Cinta Tak Terlupakan

Cinta Tak Terlupakan
Kondisi Alicia


__ADS_3

Raka berjalan menuju kamarnya, dia melihat alicia yang sedang duduk bersandar di tempat tidur sembari mengusap perutnya.


dia tersenyum saat melihat raka berjalan masuk,


" udah bicara sama papa ? ada masalah apa mas ?" tanya alicia


" biasa , masalah pekerjaan sayang. " sahut raka sembari mengusap kepala alicia lembut


Alicia tersenyum balik dan menarik raka agar duduk di sebelahnya lalu memeluknya erat


raka tersenyum lalu membelai lembut pipi alicia


" sayang, mas boleh nanya sesuatu boleh ?" tanya raka


alicia mendongak menatap wajah suaminya


" tanya apa mas ? "


" hemmm.. kamu dari umur berapa di adopsi sayang ?" tanya raka


" 3 tahun mas, kenapa ?" tanya alicia balik


" penasaran aja sayang, siapa tahu mas bisa cari tahu orang tua kandung kamu " sahut raka


ekspresi wajah alicia langsung berubah


" buat apa dicari mas ? mereka itu udah buang aku sejak masih bayi di panti asuhan. mereka itu gak menginginkan aku sama sekali. buat apa dicari lagi mas " ucap alicia menahan tangis nya, tubuhnya perlahan gemetar


Raka yang merasakan tubuh istrinya gemetar itu pun semakin mengeratkan pelukannya


" maafin mas sayang, mas tadi cuma penasaran saja , jangan terlalu dijadikan pikiran ya sayang. " ucap raka sembari menciumi puncak kepala alicia


" jangan dicari ya mas. aku gak mau ketemu mereka mas. mereka jahat " ucap alicia


Raka terlihat berpikir sejenak


" Mas dengerin aku gak sih ?" tanya alicia mulai kesal


Raka masih melamun dan terlihat berpikir


Alicia yang merasa kesal karena raka hanya diam saja.


" Mas Raka !! akkkh.... " pekiknya sembari meringis memegangi perutnya


Raka tersadar dari lamunannya saat mendengar teriakan istrinya. dia melihat ke arah istrinya yang sedang menunduk sembari memegangi perutnya


" kamu kenapa sayang ? " tanya raka panik


" sakit mas.. perut nya sakit..." sahutnya lirih


Raka mengambil ponselnya dan menelepon dokter rina.


" Ma..Mama...." teriak raka .


lalu raka membaringkan istrinya perlahan.


alicia memegangi perutnya dan tangan satunya menggenggam erat tangan raka,


" Mas..sakit...sakit .." lirihnya


" mas harus bagaimana sayang ? " tanya nya ikut panik

__ADS_1


" Ma...Mama..." teriak raka lagi


Bu mona berlari masuk ke kamar raka dan terkejut saat melihat menantunya sedang berbaring miring dan merintih sembari memegangi perutnya.


" Alicia kenapa Ka ?" tanya bu mona


" gak tau ma, tiba-tiba alicia bilang perutnya sakit ma.." sahut raka


" sudah telepon tante rina ?" tanya bu mona


" sudah ma, tante rina sedang dalam perjalanan kesini " sahut raka


" Mas...sakit..." ucap alicia sembari menggenggam erat tangan raka


Raka mengusap keringat yang merembes di kening dan leher alicia,


" iya sayang, sabar ya. tante rina sedang dalam perjalanan kesini. " sahut raka berusaha tenang walaupun sebenarnya dia sangat panik dan terkejut melihat istrinya yang kesakitan seperti itu


bu mona duduk di sebelah alicia dan mengusap lembut kepala menantunya itu.


sementara pak hadi dan arka menunggu di depan kamar.


ralin menemani anaknya dan juga si kembar bermain di kamar


tak lama dokter rina dan dokter ilham datang. dokter rina langsung memeriksa keadaan alicia.


tak lama alicia mulai tenang setelah diberi obat oleh dokter rina


" ada flek mbak " ucap dokter rina pada bu mona setelah selesai memeriksa alicia


" flek rin ? tapi gak berbahaya kan rin ?" tanya bu mona


" itu sejenis gejala yang biasa dialami oleh ibu hamil, faktor penyebabnya bisa jadi karena kelelahan atau stress berlebih bahkan bisa juga karena ada tekanan emosional yang tinggi " sahut dokter rina


" Tapi gak membahayakan istri dan bayi kami kan tante ?" tanya raka


" jika terlalu sering bisa berbahaya Ka, jika hal itu sampai terjadi maka bayi kalian terpaksa harus lahir prematur karena kami harus melakukan operasi caesar untuk menyelamatkan bayi dan juga ibunya. " sahut dokter rina


Raka sedikit lega walaupun sebenarnya dia masih sangat khawatir, tangannya menggenggam erat tangan alicia yang juga terlihat khwatir itu


" semua akan baik-baik saja sayang. mas disini " ucapnya sembari mendekatkan keningnya pada kening alicia.


Alicia mengangguk lemah


" Sebenarnya kalian itu ada masalah apa sih Ka ? apa yang dipikirkan oleh menantu mama ini hah? kamu buat masalah apa lagi ? jangan menyusahkan menantu mama terus Ka.." tanya bu mona kesal


Pak hadi memegang bahu bu mona dan mengajaknya keluar. lalu memberi sinyal pada raka agar mengikutinya


Raka melihat istrinya yang perlahan mulai tertidur karena pengaruh obat yang diberikan oleh dokter rina.


raka membenahi selimut istrinya lalu mencium keningnya


dokter rina tersenyum melihat kasih sayang yang diberikan raka pada alicia


" kalian harmonis sekali sih Ka , tante salut sama kasih sayang kamu ke istrimu " ucap dokter rina


Raka tersenyum


" dia segalanya buat raka tante " sahut raka


" raka titip alicia ya tante, raka keluar dulu sebentar " ucapnya lagi

__ADS_1


" iya Ka " sahut dokter rina sembari tersenyum


..


" Alicia kenapa Ka ?" tanya pak hadi


" raka bertanya padanya sesuai dengan pembicaraan kita tadi pa " sahut raka


.


Flashback on


" jadi ada kemungkinan alicia itu putri paman ilham yang dikira meninggal saat masih bayi pa ?" tanya raka


" iya Ka, paman mu sedang menunggu hasil tes DNA untuk memastikan hal itu " sahut pak hadi


" tapi bagaimana bisa pa ? jelas-jelas papa bilang kalau putri paman sudah meninggal saat dia masih bayi kan pa ? raka ingat sekali melihat tante rina menangisi bayi mungil itu. bagaimana bisa begitu pa ?" tanya raka


" ini yang masih papa selidiki Ka, tapi papa sudah pastikan ke bu ratna bahwa benar foto bayi rania sama persis dengan foto alicia saat baru ditemukan di depan pintu panti. ada kemungkinan mereka ditukar saat dirumah sakit " sahut pak hadi lagi


Raka terlihat berpikir.


" lalu raka harus bagaimana pa ? ada yang bisa raka bantu ?" tanya raka


" hemm.. begini saja. kamu tanyakan pada alicia bagaimana perasaan nya mengenai orang tua kandungnya, agar nanti kita tidak gegabah. takutnya alicia belum bisa menerima tentang orang tua kandungnya atau yang paling buruk alicia mungkin membenci orangtua kandungnya " ucap pak hadi


raka mengangguk


" baik pa , nanti raka bantu tanyakan pada alicia "


.


Flashback off


..


" dan alicia terlihat sangat emosi saat raka menanyakan tentang orang tua kandungnya Pa. dia tidak mau raka mencarinya. dia tidak mau bertemu dengan mereka karena alicia beranggapan mereka tidak menginginkannya " ucap raka


Dokter ilham menjatuhkan gelas yang sedang dipegangnya, tangannya bergetar hebat


" Maksudmu dia membenci kami Ka ?" tanya dokter ilham lirih


" alicia benar-benar putrimu ham ?" tanya pak hadi


dokter ilham mengangguk, dia mengeluarkan berkas tes DNA dan menyerahkan nya pada pak hadi.


pak hadi membacanya dan terkejut tak percaya


" gimana pa ? " tanya bu mona


" alicia memang benar putri ilham dan rani ma " sahut pak hadi


bu mona menutup mulutnya tak percaya.


" yang benar pa. syukurlah papa..." ucap bu mona


semua orang terlihat lega namun masih dengan beban pikiran masing-masing mengenai kondisi alicia saat ini.


Apa yang harus mereka lakukan saat ini ?


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2