Cinta Tak Terlupakan

Cinta Tak Terlupakan
Ucapan Terima Kasih


__ADS_3

alicia hanya diam dan tak menoleh sama sekali pada raka yang sedang menyetir di sebelahnya.


raka yang mengetahui jika istrinya itu sedang marah berusah menggenggam tangan alicia.


" sayang.. jangan marah ya , " ucap raka sembari menggenggam tangan alicia . alicia hanya membiarkan saja tangan nya yang digenggam oleh raka, tapi dia tidak menoleh sedikit pun pada raka.


raka pun memberhentikan mobilnya, lalu memegang bahu alicia sehingga menghadap dirinya


" sayang, jangan marah lagi ya , mas minta maaf ya . jangan diemin mas dong, mas jadi sedih " ucap raka memelas


alicia pun melihat tatapan memelas raka


" tapi janji jangan diulangi lagi ya mas , ini salah. gak baik " ucap alicia


raka tersenyum lalu mengangguk


" iya, mas janji ya sayang " ucap raka


janji gak akan melakukan hal seperti ini di hadapan kamu


" ya sudah ayo pulang " ucap alicia


" udah gak marah lagi kan ? "


alicia hanya mengangguk. raka segera menghidupkan mobil dan melajukan mobilnya menuju rumah. di sepanjang jalan tangnnya selalu menggenggam tangan istrinya sementara 1 tangan yang lainnya fokus menyetir.


..


dion yang baru pulang dari kantor melihat lampu diruang tamu menyala, matanya fokus melihat risya yang tertidur di sofa. perlahan dion mendekat dan menyentuh bahu risya, merasa ada yang menyentuh nya risya segera terbangun.


" kakak sudah pulang ? udah lama ?" tanya risya saat melihat dion berdiri dihadapannya


" baru saja. kenapa tidur disini bukan dikamar ?" tanya dion


" aku nungguin kakak, kakak belum makan kan ? aku juga belum makan karena mau makan malam sama kakak. aku panasin dulu makanannya ya sebentar " ucap risya sembari mengambil jas dan tas kerja dion


risya lalu berjalan ke dapur dan memanaskan makan malam untuk suaminya


dion menunggu di meja makan sembari memainkan ponsel nya, sebenarnya dia sudah makan tadi dengan klien nya, tapu melihat risya yang menunggu nya untuk makan bersama membuat dion tidak tega menolaknya.


setelah makanan tertata rapi di meja, risya dengan telaten menyajikan makanan di piring dion.


" udah kak. silakan " ucao risya


" kau juga cepat makanlah. lain kali jika aku pulang terlambat begini makanlah duluan. " ucap dion lembut


risya hanya tersenyum lalu mengangguk.


" tapi aku mau makan bareng sama kakak , tapi kabarin aku ya jika kakak pulang telat . jangan setiap malam ya kak . rumah ini rasanya sepi " ucap risya


sepi ?? dirumah ini ada 2 pembantu , 2 satpam dan 1 supir. sepi darimana nya ?

__ADS_1


pikir dion


" pembantu disini semuanya banyak diem nya kak , mereka jarang bicara. gak kayak dirumah papa, mereka pada heboh jika sedang bekerja. jadinya aku berasa sendirian dirumah kak " ucap risya lagi


tentu saja mereka pendiam , karena jika mereka cerewet dan berisik, mereka tidak akan bekerja lagi disini


" kau bisa keluar rumah jika bosan sendiri , bisa kerumah papa dan mama ku atau ke rumah papa dan mama mu, tidak apa -apa " sahut dion


risya lagi-lagi tersenyum


" bolehkah seperti itu ?" tanya risya


dion mengangguk


" jika kau masih ingin meneruskan kuliah mu juga tidak apa-apa , jadi kau memiliki kesibukan dan tidak akan merasa bosan . lakukan apa yang kau sukai selagu itu tindakan baik " sahut dion


" terima kasih kak " ucap risya sembari tersenyum


" tidak perlu berterimakasih terus, ini kewajiban ku membuat mu merasa bahagia dan nyaman . dan pakai ini untuk kebutuhan sehari-hari mu "


ucap dion sembari menyerahkan sebuah kartu pada risya


risya tersenyum menerima kartu itu


" terima kasih kak" ucap risya senang


dion hanya memijat pelipisnya,


" habiskan makanan mu dan cepat istirahat, aku mau mandi dulu "


" iya kak "


setelah makan risya segera menyusul suaminya ke kamar dan menyiapkan pakaian gantinya.


dion keluar dari kamar dan melihat risya yang sudah terlelap di tempat tidur


" kenapa dia langsung tidur begitu bertemu dengan bantal ?" ucap dion heran lalu tergelak dan ikut berbaring di samping istrinya.


...


alicia terbangun saat mendengar bayi nya merengek, alicia segera menyusui faiz yang terbangun. setelah puas , bayi mungil itu kembali terlelap. tak lama faizza pun ikut merengek karena haus dan segera disusui agar cepat terlelap lagi karena dia tidak mau jika raka sampai terganggu istirahat nya.


tapi raka yang belum terlalu lelap tertidur itu terbangun karena faiz yang baru tidur kembali merengek dan mengoceh sendiri.


" mereka kenapa ?" tanya raka sembari duduk di tempat tidur


" biasa mas , mereka memang begini kalau malam. sering rewel dan terbangun " sahut alicia sembari menepuk pelan faiz sementara dia masih menyusui faizza


" biasa ? apa tiap malam mereka begini ? " tanya raka


alicia mengangguk

__ADS_1


" kenapa tidak membangunkan mas sayang , kamu pasti kerepotan mengurus mereka bersamaan . mas kan ada disini " ucap raka sedikit kesal


" mas kan capek kerja di kantor, butuh istirahat yang cukup. aku bisa kok mas. " sahut alicia lembut


" lain kali bangunin mas jika merengek di tengah malam seperti ini " ucap raka


" tapi mas "


" mereka juga tanggung jawab mas sayang , mas ini papa mereka . jadi tidak masalah jika mas terbangun di tengah malam begini membantu mu mengurus mereka " ucap raka kesal lalu mendekati faiz dan mencoba menidurkan nya


alicia pun tersenyum menatap suaminya. dia sangat bersyukur memiliki suami seperti raka yang sangat bertanggung jawab dan penuh dengan kasih sayang


" terimakasih mas " ucap alicia


" jangan berterima kasih. ini tanggung jawab mas " ucap raka yang masih sedikit kesal.


alicia yang tau jika suaminya itu sedang kesal padanya segera mendekati raka dan menyandarkan kepalanya di bahu raka.


" tapi aku tetap ingin berterimakasih untuk semuanya mas , untuk jadi suami dan ayah yang bertanggung jawab dan penuh dengan kasih sayang. " ucap alicia


raka menoleh pada alicia yang sedang bersandar di bahunya sembari menyusui faizza


" mas juga berterimakasih karena kamu sudah mau menjadi istri mas yang sangat perhatian sama mas , terimakasih juga sudah melahirkan anak- anak mas , terimakasih juga sudah menjadi ibu yang sangat baik bagi mereka,terimakasih sudah menjadi menantu yang baik buat mama sama papa , terima kasih sudah menjadi kakak ipar yang baik untuk adik-adik mas . terimakasih untuk semuanya " ucap raka sembari menatap alicia


alicia balik menatap raka


" itu semua kewajiban aku mas, tidak perlu berterimakasih " sahut alicia sembari tersenyum dan merangkul lengan raka.


" begitu juga dengan mas sayang , jangan berterimakasih untuk perbuatan mas yang memang sudah kewajiba mas sebagai suami mu dan juga ayah bagi faiz dan faizza " sahut raka sembari mencium pucuk kepala alicia.


alicia tersenyum


" aku mencintaimu mas "


" mas juga mencintai kamu sayang , sangat "


alicia mengeratkan rangkulan nya di lengan raka , sementara raka terus menciumi pucuk kepala alicia, sementara tangan satunya terus menepuk pelan faiz yang masih asik bermain dengan tangan raka


" sepertinya jagoan papa ini mau begadang ya ? " tanya raka saat melihat faiz yang masih asik bermain dengan tangan nya .


alicia tersenyum lalu melihat faizza yang sudah tertidur setelah puas meminum Asi ibu nya.


" tapi sepertinya putri kecil ini tidak mau begadang " ucap alicia , raka tersenyum melihat faizza yang tertidur pulas dalam gendongan alicia.


" cepet ditutup sayang , nanti mas khilaf " ucap raka seraya menunjuk bagian dada alicia yang masih terbuka karena baru selesai menyusui faizza


alicia melihat dirinya sendiri lalu melirik kesal pada raka dan memukul lengan nya kuat.


" mas.....!! " pekik alicia kesal


sementara raka hanya tergelak dan kembali fokus menidurkan jagoan kecilnya yang sepertinya mengajak nya untuk begadang malam ini

__ADS_1


...****************...


__ADS_2