Cinta Tak Terlupakan

Cinta Tak Terlupakan
Panti Asuhan


__ADS_3

" kamu sudah besar nak, kamu tidak berubah sejak kecil dulu.bagaimana keadaan mu ? " tanya ibu panti itu sembari mengusap lembut pipi alicia


" aku baik-baik saja bu , kabar ibu bagaimana ?" tanya alicia balik.


semua orang menatap alicia yang terlihat menangis dan berbicara dengan ibu panti.


Apa alicia dibesarkan di panti ini sebelum diadopsi ?


tanya raka dalam hati sembari mengusap bahu istrinya yang menangis haru


" ibu baik-baik saja, berkat kiriman dari mu yang selalu rutin tiap bulannya cukup membantu anak-anak disini nak " sahut ibu panti itu lembut


Ralin melihat alicia


" jadi donatur satu-satunya yang sering mengirim uang itu adalah nona alicia ? tapi kenapa dia tidak pernah datang ?


" rekening itu masih aktif bu ? alicia pikir aku hanya mencoba mengirim nya saja, karena tidak pernah ada kabar ataupun pesan untukku. aku lupa jalan ke panti ini. " ucap alicia tak percaya


" masih aktif nak. ibu sengaja tidak menggantinya. ibu juga bingung bagaimana mau berkirim pesan pada pengirim tanpa nama ini. karena itu ibu hanya bisa berdoa kepada pengirim tanpa nama ini . dan ibu tidak menyangka jika itu adalah kamu, anak ibu " ucap ibu panti


alicia kembali menangis terisak dan memeluk ibu panti


" maaf jika alicia butuh waktu lama untuk kesini menjenguk ibu , alicia benar-benar tidak ingat jalan menuju kesini , " ucap alicia terisak


" tidak apa-apa nak, wajar jika kamu tidak mengingatnya, kamu pergi dari sini sejak berusia 3 tahun. mengingat kau masih menyimpan nomor rekening ibu saja sudah sangat luar biasa nak " ucap ibu itu


" kami disini cukup terbantu dengan semua bantuan itu " ucapnya lagi


alicia melepaskan pelukannya dan raka dengan cepat mengusap air mata di pipi istrinya itu,


" bu, ini suami alicia, mas raka " ucap alicia


raka menunduk hormat, lalu menyalimi ibu panti itu


" saya Raka bu " ucap raka


" tampannya, pinter cari suami kamu nak" puji ibu panti itu


Raka tersenyum bangga lalu melirik alicia, alicia hanya tersenyum malu.


" ini anak-anak kamu nak ?" tanya ibu panti saat melihat faiz dan faizza yang tertidur di stroler mereka.


" iya bu, namanya faiz dan faizza " ucap alicia


" uhh...imutnya, persis seperti ayahnya. berapa usianya nak " tanya ibu panti itu


" 11 bulan bu, 2 minggu lagi genap 1 tahun " sahut alicia


ibu panti hanya manggut-manggut. matanya tak lepas dari menatap paras tampan dan cantik 2 balita yang sedang tertidur itu.


" ayahnya tampan, anak-anaknya juga tampan dan cantik . " ucap ibu panti


lagi-lagi raka tersenyum bangga, alicia menyikut suaminya itu.


" ah maaf semuanya, saya begitu antusias bertemu anak saya yang satu ini jadi melupakan kedatangan bapak/ibu sekalian. mari masuk " ajak ibu panti itu


" tidak apa-apa buk. saya mengerti perasaan ibu " sahut pak hadi


lalu semuanya pun masuk ke dalam panti itu


..

__ADS_1


" jadi ralin akan menikah dengan anak kedua bapak ?" tanya bu ratna, ibu panti ralin


" iya bu, dan maksud kedatangan kami kesini untuk meminang putri ibu ralin untuk putra saya arka. " sahut pak hadi


bu ratna tersenyum lalu melihat ralin


" bagaimana nak ? semua keputusan ada dikamu, ibu terserah padamu saja " ucap bu ratna


" ralin setuju bu " sahut ralin singkat


semua orang terlihat lega, begitu juga dengan ralin


semoga ini menjadi yang terbaik bagi semuanya.


sedangkan arka hanya diam menatap ralin dengan tatapan yang sulit diartikan.


mereka pun terlibat dalam perbincangan yang santai dan akrab.


sementara itu alicia dan ralin berada di dapur menyiapkan makan siang dibantu beberapa gadis kecil panti.


" nona ternyata dulu dari panti ini juga ya ?" tanya ralin


" iya dan gak nyangka ternyata kita bersaudara karena sama-sama diurus di sini sama ibu " sahut alicia


" tapi bagaimana nona bisa mendapatkan rekening panti ini ? bukankah nona diadopsi dari umur 3 tahun ? bukankah itu masih sangat kecil ?" tanya ralin penasaran


" aku masih sangat disayang sampai berusia 5 tahun lin, keluarga baruku masih sering mengirim uang kesini . semenjak adik ku lahir mereka seperti melupakan aku dan panti ini. jadi aku mencari apapun yang bisa mengingatkan aku dengan panti ini dan ternyata aku mendapat struk transfer yang sering dilakukan oleh ayah angkatku. aku terus menyimpan nya sampai remaja, setelah remaja aku mengerti jika itu adalah nomor rekening dan aku sebisa mungkin menyisihkan uang yang aku dapat untuk membantu ibu " ucap alicia sembari mengingat masa remaja nya


" bukankah nona diadopsi oleh keluarga kaya ?" tanya ralin lagi


Alicia pun akhirnya menceritakan tentang perlakuan keluarga angkatnya, sampai pada akhirnya dia bertemu dengan raka dan diterima dengan baik oleh keluarga Raka.


ucap ralin sembari menahan tangis mendengar kisah hidup alicia, karena dia selalu berpikir jika hidupnya sulit, tapi ternyata hidup nona mudanya itu lebih sulit lagi karena sejak kecil sudah berusaha sendiri, sedangkan dia mulai bekerja setelah lulus SMA, masa kecilnya dihabiskan dengan bersenang-senang dan bermain bersama teman-temannya di panti.


" karena itulah, jalani dengan baik pernikahan mu dengan arka, dia pria yang baik. hanya saja keadaan yang mungkin membuat sikapnya menjadi seperti itu " ucap alicia


" baik nona, terimakasih "


" panggil aku kakak, lagipula aku memang kakakmu dan nanti akan menjadi kakak iparmu " ucap alicia sembari tersenyum


" baik kak.." ucap ralin sembari tersenyum


" ayo cepat selesaikan ini " ucap alicia


mereka berdua pun segera menyelesaikan hidangan mereka dan segera menata nya di meja, hidangan untuk anak panti pun mereka sajikan di meja mereka


...


" Pak hadi, saya mengucapkan banyak terimakasih karena sudah menerima anak saya alicia di keluarga bapak, melihat dia sekarang saya sangat bersyukur karena dia diperlakukan dengan sangat baik dan saya sangat berharap ralin juga di terima dengan baik juga pak " ucap bu ratna


" tentu saja bu . alicia merupakan menantu yang sangat baik dan juga istri yang sempurna untuk putra saya. sikap nya yang lembut pada semua orang membuatnya diterima dengan sangat baik di keluarga kami. begitu juga dengan ralin, meskipun baru beberapa kali bertemu dengannya tapi kami yakin jika ralin juga sama seperti alicia, lembut dan penuh kasih sayang. " sahut pak hadi sembari tersenyum


bu ratna tersenyum dengan mata berkaca-kaca karena terharu


" terima kasih banyak pak. terima kasih " ucap bu ratna lirih


pak hadi hanya mengangguk dan tersenyum.


sementara itu raka tengah sibuk bermain dengan faiz dan faizza yang di kerumuni oleh anak-anak panti yang gemas melihat mereka.


" dede nya gemas sekali om " ucap salah satu dari mereka

__ADS_1


" iya dong..lihat dulu papa nya " ucap raka bangga


" oh jadi om ganteng ini papa mereka ?" tanya mereka lagi


" ya benar sekali " sahut raka


" nama mereka siapa om ?" tanya mereka lagi


" yang cowo namanya faiz. dan yang cewe namanya faizza " ucap raka


" halo dede faiz dan faizza " ucap mereka serempak


faiz dan faizza melambaikan tangan mereka dan mengoceh sendiri sembari tertawa


Raka tersenyum melihat kedua anaknya yang tidak rewel berada disini


kalian senang ya berada disini ? mama juga dulu tinggal disini sayang


Alicia dan ralin mengajak semuanya untuk makan siang bersama.


" Mas, makan siang dulu. biar mereka sama aku " ucap alicia sembari mendekati raka


Raka pun berdiri dan mendekati alicia


" tante cantik ini siapa ?" tanya anak panti


" tante namanya alicia sayang, " sahut alicia


" tante mamanya mereka ya ?" tanya nya lagi sembari mendekati faiz dan faizza


" iya sayang, tante ini mamanya dede faiz dan faizza " ucap alicia


" tante cantik , om ini ganteng " ucapnya sembari tersenyum


" cantik kan istrinya om ?" tanya raka pada anak-anak itu


" cantik om " sahut mereka kompak


" tante cantik, adam mau peluk dong " ucap salah seorang anak kecil berusia sekitar 3 tahunan


Raka mendelik kesal


" tidak boleh! tante cantik ini istrinya om. jadi cuma om yang boleh peluk " ucap raka sembari memeluk alicia erat


Alicia tertawa kecil


" mas, dia masih kecil mas "


" tapi dia kan laki-laki "


Alicia kelimpungan dan hanya melirik raka kesal


" ini mau dilepas atau mau tidur diluar malam ini ?" tanya alicia dingin


Raka pun melepas kan pelukannya dengan terpaksa,


alicia pun mendekati anak laki-laki itu lalu memeluknya.


Sedangkan raka melihat itu dengan wajah kesal dan cemberut.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2