
Di hari itu Aaron menemui Marcos Pierre yang adalah seorang pengusaha sukses di San Fransisco. Berusia 60 tahun dan berambut putih.
"Aaron, sekian lama kita saling kenal, baru kali ini kita bekerja sama, sungguh tidak menyangka kita bisa bertemu," ucapnya.
"Tuan Pierre, kebanggaanku bisa bekerja sama dengan Anda, aku berharap tidak ada halangan dan semua berjalan dengan lancar," ujar Aaron.
"Itu sudah pasti!" jawab Marcos dengan senyum.
Tidak lama kemudian Kelly mendatangi restoran dan menghampiri Aaron yang sedang duduk bersama Marcos.
"Aaron," seru Kelly yang langsung duduk di samping Aaron.
"Kenapa kamu bisa ada di sini?" tanya Aaron.
"Aaron, Kelly adalah putriku," ujar Marcos dengan senyum.
"Putri Anda?" tanya Aaron yang hampir tidak menyangka.
"Benar! selama ini dia tidak memberitahu semua orang yang dia kenal kalau dia adalah putriku," jawab Marcos.
"Aaron, kalau kamu tahu aku siapa, Maka, tidak seru lagi bagiku. Aku sering menyebutmu di depan papaku," kata Kelly dengan senyum.
__ADS_1
"Lusa adalah hari ulang tahun Kelly, aku berharap kamu akan datang," ucap Marcos.
"Anda telah mengundangku, Mana mungkin aku menolak undangan Anda," jawab Aaron.
"Terima kasih! Karena hubungan kalian sangat dekat aku tidak ragu kalau putriku bergaul denganmu. Siapa yang tidak kenal Aaron Andres Davidson yang dikenal sebagai pengusaha terkenal," ucap Marcos yang sedang tertawa gembira.
"Anda terlalu memuji," kata Aaron.
"Aaron, besok temani aku pergi membeli sesuatu untuk ulang tahunku," ujar Kelly.
"Kamu bisa pergi sendiri, Karena aku masih ada urusan," jawab Aaron.
"Ha ha ha...Aaron, aku sangat gembira karena kita bisa bekerja sama dan hubungan kalian yang begitu akrab. aku berharap hubungan kalian lebih dari sekadar teman!" ucap Marcos yang ingin bersulang dengan Aaron.
"Pa, jangan berkata demikian, karena Aaron akan marah padaku," kata Kelly yang kemudian pindah duduk di samping ayahnya sambil bersikap manja.
"Hubungan kalian seperti pasangan yang saling mencintai, Mana mungkin Aaron marah padamu," ujar Marcos.
"Kamu tahu kalau aku telah menikah, dan kenapa kamu masih tidak berubah?" tanya Aaron dengan nada yang tidak gembira.
"Menikah juga bisa bercerai bila sudah merasa bosan pada pasangan sendiri. Tidak ada salahnya kalau kita mulai hubungan baru di saat ini," ucap Kelly.
__ADS_1
"Kelly, jangan bicara seperti itu!" ujar Marcos.
"Tuan Marcos, aku masih ada urusan. sampai jumpa besok lusa!" ucap Aaron yang bangkit dari tempat duduknya.
"Jangan lupa datang ke acara! Kami menunggumu," balas Marcos yang ikut berdiri.
"Besok aku akan ke rumahmu dan kita pergi bersama, bawa saja Angelina sekalian!" kata Kelly.
"Baiklah, sampai jumpa besok!" jawab Aaron.
Beberapa saat kemudian Aaron meninggalkan restoran. sementara Marcos dan putrinya masih makan bersama.
"Pa, apa pendapat papa tentang Aaron?"
"Pria ini sangat hebat, Tapi, sehebat apapun dia sudah menikah. Kamu jangan mengusik rumah tangga orang!"
"Pa, percayalah dengan kataku! Aaron menikahi istrinya hanya demi membalas dendam saja bukan karena cinta!" kata Kelly sambil menyantap makanan.
"Apakah benar apa yang kamu katakan?" tanya Marcos.
"Iya, Pa. seperti yang aku beritahu papa di saat itu. Aaron sangat menyayangi adiknya. Adiknya adalah satu-satunya anggota keluarganya. Tentu saja dia sangat kehilangan saat adiknya meninggal. Jadi, istrinya sekarang hanya untuk pelampiasan kemarahannya saja," jelas Kelly.
__ADS_1