
alicia yang baru pulang kerumah melihat mertuanya sedang bersiap-siap untuk pergi
" loh mama mau kemana ? " tanya alicia
" ini mama mau pergi ke supermarket buat belanja kebutuhan bulanan " sahut bu mona
alicia melihat jam tangannya,
masih jam 2 sore, mas raka tadi kan izinin aku keluar sampe jam 3 sore. aku ikut mama saja lah sekali-kali bantuin mama
" alicia ikut ya ma, alicia juga mau beli popok sama susu buat faiz sama faizza " ucap alicia
" mama bisa sendiri kok sayang, lagipula keperluan cucu-cucu mama udah ada di daftar belanjaan mama kok sayang " ucap bu mona
" tapi alicia ingin ikut mama, boleh ya ma ? alicia bosen dirumah" bujuk alicia
bu mona pun tersenyum lalu mengangguk
" ya udah siap-siap sana, mama tunggu. kamu sekalian bawa faiz sama faizza, jarang-jarang kan kita pergi bareng. jadi mama sekalian mau bawa mereka juga jalan-jalan " ucap bu mona.
alicia pun tersenyum senang lalu berlari ke kamarnya untuk mempersiapkan anak-anaknya
..
alicia dan bu mona bergandengan tangan menyusuri supermarketsambil mendorong stroler bayi.
" lihat cucu-cucu oma, seneng banget ya dibawa jalan-jalan. ketawa terus daritadi ya. seneng ya dibawa jalan-jalan " ucap bu mona sembari tersenyum melihat kedua cucunya yang asik bermain dengan mainan mereka.
alicia tersenyum. tangannya sibuk memilih kebutuhan dapur
" sayang, mama ke toilet dulu bentar ya, kamu tunggu disini ya , jangan kemana-mana " ucap bu mona
alicia mengangguk
" iya ma "
bu mona pun berjalan menuju toilet. sementara alicia kembali memilih belanjaan sembari 1 tangannya mendorong stroler bayi mereka
" ehh...lihay siapa ini , ada alicia" ucap seseorang yang berpapasan dengan alicia
mendengar namanya disebut alicia sontak menoleh, alicia sedikit terkejut karena dia mengenali seseorang yang memanggil nya itu.
" bu wati.. " ucap alicia
orang itu adalah bu wati, tetangganya saat di kontrakan dulu, dia adalah salah satu ibu-ibu yang kerap menghina alicia yang hamil tanpa suami, bu wati bisa dibilang seseorang yang mampu karena suaminya yang bekerja diperusahaan besar sehingga bu wati memiliki gaya hidup tinggi dan angkuh. sebenarnyq alicia tidak pernah mengusik tetangganya, mereka hanya iri yang melihat wajah cantik yang dimiliki alicia, dan juga mereka melihat alicia yang hamil tanpa suami membuat mereka menyebut alicia simpanan om-om bahkan diejek menjual dirinya demi uang.
" udah cukup lama ya kita gak ketemu, mereka masih hidup ya ? kirain kamu gak punya cukup uang buat menghidupi mereka. sama siapa lagi kamu sekarang? siapa lagi yang kamu goda ?" sindir bu wati sinis
alicia menahan tangisnya, dia memegang erat stroler bayi nya .
__ADS_1
" kabar kami sangat baik bu, semoga ibu juga baik-baik saja. " ucap alicia berusaha sabar
" ya baik-baik saja lah. kan kamu yang bawa pengaruh buruk di sekitar saya sudah pergi jauh. eh gak nyangka malah ketemu disini lagi , bisa sial nanti saya " ejek bu wati
alicia berusaha tetap sabar meladeni sikap bu wati
bu wati menelisik penampilan alicia, melihat tas dan sepatu yang dipakai alicia, matanya mendelik karena tas itu lah yang sangat diinginkan nya selama ini. tapi kenapa alicia bisa memakainya
" sudah kaya kamu ya sekarang ? kok bisa ? apa anak-anak haram kamu itu udah ketemu bapaknya ? " sindir bu wati
" tolong jaga ucapan ibu, anak-anak saya bukan anak haram, berapa kali saya bilang " ucap alicia sedikit meninggikan suaranya
bu wati marah karena alicia berani membentaknya,
plakkkk...
alicia terjatuh karena pipinya ditampar oleh dengan keras oleh bu wati
benerapa orang yang melihat kejadian itu ada yang mengenali alicia sebagai istri dari raka hadi wijaya, beberapa dari mereka bahkan langsung merekam kejadian itu.
" kamu ya, sadar diri dong, jangan cuma karena kamu pakai barang-barang mahal kamu bisa jadi sombong begini, dimata saya kamu itu tetap wanita murahan dan anak-anak kamu itu anak haram yang bawa sial.
jangan sombong kamu ya, punya wajah cantik tapi hatinya buruk sekali, pasti kamu jadi simpanan suami orang kan ? cih. dasar tidak tahu malu kamu alicia " ucap bu mona
" jaga ucapan ibu ya, jangan terus menghina anak-anak saya !" pekik alicia
akkhhh... " alicia meringis saat tangan bu wati menarik kasar rambutnya
" SINGKIRKAN TANGAN KOTOR KAMU DARI MENANTU SAYA !!" pekik bu mona saat melihat alicia yang terduduk di lantai dan ada orang asing yang menarik rambutnya
semua orang menoleh dan mengenal siapa perempuan itu. dia adalah istri salah satu konglomerat di negeri ini, yang juga ibu dari pengusaha muda Raka dan Arka.
bu wati menoleh dan dia juga mengenali siapa bu mona karena sering melihatnya di televisi.
Menantu ? siapa ? alicia ?
bu mona menarik dengan kasar tangan bu wati dari rambut alicia,
" berani nya tangan kotor mu menyakiti menantu saya yang berharga !!" teriak bu mona sambil menghempas kuat tangan bu wati
alicia hanya terduduk sembari menahan tangis. bu mona menghampiri alicia lalu membantunya berdiri. bu mona terkejut saat melihat ujung bibir menantunya yang terluka dan mengeluarkan sedikit darah.
bu mona menatap tajam bu wati
" siapa kamu ? dan apa maksudnya ini ? kenapa kamu menyakiti menantu saya hah ? " teriak bu mona
" saya tetangga dia dulu." sahut bu wati
" lalu kenapa kamu berani menyakiti menantu saya ? apa-apaan ini ? " tanya bu mona marah
__ADS_1
" saya hanya mengatakan fakta saja dan dia marah. lalu apa salah saya nyonya hadi wijaya ?" tanya bu wati santai
" fakta apa hah ?"
" mama udah, tadi cuma salah paham saja. alicia yang gak sengaja nabrak bu wati dan alicia gak sadar jadi bu wati sedikit marah. alicia cuma terjatuh saja mama. alicia gak apa-apa mama " ucap alicia sembari menahan tangan bu mona dan berusaha menenangkan mertuanya itu
semua orang yang mendengar ucapan alicia ada yang bengong ada juga yang takjub melihat kebaikan hati menantu hadi wijaya itu. jelas-jelas mereka mendengar dan melihat sendiri bagaimana ibu-ibu itu menghina bahkan menampar alicia.
bu mona melihat alicia
" kalau kamu cuma terjatuh kenapa ujung bibir kamu terluka begitu ? pipi kamu juga merah begini sayang" tanya bu mona yang merasa jika menantunya itu menyembunyikan sesuatu
" saya cuma bilang jika anak-anak nya itu anak haram dan dia wanita murahan yang bawa sial . nyonya hadi wijaya jangan percaya begitu saja dengan dia ini. memang nyonya sangat yakin apa kalo bayi-bayi itu cucu nyonya ? bisa saja ayah mereka itu tidak jelas dan wanita ini hanya mengaku-ngaku saja. biar bisa jadi orang kaya. dia ini saat hamil tanpa suami nyonya, nyonya jangan percaya begitu saja " ucap bu wati
bu mona terlihat begitu marah mendengar ucapan bu wati itu
" jaga ucapan mu ya, mereka itu cucu saya. dan saya dan keluarga saya percaya dan sudah membuktikan nya sendiri. dan juga menantu saya ini bukan wanita murahan seperti yang kamu bilang ya. kamu itu yang tidak punya adab sama sekali " teriak bu mona marah
alicia berusaha menenangkan bu mona
" mama udah mama, jangan emosi begini ma. ingat kesehatan mama " ucap alicia
" mama gak terima kamu dan cucu-cucu mama dihina seperti ini , sakit hati mama nak" sahut bu mona
alicia mengusap lembut punggung mertuanya untuk menenangkannya
" keamanan..keamanan... " teriak bu mona
beberapa keamanan mendekati bu mona, mereka langsung menunduk hormat saat melihat bu mona
" bawa perempuan ini keluar dari sini dan jangan pernah mengizinkan nya lagi menginjakkan kaki di sini lagi. beritahu cabang yang lain untuk mengingat wajahnya dan jangan membiarkan dia menginjakkan kaki di gedung ini lagi " titah bu mona
para keamanan itu pun menunduk
" mari saya antar bu "
" loh.. saya ini pelanggan disini. pelanggan itu adalah raja, kalian gak bisa seenaknya mengusir dan melarang saya ke tempat ini. saya punya hak untuk pergi belanja kemanapun selama saya punya uang " protes bu wati
" tapi saya tidak sudi menerima uang dari mu. putra saya tidak akan bangkrut jika tidak menerima uang mu "
" maksud anda nyonya ?"
" tempat ini dan cabang-cabang yang tersebar di seluruh negri ini milik putra sulung saya, suami alicia !" sahut bu mona tegas
bu wati melongo, dia tidak menyangka jika keluarga hadi wijaya bisa sekaya itu. tadinya dia hanya berpikir jika mereka hanya memiliki perusahaan kontraktor terbesar di negeri ini, tapi ternyata lebih dari itu. bahkan anak mereka yang terkenal itu ternyata sekaya itu, dan parahnya lagi laki-laki itu adalah suami alicia, wanita yang selama ini dihina nya
gawat..aku mencari lawan yang salah.
...****************...
__ADS_1