
Semakin larut semakin erotis pula para wanita menari di lantai dansa dengan iringan musik dari DJ memperlihatkan setiap lekuk nya yang membuat hormon testosteron pria meningkat.Sesekali penari itu mendekati pria hidung belang bermain dengan lidah nya telinga.
Seorang pria yang sangat mirip dengan orang yang tertangkap pada cctv mini market berada disana dengan rekan nya menegak minuman dengan wanita disamping nya.Wanita itu kemudian duduk di pangkuan pria yang membayar nya menautkan bibir disana.
"Menjijikan?!." umpat Felisya dalam hati tanpa memperlihatkan mimik wajah nya disana.
Para pria terlihat menatap takjub nan haus pada Felisya yang memasuki tempat itu.Ia memilih duduk di depan meja bar menyilangkan kaki nya hingga terlihat bagian paha semakin terlihat sexy dimata para pria disana.Felisya memesan wine,meraih gelas berisi wine menggerak kan gelas itu sehingga wine berputar didalam gelas.
"Satu...dua..."
Sesuai perhitungan Felisya.Seorang pria casanova menurunkan wanita dari pangkuan nya meneguk vodka kemudian mendekat menghampiri Felisya.
"Kau sendirian saja nona?" Pria tampan itu mendekat menyandar pada meja bar menatap Felisya.
Felisya hanya diam melirik ke arah pria itu dengan sangat mempesona sambil terus menggerakan gelas berisi wine.
"Pesona mu luar biasa nona.300juta untuk mu malam ini." Bisik lembut Pria itu ditelinga Felisya.
Felisya mengerutkan dahi,menunjuk dinding kaca yang memperlihatkan Lamborgini aventador warna merah terparkir disana.
"Sorry baby,1juta dolar untuk mu malam ini. Kau akan dapat kan yang terbaru?!."
Felisya tersenyum penuh arti turun dari tempat yang sebelum nya Ia duduki.
Pria itu mendekat kan wajah nya pada Felisya.
"No?!..Don't touch me!"
Tegas Felisya.
Pria itu mengangkat tangan nya."Ok baby terserah pada mu."
Pria itu melangkah diikuti Felisya menuju VIP room.Bodyguard membungkuk menyambut bos nya penuh hormat.Sesuai perhitungan Felisya, Geo akan segera datang dan Felisya harus mengaman kan pria ini yang tidak berhubungan dengan misi nya.
***
Di tempat lain.
Geo memarkirkan mobil di depan hotel berbintang milik tuan Ramadhian yang ada di kota samarinda.Security dan beberapa bodyguard sedikit membungkuk tanda menghormati menyambut datang nya Geo.
Geo melangkah lebar bergegas muju lift khusus di dalam hotel.Pintu lift terbuka,Geo terus melangkah menuju ruangan yang telah menunggu
dr Ken seorang ahli forensik,Rangga dan dua orang polisi lain nya.
Rangga memutar cctv mini market yang Ia dapatkan dari orang suruhan Geo siang tadi.
Terlihat mobil berhenti di depan mini market dengan orang pakaian hitam keluar dari bawah sana melesat menuju mobil hitam yang menjemput.
Geo memperlambat gerakan di layar me zoom plat nomor disana.meneliti wajah pengemudi mobil yang bisa cepat dikenali.
Dr Ken menerangkan panjang lebar meletak kan berkas berisi hasil penelitian nya bersama tim yang inti nya tidak terdapat sisa dari tubuh Farel dari tulang hingga abu nya.Berarti hanya ponsel nya yang tertinggal sebelum mobil meledak.
"Mustahil jika Farel bisa melompat dari tebing dengan keadaan hidup,namun tidak ditemukan jenazah nya disana atau sisa dari disantap binatang buas." Pungkas Rangga.
__ADS_1
"Kami menemukan sisa zat kimia pembuat bom disana." Dr Ken menimpali.
"Mungkin seseorang menolong Farel ketika mobil telah terjatuh dan kemungkinan bom meledak setelah Farel dikeluarkan."ujar Geo.Imaginasi mengarah kesana.
" Dan bom dipasang oleh si bangsat itu ketika Farel masuk ke dalam mini market."Rangga menimpali.
Felisya mengirim kan foto foto yang Ia dapatkan di casino."Sial?!!." umpat Geo.
Rangga dan dr ken menoleh ke arah Geo.
"Felisya sepertinya telah mengetahui hal ini dan sekarang berada di casino."ujar Geo.
" Bukan kah kau hanya menyuruhnya menyelidiki?"
Rangga menatap tajam Geo.
"Dia wanita yang suka bertindak di luar dugaan!."
ujar Geo sambil bangkit dari duduk nya.
Bergegas lah,Si brengsek itu sudah pasti ada di sana.Satu lagi,jangan mengusik pengusaha asal belanda sang casanova penggila judi.Dia tidak berhubungan dengan ini." Pungkas Rangga.
" Dia orang yang sangat berpengaruh di negara ini,tidak ada catatan kriminal apapun tentang nya.
"Katakan saja dengan jujur,kau takut kehilangan jabatan mu?!." Geo menyeringai melirik Rangga.
Rangga dan Geo diikuti dua polisi yang sejak tadi berjaga bergegas menuju casino,yang tampak dari luar seperti rumah mewah seperti pada umum nya.
Seketika suasana menjadi panik histeris para wanita yang menjerit
Doorrr?!Geo melesatkan peluru kearah langit langit.
Pengunjung diam serentak kemudian jongkok di lantai serempak.
Prang...?!!!Geo melempar botol wine di atas meja kaca yang membuat meca pecah seketika.
Seorang yang meringis kesakitan karena luka tembak menunjuk arah kemana pergi nya orang yang sedang dicari.
Bruak..!!"Geo menendang pintu kamar yang terdapat pria dengan tubuh polos nya berada diatas wanita yang tidak sehelai pun benang melekat di tubuh nya.
"Dorr..?!" Geo melesatkan tembakan ke langit langit kamar.Pria itu terperangah,diikuti suara wanita yang menjerit,meraih pakaian satu persatu yang tergeletak di lantai kemudian berlari menuju kamar mandi.
"Bugg... Bugghh... Buggghhhh!!!."
Geo menghantam pria itu berkali kali.
Menodongkan pis*ol kearah pria itu.Sepersekian detik Rangga datang bersama rekan nya melemparkan celana kemudian memborgol pria itu.
"Kau terlalu baik,sialan?!."
"Tahan amarah mu,kita masih memerlukan nya."
ujar rangga.
__ADS_1
"Dimana wanita mu?" ucap Rangga menyeringai. "Tidak kah dia tidur bersama pria casanova asal belanda itu?Sepertinya dia menikmati malam ini?!."
"Tutup mulut mu?!!."
"Hahaha...Kau marah?Kau menyukai nya?Aku salah menilai mu.Ku kira kau tidak tertarik pada lawan jenis." Berbicara sambil berlalu meninggalkan Geo.
Geo tidak mengidah kan ucapan Rangga melangkah menuju VIP room,Geo meraih handle pintu dan membuka nya dengan perasaan yang entah apa itu nama nya.
Ceklek..
"Hai Geo,Kau sudah datang?" Senyum khas Felisya disana.
Geo merasa lega,seperti nya tidak terjadi apapun disana.
"Tuan,maaf merusak acara mu.Terimakasih banyak atas bantuan mu.Selamat malam"
Senyum manis Felisya kemudian melambai pada nya.
Felisya dan Geo bergegas menuju Lamborgini yang terparkir di luar.Aparat keamanan negara mengucapkan terimakasih dan memohon maaf pada pria asal belanda itu.Rangga beramah tamah dengan gaya khas pria seperti telah mengenal lama.
Orang orang yang terlibat atas kejahatan yang mereka lakukan dibawa ke kantor polisi untuk bertanggung jawab.
Geo memberikan blazer untuk menutupi dress yang Felisya kenakan.
Mobil melesat menjauhi tempat itu menuju hotel.
"Apa yang kau lakukan dengan nya?"
"Maksud mu?" Felisya berfikir sejenak.
"O..dia awal nya menawari ku 1juta dolar untuk menemaninya malam ini.Kemudian mengikuti nya hingga VIP Room.. Disana dia ingin mencium ku.Ku kataka aku tidak suka disentuh. Aku berkata jika aku membutuh kan bantuan nya untuk menangkap bandit yang membunuh saudara ku!itu saja."
"Hanya itu?kau tidak melakukan apa pun?" Geo tidak percaya.
Felisya mengangguk."Aku menolak uang dari nya.
memberi pengertian dan syukurlah dia mengerti."
"Tuhan Maha Baik,yang selalu melindungi ku."
"Bersiaplah,besok pagi kita lakukan pencarian untuk Farel."
Felisya mengangguk mengerti.
-
-
Cerita cinta Desi dan Kris ada di novel yang berjudul Goodbye KRISTIAN ya...
yuk mampir juga,terimakasih..
__ADS_1