Cinta Tulus Aisyah

Cinta Tulus Aisyah
episode 6


__ADS_3

Empat mobil menghimpit mobil yang dikendarai Aisyah.Satu mobil di depan,dua mobil di samping kanan dan kiri,satu lagi di belakang.Empat mobil itu melaju perlahan membuat Aisyah tidak punya pilihan selain mengikutinya.


Aisyah di bawa ke halaman sebuah rumah mewah yang sepertinya pemilik rumah ini bukan orang sembarangan.


Aisyah keluar dari mobil,orang orang yang membawa nya kemari menggunakan stelan jas hitam,sepatu hitam.gerakan mereka terkoordinasi


Sampailah di halaman rumah megah,tentu saja pemilik nya bukanlah orang sembarangan.Aisyah masuk kedalam rumah itu,ada banyak pengawal berdiri di situ.


Aisyah bersikap tenang dengan wajah datar nya itu bisa menutupi kegelisahan nya saat ini.


Seorang pengawal mendekati Aisyah saat tangan pengawal itu hampir menyentuh wajah Aisyah,secepat kilat Aisyah mendaratkan kakinya di perut pengawal itu,kemudian pengawal itu terduduk di lantai dan meringis kesakitan.


Mereka tidak menyangka Aisyah bisa bela diri.


"Jangan menyentuh ku!!" Tatap Aisyah dengan ekspresi datar nya.


Terdengar tepuk tangan dari lantai di atas nya..


Aisyah menoleh melihat pria paruh baya menuruni tangga.


Pria itu adalah charles monroe seorang pengusaha juga salah satu pemimpin organisasi gelap yang di segani di negara nya.


Charles saingan bisnis ayah Felisya juga mantan kekasih ibu nya.


"Nona Aisyah Ramadhan...Sepertinya Bi Inah membesarkan mu dengan baik!"


"Apa mau anda tuan?"


Pria itu mendekati Aisyah,menatap Aisyah.


Kemudian masuk ke dalam sebuah ruangan.


Aisyah mengikutinya dari belakang.


Charles duduk di kursi kebesaran nya dan melempar dokumen.


Bruk..!!


Aisyah mengambil dokumen itu dan membaca nya.Aisyah terkesiap sebuah dokumen perusahaan dengan atas nama Felisya,juga foto foto Aisyah bersama Felisya.


"Tuan,anda sudah hebat.Untuk apa anda mengganggu kami?"


"Hahaha....Dimana Felisya?"Baritone menggelegar memenuhi ruangan.


" Orang tua Felisya sudah tidak ada,untuk apa anda mencari nya?bukan kah itu yang anda inginkan?


Charles diam sejenak.


"Kau wanita cerdas Aisyah,tentu kau tau apa mauku?"


"Apa anda tidak cukup uang sehingga anda mengharapkan yang bukan milik anda?Tidak kah anda malu dengan Almarhumah ibu Felisya mantan kekasih anda?Jika anda tidak malu,Maka malu lah dengan Tuhan." tutur Aisya dengan lembut,Aisyah berharap hati Charles terbuka untuk menerima kebaikan.


"Saya tau tuan,harta anda berlimpah.Anda bisa melakukan apapun yang anda ingin kan.Tapi apa bahagia dengan ini semua?"


Charles terdiam,Ia merenung sejenak.

__ADS_1


"Saya permisi Tuan Charles,ini kartu nama saya.Datanglah ke Restoran jika anda berubah pikiran.Saya tau anda orang baik tuan.."


Charles tersentuh dengan kata kata Aisyah, namun Ia berusaha menepis nya.Aisyah bangun dari duduk,kmudian sedikit membungkuk tanda menghormati.


"Assalamu'alaikum tuan.."


Charles hanya diam,tapi Ia menjawab salam dalam hati.Aisyah pergi dari tempat itu.


Malam sudah sangat larut,Aisyah berencana mencari penginapan untuk bermalam di kota itu.


Sampailah di sebuah kamar hotel sederhana tapi sangat nyaman untuk melepas lelah nya hari ini.


Aisyah langsung terlelap,Ia tidur sampai subuh.


Terdengan suara Adzan berkumandang di ponsel nya.Alarm pengingat waktu shalat 5 kali sehari.


"Astaghfirulloahal'adzim..kenapa aku lupa shalat tahajud?"


Sebelum nya Aisyah tidak pernah meninggalkan shalat sepertiga malam.Kecuali sedang berhalangan.Ia selalu mengadukan masalah masalah yang Ia hadapi pada Tuhan nya,dan memohon petunjuk pada Nya.


Aisyah mandi dan mengambil Air wudlu lalu shalat subuh dan membaca Al-Qur'an.Kemudian Ia bergegas pulang karena Ia harus ke kampus.


Mobil melaju dengan kecepatan tinggi menembus dingin nya udara di waktu subuh,beberapa jam berlalu,mobil memasuki parkiran restoran.


Aisyah melewati pintu belakang masuk ke kamar dan membersihkan diri.


"Assalamu'alaikum.." Aisyah menyapa karyawan resto.


"Wa'alaikumsalam.." mereka menjawab serepak dengan semangat.


Desi yang akan mengatur semuanya.."


"Aku?" jawab Desi bingung.


"Tolong ya Des?,untuk sementara saya akan sangat sibuk,kalau gitu saya berangkat dulu."


"Assalamu'alaikum."tutur Aisyah dengan lembut.


" Wa'alaikumsalam ."


Aisyah berjalan kaki menuju kampus.


"Aisyah?" Seseorang menyebut nama nya.


Aisyah menoleh.


"Tuan Farel.."


"Kau baik baik saja?Maaf kemarin aku mengikutimu,tapi kehilangan jejak."Farel menghawatirkan Aisyah.


" Saya permisi tuan,Assalamu'alaikum. "Aisyah meninggalkan Farel.


" Wa'alaikumsalam. "


Farel merasa lega,Aisyah baik baik saja.

__ADS_1


Flash back


Mobil Farel mengikuti Aisyah keluar dari panti asuhan.Farel istirahat untuk Shalat isya di masjid.


Setelah itu Farel kehilangan jejak.


Mungkin Aisyah pulang lebih dulu,gumam Farel dalam hati.Farel melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi namun tidak bertemu Aisyah.


Tidak ada jalan lain selain jalan ini yang seharusnya dilalui.


Sampai di resto,Farel tidak menemukan tanda tanda Aisyah kembali.Farel mulai panik.


Ia menghubungi seseorang untuk mencari Aisyah.


Kris pun dibuat kebingungan karena Farel terus terusan menghubungi nya dan mengumpat tidak jelas.


Jam 3 dini hari baru Kris mengabarkan jika Aisyah memesan kamar hotel.Ia sendirian di hotel itu.


Farel sedikit lega,tapi timbul pertanyaan di hati nya.Kenapa Aisyah bisa sampai di kota xx?ah.. mungkin Ia ada urusan.


Flash back of..


Aisyah masuk ke dalam kampus dengan perasaan berdebar mengingat kejadian tadi,Farel menghawatirkan aku?gumam Aisyah dalam hati.


Aisyah berada di kampus hingga sore,di jam makan siang pun Ia tidak ke resto.Farel yang biasanya bertemu Aisyah di resto,kali ini tidak.


Farel makan siang bersama Kris.


"Kau tidak mengajak nya untuk makan?apa kau ditolak?" tutur Farel dengan nada mengejek.


"Aku menyesal selama ini lancang pada nya."


"Maksudmu?"Tanya Farel tidak mengerti.


" Ia wanita yang baik,bahkan terlalu baik untuk ku.


bahkan Ia pernah menjadi Mahasiswi Al Azhar."


Farel mengerti yang Kris fikirkan,lalu Farel menepuk pundak Kris."Jika Ia jodohmu Tuhan akan menyatukan kalian."


"Kata kata itu lebih cocok untuk mu,bos...!!"


Hahahaha Mereka tertawa bersama.


.


.


.


Vote Vote Vote... Trimakasih sudah baca karya ku..


Mohon maaf banyak kekurangan..


Mohon komen/Kritik agar bisa lebih baik lagi..

__ADS_1


__ADS_2