Cinta Tak Terlupakan

Cinta Tak Terlupakan
Wira Kembali


__ADS_3

" Alicia .. ?" ucap seseorang ragu saat melangkah mendekati Alicia yang berdiri bersama fanny dan ralin


mereka bertiga pun menoleh ke sumber suara , alicia dan fanny terkejut saat melihat siapa yang datang , sementara ralin hanya menatap nya bingung


" ini beneran kamu alicia ? aku gak nyangka bisa bertemu dengan kamu hari ini disini " ucap seseorang itu


" memangnya kenapa ? ini kantor suaminya, wajar dia sering berada disini. dan kamu ngapain kesini wira ?" tanya fanny sinis


ternyata orang yang memanggil alicia tadi adalah wira, mantan kekasih alicia yang sudah menghianatinya dulu.


" Aku melihay beritanya, selamat untuk mu alicia. kau terlihat bahagia sekarang "


alicia berusaha untuk tersenyum


" tentu saja, aku bertemu laki-laki yang sangat baik dan tulus padaku " sahut alicia


wira pun menunduk


" ngapain lo kesini hah ?" tanya fanny


" aku ada kerja sama pembangunan rumah sakit dengan perusahaan ini " sahut wira


" udah berhasil lo ya sekarang ? ternyata gak sia-sia alicia kerja susah payah buat biaya sekolah mu dulu " sindir fanny


" hmm iya, aku jadi kontraktor sekarang dan sedang ada proyek rumah sakit dan kebetulan bekerja sama dengan perusahaan ini " sahut wira merasa tidak enak hati


fanny menatap wira jengah sementara alicia memilih menatap ke tempat lain.


" fan, aku masuk dulu ya. aku nunggu mas raka diruangan nya saja " ucap alicia lalu berjalan memasuki ruangan raka tanpa mengucapkan satu kata pun


sakit!! hatinya sakit saat melihat wajah tanpa dosa yang ditunjukkan wira saat ini. ingin rasanya dia memukul wajah itu jika tidak mengingat siapa dirinya di kantor ini.


meskipun rasa itu sudah lama menghilang, tapi rasa sakit penghianatan tetap terasa bagi alicia,


alicia memegang kno pintu dengan erat dan air matanya lolos begitu saja mengalir di pipinya


dengan cepat alicia menghapus air matanya


gak..aku sudah mempunyai mas raka, suami yang begitu sempurna untukku. tidak apa jika laki-laki itu bahagia sekarang. selagi dia tidak mengganggu aku, kurasa semuanya akan baik-baik saja.


sementara diluar ruangan ralin mempersilahkan pada wira untuk menunggu Raka dan Arka diruang tunggu tamu. fanny pun kembali ke meja nya dengan mood yang buruk


ngapain sih laki-laki brengsek itu datang lagi ke kehidupan alicia, awas aja jika dia sama istrinya itu bertingkah dan mengganggu alicia lagi. mereka akan berhadapan sama gue.!


.....


Raka yang diberi tahu jika alicia berada diruangannya berjalan dengan cepat sembari tersenyum,


" mas..." sapa alicia sembari tersenyum saat melihat raka masuk ke ruangannya


" sayang, tumben kesini ? tau aja kalo mas lagi kangen " ucap raka sembari memeluk alicia


" ini makan siangnya ketinggalan. mas kebiasaan kalo terburu-terburu semuanya di lupain . nanti lama-lama lupa sama aku " ucap alicia


" mas gak mungkin lupa sama istri mas yang cantik ini " sahut raka sembari mengecup rambut alicia


" ya udah mas makan siang dulu ya " ucap alicia

__ADS_1


raka pun mengangguk lalu duduk di sofa dan mulai makan siang.


..


jimmy mendekati fanny yang terlihat kesal karena mengetik sesuatu sembari menekan keyboard kuat-kuat hingga menimbulkan suara berisik


" kamu kenapa hmm ? " tanya jimmy


" gak kenapa-kenapa , cuma habis lihat sampah gak guna aja " sahut fanny


jimmy terlihat bingung lalu reflek menuduk mengamati lantai tempat mereka bekerja


" sampah ? mana ?"


fanny memijat pelipisnya kesal


" udah..udah. ayo makan, aku lapar " ucap fanny lalu berjalan duluan dan menghentakkan kakinya. mood nya benar-benar buru setelah bertemu dengan wira


jimmy mengikuti langkah kaki fanny sembari menatap kekasihnya itu dengan bingung


" dia lagi PMS ya ? sensitif banget " tanya jimmy bingung.


...


Alicia merapikan kotak makan siang yang sudah dihabiskan raka dan juga membantu raka merapikan ruangannya.


raka memeluk alicia dari belakang


" ada petugas yang membersihkan itu sayang. kamu jangan terlalu repot seperti ini " ucap raka


alicia hanya tersenyum


Alicia terlihat berpikir apakah dia harus memberitahu raka soal wira atau tidak.


sebaiknya aku bicarakan ketika dirumah saja nanti. bisa lebih leluasa dalam.berbicara


" Aku pulang dulu ya mas , aku juga izin mau mampir ke mall beli beberapa kebutuhan dirumah" ucap alicia


" mas anter ya ?"


" gak usah mas, aku kan sama sopir. mas juga kayaknya banyak kerjaan. " ucap alicia


" kalo kerjaan sih memang banyak sayang. tapi mas bisa tinggalin demi kamu sayang. mas anter ya ?"


" mas kerja aja yang semangat. nanti pas pulang aku pijitin ya, biar badannya gak kelelahan. " ucap alicia


raka pun hanya mengangguk karena gagal membujuk istrinya untuk tidak keluar rumah sendirian.


alicia tersenyum lalu merapikan dasi dan kas raka lalu berpamintan untuk pulang, raka mencium kening alicia dan mengantarnya sampai ke depan ruangan .


" aku pulang ya mas "


" iya hati-hati sayang "


alicia pun berjalan menuju lift dan raka memandangi istrinya sampai masuk ke dalam lift.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


jimmy dan fanny baru kembali dari makan siang, jimmy hanya bisa memandangi fanny yang masih saja terlihat kesal entah karena apa,


" kamu kenapa hem ?" tanya jimmy sembari mengusap kepala fanny


fanny pun menoleh dan menarik jimmy menuju ruang kosong


" kenapa ?"


" kamu tau kan wira kusuma ?" tanya fanny


" tentu saja, dia salah satu kontraktor pembangunan rumah sakit swasta, kalau aku tidak salah rumah sakit itu juga sebagian milik keluarga nya " sahut jimmy


" hidup enak juga ternyata si brengsek itu " umpat fanny


jimmy mengeryitkan dahi nya


" mantan kamu ya ?" selidik jimmy


" bukan aku, tapi alicia " sahut fanny


" Oh...apa ???" pekik jimmy


" alicia ? nona alicia ? " tanya jimmy lagi


" ya iyalah. siapa lagi coba . laki-laki brengsek itu . setelah semua apa yang sudah dilakukan nya ke alicia dan sekarang malah dia masih hidup enak aja, huh !!" umpat fanny kesal


" setelah puas membuat alicia bekerja sebagai pencari uang untuknya ketika dia hanya diam dan kuliah, laki-laki brengsek itu bahkan menghianati nya dan menikah dengan adik angkat alicia !! gila gak tuh orang ! dan yang buat aku kesel setengah mati , itu orang masih aja hidup enak. aku tuh pengennya dia itu hidup susah terus nangis terpuruk sudah buang permata seperti alicia. huh... naik nih tensi gue " cerocos fanny


jimmy pun mengusap kepala fanny, lalu terlihat berpikir.


" Pak raka tau gak hal ini ?" tanya jimmy


fanny menggeleng


" belum. alicia bilang nanti bicarain nya dirumah saja. biar lebih leluasa . kamu juga diem-diem dulu ya. jangan sampai pak raka tau dulu dari kita " ucap fanny


jimmy pun hanya mengangguk


entah apa reaksi pak raka nanti. apalagi tadi pak wira datang ke kantor ini. sudah pasti mereka tidak sengaja bertemu. kuharap reaksi pak raka tidak akan terlalu berlebihan.


.....


Wira bersalaman dengan Raka dan Arka setelah mereka selesai membicarakan kerja sama mereka.


wira menatap raka dengan tatapan sendu


ini suamimu alicia, dia tampan dan juga kaya raya. apa kau benar-benar bahagia bersama dia alicia ?


Arka pun mengamati wira yang terus menatap raka


apa pak wira kenal dengan kak raka ? kenapa tatapan nya sampai seperti itu ?


Sementara Raka hanya diam saja sembari memainkan ponsel nya, melihat ketiga orang yang sangat dicintainya, istri dan kedua anaknya .


di foto itu Alicia tersenyum begitu manis sembari memangku kedua anaknya yang juga tersenyum ke arah kamera.


Raka tersenyum sembari mengusap layar ponselnya

__ADS_1


*kesayangan ..


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ*...


__ADS_2