Bisu Tawanan Hartawan

Bisu Tawanan Hartawan
Aaron Mengetahui Hubungan Cecillia dan Zean


__ADS_3

"Hai, Paman," sapa Chris yang menghampiri Johan.


Pria itu yang melihat seorang anak yang menghampirinya, Ia langsung terkejut.


"Kenapa kalian mirip?" tanya Johan.


"Dia adalah kakakku, dan aku adalah adiknya," jawab Nick.


"Ternyata kalian adalah kembar," ujar Johan


"Paman, mari sini, ada yang ingin aku bisikan!" seru Chris.


Johan kemudian menunduk.


Chris langsung menempelkan piring yang ada makanan itu ke wajah Johan.


"Ini adalah balasan dariku, Berani sekali kamu menuduh adikku mencuri uangmu, Uang kami lebih banyak darimu," ketus Chris.


"Aarrgh," jeritan istri Johan yang melihat suaminya dikerjain anak itu.


"Anak setan," ketus Johan yang semakin kesal dan mengelap wajahnya dengan sapu tangan.


"Jaga mulutmu!" bentak Cecillia yang datang bersama Aaron dan Calvin. Calvin menghampiri Nick dan kemudian mengendongnya.


"Siapa kalian?" tanya Johan.


"Mama, tadi dia mencengkeram tengkuk adik," ujar Chris.


"Berani sekali kau menyakiti anakku," bentak Cecillia yang menampar wajah Johan.


Plak...


"Wanita jal*ng, berani sekali kau menyentuh bos kami," bentak anak buah Johan


"Atasan dengan anak buah sama saja tidak berpendidikan, Kalian telah menyakiti anak kecil, bagaimana kalian ingin bertanggung jawab?" tanya Calvin.


"Anak ini mencuri uang atasanku," jelas anak buah Johan.


"Mencuri? Apakah kalian sedang mencari kesempatan merampok anak kecil? ini adalah restoran mewah. Ada kamera di setiap sisi. Kita bisa periksa dan melihatnya," ujar Aaron.


"Nick, Apakah kamu terluka?" tanya Calvin.


"Paman, di belakangku ini sakit, Tadi, paman ini mengcengkeram bagian belakangku dengan kuat. Aku hampir kesulitan untuk bernafas," jawab Nick yang menyentuh bagian tengkuknya.


"Aku akan menuntut kalian!" kecam Calvin yang semakin kesal melihat bekas cengkeraman pria itu. kulit anak itu sedikit membengkak.


"Tuan Davidson, Tuan Christoper, Maaf, karena terjadi hal yang tidak menyenangkan," ucap Manager.


"Aku ingin rekamannya, Untuk dijadikan bukti bahwa mereka telah menyerang anak kecil," kata Aaron.


"Baik, akan saya ambil sekarang juga!" jawab Manager itu yang kemudian melangkah pergi.


Johan semakin ketakutan saat mendengar mereka yang akan menuntutnya serta memiliki bukti rekaman tersebut.

__ADS_1


"Nick, bagaimana dengan kamu, Sayang?" tanya Cecillia yang menghampiri putranya itu.


"Mama, aku tidak apa-apa, Paman itu menuduhku mencuri uangnya, Itu tidak benar. Dia bohong," jawab Nick.


"Mama percaya padamu, Sayang. Rekaman akan menjadi bukti dia menuduhmu," ucap Cecillia.


"Minta maaf padanya!" perintah Aaron.


"Aku tidak akan melakukannya, dia hanya pencuri," jawab Johan.


"Jaga mulutmu, Brengsek!" bentak Cecillia.


"Pencuri? Mungkin saja dirimu yang adalah pencuri, siapa namamu?" tanya Aaron dengan tatapan aura membunuh.


"Aku adalah Johan Khennet dan aku akan menuntut kalian," jawabnya dengan bangga.


"Oh...ternyata kamu adalah Johan Khennet yang memiliki perusahaan yang diresmikan bulan lalu," kata Aaron.


"Kamu sudah tahu aku siapa, kan? Kalau begitu cepat meminta maaf padaku dan kembalikan uangku!" ketus Johan.


"Selama hidup Aaron Andres Davidson tidak pernah meminta maaf pada siapa pun," jawab Aaron.


"A-apa yang kamu katakan?" tanya Johan yang hampir tidak percaya.


"Perusahaanmu yang baru didirikan itu akan segera menjadi reruntuhan yang tidak bernilai," kata Aaron yang membuat pria itu semakin lemas.


"Apakah mereka adalah...anakmu?" tanya Johan yang gemetar dan hampir terduduk. Ia dipapah oleh istrinya.


"Kakak, aku ingin membawa Nick pergi ke rumah sakit untuk periksa!" ujar Cecillia yang mengendong Nick.


"Perlu aku mengantarmu?" tanya Calvin.


"Tidak perlu! Aku bisa sendiri," jawab Cecillia.


"Baiklah, Hati-hati di jalan. Chris akan bersamaku di sini," kata Calvin.


Sesaat kemudian Cecillia meninggalkan restoran itu.


Beberapa saat kemudian.


Aaron dan Calvin kembali ke ruang makan tadi.


"Terima kasih, karena sudi membantu," ucap Calvin yang bersulang dengan temannya itu.


"Sama-sama! Aku hanya tidak suka pada orang yang suka menindas anak kecil," jawab Aaron.


"Paman tadi jangan tampan dan hebat, Paman hanya menyebut nama saja, dia sudah ketakutan dan pucat," ucap Chris yang sedang fokus makan.


"Aaron, Aku akan menuntutnya, besok pengacara akan mendatanginya," ujar Calvin.


"Lakukan saja yang seharusnya, Dia memang harus mendapatkan balasannya, karena telah menyakiti Nick," kata Aaron.


"Iya, Nick yang berniat baik malah dituduh menjadi pencuri, siapa yang tidak marah dengan kejadian ini. bukan hanya itu saja...Nick juga harus mengalami kekerasan fisik karena ulah anak buahnya."

__ADS_1


"Mereka tidak akan bisa bertahan lama," ucap Aaron sambil menyantap makanan.


"Apakah Aaron akan menghancurkan perusahaan Johan? Kenapa Aaron harus emosi karena kejadian tadi," batin Calvin.


"Calvin, siapa suami Cecillia? Kenapa saat kita makan dia tidak hadir?" tanya Aaron dengan sengaja.


"Cecillia belum menikah, selama ini dia hanya fokus pada anak-anak," jawab Calvin yang mengelap bibir keponakannya yang terdapat sisa makanan.


"Maksudmu, dia belum menikah dan hanya sendirian?" tanya Aaron yang penasaran.


"Iya, Kenapa? Kenapa kamu tiba-tiba penasaran?" tanya Calvin.


"Saat di bandara aku melihatnya bersama seorang pria. Aku mengira pria itu adalah suaminya dan ayah dari anak-anak ini."


"Pria itu adalah Zean, kami adalah sahabat. dua keluarga kami juga berhubungan baik. Aku yakin kamu pasti mengenal orang tuanya, Ronald Salverston dan Macy Alexander Salverston. Perusahaan mereka selama ini bekerja sama denganmu," ungkap Calvin.


"Ternyata putra mereka, sungguh tidak menyangka," ujar Aaron.


"Sebenarnya mereka adalah tunangan di masa kecil, karena dua keluarga kami yang begitu dekat. Sehingga orang tua kami ingin menyatukan Zean dan Cecillia. Sayang sekali, saat Cecillia baru dilahirkan dia sudah dibuang oleh kakak sendiri. Hingga kini, setiap aku mengingat perjalanan hidupnya hatiku masih sakit," kata Calvin.


"Hubungan mereka cukup dekat, sehingga mirip dengan pasangan suami istri."


"Zean selama ini menyukai Cecillia, Hanya saja...dia tidak ingin memaksa adikku. Makanya, dia lebih memilih diam saja."


"Kenapa tidak mengejarnya kalau suka?" tanya Aaron.


"Karena dia tahu adikku itu masih ingat dengan mantan suaminya," jawab Calvin.


"Apakah kamu tidak tahu siapa mantannya?" tanya Aaron.


"Cecillia tidak ingin mengungkitnya, Makanya aku diam saja," jawab Calvin.


"Aneh, bukan? kami sebagai keluarganya tidak ada satu pun yang tahu siapa suaminya dulu," lanjut Calvin.


"Suatu saat kamu pasti akan mengetahuinya," kata Aaron.


"Angelina, Ternyata kamu sedang berbohong padaku," batin Aaron.


Hospital LA.


"Dokter, bagaimana dengan anak saya?" tanya Cecillia yang berada di ruangan bersama anaknya.


"Hanya bagian luar, setelah dioles minyak, bengkaknya akan berkurang. Jangan banyak bergerak dulu untuk sementara ini," jawab Dokter itu.


"Baiklah, Terima kasih, Dokter," ucap Cecillia.


"Mama, Apakah aku bisa keluar sebenta?" tanya Nick yang berniat ingin lari sana sini.


"Tidak bisa! mulai saat ini, kamu harus patuh dan jangan banyak bergerak," jawab Cecillia.


"Iya," jawab Nick.


"Apakah Aaron sudah tahu kalau Chris dan Nick adalah anak kandungnya," batin Cecillia.

__ADS_1


__ADS_2