
risya terlihat tidak bersemangat dan hanya duduk bersandar di tempat tidur, dion yang baru pulang melihat risya yang sedang terlihat lesu
" kau kenapa ?" tanya dion sembari duduk di sisi tempat tidur
" kak ku punya pertanyaan "
" apa ?"
" kakak bahagia tidak sih dengan kehamilan ku ? kenapa aku merasa kakak masih kaku saja padaku ?" tanya risya
dion mengerutkan keningnya
" kaku bagaimana ? bukannya selama kita menikah kita rutin melakukannya bukan ? hanya semenjak mendengar kabar jika kau hamil kita mengurangi hal itu " jawab dion
risya mendelik kesal
" bukan yang itu kak,, pikiran kakak ini mesum sekali "
" maksudnya itu seperti sering perhatian, tanya aku sudah makan apa belum, tanyain aku ingin apa, begitu kak. ya seperti kak raka perhatian sama kak alicia begitu. aku kan juga ingin diperhatikan kakak " sahut risya
dion terlihat berpikir.
" akan aku usahakan , tidurlah sudah larut " ucap dion lalu mengecup kening risya
risya tersenyum lalu membaringkan tubuhnya,
dia benar-benar seperti kak raka, si kulkas berjalan
...
raka masuk ke kamarnya dan melihat alicia tengah menyusui anak mereka, raka berjalan mendekat dan duduk di samping alicia lalu memeluk pinggangnya
" gak biasanya mas pulang gak disambut ? " tanya raka
" bukannya sudah ada angel yang membukakan pintu ? lagipula faizza haus " sahut alicia
raka merasa sikap alicia sedikit berubah, tapi kemudian dia hanya memeluk nya erat sembari menciumi rambut alicia.
...****************...
pagi harinya
angel tersenyum sinis saat melihat alicia tengah sibuk menata sarapan di meja makan.
" kau benar-benar terlihat seperti pembantu dirumah ini. " sindir angel
" aku juga istri dan ibu yang baik " sahut alicia
" tapi itu tidak akan lama lagi , lihat saja " ucap angel
alicia hanya diam , sementara bi inah yang berada di dapur hanya bisa geleng-geleng kepala mendengar ucapan angel pada alicia.
__ADS_1
..
angel langsung mengisi piring makan raka begitu raka duduk di meja makan dan sontak saja membuat semua orang menoleh padanya.
ini adalah hak ku. hanya aku yang berhak melayani kak raka. bukan wanita ini
sementara alicia hanya memegang kuat-kuat pinggiran meja menahan amarahnya, lalu dia mengisi piring makan arsya dan juga arka
" makan yang banyak dek " ucap alicia
raka kesal melihat alicia yang malah mengisi makanan di piring adik-adiknya dan bukannya piringnya. raka langsung berdiri
" ma, pa aku berangkat " ucap raka
" nak, kamu kan belum sarapan " ucap bu mona
" tidak berselera " sahut raka
alicia hanya duduk dan memakan makanannya tanpa memperdulikan raka yang berjalan keluar. angel langsung mengambil tas kerja raka yang berada di dekat alicia dan langsung berlari mengejar raka
" kak raka tunggu " ucap angel
alicia terlihat menahan tangis dan hanya diam memakan sarapannya, sementara semua keluarga melihat sedih pada alicia
raka langsung pergi ke kantor tanpa menunggu angel yang terus berteriak memanggil dirinya.
" ka, nanti bawakan tas kerja ku " ucap raka di telepon pada arka
" baik kak " sahut raka
" kak raka ma, dia meminta untuk dibawakan tas kerja nya " sahut raka
pak hadi dan bu mona merasa lega karena raka tidak memberi harapan pada angel, memang ini yang mereka harapkan. mereka tidak akan melarang angel yang terus mengganggu raka, tapi biarlah angel sendiri yang akan menyerah terhadap raka. mereka sangat tahu bagaimana putra sulungnya itu, dan ternyata dugaan mereka memang benar. putranya hanya mencintai menantunya saja dan tidak akan dengan begitu mudahnya berpaling
..
" jadi maksudmu alicia sedang marah padaku begitu ?" tanya raka pada jimmy diruangan nya
" kalau menurut ku memang begitu tuan. jika sikap nona alicia tidak seperti biasanya, itu berarti ada hal yang membuatnya marah pada anda tuan " sahut jimmy
" tapi kenapa dia tidak langsung bilang saja padaku ?" tanya raka lagi
" menurut pendapat saya, nona alicia itu bukanlah tipe orang yang langsung akan mengatakan apa yang dia rasakan tuan " sahut jimmy lagi
" lalu aku harus bagaimana jim ?" tanya raka kesal
" tentu saja anda harus tanyakan hal ini secara perlahan kepada nona tuan" sahut jimmy sembari tersenyum
" jangan tersenyum!" umpat raka kesal
jimmy pun langsung mengubah ekpresinya.
__ADS_1
...
pak hadi dan bu mona sedang bermain bersama faiz dan faizza diruang keluarga, angel yang baru keluar kamar melihat hal itu
" itu anak-anak kak raka dengan wanita itu, aku akan mendekati mereka, jika mereka dekat dengan ku semuanya akan lebih mudah untuk ku " ucap angel
angel pun berjalan mendekati pak hadi dan bu mona.
" om tante, ini anak-anak nya kak raka ya ?" tanya angel sembari tersenyum
" iya nak, nama nya faiz dan faizza " sahut bu mona
" mereka imut sekali, mirip sekali dengan kak raka. berapa umur mereka tante ?" tanya angel lagi
" 2 bulan jalan 3 bulan " sahut bu mona
angel hanya tersenyum dan mencoba memegang faiz, namun bayi tampan itu langsung merengek dan menangis.
bu mona pun langsung menggendong faiz dan menenangkan nya.
" cup..cup.. cucu oma yang tampan, diam ya sayang. " ucap bu mona sembari menimang faiz
mendengar kembarannya menangis, faizza pun ikut menangis, pak hadi pun dengan sigap menggendong nya dan menenangkan bayi cantik itu
sementara angel menatap kedua bayi itu dengan kesal
bocah kecil ini, beraninya mereka menolak aku. kalian yang menolak ku dan bukannya aku. baiklah aku akan membuat kalian dan ibu kalian pergi dari sisi raka, pergi dari keluarga ini.
...****************...
Raka dan arka yang pulang cepat membuat bu mona segera mengajak mereka untuk makan malam bersama.
Raka melirik alicia yang sedang menata makanan di meja bersama bi inah.
dia masih marah kelihatannya
Pak hadi pun menyuruh mereka untuk mulai makan. dan lagi-lagi angel ingin meletakkan makanan di piring raka, tapi tangan angel ditahan oleh alicia
alicia dengan cepat mengisi piring raka dengan makanan
" aku masih memiliki tangan yang lengkap untuk melayani suami ku . simpan tenaga mu angel " ucap alicia menatap sengit angel
angel menatap alicia tak percaya,
wanita sialan ini semakin berani melawan ku
Pak hadi dan bu mona hanya tersenyum simpul melihat sikap menantu nya yang tidak hanya diam melihat ada yang berusaha mengejar suaminya.
sementara arka dan arsya juga hanya tersenyum lalu menatap angel yang terlihat sangat kesal
sudah kukatakan perbuatan mu hanya akan sia-sia saja angel. lama-lama kau hanya akan berubah menjadi monster yang mengerikan seperti krystal nantinya jika terus bersikap seperti ini.
__ADS_1
Raka pun langsung memakan makanannya dengan lahap. begitu juga dengan yang lainnya, sementara angel terlihat kehilangan ***** makannya malam ini.
...****************...