
Malam Harinya
Alicia berjalan mendekati bi inah yang sedang menyiapkan makan malam
" gimana bik ? " tanya alicia
bi inah tersenyum
" beres non. semua udah aman terkendali. tinggal nunggu besok non " sahut bi inah
alicia merangkul bi inah.
" uhh..makasih bibik.. " ucap alicia
bi inah sedikit terkejut saat nona mudanya itu merangkul dirinya, perasaan nya sedikit terharu. bi inah pun memegang tangan alicia
" sama-sama non " ucap bi inah
Alicia pun melepas rangkulan nya dan ikut membantu bi inah menyiapkan makan malam untuk keluarganya.
..
triingg..
ponsel arsya dan arka berdering bersamaan meskipun mereka berada di tempat yang berjauhan
keduanya tersenyum saat membaca pesan itu lalu mengetik balasan kepada si pengirim pesa
" baiklah.. "
Arka pun langsung bangkit dan segera memesan tiket pesawat untuk besok pagi.
..
Suara mobil yang memasuki halaman membuat alicia bergegas membukakan pintu. raka keluar dari mobil dan disambut oleh alicia yang langsung memeluk raka
" gimana hari ini ? bahagia kan sayang ?" tanya raka lembut sembari mengecup kepala alicia
" he'em. tapi mas, tadi aku pake uang nya kebanyakan maaf ya " ucap alicia
raka tersenyum lalu kembali mengecup kepala alicia
" uang mas, uang kamu juga sayang. pake semaumu " jawab raka
alicia pun tersenyum lalu dia berjinjit dan membisikkan sesuatu pada raka, raka sedikit menunduk agar istrinya itu tidak kesusahan , tak lama raka tersenyum lalu mengecup pipi istrinya itu,
" istri mas ini , perhatian nya benar-benar buat mas kagum. mas saja sampai lupa lo sayang. makasih ya sayang nya mas " ucap raka sembari memeluk alicia dan menghujani dengan ciuman di seluruh wajahnya
alicia geli sendiri
gak begini juga makasih nya mas . ada-ada aja mas raka ini
Semua orang sudah berkumpul di meja makan dan mulai makan bersama.
alicia sibuk menyuapi faiz dan faizza yang tengah asik bermain di kursi mereka.
"makan dulu anak-anak papa, nanti main lagi ya " ucap raka saat melihat kedua anaknya itu lebih fokus pada mainan mereka daripada sendok kecil yang diarahkan alicia ke mulut mungil mereka.
kedua balita itu lantas menoleh dan tertawa pada raka.
" makan dulu ya , nanti main lagi " ucap raka lembut
mereka hanya tertawa dan meneruskan aksi bermain mereka. alicia dengan telaten menyuapi mereka.
raka lantas menyuapkan makanan pada alicia karena melihat istrinya itu yang belum makan sama sekali.
bu mona tersenyum melihat perhatian kecil raka pada istrinya itu.
....
Pagi Harinya
Setelah mengantar Raka ke kantor, alicia menyiapkan apa yang dibutuhkan nya dibantu oleh bi inah. bi inah pun terlihat sibuk menyiapkan kebutuhan yang diminta oleh alicia kemarin
__ADS_1
arsya pun sengaja libur kuliah hari ini dan membantu alicia . sejak pagi dia sibuk di halaman belakang.
pak hadi dan bu mona sudah alicia amankan, mereka berdua pergi bermain bersama faiz dan faizza. jadi mereka bisa leluasa dirumah itu untuk melakukan rencana mereka.
alicia terlihat sibuk membuat kue dibantu bi inah
tak lama fanny dan ralin pun datang atas perintah atasan mereka
" kita udah datang ni , ada yang bisa kita bantu ?" tanya fanny
" Banyak..... " sahut arsya yang tiba-tiba muncul dari halaman belakang
semua orang menoleh pada arsya dan mereka tertawa kecil melihat penampilan arsya .
" ya udah, biar aku yang bantu tuan arsya. ralin kamu disini saja bantuin alicia sama bi inah masak dan buat kue " ucap fanny
ralin pun mengangguk
" baiklah "
" maaf ya jadi merepotkan kalian, kalian pasti sangat sibuk di kantor kan ?" tanya alicia sembari memberikan celemek pada ralin
" tidak apa-apa bu " sahut ralin sembari memakai celemek nya dan ikut membantu alicia dan bi inah
" oh ya ralin , kamu sudah punya pacar ? " tanya alicia
" belum bu , saya masih fokus bekerja saat ini " sahut ralin
alicia tersenyum dan melihat ralin dari atas kepala hingga ke kami. tubuh tinggi semampai dan body sexy, meskipun pakaian yang dikenakan ralin lumayan tertutup dan tidak terlalu memperlihatkan lekuk tubuhnya, tapi tetap saja body goals ralin terlihat. wajah yang terlihat lebih dewasa dan cantik menambah kesempurnaan ralin.
" kamu tau gak, saya itu suka iri sama kalian yang punya tinggi badan semampai begini. " ucap alicia
ralin menoleh
" loh kenapa bu ?"
" gak liat tubuh saya mungil gini ? kalo mas raka berdiri di depan aku, udah aku gak bakalan keliatan sama sekali. apalagi tingginya mas raka itu gak biasa. bisa-bisa nya ada orang yang hampir 2 merer tingginya coba. cuma kurang berapa centi mas raka itu 2 meter tingginya.
ralin sedikit tertawa kecil
" tapi ibu kelihatan imut sekali, orang yang baru pertama kali lihat ibu pasti gak nyangka jika ibu sudah memiliki anak. " ucap ralin
" iya sih. tapi kan tetap saja. masa iya aku harus naik kursi kecil jika mau memasangkan dasi mas raka, kalau mas raka mau duduk sih lumayan, tapi terkadang dia cuma berdiri doang ga mau duduk " ucap alicia mengeluarkan keluh kesahnya.
Ralin lagi-lagi tersenyum .
fix..bu alicia ini menyenangkan orangnya. wajahnya juga sangat imut dan cantik.
...
Alicia kembali menahan mertuanya agar tidak pulang dulu sebelum apa yang dilakukan nya dan semua orang selesai.
pak hadi dan bu mona pun sedikit bingung, tidak biasanya menantu merek itu banyak maunya seperti ini. tapi karena mereka sangat menyayangi menantu mereka, pak hadi dan bu mona pun mengikuti apa yang di minta oleh menantu mereka itu
..
Waktu sudah menunjukkan pukul 5 sore, semua persiapan sudah selesai, alicia dan ralin terduduk dan terlihat lelah.
mereka berdua saling melihat wajah lelah mereka lalu tertawa
" capek ya , makasih ya udah membantu saya " ucap alicia
ralin ikut tersenyum
" sama-sama bu. ini tidak merepotkan sama sekali" sahut ralin
" nanti malam datang lagi ya, kita makan malam sama-sama. " ucap alicia
" nanti sekalian aku ajak fanny dan juga jimmy " ucapnya lagi
ralin pun mengangguk
" baik bu "
__ADS_1
" panggil alicia saja. aku belum setua itu kan ? " tanya alicia
" saya akan panggil nona saja, " ucap ralin akhirnya
alicia pun hanya tersenyum
...
Raka dan Arka pun bergegas pulang dan melihat arsya yang baru masuk dari halaman belakang, arsya mengacungkan jempolnya pada kedua kakaknya itu
Raka dan arka pun tersenyum lalu mereka melihat tiga wanita yang sedang duduk bersandar di sofa. terlihat mereka sangat kelelahan.
Raka berjalan mendekat dan mengusap lembut kepala istrinya.
" Capek ya ?" tanya raka lembut
alicia melihat raka lalu menggeleng
" lumayan sih mas " sahutnya.
fanny dan ralin pun terkejut lalu berdiri dan menunduk hormat.
" sore pak " sapa mereka
Arka menatap ralin yang masih memakai celemek, penampilannya pun sedikit berantakan dengan keringat yang mengalir dari wajah dan lehernya. terlihay sekali jika gadis itu benar-benar sudah bekerja keras
Arka tersenyum tipis
" kalian bisa pulang, nanti malam kesini lagi. kita makan malam bersama " ucap Arka
fanny dan ralin mengangguk lalu pamit pulang
" cia.. gue sama ralin pulang dulu ya " ucap fanny
" hati-hati ya kalian berdua, makasih lo bantuan nya . nanti jangan lupa kesini lagi ya " sahur alicia
mereka berdua pun tersenyum lalu kembali pulang.
Raka mengelap keringat yang mengalir di pelipis alicia. dia sedikit terkejut saat istrinya itu mengeluarkan keringat yang cukup banyak.
" kamu ngapain aja sayang ? sampe keringatan begini ? mas kan sudah bilang jangan capek-capek . kalau memang bantuan nya kurang, bikang sayang. " ucap raka
" bantuan nya cukup kok mas, ralin juga pinter masak, jadi dia banyak membantu. halaman belakang juga sudah selesai dikerjakan oleh arsta dan fanny . keringat ini biasa aja mas. aku gak terlalu capek kok" sahut alicia
Raka hanya mendengus kesal, sudah pasti istrinya ini berbohong lagi.
" mama sama papa gimana kak ?" tanya arka
" aman, dari pagi aku minta mama sama papa buat jalan-jalan bawa faiz dan faizza. trus tadi aku juga minta mama beliin aku asinan, jadi pasti mereka lama pulangnya. cukup buat kita siap-siap dirumah ini " ucap alicia
" risya juga sudah di telepon . dia sedang berada di rumah mertuanya, jadi mereka membutuhkan waktu untuk sampai kesini, tapi sepertinya mereka tetap akan datang lebih dulu dari mama sama papa " ucapnya lagi
Arka pun tersenyum lalu berjalan menuju kamarnya untuk bersiap-siap.
Raka pun tersenyum lalu mengajak alicia untuk bersiap-siap.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Pak hadi dan bu mona terkejut melihat mobil diom sudah terparkir di halaman rumah nya.
" loh ada dion dan risya kesini ma ? " tanya pak hadi pada istrinya
" gak tau juga pa, mereka gak bilang " sahut bu mona bingung
mereka berdua pun keluar dan menggendong cucu-cucu nya lalu masuk ke dalam rumah
" kok gelap sih Pa? " tanya bu mona
" gak tau ma, ini anak-anak juga pada kemana ? mobil mereka sudah terparkir semua di depan " ucap pak hadi bingung
mereka melihat cahaya dari halaman belakang dan keduanya lantas berjalan kesana
doorr..doorrr
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...