Cinta Tak Terlupakan

Cinta Tak Terlupakan
Pernyataan Cinta


__ADS_3

" mas jangan pernah meninggalkan kami ya ," ucap alicia sembari tertunduk


raka yang sedang menidurkan kedua anaknya sambil menepuk-nepuk pelan mereka sontak melihat alicia


" gak akan sayang " sahut raka cepat


" mas mencintai kalian, sangat mencintai kalian, jadi jangan berpikir yang macam-macam ya " ucap raka lagi sembari mengelus pipi alicia lembut


raka pun segera memindahkan faiz dan faizza yang sudah tertidur ke box bayi mereka. raka menyelimuti keduanya perlahan lalu menciumi pipu mereka bergantian.


" tidur yang nyenyak anak-anak nya papa " bisik raka pelan


raka melihat alicia yang tengah merapikan tempat tidur mereka. raka memperhatikan tubuh istrinya yang menurutnya tidak mengalami perubahan semenjak mereka pertama kali bertemu.


" sayang, kamu makan dengan rutin kan ?" tanya raka


alicia menoleh dan menatap bingung suaminya itu


" iya mas, memangnya kenapa ? " tanya alicia


" tapi kenapa tubuhmu kecil begitu, bukankah biasanya wanita yang sudah hamil dan melahirkan sering mengalami perubahan berat tubuh begitu, lalu kenapa tubuh mu ini masih kecil begini ?" tanya raka


alicia melongo mendengar pertanyaan suaminya itu, dia melihat tubuhnya sendiri. dia memang sudah seperti ini dari dulu, berat badannya hanya bertambah saat mengandung si kembar, tapi setelah melahirkan tubuhnya kembali seperti ini lagi,


" tubuhku memang seperti mas, dan ini bukannya kecil, tapi langsing mas. " sahut alicia


" emm...tapi langsing bukannya begini, tubuhmu harus seperti beberapa pegawai wanita di kantor ku, tubuh mereka lumayan berisi " ucap raka santai tanpa melihat perubahan ekspresi istrinya


" ohh..jadi begitu ya, diam-diam mas suka memperhatikan body pegawai wanita di kantor mas begitu ?" tanya alicia


" tidak juga sih, hanya saja sebelumnya mereka sering cari perhatian padaku saat aku belum menikah" sahut raka lagi


alicia geram dengan suaminya itu dan memukul lengannya


plakkk


" aduh.. sakit sayang " protes raka


" jangan panggil aku sayang, aku gak mau. " ucap alicia sewot


" loh kenapa ? biasanya juga kan mas manggil kamu begitu sayang ?" tanya raka polos, entah raka yang tidak peka atau laki-laki yang tidak punya pengalaman dengan wanita itu benar-benar tidak mengetahui apapun.


padahal wajah alicia sudah merah padam dan mukanya benar-benar ditekuk dan kesal


" mas tidur di sofa !" ultimatum alicia lalu merebahkan diri di kasur dan menarik selimutnya


raka melongo mendengar ucapan alicia ,

__ADS_1


" tapi kenapa ?" tanya raka lagi


alicia hanya diam dan memejamkan matanya untuk tidur, sementara raka berjalan lesu menuju sofa dan tidur disana.


...****************...


raka terbangun dan tidak melihat alicia di tempat tidur,


alicia pasti di dapur membantu bi inah menyiapkan sarapan


raka melihat pakaian kerja nya sudah disiapkan alicia di tempat tidur, raka tersenyum melihat nya, kemudian dia melirik box bayi dan mendengar kedua anaknya yang mulai belajar mengoceh tidak jelas dan sesekali tertawa saat mereka saling bermain dengan tangan mereka.


" anak-anak papa sudah bangun ya, udah pada mandi nih kayaknya , udah wangi semua " ucap raka sembari menciumi kedua anaknya itu


faiz dan faizza merespon raka dengan mengusap pipi raka dan tertawa . raka gemas sendiri melihat tingkah anak-anaknya yang akan berusia 2 bulan itu.


" papa mandi dulu ya, kalian berdua yang akur . tunggu bentar ya " ucap raka lalu berjalan ke kamar mandi


..


sementara itu alicia sedang sibuk membantu bi inah menyiapkan sarapan, alicia juga menyiapkan bekal makan siang untuk suaminya.


" harusnya non gak perlu bantuin bibi begini, ini sudah tugas bibi. " ucap bi inah


" gak apa-apa bi, ini sudah tugas saya sebagai istri, menyiapkan sarapan dan makan siang untyk mas raka, jika aku lagi sibuk juga kan terkadang tidak bisa bantuin bibi, mumpung si kembar lagi gak rewel bi " sahut alicia ramah


" den raka benar-benar beruntung mempunyai istri sebaik non " ucap bi inah tulus


alicia tersenyum mendengar ucapan bi inah


" saya juga beruntung mempunyai menantu seperti alicia bi " ucap bu mona yang baru saja sampai di ruang makan.


alicia menoleh lalu bu mona memeluk menantunya itu.


" alicia yang beruntung mempunyai suami sebaik mas raka dan juga mertua seperti mama, alicia juga mendapat keluarga yang penuh dengan kasih sayang seperti ini , " ucap alicia sembari menahan tangis haru


bu mona lagi-lagi tersenyum lalu mengusap pipi alicia lembut


..


raka yang sudah berganti pakaian sedang bermain bersama kedua anaknya di tempat tidur. dia merasa bersalah pada mereka karena sering pulang larut sehingga jarang memiliki waktu untuk bermain bersama kedua anaknya


" maafin papa ya, papa akhir-akhir ini sibuk sekali, banyak pekerjaan. jadi papa sampai tidak ada waktu untuk menemani kalian bermain " ucap raka sembari bermain dengan tangan mungil kedua bayinya itu.


alicia masuk ke kamar langsung tersenyum melihat raka yang sedang bermain bersama anak-anak mereka.


" mereka beneran kangen sama kamu kayak nya mas, gak biasanya mereka gak rewel. " ucap alicia lalu duduk di sisi ranjang

__ADS_1


" bener ? anak-anak papa kangen sama papa ? apa papa gak usah kekantor hari ini trus main sama kalian ?" tanya raka antusias yang mendapat respon tawa dari anak-anaknya


" jangan mas, mas pasti banyak pekerjaan. besok kan weekend jadi mas bisa istirahat sekaligus main sama mereka " sahut alicia lagi


" ya sudah kalo begitu. mas berangkat dulu nanti terlambat " ucap raka seraya berdiri


alicia pun mendekat dan merapikan dasi suaminya , sepertinya dasi itu ditarik-tarik oleh kedua bayi mungil itu.


" mas sarapan dulu ya, aku juga udah siapin bekal makan siang buat mas " ucap alicia


" makasih. udahan kan marahnya ? " tanya raka


alicia hanya mengangguk. raka tersenyum lalu mencium kening alicia, alicia hanya diam dan menerima ciuman hangat dari suaminya itu. raka pun menarik alicia ke dalam pelukannya, alicia membenamkan kepalanya di dada suaminya itu. ada perasaan tenang yang menyelimuti hatinya saat dia dipeluk oleh raka.


" jangan marah lagi ya , mas gak pernah kok ngeliatin wanita lain, baik itu sebelum atau sesudah bertemu dengan mu " ucap raka


" yakin ?" tanya alicia


" nggak " sahut raka


alicia melihat wajah suaminya itu. lalu tak lama raka kembali tersenyum


" mas pernah melirik bahkan menyukai kamu saat kamu magang di kantor dulu " ucap raka


alicia terkejut mendengar ucapan suaminya yang ternyata sudah menyukainya sejak dia magang di kantor dulu


" beneran mas ?" tanya alicia lagi


" bener. tapi mas tahan perasaan mas karena mas mencari wanita yang mas temui di kamar hotel itu, dan ternyata wanita itu adalah kamu juga sayang " sahut raka


mata alicia berkaca-kaca mendengar penuturan suaminya itu lalu kembali memeluknya erat.


" mas mencintai kamu. sangat mencintai mu " ucap raka sembari memeluk erat alicia


" aku juga mencintai kamu mas. " ucap alicia


raka terkejut mendengar ucapan alicia, ini pertama kalinya istrinya itu mengucapkan kata-kata yang sangat ditunggu raka semenjak mereka menikah. sudah hampir 1 bulan mereka menikah dan akhirnya kata-kata itu terucap dari bibir alicia


raka menatap istrinya yang juga sedang menatapnya sembari tersenyum.


raka pun perlahan mendekatkan wajahnya dan mencium lembut bibir alicia, alicia hanya diam dan meremas jas suaminya saat suaminya itu terus mengecup dalam bibirnya.


" apa mas tidak usah masuk kerja saja ya ?" tanya raka sembari menatap istrinya nakal


" mas !" pekik alicia


...****************...

__ADS_1


__ADS_2