Cinta Tak Terlupakan

Cinta Tak Terlupakan
Permasalahan Arka


__ADS_3

Semua orang memberikan tatapan menyelidik mereka pada Arka. sementara arka hanya terlihat menelan makanannya dengan susah payah.


" kamu punya pacar ?" tanya Raka


" tidak " jawab arka singkat


" lalu apa maksud papa nak ?" tanya bu mona


" emmm itu...itu...anu..anu " arka gelagapan, mau jujur disini ada banyak orang. mau bohong juga percuma toh papanya sudah tahu , cepat atau lambat semua orang pasti akan tahu juga


" anu-anu apa !? " tanya Raka tidak sabar


alicia memegang tangan suaminya itu agar sedikit mengecilkan suaranya


nyali Arka seketika menciut. segalak-galaknya dia , dia tetap takut jika berhadapan dengan Papa dan juga kakaknya itu.


" Aku menjalin hubungan singkat dengan banyak gadis. tapi sumpah kak..aku gak kelewatan batas kak.. sungguh " bela Arka


Rahang raka mengeras lalu dia berjalan dan mendekati arka,


" sudah berapa banyak?"


" aku tidak ingat lagi kak " sahut arka takut-takut


Arka langsung terbangun dari tempat duduknya saat kerah kemejanya ditarik oleh Raka.


" Arka !! " pekik Raka


Arka langsung memejamkan matanya dan siap menerima bogem mentah dari kakaknya itu. kepalan Raka hampir saja mengenai pipi Arka, namun kemudian kepalan itu langsung terhenti saat raka melihat wajah istrinya yang sedang menatap kes padanya.


" sayang, minggir dulu. anak ini harus diberi pelajaran " ucap Raka


" gak semuanya bisa di selesaikan pakai kekerasan mas , lepasin arka. " ucap alicia sembari menatap tajam suaminya


Raka pun mengalah dan melepaskan kerah kemeja arka , arka pun mengatur nafasnya. sementara alicia mendekati suaminya dan mengusap punggung suaminya itu.


" hal seperti ini harus dibicarakan baik-baik mas. kekerasan tidak akan menyelesaikan masalah apapun. " ucap alicia


Raka pun kembali duduk dan meminum segelas air untuk meredakan emosinya.


" kumpulkan semua mantan-mantan mu itu Ka, papa tidak ingin kedepannya ada masalah " ucap pak hadi tegas


" baik pa " sahut arka


" sekarang !!" ucap pak hadi lagi


" Hah ?? apa pa ? se...se...sekarang ?? " tanya Arka kaget


" hmmm " pak hadi hanya berdehem saja .


Arka kelimpungan


ya tuhan bagaimana ini ? tidak mungkin kan aku memanggil mereka semua kesini ? tapi papa pasti mengamuk jika aku hanya mendatangkan sebagian dari para mantannya.


Arka perlahan menelepon seseorang dan memintanya melakukan sesuatu


Setelah makan semua orang berkumpul diruang keluarga, jimmy ,fanny dan ralin masih ikut bergabung karena mereka dilarang pulang oleh pak hadi .


Alicia baru turun dari lantai 2 setelah menidurkan anak-anaknya. dia lantas duduk di sebelah raka dan melihat arka sedang duduk sembari menatap cemas ke arah pintu.


Terdengar langkah kaki memasuki mansion mewah itu. deretan gadis-gadis cantik dan sexy berjejer rapi di hadapan mereka, arka langsung lemas saat ternyata semua mantannya datang kesini malam ini


" woooowwww..." arsya keceplosan mengagumi para mantan pacar arka yang berdiri di hadapan mereka.

__ADS_1


" Arsya !" pekik pak hadi


arsya pun langsung menutup mulutnya dan menunduk


kak arka pinter banget nyari cewek. para gadisku cuma cantik wajahnya. tapi body nya masih rata semua


Alicia langsung melirik suaminya yang mengamati para wanita sexy itu satu persatu. Alicia terlihat sangat kesal lalu memukul raka


" Mas tidur diluar malam ini !" ucap alicia


raka pun langsung sontak menoleh


" kenapa sayang ? lah salah mas apa ?" tanya raka masih bingung. karena dia mengamati para wanita itu untuk melihat apakah ada dari mereka putri rekan bisnis mereka, tapi ternyata tidak ada.


Raka bukanlah tipe laki-laki yang mudah tergoda oleh wanita. mungkin jika tidak dalam pengaruh obat, mungkin dirinya dan alicia tidak akan pernah bertemu dan menikah seperti ini.


Alicia hanya diam dan membuang muka, sementara bu mona menahan tawanya melihat wajah bingung raka.


dan kejadian lucu juga terjadi di antara 3 asisten yang tengah berdiri di belakang, ralin tergelak kecil saat melihat fanny menutupi kedua mata jimmy agar tidak melihat para wanita yang sedang berdiri berdampingan itu.


....


Arka semakin menunduk dan hanya diam saja. entah apa yang akn diterima nya malam ini.


"kalian semua mengenal anak saya ini ?" tanya pak hadi sembari menunjuk arka yang tengah menunduk


mereka serempak mengangguk.


" kenal pak, dia mantan pacar saya " ucap mereka berbarengan


pak hadi menahan nafas kesal.


" sebelumnya saya minta maaf karena kelakuan anak saya ini. tapi apa ada diantara kalian yang di lecehkan oleh anak saya ?" tanya pak hadi


gawat..kalau mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk menikah dengan ku bagaimana ? meskipun aku tidak menyentuh mereka, tapi kan tetap saja mereka manusia biasa, bagaimana jika mereka benar-benar memanfaarkan situasi ini ?


Tiga diantara mereka mengangkat tangan, pak hadi dan bu mona terkejut. sementara arka memejamkan matanya kesal


sial....aku benar-benar salah bicara.


Rahang pak hadi mengeras,


bugh....


bogem mentah di pipi arka, semua orang menutup mulutnya karena terkejut.


shhhh.....arka meringis memegangi pipinya.


" apa begini cara papa mendidik mu, bagaimana kau bisa melakukan hal ini hah ? bukan hanya satu tapi tiga wanita arka ! bagaimana kau akan bertanggung jawab pada mereka hah !!" bentak pak hadi


Arka hanya diam, dia bingung bagaimana harus menjelaskan nya. toh papanya itu tidak akan percaya lagi. jika dia membantah justru akan membuat dirinya semakin terpojok.


Alicia terlihat berpikir lalu dia berdiri mendekati arka.


" ya ampun arka, ayo bangun..bangun.. papa mukul arka nya kekencengan pa, lihat arka sampai terantuk meja begini. luka arka bisa terbuka lagi pa " ucap alicia


pak hadi mengeryitkan dahinya menatap alicia,


luka ..?


alicia mengedipkan matanya .


pak hadi langsung diam saat mengerti maksud dari menantunya itu.

__ADS_1


" kalian pasti tau kan soal luka arka ? kalian sudah berhubungan cukup jauh kan ? pasti kalian tau tentang luka arka, kata suamiku lukanya berangsur pulih, tapi tadi terantuk meja, aku takut luka nya terbuka lagi. " ucap alicia pada ketiga wanita yang mengaku sudah berhubungan intim dengan raka


ketiga wanita itu terlihat salah tingkah,


" kalian obatin arka dan tunjukkan perhatian kalian padanya, siapa tau arka akan tertarik pada perhatian kalian " ucap alicia sembari mendekati ketiga wanita itu


arka menatap bingung kakak iparnya itu


kak alicia kenapa sih ? luka apa lagi ? terus ini kenapa mereka malah suruh cari perhatian sama aku ? kak alicia beneran mau paksa aku nikah ya .


" Ralin ambilkan air hangat dan kotak obat nya ya " ucap alicia


" baik non "


tak lama ralin datang membawa apa yang alicia minta. ralin meletakkan nya di depan arka. arka menatap nya tajam


kau mau ikutan juga mengerjaiku hah ? aku ini bos mu. bukan mereka semua


ralin hanya menunduk lalu berdiri di sebelah alicia


" silakan , ini arka. kalian bebas menarik perhatian adik iparku yang dingin ini " ucap alicia sembari tersenyum


arka memberikan wajah memelasnya pada alicia


kak please...jangan begini dong.


alicia hanya membalas wajah memelas arka dengan senyuman


kau sebaiknya diam jika ingin selamat


Para wanita itu pun mulai beraksi


wanita pertama mengatakan jika luka arka berada di pinggang sebelah kanan arka, dan saat akan membuka kemeja arka, arka menepisnya


wanita kedua mengatakan jika luka arka berada di paha kanan nya, lagi-lagi arka menepis tangan nya saat akan menyentuh kaki arka


wanita ketiga mengatakn jika lukanya berada di bagian perut. namun lagi-lagi arka menepis tangan wanita itu


arka langsung berdiri dan berteriak dengan kesal


" luka apa ini ? aku tidak terluka dimanapun. dan kalian jangan pernah berani menyentuh ku. kenapa kalian sok tau tentang luka ku hah ?" bentak arka pada ketiga wanita itu


" anda itu bodoh atau bagaimana pak Arka Hadi Wijaya ?" tanya ralin yang sudah pusing melihat arka yang loading nya lama sekali itu. mau dibantu dia malah marah-marah sendiri


Arka menoleh dan menatap tajam ralin


" apa maksudmu hah ?" tanya arka


" nona alicia berbohong soal luka anda untuk melihat apakah para wanita ini jujur atau berbohong tentang ucapan mereka tentang anda. dan buktinya mereka bohong kan ? mereka bahkan tidak tau apa anda mempunyai luka atau tidak. " jelas ralin


arka masih tidak mengerti dan terlihat bingung


" jadi .. ?


" jadi kau tidak bersalah bodoh ! mereka berbohong " ucap raka kesal


Arka melihat alicia yang sedang geleng-geleng kepala melihat kebingungan arka


" wah..kakak ipar terima kasih banyak..." ucap arka sembari mendekati alicia untuk memeluknya dan berterima kasih padanya,


namun dengan cepat tangan raka menahan dahu arka.


" ucapkan dari sana saja !" ucap raka dingin

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2