
"Siapa sih?" ucapnya namun kali ini sambil merampas ponselku. "Kak Andra" ucapku sambil cemberut,sifat mas Danu yang suka seenaknya memang bikin kesel. "Kenapa gak bilang dari tadi kalau kak Andra" mas Danu mengembalikan ponselku yang sudah di bajak nya.
"Lagian gak sabaran banget sih jadi laki-laki,udah gitu dari dulu kok sukanya merampas milik orang" sindir ku,mengingat kala itu ia juga membawa kabur ponselku.Mas Danu mendengus kesal,merasa tersindir.
"Eh kak Andra vc nih,syuuuuttt diem aja ya" aku menempelkan telunjuk tepat di bibirku.Mas Danu langsung manggut-manggut.
"Haiii kak ,apa kabar" aku melambaikan tangan menyapa. "Kenapa gak di balas chat nya" tanya kak Andra to the point.Ya tiap hari menghadapi satu cowok posesif aja rasanya sebel,gak kebayang deh kalau di tambah satu lagi,bisa-bisa jadi kesel kuadrat.
"Ya ya ini mau di balas tapi kakak udah ke keburu nelpon" suka jadi mendadak gagap deh aku nya kalau lagi bohong gini.
"Kayak kenal sama jog mobilnya,mmmmmmm oooo iya mobil si Danu" ucap kak Andra setelah sempat beberapa lama berusaha mengingat. "Kok kakak bisa tau?" tanyaku langsung memasang kepo mode on. "Ya tau lah,itu ada bantal kepalanya warna biru,terus ada stiker princess nya di bantal itu sebagai simbol anak mami" daya ingat kak Andra memang musti di acungi jempol sampe jog mobil orang pun dia ingat.
"Ets jangan sembarangan ya lu kalau ngomong gw bukan anak mami" protes mas Danu sambil meraih ponsel dari tanganku.
"Orang yang selalu di kawal mami nya kemana-mana itu apa namanya kalau bukan anak mami?,lagian mana ada cowok yang semanja itu" aku langsung tersenyum mendengar kak Andra membongkar masa lalu mas Danu.
"Itu karna gw anak yang paling tampan di sekolah,jadi wajarlah mami gw takut kalau sampai banyak cewek yang bakal naksir berjama'ah sama gw" sungguh alasan yang gak masuk akal mas,ternyata kak Andra sudah berhasil membuat mas Danu mati gaya.
"Trus siapa dulu yang suka di bawak in bekal saat sekolah,padahal udah SMA haha" tawa kak andra langsung pecah mengingat bekal SMA mas Danu.
"Hahaha seorang playboy di bawak in bekal,apa kata dunia" sambung si gendut yang di sertai tawa nya.
"Lu gak usah ikut-ikutan,lagian kan lu juga yang suka ngembat bekal dari mami" mas Danu tampak kesal lalu menunjang jog mobil yang di duduki si gendut.
Author POV
Akhirnya Andra melupakan tujuannya mengintrogasi Andini,tapi justru malah asik bercengkrama dengan Danu dan beri.Mereka saling menertawakan satu sama lain,ternyata saling membongkar aib masa lalu itu terasa seru bagi mereka.Namun kali ini yang jadi korban bully adalah Danu,karna kasih sayang yang terlalu besar dari mama Margaret kepada Danu.Membuat Danu harus menerima ejekan dari teman-teman nya.
Usai dengan pembahasan unfaedah yang di lakukan Danu,beri dan Andra.Danu melihat sosok Andini yang sudah terbang ke langit ke tujuh.Ternyata Andini memang suka tertidur kalau berada di dalam mobil,suara brisik yang berasal dari mereka bertiga seakan seperti sedang membaca dongeng bagi Andini.
Danu mengusap pipi Andini pelan,menyapu rambut yang mengenai wajah andini.
"Pelan aja Ber,Andini tidur jangan sampe bangun,kasian soalnya dia terlihat lelah" ucap beri sambil membenarkan posisi kepala Andini ke bahunya. Beri hanya tersenyum melihat pemandangan di belakangnya lewat kaca spion.
Danu melanjutkan fokus nya pada layar lap-top.Walau pundaknya terasa sedikit pegel,tapi Danu tampak sangat menikmati momen itu.
Tak terasa kini mereka sudah sampai di depan rumah Andini,dengan terpaksa Danu membangunkan andini. "Din diiniii diiiin bangun sudah sampai" Danu menepuk-nepuk pipi Andini pelan. '' "Aaaaaooooaaaahhgmmmm..... sudah sampai rupanya,maaf tadi aku sampai ketiduran" ucap Andini yang sudah mulai tersadar. Danu hanya tersenyum memandang wajah berantakan andini saat bangun tidur . "Makasih mas udah di anterin" ucap Andini sambil mendorong pintu mobil. "Gak di tawarin mampir nih?", Danu menarik tangan an Andini, "bukannya mas mau meeting?" Andini masih mengingat keluhan Beri tadi. "Iya sih,lain kali aja deh" berat rasanya ia melepas tangan Andini.
__ADS_1
Andini langsung keluar dari mobil dan menatap Danu lewat jendela. "Oh iya ini ponsel kamu hampir saja aku lupa" Danu menyodorkan ponsel Andini,dengan cepat Andini langsung menyambutnya,jangan sampai di bawa kabur lagi nih pikir Andini sambil senyum-senyum sendiri.
Malam itu Andini terus menatap ponselnya,perasan resah dan gelisah membuatnya bergerak-gerak kesana kemari.
Hmmmm kira-kira mas Danu lagi apa ya.....?apa meeting nya sudah selesai...?
Aduuuuuhh kenapa aku terus memikirkannya?
Astaghfirullahhalazim....berhenti memikirkannya diiin " Andini mengacak-acak rambutnya lalu berguling-guling di atas ranjang nya.
Waktu sudah menunjukkan pukul 23.00 tapi mata Andini enggan untuk terpejam.Andini tampak sedang mengetik sesuatu lalu menghapusnya. Tiba-tiba "kenapa belum tidur?" akhirnya yang di nantikan datang jua,chat dari Danu membuat Andini serasa ingin meloncat. "gak bisa tidur" balas Andini cepat , "kenapa?kangen ya?" tanya danu lagi,setelah berpikir sejenak akhirnya Andini memberanikan diri untuk jujur "my be" balas Andini.
"sabar ya,semoga Allah mengijinkan ku untuk menjadikanmu kekasih Halal ku agar bisa langsung peluk kalau rindu seperti ini"
Andini langsung menutup wajahnya dengan bantal,wajahnya berubah memerah.Membayangkan chat yang baru ia baca,membuat andini tak lagi bisa berkata-kata.Di relung hatinya sungguh menginginkan momen itu.
"Have a nice dream 😘😘😘" Andini terus membaca chat Danu berulang-ulang hingga ia terlelap.
Sementara Danu juga terus memandangi foto Andini sebelum ia beranjak ke alam bawah sadarnya.
Tidak ada solusi yang lebih baik dari dua insan yang saling mencintai,selain pernikahan.Pernikahan adalah anugerah dari Tuhan terhadap kita,dan tugas kita adalah menjaga keharmonisan rumah tangga sebagai bentuk rasa syukur dari kita kepadanya.Semoga cinta Andini dan Danu segera di persatu kan dalam ikatan suci,yaitu pernikahan.
Satu bulan kini sudah berlalu,hari ini adalah hari pernikahan kak Andra.Pernikahan itu di adakan di rumah sita calon istri Andra.
Pernikahan berlangsung lancar dan di lanjutkan dengan pesta sederhana, yang hanya di hadiri oleh pihak keluarga dan teman dekat Andra dan sita.
Ini pertama kali nya Andini bertemu dengan kakak iparnya,karena selama ini Andra tidak pernah mengajak sita saat pulang kerumah mereka.
Setelah pernikahan usai,Andini,mama Ratih dan papa Anto kembali kerumah Andra yang ada di daerah itu.Sementara Andra untuk malam ini masih tinggal bersama mertuanya.
Karna hari ini terasa sangat melelahkan,tidak butuh waktu lama bagi Andini untuk beralih ke alam bawah sadarnya.Hingga tak menyadari ada begitu banyak pesan yang sudah dikirim Danu.Dan beberapa panggilan masuk yang tak terjawab.
Karena kesal,Danu melempar ponselnya ke atas sofa.Jika saja tidak ada pekerjaan yang selalu menuntutnya untuk tinggal,mungkin Danu sudah segera menyusul andini.Tapi tanggung jawab atas perusahaan papi yoga membuatnya lagi-lagi harus menahan angannya,sehingga Danu terlihat prustasi karna merindukan andini.
Beri hanya melirik danu dan tersenyum, melihat teman sekaligus bosnya itu sudah mulai uring-uringan.Beri mengenal Danu sejak SMP,tapi baru kali ini Beri melihat Danu kelabakan seperti ayam hendak bertelur.
Beri terus menatap arloji di tangannya,sudah larut malam tapi Danu belum mengizinkan pulang.Pikiran beri terpenuhi oleh istrinya,kemungkinan besar ia akan tidur di luar lagi karna pulang terlambat.Ica yang selalu menuntut waktu lebih dari suaminya tapi beri malah selalu pulang malam karna harus lembur.
__ADS_1
Dulu Beri berpikir setelah menikah maka hidupnya akan terasa ringan karna ada istri sebagai tempat berbagi,tapi setelah menikah ia baru paham bahwa memiliki istri itu harus memikul tanggung jawab yang berat.Selain harus memberikan nafkah lahir sang istri dia juga harus memenuhi nafkah batinnya.Dan nafkah batin bagi sang istri itu bukan hanya sekedar kebutuhan biologis saja.Tapi meluangkan waktu untuk istri juga salah satu bagian dari nafkah batin yang sulit untuk ia penuhi.Bahkan Beri belum pernah pergi bulan madu selayaknya pengantin baru pada umumnya.
Kini dua lelaki itu hanya bisa mendesah memikirkan problema hidupnya masing-masing.
"Udah malam lu gak pulang Ber?" tanya danu sambil menyandarkan tubuhnya di sofa. "Hmmm telat Nu,Ica pasti marah karna aku pulang terlambat ,sedari tadi dia tidak mau menjawab telpon dariku" beri mendekati Danu lalu duduk di sampingnya.
"Wanita itu memang mahluk yang sangat aneh ya,kalau di pikir-pikir bikin emosi jiwa" Danu memijit-mijit kepalanya yang tidak sakit.
"Bilang mau nya A tapi melakukan B,bilang harus saling pengertian tapi pulang terlambat dikit marah,padahal kan laki-laki kerja demi dia juga" sambung Beri sambil memandang foto Ica yang ada di ponsel nya.
"Lu si Ber udah gw kasih tiket bulan madu tapi gak di guna in,jelas Ica marah secara lu nya pelit sih" Beri langsung melirik Danu yang bicara sesuka hatinya.
"Lu kasi gw tiket bulan madu tapi tidak beserta waktunya.Lu kasih gw apartemen mewah tapi juga tidak beserta waktunya,karna setiap hari gw selalu menghabis waktu gw sama lu sampai tidak punya hari week end.Kini aku baru menyadari ternyata kado yang lu berikan cuma iming-iming aja,seperti pemberian yang gak ikhlas" keluh beri sambil meletakkan ponselnya ke atas meja.
"Inilah sebabnya kenapa dari dulu gw gak suka jadi pemimpin perusahaan.Karna tanggung jawab besar yang harus di pikul membuat gw harus kerja dan kerja,tidak bisa menikmati hidup seperti dulu.Sekarang kita berdua sudah seperti seorang penggila kerja"
ujar danu beranjak dari duduknya.
"Mau kemana?" tanya beri yang sedikit kaget akan perubahan posisi Danu yang tiba-tiba. "Pulang,gw ngantuk" jawab danu sambil melangkahkan kaki ke luar.Beri pun mengikuti Danu di belakangnya,akhirnya acara galau berjamaah usai lah sudah.
Ke esok kan harinya Danu dan beri di sibukkan oleh pekerjaan seperti biasa.Namun hari ini mereka tampak kurang bersemangat,Danu tiba-tiba jadi pendiam.Ia hanya bicara seperlunya saja,sementara beri terlihat tidak fokus bekerja karena Ica masih marah padanya.Bahkan istrinya itu lagi mogok bicara padanya.Kejadian tadi malam memang sesuai dengan dugaan beri,Ica sudah mengunci pintu kamarnya dan membuat beri harus tidur di luar.
Di rumah andra,Andini tampak sibuk mempersiapkan makanan untuk menyambut kedatangan kakak iparnya,hingga lupa untuk mengecek ponselnya.Setelah sholat subuh Andini dan mama Ratih langsung berbelanja ke pasar terdekat di daerah itu.Banyak bahan makanan yang harus mereka beli,karna di rumah andra tidak ada apapun.
Setelah shalat ashar,tampaklah mobil Andra memasuki pekarangan rumah.Andi dan kedua orang tuanya tersenyum lebar menyambut kedatangan mereka.Dengan sopan Andini menyalim tangan Andra dan sita.Begitupun Andra dan sita,mereka menyalim tangan papa Anton dan mama Ratih dengan sopan.
Dengan kedatangan sita dalam keluarga mereka,membuat suasana keluarga menjadi semakinn hangat.Mama Ratih banyak menceritakan kelakuan nakal Andra di masa kecil,hal itu membuat sita sangat antusias saat mendengarnya.Perbincangan mereka terlihat sangat seru,Andini juga tak mau kalah.Ia mengadukan ke usilan Andra pada kakak iparnya.Sewaktu kecil Andra sering membuat Ica menangis.
Andini dan sita tampak begitu akrab,Andini jadi merasa punya temen ngobrol yang cocok.Sikap Andini dan kedua orang tuanya yang sangat welcome membuat sita tidak merasa canggung berada di tengah-tengah mereka.
Hari belum berganti,hanya saja senja sudah pergi terusir oleh malam. Usai melaksanakan sholat mahgrib dan isya berjamaah,Andini kembali ke kamar yang ia tempati dirumah Andra.Di raihnya ponsel yang tergeletak manis di atas meja.
Mata Andini langsung mendelik melihat 50 panggilan tak terjawab dan sepuluh pesan masuk.Ternyata sebagian besar itu dari Danu,sebagian kecilnya berasal dari Mela dan Steven.
********
Terimakasih author ucapkan pada semua para pembaca yang sudah mampir ke cerita novel ini.Semoga para reader's suka ya sama ceritanya.Dan maaf jika novel ini memiliki banyak kekurangan.Berhubung author masih pemula,mohon di sertakan kritik dan saran yang membangun bagi tulisan saya.Agar bisa di perbaiki di episode-episode selanjutnya.
__ADS_1
Sekali lagi terimakasih saya ucapkan,jangan lupa suport terus dengan cara like,vote dan comen ya,😆😆😆😆🙏🙏🙏🙏🙏