat pulang?" batin Angelina yang sambil menyantap makanannya.
"Ke mana kamu pergi tadi?" tanya Aaron tanpa menoleh ke arah Angelina.
__ADS_1
"Tadi saat aku belanja, aku bertemu dengan pamanmu," jawab Angelina.
"Kenapa dia mencarimu?" tanya Aaron yang menoleh ke arah Angelina.
Angelina menjelaskan semua yang ditawarkan Anthony pada dirinya. serta menyerahkan amplop dan sebotol kecil yang diberikan oleh Anthony kepada majikannya itu.
Setelah habis makan malam Angelina dan Aaron berada di salah satu ruangan mewahnya.
"Aku tidak menyangka jika dia ingin meracuniku dengan cara ini," ujar Anthony sambil melihat kemasan kecil yang di berikan Angelina tadi.
"Bos, jadi apa yang harus kita lakukan?" tanya Louis dengan penasaran.
"Ikuti saja permainannya!" jawab Aaron. dengan singkat
"Maksud, Bos adalah?" tanya Louis.
"Apa yang dia ingin Angelina lakukan, Maka turuti saja," jawab Aaron.
"Dia akan datang tiga hari lagi, dan di saat itu aku harus menyediakan makanan seperti yang dia katakan," kata Angelina
"Lakukan saja sesuai keinginannya!" jawab Aaron
"Iya, aku mengerti" jawab Angelina dengan mengangguk.
"Tidak menyangka gadis ini sama sekali tidak tertarik dengan sejumlah uang, tawaran si tua itu sangat lumayan. tapi dia tidak tergoda sama sekali, gadis ini sangat luar biasa" batin Aaron.
"Kalau aku menerima tawarannya, Aku pasti mati di tanganmu, Aku masih sayang dengan nyawaku," jawab Angelina.
"Kamu cukup bijak karena tahu apa yang harus kamu lakukan," ujar Aaron.
"Apakah aku sudah bisa keluar?"
"Silakan!" jawab Aaron.
Sesaat kemudian Angelina menuju ke kamarnya.
"Bos, gadis ini bisa dipercayai, tadinya kita hanya mengujinya," kata Louis.
"Pamanku yang bodoh, Mana mungkin aku tidak tahu gerak-gerik calon istriku," ucap Aaron.
"Bos, Apa rencana bos?"
"Antar dia ke sisi putranya," jawab Aaron.
"Obat apa yang dia berikan kepada Angelina? Apakah benar hanya lumpuh sementara?" tanya Louis yang memegang botol kecil itu.
__ADS_1
"Bawa ke laboratorium dan dapatkan hasilnya!" perintah Aaron.
"Baik, Bos," jawab Louis.
Keesokan harinya.
"Bos, Hasilnya sudah keluar," kata Louis yang baru kembali.
"Apa hasilnya?" tanya Aaron.
"Obat ini adalah sejenis racun yang mematikan, Bukan untuk melumpuhkan," jawab Louis.
"Sudah kuduga, Kalau pamanku bisa melakukan itu padaku. dia tidak sabar lagi ingin membunuhku," kata Aaron.
"Bos, Dia mulai bertindak dan mendekati Angelina," ujar Louis.
"Oleh sebab itu aku ingin mengirim dia ke sisi putranya itu," jawab Aaron.
"Apakah kita akan mengunakan racun ini?"
"Tidak! Kita akan mengunakan cara biasa, Sebelum dia memejamkan matanya aku ingin dia mengetahui keberadaan putranya," jawab Aaron.
"Mungkin kali ini aku harus mengingkar janjiku dengan papaku," ucap Aaron.
"Ini bukan salah, Bos."
"Dia adalah adik kesayangan papaku, Aku harus menghormati dan bersabar dengannya selama bertahun-tahun lamanya. Kini aku tidak akan diam lagi," kata Aaron.
Mansion Anthony.
"Tuan, Apakah gadis itu akan melakukan perintah Anda?" tanya Steve.
"Dia tidak akan bisa menolak karena sejumlah uang yang aku tawarkan kepada dia," jawab Anthony.
"Mudah-mudahan semuanya berjalan dengan lancar di malam itu," ucap Louis.
Dua hari kemudian.
Anthony mendatangi kediaman Aaron
Di siang itu Angelina dan Candy menghidangkan beberapa jenis makanan serta minuman Favorit majikannya. Sementara Aaron dan Anthony berada di ruang tamu.
"Angin apa yang membawa paman ke sini?" tanya Aaron.
"Sudah lama kita tidak duduk dan makan bersama," jawab Anthony.
__ADS_1
"Bagaimana dengan adik? Aku belum ada waktu pergi mengunjunginya," tanya Aaron.
"Dia baik-baik saja di dalam sana," jawab Anthony dengan senyum.