
angel membawa kopernya kedalam kamar dan melihat alicia yang sedang merapikan bantal dan guling di tempat tidur.
" maaf merepotkam mu " ucap angel
alicia menoleh pada angel lalu tersenyum.
" tidak apa-apa. sudah kewajibanku melayani tamu. apalagi kau ini tamu yang sangat dekat dengan mama " ucap alicia sembari tersenyum
angel menatap alicia
kenapa wajahnya begitu cantik begini saat tersenyum. apa kak raka mencintai wanita ini ?
" iya, aku kenal dekat sekali dengan tante mona dan om hadi , bahkan dengan kak raka dan arka. " ucap angel
" kau sudah lama menikah dengan raka ?" tanya angel.
" kami sudah memiliki anak kembar, namanya faiz dan faizza. " sahut alicia tersenyum
angel memegang kopernya erat
anak kembar ? mereka benar-benar sudah punya anak ? tak apa aku akan berusaha jadi ibu yang baik untuk mereka jika aku berhasil menyingkirkan wanita ini dari sisi raka
" aku tinggal dulu. jika perlu sesuatu bilang saja " ucap alicia lalu berjalan keluar kamar.
" apa kau tau tentang hubungan ku dengan kak raka ?" tanya angel tiba-tiba
alicia menghentikan langkahnya lalu menoleh pada angel
" aku menyukai kak raka dari dulu. aku sempat mengalah ketika tau kak raka sudah dijodohkan . tapi kemudian aku bahagia saat mendengar perjodohan nya dibatalkan. tapi ketika aku kemari kak raka sudah menikah dan bahkan punya anak dengan mu ?" ucap angel kesal
alicia hanya diam mendengarkan ucapan angel
" kau tau kau sudah menghancurkan segala impian yang kususun sudah lama untuk hidup bahagia bersama kak raka. dan kau datang begitu saja menghancurkan semuanya !" ucap angel lagi
" apa mas raka juga menyukai mu ?" tanya alicia
angel mendelik, pertanyaan itu menghantam hatinya kuat. kata itulah yang begitu angel nanti-nanti kan. raka menyukai nya juga, tapi tetap saja sudah sekian lama menunggu namun kata-kata suka tidak pernah keluar dari mulut raka.
" menurut mu ? tentu saja. jika dia tidak menyukai ku juga tidak mungkin aku bertahan sampai sekarang " sahut angel
" kalau begitu buat dia mengatakan itu di depan ku, maka aku akan membiarkan nya pergi. tenang saja aku akan membawa anak-anak ku sehingga kau tidak perlu belajar menjadi ibu tiri. cukup buat mas raka mengatakan jika dia menyukaimu dan ingin bersamamu di hadapan ku " ucap alicia
angel tersenyum sinis
" tunggu dan lihat saja nanti "
__ADS_1
" aku sabar menunggu " sahur alicia lalu berjalam keluar kamar.
angel menatap punggung alicia yang menjauh . matanya memancarkan kemarahan pada alicia
lihat dan tunggu saja alicia. aku akan mengambil raka dari mu
..
alicia menutup pintu kamar nya dan terduduk lemas , tak lama air matanya mengalir dan isak tangisnya mulai terdengar
hiks...hikss...
apa yang harus kulakukan ? bagaimana jika memang dulu mas raka dan angel pernah memiliki perasaan satu sama lain ? aku takut .. sangat takut.
seakan mengerti jika ibunya tengah bersedih, faiz dan faizza pun merengek. alicia berjalan mendekat dan menenangkan anak-anak nya.
" sayang... anak - anak mama, mama gak akan biarkan orang yang akan menganggu papa dan mengambil papa dari kita, kalian doakan mama ya nak, supaya mama kuat melewati ini sayang " ucap alicia sembari menangis
aku tidak boleh lemah demi mereka.
...
bu mona masuk ke kamar alicia dan melihat menantunya itu sedang menyusui faiz.
alicia segera menghapus air matanya lalu menoleh pada bu mona.
" masuk ma, alicia lagi menyusui faiz " sahut alicia
bu mona pun tersenyum dan berjalan mendekati alicia yang tengah duduk di sofa.
" cucu oma yang tampan ini bangun ya ? faizza juga bangun ?" tanya bu mona
" enggak ma, hanya faiz yang terbangun " sahut alicia
" sayang, ada yang mau mama bicarakan dengan kamu. ini tentang angel dan juga raka. " ucap bu mona.
alicia tersenyum
" apa ini tentang angel yang menyukai mas raka ma ?" tebak alicia
bu mona terkejut
" kau mengetahui nya sayang ? apa angel yang memberitahu mu ?" tanya bu mona sembari terkejut dan memegang bahu alicia
" alicia melihat angel memeluk mas raka dan mendengar apa yang dia ucapkan saat memeluk mas raka tadi. dan juga dikamar tamu tadi angel juga memberi tahu aku jika dia menyukai mas raka sejak dulu " sahut alicia sembari tersenyum getir
__ADS_1
bu mona memeluk alicia, mengusap lembut bahu menantu nya itu
" apa mas raka juga menyukai angel ma ?" tanya alicia
" gak sayang, raka hanya menganggap angel sebagai adik sepupu nya " jawab bu mona cepat
alicia hanya diam dan mengatur perasaan nya yang masih sangat berkecamuk
" kamu tenang saja sayang. selamanya kamu tetap menantu mama, dan raka itu bukanlah tipe seseorang yang mudah cinta pada wanita. jadi maka yakin jika raka tidak menyukai angel nak , kamu harus kuat dan mengerti situasi sekarang ini " ucap bu mona menenangkan alicia
" tapi aku takut ma, aku takut jika mas raka... " ucap alicia sembari menahan tangis
bu mona kembali memeluk erat menantunya itu.
" ada mama sayang, meskipun mama tidak bisa tegas menolak kehadiran angel dirumah ini karena bagaimana pun dia anak dari kerabat jauh mama nak , tapi mama akan menolak tegas jika angel benar-benar sampai menginginkan raka dan ingin mengambil nya dari mu dan cucu-cucu oma. " ucap bu mona sembari memeluk alicia erat dan menghapus air mata menantunya.
alicia sedikit merasa tenang mendengar ucapan mertuanya itu, meskipun di hatinya masih ada sedikit ketakukan setidaknya hatinya sedikit tenang karena ada mertuanya di sisinya dan dia berharap jika perhatian itu tidak akan berubah kedepannya.
pak hadi yang ingin menyusul istrinya berhenti di depan pintu dan mendengarkan pembicaraan yang terjadi antara istrinya dan menantunya itu . pak hadi juga merasa gelisah mendengar ketakutan menantunya itu akan adanya angel dirumah ini.
tapi dia tidak bisa mengusir angel begitu saja, biar bagaimanapun juga angel tetaplah kerabat jauh dari istrinya. akan tidak baik jika dia mengusir angel begitu saja saat tujuan angel belum jelas, apakah angel benar-benar akan mengacaukan rumah tangga putra nya atau tidak.
sementara ini aku hanya akan mengawasi pergerakan angel, kalau dia benar-benar hanya ingin bertemu dengan keluarga ini maka aku akan biarkan, akan tetapi jika angel sampai berusaha mengacaukan rumah tangga raka dan alicia, maka aku sendiri yang akan bertindak.
..
raka mengerutkan kening nya saat melihat angel yang membukakan pintu untuknya. arka yang baru masuk ikut terkejut melihat angel yang menyambut mereka, dan bukannya alicia.
arka melihat ke sekeliling rumah tapi tak melihat alicia.
raka menatap dingin angel
" malam kak, sini tas nya. aku bawain " ucap angel
raka hanya menatap angel dingin, dan berjalan melewati angel begitu saja tanpa bicara sepatah katapun
angel berbalik dan menatap raka yang berjalan menaiki tangga dengan kesal
" angel, kak raka sudah memiliki keluarga nya sendiri sekarang, dia punya istri dan anak. berhentilah mengganggunya seperti ini " tegur arka
" aku hanya terlambat menemui raka sehingga dia menikah lebih dulu dengan wanita itu, tapi aku akan merebutnya kembali. aku sudah sangat lama menyukai kak raka, dan aku selalu bersabar selama ini menunggu perjodohan kak raka dibatalkan , tapi begitu ku dengar perjodohan itu dibatalkan, sekarang justru kak raka sudah memiliki istri dan anak. aku tidak terima, aku akan memperjuangkan kak raka bagaimanapum caranya " ucap angel
arka hanya menatap angel dengan tatapan yang sulit diartikan.
...****************...
__ADS_1