
Setelah semua orang pulang kerumah masing-masing, raka disibukkan dengan kedua anaknya , lebih tepatnya faizza, karena faiz hanya duduk diam sembari mengerjakan soal latihan di ipad nya. sementara alicia sedang menyusui baby ziya di kamar
bu mona ikut membujuk faizza agar segera tidur karena faizza hanya asik bermain bersama rafael.
Arka pun ikut dibuat pusing karena kelakuan rafael yang juga asik bermain bersama faizza.
" Ralin kemana Ka ?" tanya bu mona
" tidur duluan ma.. katanya kepalanya pusing . jadi arka menyuruhnya untuk istirahat lebih dulu " ucap Arka
" ralin sakit ? biar mama lihat dulu"
bu mona lalu berdiri dan berjalan menuju kamar arka.
Setelah membujuk faizza dengan segala upaya, akhirnya gadis kecil itu mau tidur asalkan raka menggendongnya sampai tertidur
Raka pun menggendong putrinya itu dan mengusap punggungnya perlahan. melihat kakak sepupunya yang sudah akan tidur, membuat rafael minta digendong juga oleh arka.
Arka sedikit kewalahan menggendong rafael karena balita itu memiliki badan yang cukup gemuk..
sementara itu dikamar arka
bu mona mengecek menantunya yang sedang berbaring di tempat tidur.
" kepalanya sakit nak ? " tanya bu mona sembari duduk di tepi tempat tidur
ralin membuka matanya
" iya ma, kepala ralin rasanya pusing sekali " sahut ralin
" ya sudah istirahatlah. nanti mama minta bi inah membuatkan mu teh hangat " ucap bu mona sembari mengusap kepala menantunya itu
" iya ma.. terimakasih " ucap ralin
bu mona berjalan keluar lalu menutup pintu kamar dengan hati-hati.
...
Raka menyelimuti anak-anaknya yang sudah tertidur. lalu dia mencium mereka satu-persatu dan mematikan lampu kamar mereka.
Raka lalu berjalan menuju kamarnya.
dia tersenyum saat melihat istrinya yang sedang tertidur dengan pakaian bagian atas yang masih terbuka dan baby ziya yang masih terjaga, matanya mengerjap dan tubuhnya yang dibalut dengan selimut itu menggeliat perlahan
Raka membenarkan pakaian istrinya lalu mendekati putrinya
" putri kecil papa ini ternyata belum tidur ya nak ? ayo main sama papa dulu " ucap raka lalu menggendong putrinya yang baru berusia 2 minggu itu.
Raka menimang baby ziya dan menepuk pelan baby ziya agar segera tertidur.
baby ziya kembali mengerjapkan matanya dan mendusel di dada raka, lalu perlahan tertidur.
...
" Fanny !!!" teriak alicia dan langsung bangun dari tidurnya.
__ADS_1
raka sontak ikut terbangun saat mendengar teriakan istrinya itu. tak lama baby ziya juga ikut terbangun dan mulai menangis . raka dengan cepat mendekati box baby ziya dan menepuk pelan-pelan baby ziya agar kembali tenang
Alicia mengatur nafasnya yang tersengal-sengal. lalu dia meminum air yang ada di meja disamping tempat tidurnya.
raka yang sudah selesai menenangkan baby ziya langsung duduk di sebelah istrinya dengan wajah khawatir
" Kenapa sayang ?? mimpi buruk ?" tanya raka sembari merapikan rambut alicia
alicia menoleh pada raka dan memeluknya lalu menangis terisak.
" shh.. shh.. sayang kenapa ? ada apa ? " tanya raka lembut
" mas..aku..aku..fanny..fanny " ucap alicia
" fanny kenapa sayang ? " tanya raka lagi
" fanny dia pergi mas.. pergi ninggalin aku ..hiks... " ucapnya kembali menangis terisak
" shh... itu kan hanya mimpi buruk sayang. besok mas telpon jimmy ya.. ini sudah larut malam. mereka juga mungkin sedang tidur sayang " ucap raka
alicia mengangguk. raka pun membaringkan alicia lalu menyelimutinya, tangannya perlahan mengusap punggung alicia agar istrinya itu tenang dan kembali tidur.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Keesokan Harinya
Alicia tengah membantu bi inah menyiapkan sarapan.
sementara bu mona merawat ralin yang ternyata masih terbaring sakit di kamarnya
ralin terlihat berpikir lalu dia perlahan duduk
" Ma.. apa jangan-jangan aku ..
" sepertinya iya sayang, nanti mama suruh arka beliin test pack , biar lebih yakin sayang " ucap bu mona
ralin terlihat tersenyum sembari mengusap perutnya. berharap apa yang dipikirkan nya dan mama mertuanya itu benar, jika dirinya memang sedang hamil lagi.
...
Raka terlihat berlari turun dari tangga membuat semua orang menatap nya
" Kenapa Ka ?" tanya pak Hadi
" Jimmy pa. " ucap raka sembari mengatur nafasnya
" jimmy kenapa Ka ? " tanya pak hadi
" istrinya jimmy ,fanny tertabrak mobil semalam pa , sekarang mereka sedang dirumah sakit " sahut raka
" sekarang bagaimana keadaan nya ? bukankah fanny sedang hamil sekarang ?" tanya pak hadi
raka mengusap wajahnya kasar,
prangg...
__ADS_1
alicia menjatuhkan piring yang dipegangnya saat mendengar apa yang diucapkan oleh raka.
raka dan pak hadi sontak menoleh pada alicia yang terlihat hanya berdiri diam
Raka langsung mendekati istrinya dan memeluknya
" fanny pasti akan baik-baik saja sayang, mas akan kirim dokter terbaik yang bisa menyelamatkan nya " ucap raka menenangkan istrinya
namun alicia hanya diam membisu, hanya air matanya yang perlahan mengalir . tubuhnya gemetar dan air matanya semakin deras bercucuran.
Raka dibuat semakin panik melihat istrinya yang hanya diam saja itu. raka semakin mengeratkan pelukannya pada istrinya itu
Pak hadi langsung menghubungi dr.ilham untuk meminta bantuan mencarikan dokter terbaik untuk membantu pengobatan fanny.
..
Di rumah sakit
Jimmy terlihat duduk di depan ruang operasi sembari meremas rambutnya. matanya memerah, penampilan nya kusut dan benar-benar terlihat kacau.
flashback on
Fanny yang berada dirumah sedang menonton televisi sembari menunggu jimmy pulang, sesekali dia mengusap perutnya,saat ini dia sedang hamil 7 bulan dan jimmy melarangnya untuk bekerja demi kesehatan calon bayi mereka.
tak lama dia menerima pesan dari jimmy kalau dia ingin makan mi kuah karena cuaca yang sedang dingin malam itu.
fanny pun memeriksa stok mi di dapur mereka dan ternyata stok mi nya sedang habis. fanny pun akhirnya pergi ke mini market yang berada tidak jauh dari rumahnya.
namun naas, saat sedang berdiri di pinggir jalan menunggu waktu untuk menyebrang, sebuah mobil box yang terlihat kehilangan kendali dan akhirnya berjalan ke arah tempatnya berdiri dan akan menabrak nya dan juga beberapa pejalan kaki yang juga berdiri di sekitarnya
Fanny yang merasa dalam bahaya, hanya bisa berbalik sembari memeluk kuat perutnya dan membiarkan punggungnya dihantam oleh mobil box itu.
fanny dan beberapa korban itu terbaring berlumuran darah dan para warga yang berada di sekitar mereka segera membantu dan menghubungi ambulan
..
jimmy berlarian di lorong rumah sakit, perasaan nya diliputi rasa khawatir yang tinggi saat mendapat telepon dari rumah sakit yang mengabarkan jika istrinya menjadi korban tabrakan di jalan.
" kamu dan anak kita harus kuat sayang " ucap jimmy lirih sembari berlari menuju ruang IGD
Di depan ruang IGD
jimmy segera menemui dokter yang menangani fanny, di karenakan kondisi bayi nya yang mulai melemah, dokter terpaksa mengambil tindakan untuk melakukan operasi caesar demi menyelamatkan bayi nya.
dan setelah operasi caesar dilakukan , maka dokter akan melakukan tindakan medis lanjut untuk menyelamatkan nyawa ibunya karena kondisinya juga tidak cukup baik
" Kami tidak bisa menjamin jika bisa menyelamatkan keduanya, namun kami akan menggunakan seluruh kemampuan kami untuk menyelamatkan istri dan anak anda pak " ucap dokter pada jimmy tepat sebelum dimulainya operasi caesar
jimmy terlihat merenung, air matanya kembali mengalir, karena tidak ingin mengulur waktu lebih lama, akhirnya jimmy pun menandatangani surat persetujuan operasi itu
..
jimmy ikut mendorong brankar dimana fanny terbaring dengan banyak alat yang menempel di tubuh dan perutnya menuju ke ruang operasi
" bertahan sayang, kamu pasti bisa. aku sangat mencintaimu " bisik jimmy sebelum akhirnya fanny dibawa masuk keruang operasi
__ADS_1
flashback off