Cinta Seorang Tuan Nauder

Cinta Seorang Tuan Nauder
Berjuang


__ADS_3

3 hari ga up kok ga ada yang nyariin aku huaaa gas komen dong


“Kau tidak bercanda, kan?” tanya Damian.


“Mana mungkin aku bercanda, coba cek CCTv saat itu Cecilia mengantarmu ke apartemen dan menghubungiku."


Damian pun langsung ngutak-atik ponselnya, kemudian mencari rekaman CCTV. “Tanggal berapa aku mabuk.”


“Tanggal 15.”


Damian menggulirkan jarinya, lelaki tampan itu langsung mencari-cari tanggal yang disebutkan oleh Nauder.


“Cecilia harusnya kau simpan saja anak itu di panti asuhan, dan kau menikah denganku agar hidupmu lebih baik.”


“Kenapa kau harus membela anak itu yang jelas-jelas merepotkanmu."


“Hidup saja denganku. Kau pasti akan bergelimang harta tanpa harus bekerja dan kita akan mempunyai anak yang lucu-lucu.”


“Ah, Seandainya aku tidak denganmu pun aku pasti akan mempunyai anak yang normal.”


Nauder tertawa saat mendengar rekaman CCTV itu, Sedangkan Damian langsung menjatuhkan ponselnya ke bawah. Setelah itu Damina mengusap wajah kasar.


“Sekarang, aku harus bagaimana?" tanya Damian.


“Kau ini apa-apaan, Cecilia selama ini tidak pernah meminta bantuanmu. Lalu kenapa kau sok-sokan ingin menyuruh Cecilia menyimpan anaknya di panti asuhan. Bukanlah kau terlalu kejam sebagai seorang lelaki. Aku saja dan Elsa ingin mendapatkan Steve dan Gina butuh perjuangan, dan kau malah menyuruh seorang ibu yang membesarkan anaknya dari bayi menyimpan anaknya di panti asuhan.”


Damina tertegun, tiba-tiba dia teringat masa lalunya ditinggalkan oleh Helmia, bisa-bisanya dia menyarankan Cecilia menyimpan Naina di panti asuhan sedangkan dia dulu hidup kesepian tanpa ibunya.


“Berlutut sana dan minta maaf, bukan minta maaf karena kau ingin menjadi kekasih Cecilia. Tapi minta maaf karena ucapanmu telah melukai hatinya.” Damian tidak membalas lagi, lelaki itu pun bergegas bangkit dari duduknya kemudian dia berlari untuk pergi ke rumah Cecilia


Dan di sinilah Damian berada, dia kembali lagi ke rumah mantan kekasihnya.


“Cecilia!" panggil Damian.


Cecilia yang baru saja menidurkan Naina menggeram kesal, susah payah Naina tertidur karena merasakan sesak dan Damian malah menggedor pintu seperti orang kesetanan.


Dengan cepat, Cecilia berlari ke arah pintu agar Damian tidak berisi “Kau ini tidak mempunyai sopan santun sekali. Apa kau tahu kau menggangguku putriku baru tidur saja ...” Tiba-tiba Damian berlutut di hadapan Cecilia, membuat Cecilia langsung membulatkan matanya.


“Damian, apa-apaan kau,” ucap Cecilia.

__ADS_1


“Aku minta maaf, Cecilia ak ....”


“Aku sudah aku memaafkanmu. Jadi cepat pergi jangan mengganggu Naina,” lagi kata Cecilia.


“Aku mohon, pulanglah! Naina Baru saja tertidur, jika kau seperti ini kau akan membuat Naina terbangun lagi.”


Belum Damian menjawab, tiba-tiba terdengar suara gelas terjatuh, hingga Cecilia langsung berbalik, begitupun dengan Damian yang mengikuti langkah Cecilia.


Rupanya, Naina mendadak terbangun dan tidak bisa bernafas, dia lngsung menyentuh gelas di sampingnya untuk memanggil sang ibu.


“Ayo, aku akan mengangtarmu ke rumah sakit.”


Tanpa memikirkan apapun lagi, Cecilia langsung merangkul tubuh Naina, kemudian menggendongnya sedangkan Damian sudah berlari untuk membukakan pintu mobil.


Damian menjalankan mobilnya dengan kecepatan sangat penuh, sesekali dia melihat Cecilia dari arah belakang, terlihat jelas wajah Cecilia memucat, dan dia terus memberikan simulasi pada Naina agar Naina terus bisa bernafas, hingga pada akhirnya setelah melewati perjalanan yang cukup panjang akhirnya mobil yang dikendarai oleh Naina sampai di rumah sakit.


Damian membuka pintu, kemudian dia mengambil alih tubuh Naina. Lalu berlari ke dalam rumah sakit, membuat tubuh Cecilia yang terpaku. Namun tak lama, dia tersadar dan melanjutkan langkahnya.


Damian membaringkan tubuh Naina diberangkar. Lalu, meminta tim medis untuk datang.


***


Cecilia terus mondar-mandir di depan ruang rawat Naina, kali ini Naina sudah ditangani oleh dokter dan sepertinya asma Naina kembali kambuh belum lagi tubuhnya drop.


Tadi pagi, Naina masih bisa berjalan ke taman seorang diri untuk berlatih, tapi ternyata kondisinya malah drop.


Setelah dokter pergi, Cecilia pun berjalan masuk ke dalam ruang rawat putrinya, tubuhnya begitu hancur saat Naina di pasangi alat-alat.


***


Satu minggu kemudian, ini sudah satu minggu berlalu, dan akhirnya Naina diperbolehkan pulang. Selama satu minggu ini, biaya pengobatan ditanggung oleh Damian tentu saja Cecilia menolak, dia berapa kali menelepon Damian agar tidak membayarkan biaya rumah sakit Naina. Tapi tetap saja Damian membayarnya.


Namun anehnya, walaupun Damian membayar pengobatan Naina. Tapi, Damian tidak berani menemui Cecilia dan Naina.


Dan ini sudah satu minggu berlalu, Damian tahu bahwa hari ini Naina pulang dan dia memutuskan untuk menemui pasangan ibu dan anak itu, dan di sinilah Damian berada dia berdiri tepat di depan ruang rawat Naina.


Naina memang belum pulang karena menunggu dokter untuk pemeriksaan terakhir.


Setelah cukup lama terdiam, akhirnya Damian menggerakkan tangannya, kemudian memutar gagang pintu Lalu setelah itu membuka pintu, hingga Naina yang sedang duduk di berakar dan Cecilia yang sedang duduk di kursi menoleh.

__ADS_1


Seketika Cecilia bangkit kemudian dia menutupi Naina dengan tubuhnya karena dia tak ingin Naina ketakutan karena. Sebab, Naina mendengar bahwa saat itu Damian menyuruh ibunya untuk menyimpannya di panti asuhan, dan dia juga mendengar Bagaimana Damian mencemooh keadaannya..


Walaupun Naina masih kecil, tapi setidaknya Dia mengerti kehidupan apa yang dia jalani dia juga terbiasa melihat orang-orang yang menatapnya dengan tatapan kasihan.


“Bagaimana keadaan Naina?” Hati Damian terasa pedih, ketika Cecilia menutup menutup tubuh Naina agar dia tidak bisa melihat boleh gadis kecil itu.


“Boleh aku bicara dengan Naina?”! tanya Cecilia.


”Tidak, kumohon jangan. Kondisi Naina baru saja sembuh.” Bukannya membalas, Damiam malah berjalan ke arah samping kiri, hingga dia melihat ke arah Naiba.


“Hallo, Naina!” panggil Damian.


Belum Naina merespon Damian, pintu terbuka hingga Cecilia menoleh. Seketika tubuh Cecilia menegang, karena ayah angkat yang selama ini kurang menyukainya datang padanya.


5 tahun kemudian.


Tidak teras, Ini sudah 5 tahun berlalu akhirnya setelah perjalanan panjang, Cecilia mendapatkan kebahagiaannya bahkan saat ini dia baru saja melangsungkan pernikahan dengan Damian.


Selama 5 tahun ini, banyak sekali hal yang Damina lakukan untuk menaklukkan Cecilia, bahkan selama bertahun-tahun dia tidak berhenti mendekati Naina dan Cecilia hingga akhirnya ibu dan anak itu luluh.


Gengs Kisah Damian sama Cecilia tamat di sini ya, nanti aku bikin judul sendiri. Kisah bikin Kisah Anak Nauder Steven Alexander tetep di sini kok di lapak ini.


selamat menbaca Kisan Stev.


Steven memandang wanita di depannya dengan aneh seolah wanita di depannya ini adalah hama, sedangkan Maudy menatap Stev dengan tatapan memohon, berharap Steven mau memperbolehkan dia melihat anak mereka.


Dulu, Steve mempunya kekasih seorang model. Namun, hubungannya tidak direstui oleh Nauder, karena Nauder ingin menjodohkan Steve dengan Maudy.


Maudy adalah anak dari supir Nauder yang sudah mengabdi puluhan tahun padanya, dan ternyata yang mendonorkan ginjal pada Elsa di masa lalu adalah Ayah Maudy.


Hingga dia ingin Maudy menjadi menantunya, dan saat itu terpaksa Steve menikahi Maudy. Namun pernikahan mereka hanya bertahan 2 tahun, Maudy memutuskan berpisah karena dia tidak sanggup setiap hari harus dijadikan pembantu oleh Stev dan juga Alia, karna memang Alia tinggal bersama mereka tanpa sepengetahuan Nauder dan Elsa.


Saat Steve sedang mabuk dan ketika tidak ada Alia, tanpa sadar dia menyentuh Maudy, hingga Maudy hamil. Dan satu Ide muncul di otak Alia dan Stev.


Stev akan mengakui anak yang di kandung oleh Maudy adalah anak Aliya dan mengatakan pada Nauder dan Elsa bahwa dia menghamili Alia. Saat itu Maudy yang memang ingin berpisah dengan Nauder tentu saja keberatan. Tapi, Jika dia tidak mengikuti rencana Steve dan Alia, Steve akan mengusik adiknya yang sedang berkuliah di luar negeri.


Hingga mau tak mau dia mengikuti rencana Stev dan dia berbicara pada kedua mertuanya, bahwa dia ingin berpisah dengan Steve karena Stev menghamili wanita lain, hingga pada akhirnya Nauder dan Elsa membiarkan Stev menceraikan Maudy dan menikah Alia.


Selama 9 bulan, Alia berpura-pura hamil dan ketika Maudy melahirkan Aliya dan Steve mengambil anak Maudy.

__ADS_1


Pada awalnya, Maudy tidak rela dipisahkan dengan anaknya. Tapi Maudy terlalu takut, Stev menghancurkan adiknya. Hingga pada Akhirnya Maudy ikhlas melepaskan putra yang baru dilahirkan, karena jika dia tidak menuruti keinginan Steve, bukan hanya adiknya saja yang akan terluka. Tapi Stev pun juga pasti akan terus membuat hidupnya tersiksa.


Dan sekarang Setelah 5 tahun berlalu, Maudy tidak sanggup lagi menahan gejolak kerinduannya pada sang putra, hingga dia memberanikan diri datang ke kantor Stev.


__ADS_2