Cinta Tak Terlupakan

Cinta Tak Terlupakan
Ibu asuh untuk baby vinny


__ADS_3

" iya kak. saat pertama kali aku melihatnya, aku langsung jatuh hati padanya kak.. " sahut emilia


" ya sudah, nanti kau main kesini dan kita bisa temui jimmy dan bayi nya " ucap alicia


" baiklah kak.. terimakasih banyak kak " ucap emilia


" iya sama-sama " sahut alicia lalu menutup sambungan telepon nya


alicia tersenyum lalu menatap raka yang sedang duduk di sofa sembari mendekap baby ziya.


" terimakasih mas " ucap alicia sembari tersenyum


raka tersenyum pada istrinya itu lalu menunjuk pipinya dengan jarinya.


alicia tersenyum lalu berjalan mendekati raka dan cuupp.. alicia mengecup bibir raka singkat.


Raka terkejut saat alicia mengecup bibirnya, secepat kilat raka menahan tangan istrinya. alicia menatap raka dengan tatapan bingung


raka menarik tangan istrinya lalu memegang pipinya dengan sebelah tangannya karena dia masih mendekap putri bungsunya. raka langsung mencium bibir istrinya itu


alicia yang tidak siap dengan perbuatan raka padanya hanya bisa menahan nafasnya dan mencengkram erat tangan raka


" huh..huh.. " alicia mengatur nafasnya setelah raka melepaskan ciuman nya


Raka tertawa melihat ekspresi istrinya itu. sementara alicia hanya melihat raka dengan ekspresi kesalnya


" lain kali bilang dulu mas , aku kan belum siap . kalo aku kehabisan nafas gimana ?" tanya alicia


" yank.. mas pengen cium " ucap raka cepat lalu mencium istrinya


" mas.. " ucap alicia terkejut


tiba-tiba baby ziya merengek dalam dekapan raka.


" putri papa kenapa hem ? cemburu ? pengen dicium juga. sini papa cium " ucap raka lalu mencium pipi putri nya itu dan baby ziya pun langsung diam dan hanya menatap raka sembari tersenyum


" anak papa ini cemburu ya.. " ucap raka gemas sembari menoel pipi gembul putrinya itu


alicia tersenyum lalu merapikan box bayi ziya dan merapikan mainan faizza.


" biarkan saja sayang. nanti minta tolong sama bik inah. kamu nanti kelelahan " ucap raka


" cuma beresin mainan izza mas. " sahut alicia sembari merapikan mainan izza


raka berdiri lalu meletakkan baby ziya di boxnya dan segera membantu istrinya merapikan mainan anaknya.


alicia menatap raka yang terlihat memasukkan mainan izza kedalam keranjang

__ADS_1


terimakasih mas atas cintamu yang sangat besar untukku dan anak-anak kita.


.....


faiz dan faizza yang baru pulang dari sekolah langsung berlari menghampiri adik bayi mereka yang ternyata sedang tertidur di boxnya


" adek nya lagi bobok izza. nanti saja ya, nanti adeknya bangun. " ucap faiz pada faizza


" tapi izza mau main sekarang kak " sahut izza


" nanti saja. kita ganti baju sama makan dulu. baru kita main sama adik bayi " ucap faiz lalu menggandeng tangan adiknya menuju kamar mereka.


Alicia memanggil anak-anaknya untuk segera makan siang, faiz dan faizza berlari menuju meja makan dan mereka tertawa saat melihat rafael yang sedang duduk sambil cemberut


" fael kenapa ?" tanya izza pada sepupunya itu


" mama macih cakit kak " sahut fael


" jadi gak ada yang cuapin aku " sambungnya


" fael makan sendiri dulu ya nak. kan fael mau punya adik bayi. jadi fael harus mandiri. " ucap alicia


" fael juga mau punya adik bayi kayak adik ziya ma ?" tanya izza gembira


" iya sayang. jadi jangan ganggu tante ralin dulu ya. kalian harus nurut sama tante ralin. fael juga ya, jangan nakal.. harus jadi kakak yang baik buat adiknya nanti " ucap alicia


" mama lihat adek dulu. kalian teruskan makannya sampai habis ya " ucap alicia


mereka bertiga mengangguk lalu meneruskan makan siang mereka dengan lahap dan cepat


....


Alicia mendekati box bayi nya dan melihat baby ziya yang menangis kencang sembari menggerakkan seluruh badannya


" anak mama kenapa sayang ? popoknya penuh atau adek pup nak ? mama liat ya " ucap alicia lalu melihat popok putrinya itu dan segera menggantinya.


alicia segera menyusui baby ziya, mata bayi mungil itu mengerjap dan perlahan kembali tidur karena merasa kenyang


" anak mama ini minum susu sama tidur ya nak " ucap alicia gemas sembari mencium pipi putrinya


ceklek..


pintu kamar alicia terbuka dan masuklah emilia sambil tersenyum dan di belakangnya berjalan 3 bocil yang sedang menenteng jajanan sambil tersenyum


" loh.. dapat jajan dari mana nak ?" tanya alicia


" dari tante emilia " sahut mereka kompak

__ADS_1


" sekali-kali kak. itu aman kok untuk mereka " ucap emilia lalu duduk di sebelah alicia dan mencium kening ziya yang sudah terlelap dalam dekapan alicia


alicia meletakkan ziya di dalam boxnya lalu menyelimutinya.


pandangan nya beralih pada anak dan keponakan nya yang sedang asik makan jajanan yang dibelikan emilia


" kalian makan nya di ruang tengah ya sambil nonton tv. setelah itu tidur siang " ucap alicia


lagi-lagi mereka bertiga mengangguk lalu berjalan keluar.


" lagi kompak kayaknya mereka bertiga kak " ucap alicia sembari melihat 3 bocil yang berjalan dengan tingkah menggemaskan itu


alicia tersenyum


" iya. ralin lagi mual-mual jadi sedang istirahat di kamar. mama sama papa ada urusan sebentar diluar. mas raka dan kedua adiknya di kantor. " ucap alicia


" kak ralin hamil lagi ?" tanya emilia


" iya. tadi pagi di tes dan hasilnya positif dek " sahut alicia


emilia terlihat senang.


" wah selamat untuk mereka berdua. " ucapnya


alicia tersenyum dan mengusap rambut adiknya itu. alicia sangat tau jika emilia pasti sangat menginginkan seorang anak. tapi bersama dengan wira, dia tidak pernah mendapatkan kesempatan itu.


semoga kelak kau bisa menjadi ibu yang sebenarnya dek. kakak selalu berdoa yang terbaik untukmu


" kak kapan kita kerumah sakit dan bertemu bayi mungil itu ? " tanya emilia tidak sabar


" nanti mas raka jemput kita. sekalian harus tunggu papa sama mama dulu. soalnya anak-anak gak ada yang jaga nantim bi inah pasti sibuk di dapur " sahut alicia


emilia mengangguk lalu melihat baby ziya yang sudah terlelap dengan nyenyak nya itu. emilia menoel pipi gembul ziya dan menciuminya dengan gemas


" gemesnya ponakan ku ini. lihat pipinya kak, seperti bapau. gembul-gembul lucu " ucap emilia sembari menoel pipi gembul ziya lalu tertawa saat melihat ekspresi tidak nyaman yang ditunjukkan baby ziya saat tidurnya diganggu


" lihat dia sedang protes " ucap emilia lalu menepuk pelan bokong ziya agar bayi itu segera tertidur kembali


" dia ini orangnya mudah risih dek. kadang dia nangis kuat banget kalo gak mau dicium lagi. " ucap alicia


" tapi gemesin kak " ucap emilia sembari terus menoel pipi gembul ziya


" kamu sudah siapain mental dan perasaan kamu dek ? ini mengurus bayi dek. bayi yang baru lahir . tidak jauh berbeda dengan ziya. harus banyak sabar, apalagi bayi itu hanya bisa meminum susu formula. harus lebih telaten mengurusnya " tanya alicia


" aku udah siapin semuanya kak. dan aku yakin aku bisa jadi ibu asuh yang baik untuk bayi mungil dan cantik itu " ucap emilia menyemangati dirinya sendiri


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2