
Alicia yang baru masuk ke kamar setelah menidurkan anak-anaknya di kamar. alicia tersenyum geli saat melihat suaminya duduk bersandar di tempat tidur sembari menekuk kakinya dan memasang wajah cemberut.
" masih marah ?" tanya alicia sembari duduk di hadapan raka
Raka memalingkan wajahnya dan hanya diam
Alicia tertawa geli sembari memegangi perutnya.
" Mas..ada-ada aja deh , masa anak kecil dicemburui. " ucap alicia sembari tertawa kecil
" tapi dia kan laki-laki " sahut raka kesal
" ya terus nanti gimana kalau faiz udah besar, dia juga gak boleh deket-deket sama aku ?" tanya alicia
Raka terlihat berpikir,
" deket-deket boleh. tapi gak tau kalau peluk sama cium. lihat saja nanti kalau faiz sudah besar" sahut raka
alicia menatap geli suaminya itu
mas raka ini !
" jadi masih marah sama aku nih ceritanya ? ya udah aku mau tidur siang di kamar faiz sama faizza aja " ucap alicia seraya berdiri
tapi tangan raka dengan cepat menahan tangan alicia sehingga alicia langsung jatuh di pangkuan raka, alicia mendelik saat melihat wajah suaminya yang begitu dekat dengan wajahnya
" mau ngapain mas ?" tanya alicia
" menurut kamu sayang ?" tanya raka sembari tersenyum, tangan nya mulai tidak bisa dikondisikan
ceklek...
" alicia sayang, kamu udah siapin makan malam atau.... " ucapan bu mona terhenti saat melihat anak dan menantunya sedang dalam posisi on the way
" ups... gak jadi. mama gak lihat apa-apa kok beneran. mama keluar dulu ya, biar mama yang siapin makan malam sama bi inah " ucapnya lagi sembari menutup pintu kamar mereka
ceklek..pintu terbuka lagi
" jangan lupa pintunya dikunci lain kali, hahaha " ucap bu mona sembari tertawa
cucu ku on the way, bakalan nambah cucu lagi
wajah alicia merah padam menahan malu, dia memukul dada suaminya hingga akhirnya raka menjauh dari dirinya
" Mas ih.. tuh kan jadinya kepergok sama mama, malu mas " protes alicia
" ya kan mas gak tau kalau mama bakalan buka pintunya gitu, lagian kamu yang masuk kenapa gak dikunci coba " sahut raka
" ya kan aku gak tau kalo mas mau itu," sahut alicia masih kesal
" itu apa ?" tanya raka menggoda
alicia mendelik, raka pun terkekeh lalu memeluk alicia,
" mas aku mau bantuin mama" ucap alicia sembari menepuk lengan raka yang memeluknya erat.
" mas mau tidur sebentar, mas gak bisa tidur kalau gak peluk kamu gini , jadi disini aja ya temenin mas " ucap raka sembari memejamkan matanya
Alicia pun menepuk pelan bahu suaminya agar suaminya itu tertidur. raka memang hampir tidak pernah tidur siang dikarenakan kesibukan raka dikantor
terdengar hembusan nafas yang teratur menandakan jika raka sudah tertidur pulas.
Alicia tersenyum lalu membenarkan posisi tangan suaminya , alicia pun segera berdiri dan mengecup pipi raka sebelum akhirnya dia berjalan keluar dari kamar.
...
__ADS_1
" nak, pernikahan arka dan ralin kan 3 hari lagi. jadi besok tolong kamu temani ralin membeli semua yang dibutuhkan oleh nya ya. seperti baju, gaun pengantin trus perhiasan dan juga kebutuhan wanita yang lainnya. " ucap bu mona
" baiklah ma " sahut alicia
" ehem.. udah bikin nya ?" tanya bu mona
" udah bikin apa ma ?" tanya alicia bingung
" bikin cucu cuat mama lah.. " sahut bu mona
Alicia terkejut lalu memalingkan mukanya malu
" Mama ih , " protes alicia
bu mona tertawa kecil
" gak apa-apa sayang. lagipula kan faiz dan faizza juga udah besar kan ? gak papa dong nambah satu lagi " ucap bu mona
" iya ma, nanti ya ma. alicia juga kan belum lama habis keguguran. jadi biar ada jarak waktu yang agak lama ma . biar nanti kalau alicia hamil lagi gak ada masalah apa-apa " ucap alicia
bu mona pun memegang tangan alicia dan tersenyum
" iya sayang, semoga nanti kalian diberi kepercayaan lagi untuk memiliki anak lagi " ucap bu mona sembari mengusap perut alicia lembut
...
Keesokan Harinya
saat sedang sarapan arka menyerahkan kartu atm nya pada alicia, raka langsung mendelik pada arka dan segera mengambil kartu itu sebelum alicia mengambilnya
" ini maksudnya apa ? kenapa kamu kasih istri kakak kartu atm kamu ? uang kamu kurang sayang ?" tanya raka
alicia memijat pelipisnya,
" bukan itu mas
" itu buat membeli kebutuhan ralin untuk pernikahan mereka besok mas. gak mungkin kan pakai uang kamu. arka juga kan punya tabungan sendiri " ucap alicia
" oh " raka hanya ber oh ria dan menyerahkan kartu itu kepada alicia
plakk.. bu mona memukul kepala raka
" auww..mama sakit !" ucap raka sembari meringis
" kamu tuh ya pikiran nya , cemburuan sekali. masa sama adek sendiri segitunya. " ucao bu mona
alicia melirik bu mona
mama gak tau aja, jangan kan sama adek nya. sama anaknya sendiri aja mas raka cemburuan
" ya kan cemburu sama istri sendiri ma " protes raka
pak hadi hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan putra sulungnya itu.
raka pun mengusap kepalanya dan mulai memakan sarapannya.
" ehem..kalian udah sampai mana bikin cucu buat mama ?" bisik bu mona pada raka
" baru mau bikin tempatnya nyaman dulu ma, " bisik raka menjawab pertanyaan mamanya
" mau berapa lama biar nyaman ? " tanya bu mona lagi
" belum tau ma, alicia masih pake pelindung " shut raka
" jangan lama-lamq ya. nanti barengan sama arka loh. kasihan kan mama " ucap bu mona
__ADS_1
" sipp lah ma , nanti raka buat jadwal " ucap raka
" jadwal apa ?" tanya pak hadi saat mendengar ucapan terakhir raka
" bikin cucu lagi buat papa sama mama " ucap raka santai
bu mona dan alicia menatap raka dengan kesal
anak sialan satu ini ! terus buat apa aku tadi bisik-bisik sama dia!
mas raka ini !
sementara itu arka dan arsya tersedak dan segera meminum air untuk meredakan nya.
Pak hadi menatap putra nya kesal lalu kemudian dia tertawa..
" hahaha... jangan lama-lama ya buat jadwalnya. semakin banyak anak kecil dirumah ini kan rumah besar ini akan semakin ramai " ucap pak hadi
Wajah alicia merah padam menahan malu. sementara raka terlihat santai sembari memakan sarapannya.
...
Alicia mengantarkan raka ke depan
" jadi kapan sayang ?" tanya raka
" apalagi mas ?" tanya alicia
" pelindung nya sayang " ucap raka
" nanti 1 tahun lagi ya, biar nanti kalao dede bayi nya di dalam sini, di sini udah bener-bener bersih " ucap alicia sembari mengelus perutnya
Raka menatap alicia, lalu mencium keningnya
" ya sudah, nanti kalau kamu ke mall jangan terlalu capek ya " ucap raka
" iya suamiku sayang " sahut alicia
Raka tersenyum senang
" bilang apa barusan ?"
" iya suami ku sayang " ucap alicia lagi
" bilang apa ?"
" suami ku sayang " ucap alicia lagi
" apa apa ? ulangi "
" Raka Hadi Wijaya , Suami ku tersayang.. cup " ucap alicia lagi sembari mengecup pipi raka
Raka terkejut
" mas gak jadi ke kantor deh sayang, kita bikin cucu buat mama lagi aja. walau jadinya 1 tahun lagi. yang penting di bikin nya dari sekarang. " ucap raka
Alicia mendelik
" ke kantor sekarang atau adik mas yang itu bakalan puasa sebulan " ancam alicia
Raka bergidik ngeri lalu secepat kilat mencium kening alicia dan berlari menuju mobilnya
bisa gawat kalo beneran disuruh puasa sebulan.
Alicia tertawa kecil melihat suaminya ngacir menuju mobilnya.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...