Cinta Tulus Aisyah

Cinta Tulus Aisyah
Episode 22


__ADS_3

"kak Farel ini berlebihan." Ucap Aisyah pada Farel yang berada di samping nya sembari netranya mengedarkan pandangan ke sekeliling restoran yang di ubah menjadi tempat pesta dengan dekorasi bernuansa putih sangat elegant.


"Ini pantas untuk mu."


Farel pun tidak tau akan jadi seperti ini.Geo lah yang mempersiapkan semuanya.Geo juga mempersiapkan acara lamaran Farel untuk Aisyah hari ini.


FLASH BACK..


Hari masih gelap Geo sudah tampak sibuk dengan layar pipih di tangan nya.


Menghubungi beberapa orang untuk menyiapkan pesta kejutan dan sekaligus acara lamaran untuk Aisyah.


Sebelum nya Ia memberi kabar pada orang tua Farel dan menerbangkan Tuan dan Nyonya Ramadhian ke negara ini.


Geo menyiapkan mobil untuk Farel kendarai menjenput Aisyah dan keluarga menuju tempat acara sidang.


Ia memasuki restoran mengedarkan pandangan membayangkan dekorasi pesta sesuai imajinasi nya.Tidak perlu ditanya mengapa Geo bisa masuk?Tidak sulit untuk Geo membuka pintu restorant tanpa merusak sedikit pun.


Tidak lama tim dekorator datang.


Geo menjelaskan keinginan nya pada tim dekorator profesional ternama di negara itu.


Tidak banyak berbasa basi tim dekorator mulai bekerja mengerahkan tenaga ahli bekerja sesuai keinginan klien tanpa cacat.


"Gadis calon tunangan anda pasti sangat istimewa ya tuan?"tanya salah satu dari tim dekorator.


"Kau benar..Dia lebih dari kata istimewa,namun kau juga salah ..ini semua bukan untuk ku!."


Jawab Geo kelu.


Geo duduk di salah satu kursi menyilangkan kaki nya,menonton acara sidang terbuka promosi Doktor secara live di ponsel nya.Seseorang diperintahkan mengabadikan momen penting dalam hidup Aisyah dan hanya Geo yang menonton secara live di ponsel nya.


Wajah Aisyah muncul disana sedang menjawab berbagai pertanyaan,sanggahan dari tim penguji.


Entah mengapa hati Geo turut berdebar tegang melihat ketegangan di layar ponsel nya.


"Bagaimana jika Aisyah tidak lulus?apakah ini akan sia sia?" Geo merasa khawatir.


Lama Ia menonton acara live itu.Geo semakin yakin jika Aisyah mampu mendapat nilai terbaik dilihat dari cara Aisyah menjawab.


"Astaga!!!aku lupa!!" Geo meraih kunci mobil bergegas menginjak pedal gas di mobil nya menuju toko bunga membeli bunga untuk mengucapkan selamat pada Aisyah.


Geo tertarik pada bunga mawar berwana putih.Ia pun membeli nya.


"Ini akan mewakili perasaan anda untuk kekasih anda tuan."kata penjual bunga memberikan baket bunga mawar putih pada Geo.

__ADS_1


lagi lagi Geo merasa kelu,Geo membayar tanpa mengidahkan kata kata penjual bunga yang terus saja mengoceh.


Geo kembali menuju resto,duduk di tempat yang sama sebelum Ia pergi.Geo memperhatikan bunga yang Ia beli di toko tadi.


"Sesuka ini aku pada nya?Ya..Tuhan..." Geo mengutuki kebodohan nya,menyukai wanita yang jelas jelas milik orang lain.


Mempersiapkan acara lamaran untuk orang yang Ia cintai bersama pria lain.


Rasanya benar benar menyakitkan namun ada kebahagiaan tersendiri di balik rasa sakit yang amat dalam.


"Izinkan aku mencintai mu dengan cara ku sendiri Aisyah,membahagiakan mu tanpa menyakiti seapapun." Gumam Geo sambil meremasi kartu ucapan pada baket bunga,mengganti tulisan "Dari Mommy untuk Anak mommy Aisyah."


Semua persiapan selesai sesuai rencana.


Geo menjemput Tuan dan Nyonya Ramadhian di bandara dan mengantarnya ke tempat acara sidang dan memberikan baket bunga.


"Terimakasih Geo,kau selalu melakukan yang terbaik." nyonya ramadhian menerima bunga pemberian Geo untuk Aisyah.


"Saya permisi tante..ada yang harus saya selesaikan.Maaf jika nanti tante harus diantar supir."Geo sedikit membungkuk tanda menghormati.


Geo berlalu dengan perasaan kelu.Ia tidak pernah merasakan ini sebelum nya.Geo adalah pria yang gila akan karir dan pekerjaan tidak pernah dekat dengan seorang wanita manapun.


Hanya Ainsyel wanita gila yang sangat tergila gila pada nya,terus mengejar nya tanpa peduli jika selalu di acuhkan.


FLASH BACK OFF...


Aisyah mempersilahkan masuk pada orang tua Farel.Mereka duduk dengan satu meja didepa nya.


Para tamu undangan berdatangan memenuhi kursi kursi yang tertata rapih di tempat itu.


Aisyah menyapa para tamu yang mengucapkan selamat.


Tidak banyak yang datang hanya kolega kolega dari pihak Ramadhian.Juga teman teman Aisyah dari universitas,Para Dosen dan Jasmin juga penghuni rumah kontrakan lain nya.


Karyawan Aisyah pun ada di sana membuat kebahagiaan Aisyah bertambah.


Ia tidak menyangka mendapat kejutan yang begitu luar biasa.


"Terimakasih kak Farel." walaupun ribuan kali Aisyah ucapkan tetap saja rasa syukur bercampur bahagia tidak bisa tergambarkan dengan kata kata.


"Alhamdulillah ya Allah...." Ucapan rasa Syukur yang mendalam Aisyah haturkan untuk Allah Tuhan Pencipta Seluruh Alam.Aisyah kembali duduk di kursi nya.


Ayah Farel berpidato menyambut para tamu undangan juga menghaturkan keinginannya untuk mengkhitbah Aisyah.


"Terimakasih untuk para tamu undangan yang telah hadir di acara kami." Ucapan Ramadhian memecah keheninga.Bla...bla...bla... sambutan untuk para tamu undangan.

__ADS_1


"Untuk Ibu Inah dan keluarga,Izin kan kami menghitbah Aisyah Ramadhan untuk putra kami Farel Ramadian." Tutur tuan Ramadhian.


Aisyah terkesiap juga Felisya dan Ibu nya.Mereka mengira ini hanya pesta kejutan lulusnya Aisyah dari gelar pendidikan tertinggi,bukan acara lamaran yang begitu mendadak.


"Terimakasih untuk Tuan Ramadhian dan keluarga.Suatu kehormatan untuk kami mendapatkan suatu niat baik dari Tuan Ramadhian dan keluarga.Untuk keputusan saya serahkan pada Aisyah."Jawab Ibu Inah dengan lembut.


Semua hening menunggu jawaban dari Aisyah.


Farel yang selalu bisa membaca situasi berdiri mengambil microphone yang ada di tangan Ayah nya.


" Aisyah... aku bukanlah pria sempurna yang pantas bersanding dengan mu.


Aku tidak pandai berbicara berpuisi atau berkata kata.Aku hanya ingin membina rumah tangga dengan mu.Menjadi imam untuk mu untuk mengharap Ridho dari Allah SWT.


Aku mencintai mu karena Allah Aisyah.


Mau kah kau menikah dengan ku?"Tutur Farel panjang lebar mengutara kan isi hati dan niat tulus nya pada Aisyah.


"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Terimakasih untuk Tuan Ramadhian dan keluarga.


Kak Farel..Aku menerima khitbah dan niat baik dari engkau.Aku juga bukanlah wanita sempurna.


Terimalah segala kekurangan ku.Melangkah bersama untuk mendapatkan Ridho dari Allah SWT." Jawab Aisyah.


"Alhamdulillahirabbil'alamin." Semua yang hadir berucap Syukur pada Allah Tuhan Seluruh Alam.


Seseorang dari balik tirai berwarna putih, bersandar pada tembok mengusap bulir bening yang lolos dari ujung mata nya.


"Berbahagia lah Aisyah....Kau wanita yang baik untuk pria yang baik pula." walaupun sakit yang Ia rasakan namun Geo senang bisa melakukan ini semua untuk Aisyah.




-


-


Vote..vote...vote...


Terimakasih sudah membaca..


Mohon maaf masih banyak kesalahan dan kekurangan..

__ADS_1


like & komen ya kawan..Terimakasih


__ADS_2