Bukan Wanita Mandul

Bukan Wanita Mandul
You Will Merry me


__ADS_3

"Jreeeng" Aku mulai memetik senar gitar,tidak di sangka langsung mendapatkan tepuk tangan yang meriah.Wah jadi semangat nih.


"Good ninght all?"


ternyata mendapat tepuk tangan lagi,baru ngucapin selamat malam aja udah memiliki banyak suporter nih.


"Tonight,i will now sing a song for you"


Aku menunjuk ke arahnya,dia tampak terkejut dan menutup mulutnya yang langsung terbuka.


Sejenak aku terdiam menatap wajah bahagianya.Dan sebenarnya saat ini aku masih bingung berpikir mau nyanyi lagu apa,ini adalah pertama kalinya bagiku melakukan hal ini untuk seorang wanita.Di hati kecilku berharap tidak ada rekan Bisnisku disini.


Berani sekali aku menyanyi tanpa persiapan seperti ini.Memilih lagu saja sudah hampir membuatku prustasi.Mau nyanyi lagu pake bahasa Inggris gak hafal lirik.Nyanyi lagu Korea apalagi tambah gak ngerti.Akhinya aku putuskan menyanyikan lagu Indonesia yang aku hafal aja deh.Biar aja yang lain gak mengerti yang penting Andini faham.Dia tampak tersenyum bahagia,seakan tak sabar ingin menyaksikan pertunjukan yang aku sendiri tidak begitu yakin akan berhasil.


"Bismillahirohmanirrohim" ucapku dalam hati.


SEMPURNA_andra and the backbone


Kau begitu sempurna


Dimataku kau begitu indah


Kau membuat diriku akan slalu memujamu


Disetiap langkahku


Kukan slalu memikirkan dirimu


Tak bisa kubayangkan hidupku tanpa cintamu


Janganlah kau tinggalkan diriku


Takkan mampu menghadapi semuaa


Hanya bersamamu ku akan bisa


Kau adalah da-rahkuu


Kau adalah jantungkuu


Kau adalah hidupkuu


Lengkapi diriku


Oh sayangku, kau begitu


Sempurna... Sempurna...


Kau genggam tanganku


Saat diriku lemah dan terjatuh


Kau bisikkan kata dan hapus semua sesalkuu


Janganlah kau tinggalkan dirikuu


Takkan mampu menghadapi semuaa


Hanya bersamamu ku akan bisa


"Thank you" aku membungkukkan sedikit badanku dan langsung mendapatkan tepuk tangan yang meriah.Dan Andini masih menutup mulutnya,terlihat matanya mulai berkaca-kaca.


Tidak di sangkah sederhana sekali membuatnya bahagia.Ternyata saran beri cukup jitu,terimakasih beri bersiaplah untuk menerima bonus dariku.

__ADS_1


Perlahan aku mendekatinya,dengan lembut ku hapus buliran bening yang membasahi pipinya.


"Kenapa menangis?"


"Anginnya terlalu kenceng,bikin mata aku pedes"


Ternyata masih gengsi untuk mengakui,kalau hatinya sudah tersentuh.


Ini masih tahap awal,ku biarkan dia memupuk gengsinya.


Aku menggenggam tangannya lagi,dan melanjutkan perjalanan mengelilingi kota Hongdae.


Walau sudah makan malam,namun Andini masih begitu tertarik untuk mencoba aneka street food yang ada di setiap sudut Hongdae.Mungkin karena sejatinya Andini adalah seorang koki,jadi Andini lebih tertarik dengan hal-hal berbau kuliner daripada berbelanja pakaian seperti wanita pada umumnya.


Semangkin lama jalanan Hongdae semangkin ramai.Banyak pemandangan unik yang terlihat disana.Mulai dari romansa muda mudi memadu kasih di tengah jalan yang bikin iri,sampai peramal jalanan yang di serbu banyak anak-anak muda.


Walau sudah beberapa kali ke Korea,tapi hal ini juga menjadi pengalaman pertamaku.Berjalan kaki dengan menggenggam tangan seorang wanita,mencicipi jajanan kaki lima dan bernyanyi seperti tadi itu benar-benar di luar expetasiku.


Andini POV


Ya Allah ini bukan mimpi kan?


Mas Danu nyanyiin lagu untukku?dia menunjuk ke arahku.Tidak tau ini hanya sekedar untuk tebar pesona atau memang tulus untukku.Tapi yang jelas aku hanya ingin menikmati suasana indah malamini.


Karena terlalu baper,aku jadi mewek deh.


Di pegang tangannya tadi aja udah bikin spot jantung ini di tambah dengan liat mas Danu main gitar sambil bernyayi.Kok tambah kelihatan keren,udah seperti aktor kesayanganku oppa Lee min ho.Duuu serasa udah pingin meluk aja.


Mas Danu menyapu air mataku,aku terperanjat.Seakan dunia berhenti berotasi pada porosnya.


"Kenapa nangis?" Duh pake di tanya lagi.Jelas-jelas aku udah kebawa perasaan,sikap lembutmu udah memporak-porandakan tembok pertahanan ku mas.Lagian wanita mana coba yang gak akan meleleh hatinya melihat penampilanmu tadi.Bahkan cewek-cewek Korea itu yang belum tentu tau artinya aja udah langsung terhipnotis,apalagi aku.


Tenang andini,jaga sikapmu.Jangan sampai si kadal buntung ini menyadari kalau kau sudah gak kuat serasa ingin lambaikan tangan.


"Anginnya terlalu kenceng bikin mata aku pedes"


Malam ini benar-benar spesial bagiku.Serasa seperti kencan dalam drakor.Mas Danu menuruti semua mauku,malam ini aku udah berasa seperti wanita spesial.Sampai lupa akan keberadaan papi mami,kak Andra dan kak sita yang sudah menghilang entah kemana.


Tidak ada niat lebih dari hatiku,aku hanya ingin menikmati malam ini.Malam impianku.


Malam ini berlalu dengan begitu indah bagiku.Sampai membuatku sulit untuk memejamkan mata.Bayangan senyuman mas Danu terus menari-nari di benakku.Bibirku seakan tak ingin berhenti tersenyum.Hingga tanpa sadar aku sudah berpindah ke alam bawah sadarku.


Author POV


Saat pagi hari,Andini dan Danu terbangun dengan wajah sumringah.Usai menikmati sarapan bersama di hotel,mereka melanjutkan perjalanan di bergai tempat wisata di korea.


Andini yang tampak begitu bersemangat tidak lupa membuat vlog di akun medsosnya.Berada di Korea tentu menjadi kebanggaan baginya.Sementara Danu justru berada dalam kecemasan memikirkan rencana nya untuk malam ini.Walau semua sudah tersusun rapi,tapi tetap saja jika belum terlaksana tentu masih mengusik ketenangan Danu.


"Nih untukmu" Danu menyerahkan sebuah Tote bag kepada Andini.


"Apaan ini?"


"Buka aja"


Andini membuka Tote bag dengan semangat.Dengan penuh hati-hati Andini menarik isi Tote bag itu. "Hanbok" Andini langsung melompat kegirangan. "Ini pakaian tradisional Korea yang sangat ingin aku miliki sejak SMA" seru Andini senang bercampur kaget.


"Cih kenapa dia sangat menyukai pakaian aneh itu"


"Terimakasih mas" Andini tersenyum bahagia.


"Segitu bahagianya sampai dia gak bertanya kenapa aku tiba-tiba memberikan pakaian aneh itu. Baguslah jadi aku tidak perlu repot-repot untuk memikirkan jawabannya"


"Warnanya juga warna kesukaan aku putih dan tosca" Andini masih mengusap-usap hanbok itu dengan lembut dan memeluknya penuh syukur.

__ADS_1


"Kenapa kau bisa menyukai pakaian an--- emm maksudnya---"


"Hanbok"


"Haaa iya itu maksudku"


"Ya karena sejak dulu aku tuh suka banget sama drama korea,liat pemeran wanitanya memakai pakaian ini jadi berasa kepengen banget punya pakaian ini.Tapi belum kesampean,karna kata mama jangan beli sesuatu yang gak berfaedah,buang-buang uang." Jelas Andini sedih karena mengingat sosok mama ratih.


"Ternyata benar dia memang korban drakor,parah banget"


"Udah gak usah sedih hari ini kamu boleh mewujudkan semua mimpi halusinasimu selama ini,mumpung aku masih berbaik hati"


Hahaha halusinasi konyolmu itu.


"Beneran mas?"


"Iya"


"Kalau gitu aku pengen mas Danu memakai hanbok pria.Uuuuu pasti keren deh seperti seorang pangeran dari sebuah kerajaan.Seperti Kim Soo Hyun dalam drama Moon Embracing the sun" Andini tersenyum membayangkan Danu memakai hanbok.


"Ah ogah banget.Aku itu Danu Bramana Atmaja,seorang GM di perusahaan Atmaja group.Tidak melakukan hal-hal konyol seperti itu" Jelas Danu sombong.


"Ayolah mas Danu sekali aja" rengek Andini.


"Nggak" tolak Danu tegas.


"Mas ya ya ya mas"


" Nggak gak gak"


Membayangkannya saja udah membuat danu mbelegidik.


Tapi karena Andini bersikeras akhirnya Danu tidak bisa menolaknya.


Malam ini,menyusuri tepian sungai Han Andini dan Danu memakai baju hanbok.Andini terlihat bahagia,terlebih saat melihat wajah Danu yang dengan terpaksa menuruti ke inginannya.


Tiba-tiba seseorang memberikan setangkai mawar putih padanya,Andini masih merasa bingung dan menatap danu.Namun Danu hanya mengangkat bahunya.Rupanya bukan hanya setangkai,tapi beberapa orang terus bersabungan memberi setangkai mawar putih padanya hingga di tangan Andini di penuhi oleh mawar putih.


Andini menoleh kesamping,terlihat semburan air mancur di iiringi lampu warna warni membuat Andini terperangah.Setelah itu di susul dengan suara letusan kembang api yang membuat dada Andini seakan berhenti bernafas,cahaya percikan bunga api yang membentuk tulisan I❤️U membuat Andini semangkin terpukau.


"Aku sudah menunggu saat ini dengan waktu yang lama,mempertimbangkan segala hal yang mungkin terjadi"


"Bermunajat kepada Tuhan untuk menentukan pilihan yang paling tepat bagiku.Berkali-kali aku bertanya pada diriku sendiri.Sudah tepatkah pilihanku?"


"Dan berkali-kali pilihanku tetap sama yaitu kamu ANDINI"


Danu menangkupkan tangannya di wajah mungil Andini,terlihat bendungan air mata yang sudah tercurah di pipi andini.Kedua mata Andini dan Danu saling bertautan.Andini menangis dengan perasaan yang sulit di jabarkan.


"Kata orang cinta,adalah penyakit yang hanya bisa di sembukan oleh pernikahan.Maka maukah kau menyembuhkan penyakitku?"


Danu langsung berjongkok dan memberikan kotak mungil yang berisi cincin berlian yang indah.


"WILL YOU MERRY ME?" ucap Danu dengan senyuman penuh harap.


Andini menutup mulutnya,matanya terbelalak penuh haru.


Sungguh tidak di sangka semua impian masa remajanya terwujud.Di lamar dengan seorang lelaki yang mengenakan hanbok,dan di iringini semburan air mancur dan percikan bunga api yang terlihat indah menghiasi suasana sungai Han.


Andini tak mampu mengatakan apapun.Dia hanya mengangguk dan mengulurkan tangan kirinya dengan penuh air mata bahagia.


Danu menyematkan cincin di jari manis Andini dan langsung merengkuh tubuh Andini dengan pelukan hangatnya.


Sejenak mereka tenggelam oleh perasaan yang sulit di jabarkan.

__ADS_1


Namun tiba-tiba suara tepuk tangan membuyarkan semuanya.


Mami margaret,papi yoga,Andra dan sita menghampiri mereka dengan tersenyum bahagia.


__ADS_2