
Aula hotel di dekorasi seindah mungkin, bernuansa putih dengan banyak bunga mawar putih menambah keindahan aula hotel itu.
jimmy tengah bersiap di kamar hotel sembari ditemani raka yang menggendong faizza, sementara faiz sibuk memperhatikan jimmy yang sedang bersiap-siap.
" Bagaimana tuan muda ?" tanya jimmy pada faiz
" hemm...tampan paman. " sahut faiz
jimmy tersenyum puas
" Tapi papaku lebih tampan " lanjutnya lagi
Raka tertawa lalu mencium pipi faiz,
" pintarnya anak papa "
Jimmy cemberut, sementara raka dan kedua anaknya tertawa geli melihat ekspresi wajah jimmy.
" sudah jangan cemberut. nanti dandanan mu rusak " ucap raka
jimmy pun kembali menatap kaca dan merapikan rambutnya.
...
Sementara itu Fanny tersenyum menatap cermin, dia berdiri dan tersenyum ke arah alicia yang sedang duduk di tepi tempat tidur
" Gimana ?" tanya nya pada alicia
Alicia tersenyum dan berjalan menghampiri fanny lalu memeluknya
" kamu cantik banget fan..." ucapnya
fanny tersenyum dan membalas pelukan alicia.
" Semoga kamu dan jimny bahagia terus ya fan.. aku selalu berdoa yang terbaik untuk kalian berdua " ucap alicia
fanny terharu
" Makasih cia.." ucapnya dengan suara serak dan hampir menangis
" hey..jangan menangis.. nanti mbak nya repot mau dandanin kamu lagi " ucap alicia bercanda sembari mengusap lembut pipi fanny yang mulai meneteskan air mata itu.
fanny mengangguk lalu tersenyum
" Ayo kita keluar. mempelai pria sudah menunggu diluar. " ucap alicia
..
Jimmy memasuki aula pernikahan di iringi oleh Raka, Arka, Dion dan juga Arsya. jimmy yang memang sebatang kara itu sudah dianggap seperti keluarga oleh pak hadi. karena itulah keluarga hadi wijaya menjadi keluarga bagi jimmy hari ini.
Pak hadi memeluk jimmy erat dan menepuk bahu nya bangga
" Akhirnya, aku melihat mu menikah juga nak. fanny gadis yang baik, semoga kalian bahagia " ucap pak hadi
Jimmy terharu
" Terimakasih tuan besar " ucapnya
" selamat ya jimmy. semoga kamu bahagia " ucap bu mona
" terimakasih nyonya "
__ADS_1
Semua orang menoleh ketika mempelai wanita dipersilahkan masuk
faiz dan faizza berjalan di depan fanny sembari membawa keranjang isi bunga dan menaburkan nya dengan diiringi senyuman merekah
Fanny menatap kedua balita ini dengan haru, terlintas kembali saat dia dan alicia mengetahui bahwa mereka sudah hadir di rahim sahabatnya itu, perjuangan mereka hidup sendiri dan akhirnya mereka berdua lahir kedunia dengan selamat dan akhirnya menemukan kebahagiaan bersama Ayah mereka.
keponakan ante yang tersayang
Di belakang fanny ada alicia, risya dan juga ralin yang menggendong dafa dan rafael. mereka bertiga terlihat tak kalah cantik saat mengenakan dress cantik serasi dengan gaun pengantin fanny yang berwarna putih tulang itu.
Ketiga nya menghampiri pasangan mereka masing-masing. sementara arsya ditemani faiz dan juga faizza
" Paman, izza cantik kan ? izza bisa loh jadi pasangan paman hari ini " ucapnya genit menggoda pamannya
Arsya tertawa geli
" Duh..ponakan paman satu ini. " arsya pun setuju dan menggandeng tangan faizza, sementara tangan yang satunya menggandeng faiz.
....
Fanny menarik nafas lega setelah resmi menjadi istri dari jimmy.
akhirnya hari ini terjadi juga
Jimmy tersenyum ke arah fanny, lalu mencium keningnya. semua tamu undangan yang hadir bersorak melihat keduanya.
Raka merangkul alicia dan mencium pipinya.
" aku mencintaimu " ucapnya
Alicia tersenyum lalu memeluk raka.
Pak hadi berdehem saat melihat anak dan menantunya yang bermesraan itu
Raka hanya memasang wajah dinginnya.
" Papa sebaiknya jaga istri papa. istri papa masih terlihat cantik, siapa tahu disini ada mantan pacar mama " ucapnya dingin
Pak hadi melesat pergi secepat kilat mendekati istrinya yang sedang mengobrol bersama dokter rina dan temannya yang lain.
Alicia tertawa melihat mertuanya itu
" akhirnya terungkap dari siapa mas mendapatkan sifat seperti itu. ternyata dari papa .. " ucapnya sembari tertawa
Raka gemas melihat istrinya yang tertawa itu, lalu dengan cepat mencium bibirnya, dan tentu saja alicia langsung terdiam dan menatap raka tajam
" Mas...ada banyak orang disini " ucap alicia kesal
Raka hanya tersenyum menggoda
" mau ke kamar saja ? biar tidak ada orang ?" tanya raka
Alicia melotot kesal lalu berjalan meninggalkan raka dan mendekati bu mona
" loh sayang..."
Bu mona melihat alicia yang berjalan ke arahnya segera mengulurkan tangannya membantu menantunya itu yang berjalan dengan hati-hati karena perut besarnya.
" wah..ini menantu pertamamu kan ? mau punya cucu lagi ya mon " ucap temannya saat melihat alicia
" iya..ini alicia menantu ku. " sahut bu mona
__ADS_1
Alicia tersenyum pada teman-teman mamanya itu
" eh raka mana ? tumben dia jauh dari kamu ?" tanya bu mona
" mas raka ngawasin faiz dan faizza ma , mereka lagi asik bermain-main " sahut alicia
Bu mona mengangguk. lalu mereka pun terlibat pembicaraan. tak lama risya dan ralin juga menyusul dan ikut nimbrung di kumpulan ibu-ibu itu.
sementara para laki-laki bertugas menjaga bocil-bocil yang mulai aktif bermain, sementara para ibu sedang mengobrol
....
Malam Harinya
Alicia dan ralin mengantar fanny menuju kamar nya, fanny terdengar menghela nafas kasar dan terlihat gugup
" udah gak usah gugup. " ucap alicia
" cia..nanti aku harus ngapain ?" tanya nya
" ya gak ngapa-ngapain. ikutin aja jimmy nanti " sahut ralin santai
Alicia mengangguk setuju
fanny terlihat kesal
" Kalian... " ucapnya kesal
Alicia dan ralin saling tatap lalu tertawa
" ya emang begitu, nanti juga lama-lama tau sendiri. sekarang itu turutin aja jimmy. dia tau kok jalan nya " ucap ralin santai
" jalan kemana sayang ?" tanya arka yang ternyata sudah berdiri di belakang mereka bersama raka dan juga jimmy
" jalan itu loh mas " sahut ralin
" itu apa "
ralin melirik alicia, keduanya saling tatap lalu tertawa kecil, membuat semua orang menatap keduanya bingung
" sana bawa istri kalian ini pergi. aku bisa gila menghadapi mereka " ucap fanny sembari menatap raka dan juga arka
Arka segera menuntun ralin dan berjalan menjauh.
begitu juga dengan raka
" kamu gak kenapa-kenapa kan sayang ? dari tadi ketawa terus ?" tanya raka sembari meletakkan telapak tangannya di kening alicia
Alicia meraih tangan raka yang menempel di keningnya lalu menggenggam nya
" aku baik-baik aja kok mas, ayo pulang. faiz sama faizza mana ?" tanya nya
" udah pulang sama papa, mama dan juga arsya " sahutnya
Alicia mengangguk lalu merangkul lengan raka dan berjalan menuju parkiran mobil.
..
Fanny kesulitan membuka resleting gaunnya, jimmy mendekat dan ikut membantu fanny membuka resleting gaun fanny. fanny menoleh dan tersenyum pada jimmy
Keduanya saling tatap dan tersenyum lalu jimmy mendekati fanny dan mencium bibirnya dan perlahan mendorong fanny ke tempat tidur dan malam pertama pasangan pengantin baru itupum dimulai.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...