
Arka berdecak kesal saat melihat ralin hanya menyuap sesendok saja sekuteng yang sudah dia dapatkan dengan susah payah.
" kenapa hanya makan sedikit ? kau bahkan sampai menangis karena menginginkan ini kan ?" tanya arka
" tidak tau. setelah makan sesendok aku tidak berselera lagi " sahut ralin sembari mengusap perutnya.
Arka yang tadinya ingin marah seketika hanya menahan amarahnya saat melihat ralin yang mengusap perutnya
sabar arka..kau hanya akan membuat mereka terkejut nanti. kasihan bayimu
Arka pun segera mengambil nampan yang berisikan semangkuk sekuteng dan akan membawanya pergi.
" mau di bawa kemana ?" tanya ralin
" tentu saja mau dibawa ke dapur lah " sahut arka
" jangan.. bapak saja yang makan. jangan buang-buang makanan. " ucap ralin
" tapi aku tidak menyukai makanan yang tidak terjamin kebersihannya seperti ini " sahut arka mulai kesal
" tapi dia ingin bapak yang makan " ucap ralin sembari mengusap perutnya
Arka menghela nafas kasar
" Hah.. baiklah..baiklah.. "
arka mengalah dan mulai duduk di sofa dan memakan sekuteng itu dengan cepat.
ralin hanya tersenyum sembari mengusap perutnya. karena mengantuk ralin pun tertidur dengan posisi duduk bersandar di tempat tidur.
setelah makan, arka melihat istrinya yang sudah tertidur itu segera membenahi posisi tidur ralin. dia mengusap perut ralin , ada seulas senyum terukir di wajahnya.
hey nak, apa kau bisa merasakan kehadiran papa nak ? sehat terus ya nak. papa akan selalu berusaha bersikap baik pada mamamu. jadi jangan terlalu menyusahkan papa, oke.
arka pun menyelimuti ralin dan pergi membawa nampan menuju ke dapur.
...
Sementara itu raka dibuat kesal lantaran dia benar-benar merasa di ganggu oleh anaknya sendiri. saat dia hampir mencapai puncaknya, tangisan anak-anaknya di kamar sebelah membuat alicia terpaksa menghentikan aksi raka dan segera memakai piyama dan langsung berjalan menuju kamar anak-anaknya.
" Sayang.. terus mas gimana ?" tanya nya dengan wajah memelas
" ke kamar mandi saja Mas " ucap alicia sebelum keluar dari kamarnya
" hey nak...kalian tega sekali pada papa " ucap raka memelas
dan dengan terpaksa raka berjalan ke kamar mandi dan menuntaskan apa yang belum dituntaskan nya.
Alicia menghampiri anak-anaknya dan melihat jika kedua anaknya sedang menangis.
" cup..cup...anak mama kenapa sayang ? haus ya ? sini sayangnya mama " ucap alicia sembari mengambil faiz lalu menyusui nya. sementara tangan yang satunya menepuk pelan putrinya, akhirnya kedua balita itu bisa tenang kembali.
raka memeluk istrinya dari belakang,
" sayang kau menghianatiku, kau malah pergi menyusui mereka dan meninggalkan aku.. " ucap raka dengan wajah memelas
alicia tersenyum
" mereka ini anak-anak kamu mas.. masa anak sendiri di cemburui hem.. " sahut alicia sembari menurunkan faiz dan menyusui faizza.
__ADS_1
" tapi tadi kan tanggung sayang, kamu tega banget sama mas.. " ucap raka lagi
alicia gemas sendiri dengan tingkah suaminya, dia mendekati wajah raka lalu mengecup bibir raka singkat. raka yang terkejut langsung memegang bibirnya dan tersenyum. raka pun langsung memegang dagu istrinya lalu mencium bibir alicia, dia menarik tengkuk istrinya dan mendalami ciuman nya.
alicia menerima perlakuan suaminya sembari mencengkram kaus yang dikenakan suaminya itu.
sedangkan faizza mendongak sembari tertawa dan terus mengesap Asi ibunya.
...
Pagi Harinya
Ralin yang sudah bangun segera menyiapkan keperluan arka yang akan berangkat ke kantor. setelah itu dia segera mandi .
alicia juga tengah sibuk memakaikan pakaian pada faiz dan faizza. mereka berceloteh ria dan membuat alicia tersenyum senang
" anak-anak mama sudah mulai pinter ngomongnya ya nak ? uhh... gemes nih mama " ucap alicia gemas sembari mencium pipi anak-anak nya
" mamamamama " celoteh mereka ria yang semakin membuat alicia gemas.. tak terasa bayi mungil nya dulu sudah berusia 1 tahun lebih.. dia menatap haru pada anak-anaknya itu.
Faiz dan faizza berlari kecil sembari berceloteh ria kearah pintu..alicia menoleh dan tersenyum saat melihat suaminya sedang berjongkok dan merentangkan kedua tangannya . faiz dan faizza menghambur memeluk raka dan tertawa riang..
" papapapapaa.. " celoteh mereka
" udah wangi anak-anak papa " ucap raka gemas sembari mencium gemas pipi anak-anaknya.
raka pun menggendong anak-anak nya , alicia tersenyum lalu mendekati raka
" pagi sayang nya mas.. " ucap raka sembari mencium pipi alicia
alicia tersenyum dan merapikan dasi raka.
" ayo sarapan dulu mas " ucap alicia
..
ralin hanya mengaduk-aduk sarapannya dan terlihat tidak berselera untuk makan
" kenapa sayang ? mual ya ? kok sarapan nya gak dimakan ?" tanya bu mona
" kamu mau makan makanan yang lain dek ? kakak masakin, mau makan apa ?" tanya alicia
ralin hanya menggeleng
" aku mau nasi goreng kak.. " ucap ralin
" ya udah kakak masakin dulu , tunggu bentar ya " ucap alicia
" tapi bukan kakak yang masak, tapi mas arka " ucap ralin sembari menunduk
Arka melongo,
masak ? aku ? mana bisa .
alicia tersenyum dan menatap arka yang masih melongo
" tunggu apa lagi. sana buatin nasi goreng buat istri kamu. dia bisa kelaparan nanti " ucap bu mona pada arka
arka tersadar lalu melihat mamanya
__ADS_1
" arka mana bisa masak mama. " sahut arka
" ya di bisa-bisa in sana. lihat video di internet. resep juga banyak di internet. sana cepetan !" ucap bu mona kesal
arka melihat ralin yang menatapnya dengan wajah memelas penuh harap itu akhirnya membuat arka mengalah, dia bangun dan berjalan ke dapur
pak hadi dan bu mona tersenyum melihat putranya yang berangsur berubah itu.
pranggg..prangg..tang..teng...
semua orang menatap ke arah dapur dan terheran sendiri.
" arka itu masak apa perang sih di dapur ?" tanya bu mona
" Perang dia ma, perang sama alat dapur " sahut pak hadi terkekeh
" berantakan deh pasti dapur mama " ucap bu mona lesu
" nanti alicia bantu bereskan ma " ucap alicia
bu mona hanya mengangguk dan tersenyum.
" dapur mama "
tak lama arka datang sembari membawa sepiring nasi goreng yang tidak karuan di tata oleh arka. telur yang sedikit gosong melengkapi nasi goreng ala arka itu
ralin bertepuk tangan girang saat melihat nasi goreng itu dan mulai memakannya dengan lahap.
hup..hup..hup..
ralin menyendokkan nasi goreng itu dan langsung memakannya dengan cepat. alicia yang melihat ralin begitu lahap memakannya menimbulkan rasa penasarannya akan rasa masakan arka itu
" seenak itu ya dek ? lahap banget makannya " tanya alicia
ralin hanya mengangguk. alicia menyendokkan sedikit nasi goreng itu lalu mencicipinya dan
burrhhh.. uhuk..uhuk..
alicia langsung menyemburkan nasi goreng itu bahkan dia sampai tersedak. raka dengan cepat memberi air pada istrinya itu dan memijat tengkuknya perlahan
" gak apa-apa kan ? " tanya raka khawatir
alicia menggeleng
" kamu masak apa sih Ka ?" tanya alicia
" nasi goreng lah kak. " sahut arka santai
bu mona pun ikut mencicipi nasi goreng buatan arka itu dan reaksi bu mona pun sama seperti alicia. bedanya bu mona langsung protes pada putranya itu
" ini makanan apa garam arka ! ini gak ada enak-enak nya sama sekali. kamu masukin garam se toples apa hah ? nasi ini rasanya sangat asin dan tidak karuan sama sekali . masa makanan seperti ini kamu kasih ke istrimu yang sedang hamil " ucap bu mona kesal
" tapi dia makan dengan lahap tuh ma " sahut arka sembari menunjuk ralin yang masih melahap nasi goreng itu.
semua orang menatap ralin dan tersenyum. bumil lagi ngidam ada-ada aja ya.
" nasi goreng nya enak dek ? " tanya alicia
" enak banget kak "
__ADS_1
hah...semua orang tertawa kecil mendengar ucapan ralin itu. mereka pun melanjutkan sarapan mereka sembari tertawa kecil melihat kelakuan ralin yang sedang ngidam itu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...