Bukan Wanita Mandul

Bukan Wanita Mandul
Sepasang tamparan


__ADS_3

Hatinya langsung terasa perih,melihat Kiara yang menggandeng lengan Bagas dengan begitu mesra.Seolah memang sengaja memamerkan kemesraan di hadapannya.


'' Apa kabar din? '' sapa Kiara dengan mengintai senyum kepalsuan.Sementara Bagas hanya terdiam menatap sosok Andini yang pernah mengisi hidupnya.


'' Alhamdulillah kabar aku baik '' jawab Andini mencoba bersikap sebiasa mungkin.


'' syukur deh kalau gitu.Oh ya besok lusa aku harap kamu datang di acara sukuran kelahiran baby aku dan mas Bagas,Alhamdulillah 3 bulan yang lalu aku melahirkan seorang baby girl ,hasil buah cinta aku dan mas Bagas '' Kiara sengaja menceritakan kelahiran anaknya untuk memprovokasi Andini.


'' Wah bagus dong,selamat yaa '' Andini tersenyum getir.


'' Iya,kehadiran baby di tengah-tengah kami ternyata membuat mas Bagas semangkin mencintai aku dan keluarga kecil kita terasa lengkaplah sudah.Aku benar-benar bersyukur memiliki mas Bagas dalam hidupku '' ucap Kiara sambil menyandarkan kepalanya di bahu bagas.Andini hanya memberikan setengah senyuman menahan pedihnya luka yang mengangah kembali.


'' Oh ya,ngomong-ngomong tadi kamu kesini sama siapa? '' tanya Kiara sambil mengedarkan pandangan kesekitarnya.


'' Sama kak Andra '' jawab tiara pelan dan menundukkan wajahnya.


'' Oh kirain sama pasangan,rupanya sama kakak toh,emang kamu belum dapetin pengganti mas Bagas yaa? ouuuuuuhhhhh iya aku lupa kalauuuu kamuuuu kaaaannnn gaaak...... '' Bagas langsung memotong ucapan Kiara yang belum selesai '' Eh ngomong-ngomong mana kak Andra kok gak keliatan ? '' suara Bagas penuh tekanan sebagai pertanda pada istrinya untuk tidak melanjutkan kata-katanya.Bagas sangat menyadari niat hati Kiara yang ingin menyakiti Andini lebih dalam lagi.Satu tahun hidup bersama Kiara tentulah sudah membuatnya faham akan sikap buruk Kiara.


'' Sudah lama aku tidak bertemu dengan kak Andra '' ucap Bagas mengalihkan pembicaraan dengan berpura-pura merindukan Andra.Padahal jauh di lubuk hatinya ia sangat tidak ingin bertemu dengan Andra karna perasaan bersalah yang terlalu besar dihatinya.Bagas tau bagaimana Andra sangat menyayangi Andini,luka yang ia torehkan pada Andini tentu tidak akan pernah di maafkan oleh andra.


Andini tidak mengatakan apapun,ia masih sibuk menata hatinya agar tidak terlihat hancur.Matanya mulai terlihat genangan yang sangat sulit untuk di bendung.


Tangan Andini meremas sisi gaun yang ia kenakan,energi pertahanannya sudah hampir habis,ingin rasanya ia menampar Kiara dan menjambak-jambak rambutnya.Wanita pelakor itu kini bahkan dengan jelas sudah menghina posisinya.


Seandainya ini bukan tempat umum,mungkin Andini sudah melampiaskan emosinya pada Kiara.Bertahun-tahun menjadi sahabatnya ternyata membuat Kiara sangat faham dimana sisi kelemahan Andini.


Saat Andini memejamkan mata,terlihat buliran bening mulai menetes di pipinya dan ia menarik nafasnya dalam.Tiba-tiba Andini merasakan kehangatan pada sebelah tangannya,perlahan Andini membuka mata,terlihat sosok danu yang sudah menggenggam tangannya di hadapan Bagas dan Kiara.


'' Loh sayang,kamu disini toh aku cari in dari tadi juga,ternyata kamu disini '' ucap danu sambil memajukan tubuhnya menghadap Tiara dan membelakangi Bagas dan Kiara.


Kedua tangan Danu merengkuh wajah andini, lalu menghapus air mata Andini dengan jemarinya dan tersenyum.Andini Masi tertegun tak mengerti apa yang harus ia lakukan.Setelah itu Danu kembali menggenggam tangan Andini dan mengubah posisi disisi andini.


'' Haiii lu bagas kan,apa kabar lu,udah lama gak ketemu ternyata sekarang udah makin sukses aja ? '' Danu mengulurkan tangannya kepada bagas,lalu Bagas pun menyambut tangan Danu dengan tersenyum.


'' Kiara yang semula kaget melihat sikap Danu pada andini,kini dengan cepat ia juga mengulurkan tangan pada Danu '' perkenalkan saya Kiara istri mas Bagas '' Danu menyabut tangan Kiara dengan malas '' saya Danu teman dekatnya Andini '' ucap danu dengan percaya diri.Mendengar itu sontak membuat mata Andini terbelalak karna kaget. '' D**asar kadal buntung ini,selalu saja bicara sesukanya,sejak kapan aku jadi dekatnya....tapi ya udahlah biarin aja dengan begini Kiara tidak akan bisa meremehkan ku lagi,secara sikadal buntung ini sangat tampan dan berpenampilan seperti orang kaya.Lumayan lah... '' pikir Andini. Andini dengan menatap Danu dari ujung kaki sampai ujung kepala.


Danu membuang senyumnya,melihat Andini yang tengah terpesona melihatnya.Danu menarik tangan Andini dan melingkarkan tangan andini di lengan nya.Andini hanya bisa menuruti arahan danu untuk menunjukkan pada Bagas dan Kiara bahwa ia baik-baik saja tanpa Bagas.


Kini di samping Danu Andini bisa menatap Kiara dan Bagas dengan penuh percaya diri.

__ADS_1


'' Kalian sudah lama kenal ? '' tanya Bagas penasaran. '' Sudah '' jawab Andini dan Danu kompak lalu saling tersenyum.


'' Perasaan seseorang itu tidak bisa diukur oleh waktu seberapa lama kita mengenalnya,karna kamu tuh seperti kopi yang aku seruput pagi ini,walau agak pahit tapi bikin nagih '' ucap danu sambil memandang wajah Andini yang sedang tersipu malu.


Bagas terlihat kesal dengan kedekatan mereka,melihat Andini tersenyum bersama orang lain membuat Bagas seakan tidak rela.Namun ia tidak bisa berbuat apa-apa karna Bagas sudah tidak memiliki hak atas Andini.


'' Kamu memang sangat pandai memikat lawan jenis,tapi kita lihat saja sejauh mana kamu dapat bertahan disisinya sebagai kopi pahit '' bisik Kiara ditelinga Andini.Andini masih tidak habis pikir kenapa Kiara sejak tadi selalu saja berusaha menyakitinya.Tidak ada sikap hangat yang dulu pernah juara tunjukkan padanya.


'' Heei apa kau tidak tau malu,berani-beraninya kau menunjukkan wajahmu di hadapan adikku '' tiba-tiba Andra datang dan menunjuk wajah Kiara dengan penuh kebencian.


Melihat Andra Andini langsung melepaskan tangan dari lengan Danu.Andra tampak sangat emosi,melihat Bagas dan Kiara.


'' Maaf mas,maafkan saya '' ucap Bagas lemah.


'' Apa kau pikir dengan meminta maaf bisa menyembuhkan luka andini? Aku benar-benar kecewa padamu.Tidak ku sangka kau serendah itu,kesalahan terbesarku adalah percaya padamu.Dan kau,jika kau pikir adikku akan hancur saat berpisah dengan Bagas maka kau salah besar.Justru aku sangat bersyukur karna Andini berpisah dengan seorang penghianat.Karna penghianat hanya cocok bersama penghianat ! '' ucap Andra pelan namun penuh penekanan.


'' Maaf kak,jangan salahkan suamiku,lagian suami mana yang tahan hidup dengan wanita mandul seperti dia ''


Ucap Kiara sengaja mengeraskan suaranya,sehingga membuat semua orang menoleh kearah Andini.


Danu tampak kaget mendengarnya,ia tidak pernah menyangka kalau Andini adalah mantan istri bagas.Pertanyaan yang memenuhi pikirannya sejak tadi kini terjawab sudah,pantas saja tadi ia sempat terlihat begitu sedih saat Kiara memamerkan kebahagiaannya.


'' JAGA UCAPANMU brengsek '' teriak Andra hingga membuat suasana pesta menjadi berubah penuh ketegangan.Danu ikut menarik tubuh Andra yang sudah tidak bisa mengontrol emosinya.


'' Maaf,tolong jangan buat keributan disini,kendalikan dirimu dan kau, lebih baik kau ajak istri mu pergi dari tempat ini '' ucap danu menenangkan Andra dan langsung mengusir Bagas dan Kiara.


Bagas tampak sangat malu dengan perbuatan Kiara yang sudah melampaui batas.Dengan cepat Bagas pergi meninggalkan tempat itu tanpa memperdulikan Kiara.Sementara Kiara sempat menyiram Andini dengan minuman yang ada di tangannya. '' Rasakan itu wanita mandul '' ucap Kiara lalu pergi.Hal itu sontak membuat mami Margaret langsung menghampiri Kiara dan '' PLAKKK '' tangan mami mami margaret menampar Kiara dengan keras.


Sedari tadi mami Margaret mengamati kericuhan yang sengaja di picu oleh kiara,tangannya sudah tidak sabar untuk memberi pelajaran pada kiara '' PLAKKK '' sekali lagi tangan mami Margaret mendarat kepipi Kiara hingga meninggalkan bekas merah dililit putihnya.Sepasang tamparan itu tentunya tidak ada memberi bekas pada kulit Kiara tapi juga hatinya.


'' Dasar PELAKOR,asal kamu tau jika di suruh memilih aku lebih baik menjadi wanita jadi mandul dari pada jadi pelakor sepertimu.Apa kau pikir dengan merebut kebahagiaan orang lain itu bisa membuatmu bahagia? aku yakin hidupmu juga tidak akan pernah bahagia ''


'' Karna suatu hal yang dihasilkan dari merampas itu tidak akan bertahan lama ''


'' KELUAAAAAAR .... ''


Bentak mami Margaret sambil mengacungkan telunjuknya kearah pintu.Kiara langsung pergi sambil memegangi pipinya yang masih terasa sakit.


Mami Margaret mendekati Andini lalu memeluknya dengan hangat.Andini trus menangis,ia menunduk kan wajah nya dan berdiri seperti patung.

__ADS_1


Kini seisi ruangan itu menatapnya dengan pemikirannya masing-masing.


Danu naik keatas panggung dan memohon maaf pada para tamu atas ketidak nyamanan nya.Dan juga tak lupa Danu mengucapkan maaf pada kedua mempelai atas semua drama yang baru saja terjadi.Walaupun semua kejadian ini bukanlah kesalahan darinya.Dan tak lupa Danu juga memohon agar acara dilanjutkan kembali.


'' Kaaak ayo pulang hiks hiks hiks '' Andini menarik tangan Andra lalu berpindah kepelukank andra,Andini membenamkan kepalanya di dada bidang Andra.Danu merangkul Andini lalu berjalan menuju keluar. '' Tunggu '' tiba-tiba suara Danu menghentikan langkah Andra dan andini. '' Kalau boleh,izinkan aku yang mengantar kalian.Bahaya jika menyetir dengan kondisi seperti ini '' ucap danu penuh harap.


'' Tapi... apa tidak merepotkan? '' tanya Andra balik.


'' Tentu saja tidak nak,kau dan adikmu pernah menyelamat kan nyawaku dari tiga preman waktu itu.Maka kali ini tolong ijinkanlah anakku mengantar kalian pulang '' sambung mama Margaret memohon sambil mendekati Andini dan mengusap kepala Andini lembut.


Mendengar permohonan tulus dari mami Margaret membuat Andra tidak tega dan langsung menganggukkan kepalanya.


Danu POV


Melihatnya menangis hatiku terasa sakit.Aku tidak tau pasti apa yang telah terjadi padanya.Tapi melihat kejadian tadi bisa di simpulkan kau ia adalah korban.Awalnya aku bahagia sangat bahagia saat tau bahwa ia bukan kekasih andra,tapi aku juga kaget saat tau bahwa ia adalah seorang janda.Tidak pernah terpikir olehku bahwa ia sudah pernah menikah,apalagi tuduhan itu.Pasti sangatlah melukai hatinya.


Karena dorongan hati yang kuat untuk mendekatinya,akhirnya aku berinisiatif untuk mengantarnya pulang.Dan langsung mendapat dukungan dari mami,tidak di sangka ternyata dia adalah wanita yang pernah menyelamatkan mami dari penculikan tempo hari.Semua serba kebetulan,setiap bertemu dengannya selalu tanpa di sengaja termasuk untuk hari ini.


Mengingat usahanya dalam menolong mami tempo hari,pasti ia adalah seorang wanita yang baik,jika tidak mana mungkin dia rela mempertaruhkan nyawanya demi orang yang tidak ia kenal.


Diperjalanan kami tidak membahas apapun,aku hanya fokus pada jalanan yang ramai.Sesekali kulirik kaca spion yang terlihat ia masih menangis di pelukan Andra.Sudah hampir satu jam sejak kejadian tadi ia terus menangis.karena terlalu lama menagis,ia tampak kacau dan berantakan.Matanya membengkak dan hidungnya memerah seperti badut,serta berulang kali ia tampak menyusut ingusnya dengan tisu yang ada di jog mobilku.Kemeja Andra tampak basah karena cairan yang keluar dari mata dan hidungnya.Namun Andra terlihat sangat menyayanginya.Sepanjang perjalanan ia mengusap pundak dan puncak kepalanya.Bak seperti kakak yang sedangkan menenangkan adiknya yang tengah menangis karna habis bertengkar dengan temannya.Walau Tampa kata-kata tapi ketulusan cinta Andra tampak begitu tulus.


Jujur,melihat Andra begitu menyayangi nya membuat ku sedikit kesal.Ingin sekali aku menggantikan posisi Andra di sisinya.Ternyata mengetahui statusnya tidak merubah rasa di hatiku.Entah kenapa justru aku semangkin ingin mengenalnya lebih dalam.


Saat tiba di depan rumahnya,tidak ada lagi suaranya menyudut ingus.Ternyata ia sudah tertidur,dia benar-benar menggemaskan seperti anak kecil yang dengan mudah tertidur saat kelelahan menangis.Ku buka pintu mobil yang ada dihadapan andra, '' aduuuuhhhhh '' Andra meringis sambil memegangi lengannya. '' Kenapa ? '' tanyaku khawatir, '' sepertinya tanganku keram deh '' ucap Andra sambil memindahkan kepalanya yang ada di bahu Andra ke jog mobil dengan hati-hati. '' Kasian kalau harus di bangunin,sepertinya dia sudah lelap,tapi kenapa tanganku tiba-tiba keram,takutnya akan jatuh nanti bila di paksakan '' desah Andra pelan sambil memandangi Andini yang sedang terlelap.


'' Ya udah biar gw aja yang gendong '' aku langsung berinisiatif untuk menggendongnya.Andra menatapku tajam, sorotan matanya seperti sedang menelanjangiku.


'' Ya itu sih kalau lu gak keberatan ,gw hanya ingin sekedar membantu jika di butuhkan '' ucapku sambil menaikkan kedua bahu ku. '' Ya udah,tapi pelan-pelan jangan sampai dia kebangun '' waahhh calon kakak ipar gak usah di ingetin juga aku pasti bakalan pelan-pelan,apalagi kalau sama calon istri sendiri.Tenaaaangg kakak ipar gak bakal sampe lecet kok,dijamin aman deh xixixixixi.


Ternyata gak sia-sia deh sedari tadi jadi supir untuk calon kakak ipar,kalau akhirnya dapat bonus gendong adiknya yang cantik ini.Kini ia berada diatas kedua lenganku,wajahnya masih tampak cantik walau sehabis menangis.Tahi lalat kecil di dagu, ternyata membuatnya terlihat semangkin menarik.Aroma farfumnya,membuat hasratku menginginkan lebih.Waaahhh sabaarrr Danu ini ujiaaannn,ada Cctv yang sedang memantau,salah pegang kepala melayaaang.


Aduh calon kakak ipar liatin nya jangan serem gitu ah,bikin jantung deg-degkan nih jadinya.


Tak terasa ternyata sudah sampai di depan kamarnya,Andra membukakan pintu lalu membenahi bantal itu dengan benar.Aku meletakkan tubuh nya dengan sangat hati-hati.Setelah berhasil memindah kan tubuhnya keatas ranjang,dia tampak menggeliat dan tiba-tiba menarik tubuhku hingga aku jatuh di pelukannya,mungkin dikiranya tubuh ku ini guling kali yaa. Waaah calon istriku jangan mengujiku berlebihan doooong,aku bisa gak kuat nanti.Belum lagi calon kakak ipar yang semangkin serem aja tuh ngelitnya,aku menaikkan bahu menandakan ini bukan ulahku.Walaupun sebenarnya ini adalah mauku,ingin rasanya aku membalas pelukannya dan menikmati malam bersamanya.Yaaa tuhannn kuatkanlah imankuuuu ini.


Andra melapaskan tangan adiknya dari tubuhku dengan sangat hati-hati,lalu menggantikan tubuhku dengan guling.Ya akhirnya menang banyak tuh guling,jika boleh malam ini aku ingin berubah jadi guling aja biar bisa berada di pelukkannya sepanjang sepanjang waktu.


Aku masi terus menatapnya,berat rasa hati ini untuk meninggalkan nya pergi. '' Mau sampai kapan disini terus ? '' suara Andra seperti alarm,jika sudah berbunyi menandakan waktu sudah habis.

__ADS_1


Aku mengedarkan pandanganku ke setiap sudut kamar nya.Semua barang-barangnya tersusun sangat rapi.Tapi ada satu yang agak aneh menurutku,sesuatu yang menempel di tangan boneka itu.Karna penasaran aku mendekati boneka itu dan ternyata dugaan ku benar.....


__ADS_2