Cinta Tulus Aisyah

Cinta Tulus Aisyah
Episode 49


__ADS_3

Nyonya Ramadhian mendorong suami nya memelepas kan ciuman nya sepat.Sadar akan hadir nya Aisyah disana.


"Daddy,jagalah sikap mu."


"Maaf Aisyah." Mommy bersemu malu dihadapan menantu nya.


Aisyah tersenyum dengan terpaksa.Mungkin hal seperti itu sudah biasa untuk tuan dan Nyonya Ramadhian,namun tidak untuk Aisyah.


"Senyum mu aneh sekali sayang."ucap Farel.


" Seperti itu lah Daddy,nanti kau akan terbiasa."


"Kebiasaan yang tidak baik." Gumam Aisyah dalam hati.


"Apa rencana mu boy?"tanya Daddy sambil memasukan nasi ke mulut sang istri yang kesal pada nya.


" Kembali ke Kairo."


"Tinggal lah disini lebih lama lagi." rengek Mommy.


"Hadiah bulan madu untuk kalian,terserah saja ingin kemana."Daddy menimpali.


" Minggu depan Farel ada proyek di kalimantan. Disana hanya dua hari,baru setelah itu kita honeymoon."melirik sang istri mengerlingkan sebelah mata nya.


Aisyah memalingkan wajah yang bersemu memerah."Kau genit sekali."gumam gumam dalam hati seolah mengerti apa yang Farel Fikir kan.


"Lebih baik tunda saja pekerjaan mu." tuan Ramadhian menimpali sambil meraih air putih lalu meneguk nya.


"Alhamdulillah.Sarapan kali ini terasa nikmat sekali dengan hadir nya kalian berdua.Pergi lah ber bulan madu segera berikan kami cucu."


Daddy menyelesaikan sarapan mengusap bibir nya dengan tisu kemudian berlalu meninggalkan meja makan diikuti mommy yang juga bangun dari duduk."Mommy mau pergi arisan dulu ya sayang."ujar nya menuju kamar nya bersiap untuk pergi.


"Ada apa sayang?kau memikirkan sesuatu?"


"Kau sudah menghubungi Geo?"


Perasaan Aisyah tidak enak,seakan tidak merelakan suami nya untuk pergi minggu ini.


"Hanya dua hari sayang." Sentuh Farel pada pucuk kepala Aisyah."Aku tidak menghubungi Geo,dia pasti sangat sibuk.Aku sudah banyak menyusahkan nya."


Aisyah mengangguk mengerti kemudian memberes kan meja makan membantu pelayan disana.


***


Benar saja,Geo tampak sangat sibuk dengan semua pekerjaan nya.Tidak pernah menghubungi Farel karena tidak ingin mengganggu pasangan yang baru saja menikah.


Geo yang sebelum nya sudah mempersiap kan paket bulan madu untuk Farel dan Aisyah.Namun belum ada instruksi dari Farel kapan untuk pergi kesana.


*********


Farel mempersiapkan travel bag memasukan beberapa helai pakaian disana.Meraih arloji melingkarkan pada tangan kiri nya.


Aisyah yang memang sejak awal tidak begitu senang dengan kepergian Farel memilih diam duduk di dekat meja rias tanpa membantu suami nya yang sedang kerepotan sendiri.


"Kau bisa merajuk rupanya." bisik Farel pada telinga Aisyah.

__ADS_1


Aisyah bergedik."Aku hanya mencemaskan mu."


"Hanya dua hari,tapi jika kau mau kita bisa pergi bersama." Farel mengecup pipi Aisyah.


"Tidak,aku disini saja." usap Aisyah pada pipi suami nya.


Farel siap untuk pergi"Sayang..Aku mencintai mu karena Allah."


ucap Farel sambil mencium dahi Aisyah.


"Terimakasih."


Farel menggenggam tangan lembut Aisyah menuruni tangga.Mencium tangan Aisyah di depan Mommy nya.


"Hati hati sayang." Peluk Mommy pada anak nya.


"Hanya dua hari mom, jangan berlebihan begitu."


Farel terkekeh.


Pelayan membawakan travel bag memasukan nya ke bagasi.


Aisyah dan Mommy mengantar sampai depan pintu utama.Sedangkan daddy nya sudah pergi ke kantor sejak pagi tadi.


Farel mencium tangan Ibunda nya"Jaga istri ku mom."bisik Farel.


"Anak nakal." Mommy memeluk anak nya.


"Sayang tunggu aku hingga kembali." ucap Farel yang kemudian menghujani Aisyah dengan ciuman."Kau tidak perlu mengantar ku sampai bandara.Aku mencintai mu."Kecup Farel pada bibir istri nya.


Aisyah bersemu malu,Farel terus menciumi nya di depan Mommy.


"Silahkan tuan" Farel memasuki mobil yang kemudian melaju di sana Farel terus melambai pada Istri juga Ibu nya.


***


Entah kenapa Farel memilih menaiki transportasi umum dari pada Pesawat pribadi milik nya sendiri.


Armada besi menerbangkan Farel menuju bandara Samarinda-Kalimantan timur.


Memesan taxi online untuk menuju kota tujuan yaitu Bontang.


"Silahkan tuan." Sopir taxi membukakan pintu juga memasukan travel bag di bagasi.Kemudian Taxi itu melaju meninggalkan bandara.


"Target sudah keluar dari airport bos" Seseorang yang sudah duduk di area bandara sejak pagi menghubungi seseorang dengan ponsel nya.


"Siap bos!"orang itu mematikan panggilan nya.


Taxi yang membawa Farel berhenti di depan mini market. Farel keluar membeli air mineral.Secepat itu seorang yang sepertinya telah ahli menyelinap di bawah taxi.Entah apa yang Ia lakukan disana.


Sepersekian detik langsung pergi melesat dengan mobil yang tiba tiba menjemput nya.


Gerakan sangat cepat hingga tidak ada seorangpun yang menyadari nya termasuk sopir taxi disana.


"Jalan" ucap Farel yang telah kembali duduk di dalam taxi kepada sopir untuk melanjutkan perjalanan.

__ADS_1


Perjalanan yang memerlukan waktu berjam jam untuk sampai kota tujuan.Karena harus melewati area hutan dan perkebunan kelapa sawit.Tidak ada rumah ataupun warung di pinggir jalan hanya ada pohon sawit juga hutan dengan pohon yang menjulang tinggi.


Jalan sangat sepi hanya sesekali berpapasan dengan beberapa mobil besar yang membawa alat berat seperti exafator.


"Sepertinya ada yang mengikuti kita tuan." ujar Sopir taxi yang memperhatikan kaca spion beberapa kali terlihat mobil hitam yang sama muncul di sana.


Farel terkesiap menoleh pada mobil yang dibelakang nya."Berhati hati lah."


Tiba tiba..Dorr...!!Dorr...!!Dorr..!!


"Allahu Akbar..!!


"Laju kan mobil nya."


"Baik tuan..!" Sopir menginjak pedal gas hingga mobil melaju melesat lebih cepat.


"Siapa mereka tuan?seperti nya mereka mengincar anda?!."Ucap sopir taxi dengan sangat panik terus menginjak pedal gas melajukan mobil nya sambil menghindari peluru yang bertubi tubi melesat pada mobil nya.


" Aku tidak tau?!,berhati hati lah!"


Dorr..!!Dorr!!Dorr...!!Mobil berwarna hitam yang ada di depan taxi yang seperti nya telah menunggu kedatangan nya pun menembaki taxi yang membawa Farel.Dor..!! Dorr!!..


Prang...!!Kaca mobil samping pengemudi pun pecah oleh peluru yang terus menerus menghantam taxi disana.Farel menunduk berusaha menghindari peluru yang melesat kedalam.


Tibalah di tanjakan gunung tertinggi di area kalimantan timur yaitu tanjakan gunung menangis.Tanjakan bukit Menangis yang sangat curam dengan jurang yang sangat dalam dikelilingi pepohonan yang besar besar dan menjulang tinggi.


Dorr..!! Dorr..!! Dorr..!!Taxi terus dihujani dengan peluru hingga leher sopir itu tertembak.


" Selamat kan diri anda tuan..."lirih sopir taxi yang berlumuran darah.


"Bertahan lah..?!.."


Farel berusaha meraih kemudi yang hilang kendali namun..


Dorr..!! Dorr...!!!Ban mobil taxi pecah akibat hantaman amunisi yang membuat taxi semakin hilang kendali hingga taxi menabrak pembatas jalan terjun ke jurang yang sangat tinggi berguling guling dan...


DDOOORRRRR.....!!!!


Taxi meledak menciptakan api yang sangat besar menguap menghempas keatas membakar disana.


Secepat itu mobil mobil yang tidak dikenal meninggalkan tempat itu yang sebelum nya telah mengabadikan dengan ponsel nya dan mengirimkan pada bos nya disana..


"Farel sudah ku beres kan."


Seseorang disana membaca peasan duduk di kursi kebesaran nya menyilangkan kaki mengulas senyum sambil memainkan dua bola hitam di tangan nya....


-


-


Mohon dukungan nya.....kawan..


Sekilas info..


Gunung Menangis atau bukit menangis adalan tanjakan tertinggi yang terdapat jurang sangat dalam di daerah kalimantan timur.

__ADS_1




__ADS_2