
Emilia menatap pantulan dirinya di cermin, emilia memakai gaun putih polos dan wajahnya di makeup natural serta rambutnya yang ditata dengan simpel
emilia tersenyum tipis dan menyentuh dadanya yang terus berdegup tak karuan.
apa yang harus kulakukan..ini bukan pertama kalinya, tapi kenapa jantung ini terus berdebar seperti ini ?
Alicia masuk ke dalam kamar sembari menggendong ziya,
" loh....kok malah melamun sih dek ? kenapa ? gugup ya ?" tanya alicia sembari duduk di sebelah emilia
Emilia tersenyum kikuk lalu melihat ziya yang sedang tersenyum padanya.
" uhhh...ponakan tante,, imut banget sih sayang, sini gendong dulu biar tante gak gugup lagi " ucapnya lalu menggendong ziya dan menciumi pipi gembul ponakan nya itu
baby ziya tergelak saat pipi gembulnya dihujani ciuman oleh emilia, bahkan lipstik emilia sampai membekas di pipi nya
" eh. .lipstiknya nempel sayang..hehe " ucap emilia sembari mengusap pipi ponakan nya dengan kapas
" tante nih..semangat banget cium pipi ziya ya " ucap alicia terkekeh sembari ikut mengelap pipi putrinya
" kak... apa aku bisa melewati ini semua ? " tanya emilia
alicia mengambil putrinya dari gendongan emilia lalu menyusuinya karena ziya sudah mulai merengek
" kakak yakin kamu bisa.. kamu wanita yang kuat dan jimmy adalah laki-laki yang sangat bertanggung jawab. kakak sangat yakin kalian akan menjadi keluarga yang bahagia "ucap alicia sembari mengusap pipi adik nya itu
emilia menggenggam tangan alicia yang berada di pipinya
" terimakasih banyak kak..untuk semuanya, dan maafkan atas semua kesalahan ku dulu " ucap emilia sembari menitikkan air mata
" shutt... jangan menangis. nanti make up nya luntur loh, yang dibawah nanti kelamaan nunggu pengantin wanita nya " canda alicia sembari tersenyum
emilia tertawa kecil lalu tersenyum dan memeluk alicia
" aku menyayangimu kak... " ucapnya
" Kakak juga sayang.. berbahagialah selalu ya " sahut alicia
.......
Semua yang hadir tersenyum menatap emilia yang berjalan memasuki aula, alicia dan ralin berjalan di belakang nya sembari tersenyum
jimmy menatap calon istrinya itu dengan hati yang berdebar
fanny..aku mencintaimu..dan akan selalu seperti itu selamanya, tapi biarkan aku menunjukkan rasa cintaku padamu lewat putri kita.. dan dia adalah wanita yang akan menjadi ibu untuk putri kita. biarkan aku juga mencintainya ya..
emilia duduk di sebelah jimmy dan prosesi pernikahan pun dimulai
alicia tersenyum sembari memeluk raka erat, raka pun merangkul bahu istrinya dan mengecup puncak kepalanya
" harus bahagia..dan jangan menangis hmm.. " ucap raka
__ADS_1
alicia mengangguk
bocil-bocil di keluarga hadi wijaya terlihat tampan dan cantik dengan pakaian yang serasi
faiz, faizza , dafa dan rafael terlihat tertawa gembira sembari menghamburkan taburan bunga saat jimmy dan emilia dinyatakan resmi menikah
ziya dan vinny yang sedang berada di stroler yang dijaga oleh raka dan alicia ikut tertawa melihat taburan bunga yang ditaburkan oleh kakak-kakaknya
alicia mengusap pipi putri dan keponakannya itu
" kalian suka ya sayang.. " ucapnya sembari tersenyum
ziya hanya mengerjapkan matanya menatap mamanya lalu kembali tertawa
raka gemas sendiri melihat putri kecilnya itu lalu menggendong ziya dan membawanya ke tengah-tengah kakak-kakaknya yang masih sibuk menaburkan bunga
faiz mendekati raka yang sedang berjongkok sembari menggendong ziya
" adek ziya.. cup " faiz mencium pipi adiknya itu
tatatatah " ucap ziya sembari mengusap wajah kakaknya itu
" pinternya adek nya kakak " ucap balita tampan itu lalu kembali mencium pipi adiknya
sementara itu izza cemberut di sebelah raka
" kakak jahat. kenapa cuma adek ziya yang dicium. kakak gak sayang sama izza ? " protes balita cantik itu sembari memanyunkan bibirnya
" tumben panggil kakak..biasanya FAIZ !! " sindirnya
" huh... " protes izza
faiz terkekeh lalu mengusap kepala kembarannya itu dan mencium pipinya
" nah udah... kakak juga sayang sama izza kok.. " ucap nya
izza tersenyum lalu dia mencium pipi adik nya
cup " kakak izza juga sayang sama adek ziya " ucapnya
ziya kembali tergelak saat pipinya kembali dicium dengan gemas oleh izza
" izza mau main lagi pa " ucapnya pada raka
raka mengangguk
" iya nak.. hati-hati ya. jangan lari-lari terus " ucap raka
izza mengangguk lalu kembali berkumpul bersama sepupunya yang masih asik menabur bunga dan tertawa bersama pengantin baru itu
sementara alicia menggendong vinny dan mendekati raka yang masih berjongkok karena faiz masih asik menguyel-uyel pipi adek nya itu
__ADS_1
faiz ikut tersenyum melihat vinny yang sedang berada dalam gendongan mamanya itu
" ma.. kakak mau cium adek vinny juga " ucapnya
alicia pun ikut berjongkok agar faiz bisa mencium pipi vinny
" cup.. adek vinny.. udah gemuk ya sekarang..pipinya kayak ziya " ucap faiz sembari menguyel-uyel pipi vinny
baby ziya merengek saat melihat kakaknya mengabaikan nya
" loh.. putri papa kenapa ini hmm ? " tanya raka sembari mencium pipi nya
ziya terus merengek dan tangannya menunjuk ke arah faiz yang masih asik menguyel-uyel pipi baby vinny
" Kakak.. kayaknya adek ziya cemburu deh . coba deketin adiknya dulu " ucap alicia saat melihat putrinya yang terus merengek di gendongan raka
faiz pun kembali mendekati ziya dan mengecup pipinya
" adek kenapa ? kakak disini loh .. cup cup cup. gak boleh nangis " ucapnya sembari menguyel-uyel pipi gembul adiknya itu
ziya langsung diam dan kembali tergelak dan tangan mungilnya mengusap pipi faiz
" anakmu tuh mas.. cemburuan " ucap alicia
" anak kita sayang.. kamu juga cemburuan kan ? cemburu kan kalo mas sama cewek lain ? " sahut saka
alicia hanya diam dan memalingkan wajahnya menahan malu saat raka kembali menggoda nya
" udah ih.. udah tua juga " ucap alicia
" tua darimana ? masih ganteng gini kok " sahut saka
alicia hanya berdehem dan memukul lengan raka kesal
emilia menghampiri mereka dan mengambil alih vinny dari gendongan alicia
" putrinya buna cantik banget sih pakai gaun.. cium dulu dong buna nya " ucap emilia sembari mencium pipi vinny
alicia tersenyum melihat keduanya. dia mengusap bahu emilia
" jadi ibu yang baik ya buat vinny. semoga kaliam selalu bahagia. jimmy..saya titip adik saya ya..jika dia ada salah dan mempunyai kekurangan tolong bimbing dia ya " ucap alicia pada jimmy
jimmy menundukkan kepalanya hormat
" baik nona ," sahut jimmy
alicia tersenyum dan memeluk emilia
" jadi istri yang patuh sama suami ya dek " bisik alicia
emilia mengangguk dan tersenyum
__ADS_1
...****************...