
Prosesi akad nikah telah di laksanakan.Beralih dengan resepsi pernikahan yang dibuat sangat mewah tentu saja Geo lah yang mempersiapkan semua nya.Bekerja tanpa cela,itu lah semboyan yang melekat pada diri Geo.
Aisyah berganti pakaian,menggunakan gaun indah dan elegant.Begitu pun dengan Farel yang mengenakan stelan tuxedo mempertampan penampilan nya.
Para tamu undangan berdatangan dari mulai dari tetangga,orang orang desa hingga kolega kolega Farel bergantian mengucapkan selamat pada mereka yang sedang berbahagia.
Geo mendekati pelaminan bersalaman pada bu Inah,tuan dan nyonya Ramadhian.
"Terimakasih Geo,ini luar biasa.Kau selalu yang terbaik." ucap Nyonya Ramadhian.
Tuan Ramadhian menepuk pundak Geo"Terimakasih untuk semua nya Geo,Mulailah memikirkan dirimu sendiri.Segeralah menyusul."ujar nya.
Geo hanya diam tidak bergeming.Bu inah menggunakan bahasa isyarat,berkata "terimakasih banyak nak Geo" kurang lebih itu yang ditangkap dalam fikiran Geo.
Geo tersenyum merangkul bahu Bu Inah,tanda Geo menyayangi nya.
Geo mendekati mempelai,Farel secepat itu memeluk sahabat nya."Terimakasih..ribuan kata itu pun tidak cukup untuk apa yang telah kau lakukan."ucap Farel.
"Selamat bos." Geo melepaskan pelukan nya.Berdesir dada Geo mendekati mempelai wanita.Geo menatap Aisyah "Kau sangat cantik"
Gumam nya dalam hati.
Aisyah merasa tatapan Geo tidak seperti biasa nya.Geo mulai mendekat."Berbahagialah."ucap Geo berkaca kaca Kemudian Geo berlalu meninggalkan pelaminan.Aisyah menyadari itu,menatap punggung Geo yang terus berjalan tanpa menoleh kebelakang.Melingkar arloji pemberian nya disana,Aisyah mulai berfikir ada sesuatu pada Geo.
"Ada apa?" tanya Farel."Kau seperti memikirkan sesuatu."pungkas nya.
"Tidak ada." jawab Aisyah.
Kristian menghampiri Farel."Selamat untuk mu bos."Kristian memeluk Farel."Do'a terbaik untuk kalian."Kris melepas kan pelukan nya
"Terimakasih saudara ku." balas nya.
Kris menghampiri Aisyah"Semoga kalian bahagia nona Aisyah."
Aisyah tersenyum."Bagaimana kabarmu Kristian? jangan panggil aku nona."ujar nya.
Kristian hanya tersenyum mendengar ucapan Aisyah.
Seseorang yang sangat Aisyah kenal berada di sana menuju pelaminan hendak mengucapkan selamat."Mba Aisyah?Selamat..."Desi memeluk Aisyah tidak memperhatikan Kristian disamping nya."Aku sangat merindukan mu."
Aisyah tersenyum"Trimakasih kau datang."ujar nya.
"Sa-ma-wa ya mba.." Desi mengulas senyum,seketika senyum itu memudar tertegun melihat siapa orang di sebelah nya.
Desi berkaca kaca,secepat itu berpamitan pada Farel dan Aisyah. "Maaf saya buru buru ada urusan,Do'a terbaik untuk kalian semua." Desi pergi sambil mengusap air mata yang lolos begitu saja.Kris hanya diam tidak bergeming.
Aisyah yang melihat itu menoleh Farel.Namun Farel hanya mengherdik kan bahu.Tanda Ia pun tidak mengerti.
"Mengapa harus bertemu dengan mu disini"gumam Kris dalam hati.
Para tamu undangan berdatangan memenuhi tempat acara,Mengucap kan selamat juga menikmati hidangan disana.
Gadis gadis disana menggunjingkan Geo,
Pria bule tampan mengenakan stelan tuxedo dengan gaya cool khas nya membuat pesona tersendiri bagi para Gadis itu.
Tak kalah populer seketika pria bernama Kristian dihadapan para gadis tamu undangan yang datang.
Geo yang tidak pernah mempedulikan jika ada wanita yang berusaha mendekati.Ia memilih acuh dan beralih memilih hidangan yang disediakan disana.
" ya Ampun..pria itu tampan sekali."Bisik wanita pada teman di sebelah nya.
__ADS_1
"Tapi terlihat angkuh!" balas wanita itu.
"Dia sangat keren..?!" coba aku datangi.
Wanita itu mendekati Geo berniat menyapa dan berkenalan.Namun Geo berpaling menuju Felisya yang sedang duduk di ujung sana.Geo pun memilih duduk di sebelah nya.
"Sial..!!" wanita itu kesal dan berlalu menuju teman teman nya disana."Ada apa?"
"Sepertinya pria bule itu kekasih nya kak Felisya!!" Ujar wanita itu.
"Hahaha kl bersaing dengan kak Felisya kau tidak akan pernah mampu.!!" balas nya.
"kau benar...tidak akan pernah." wanita itu pasrah.
Felisya tersenyum mengejek pada Geo yang duduk di samping"Sepertinya kau langsung tampak populer Geo."ujar Felisya.
Geo hanya mengherdikan bahu."Mungkin karena aku tampan".
"Hahaha" Felisya menutup mulut nya kemudian.
"Kau terlalu percaya diri Geo."balas Felisya.
"Para kolega Farel sepertinya penasaran dengan mu."Benar yang dikatakan Geo,sedari tadi sudah berapa pria yang berkenalan denga Felisya.
Felisya menyambut itu tanpa menjabat tangan mereka.
" Aaaa...itu tidak penting!"Felisya menatap Geo.
"Ada apa?"
"Ikut aku Geo."Felisya bangun dari duduk berjalan keluar meninggalkan resepsi.
"Kau mau kemana?"tanya Geo.
menuju danau.Felisya me
nikmati sejuknya pepohonan di sekitar sana.Cuaca hari ini tidak panas,jadi tidak buruk jika bersantai di pinggir danau itu.
" Untuk apa kita kemari?."tanya Geo.
"Berteriak lah disini jika kau ingin melepaskan beban mu." ucap Felisya.
"Maksud mu?" tanya Geo.
"Kau pasti sakit bukan?" Felisya menoleh ke arah Geo."Sangat sakit memendam perasaan itu,maka lepaskan lah."Felisya yang memperhatikan Geo,merasa iba pada nya.
Geo diam tidak bergeming."Menangislah jika itu bisa mengurangi beban mu".ujar Felisya.
Geo duduk di rerumputan bawah pohon sambil memandang danau di depan nya.Tempat ini indah,walaupun jarang orang berkunjung kemari.
Geo masih diam lama,entah apa yang Ia Fikirkan.
"Duduk lah." ujar nya.
Felisya pun duduk disebelah Geo. "Terimakasih."
Ucap Geo dengan nerta masih menatap danau.
"Untuk?" tanya Felisya.
"Karena kau mengajak ku kemari,Aku sudah lebih baik." balas nya.
__ADS_1
"Dulu Aku dan Aisyah sering kemari.memandang Indah nya danau sambil menghayalkan harapan masa depan di kemudian hari.
\*\*\*
Satu per satu tamu undangan naik ke pelaminan untuk mengucapkan selamat." Kak Aisyah..." Antusias syifa juga karyawan Aisyah yang lain.
"Selamat kak...Sakinah mawadah warrahmah untuk kak Aisyah juga anda tuan Farel." Ucap syifa juga karyawan Aisyah yang lain.
"Aamiin" Balas Aisyah dan Farel.
"Desi kemari kak?" tanya syifa.
"Ia sudah pulang,datang saja kerumah nya.Tidak jauh dari sini."jawab Aisyah.
Baik kak...mereka memberikan hadiah pada Aisyah." Terimakasih."ucap nya.
Seorang wanita cantik asal inggris memasuki acara resepsi,menyalami Bu Inah juga nyonya ramadhian."Farel..Selamat..!!"Ucap Ainsyel.
"Ainsyel?" Tanya Farel tidak percaya."Kau tampak berbeda."ucap farel yang melihan Ainsyel semakin cantik tidak gendut seperti dulu.
Ainsyel memeluk Aisyah. "Selamat..!!" ucap Ainsyel. "Kenal kan aku Ainsyel teman Farel sejak Ia masih kuliah."
"Aku Aisyah." balas nya.
"Aku mengenal mu,kau pemilik resto itu bukan? Aku sering ke Kairo." ucap Ainsyel.
"Oh ya?senang bertemu dengan mu." Balas Aisyah.
"Dimana Geo?" Ainsyel mengedarkan pandangsn nya tidak menemukan pria itu disana.
"Ia sedang keluar." Farel menimpali.
"Baik,aku akan mencari nya."
"Aku segera kembali." Ainsyel melambaikan tangan pada Aisyah.
Ainsyel keluar dari tempat acara menoleh kiri kanan tidak tampak Geo disana.
Ainsyel berjalan menuju taman depan rumah Aisyah. Terlihat Geo dari jauh berjslan dengan seorang gadis yang juga sangat cantik.
Ainsyel tampak kesal sengaja menghampiri Geo kemudian menghambur memeluk nya.
"Aku merindukan mu Geo." ucap Ainsyel.
Geo terkesiap mendapati pelukan Ainsyel.
Kemudian Geo melepas nya.
Ainsyel menatap tidak suka pada Felisya.
Felisya yang langsung Faham sesuatu Ia berkata
"Tidak..tidak..Kau salah faham,Aku saudara Aisyah. Aku juga baru mengenal Geo."Pungkas nya.
Wajah Ainsyel berubah merona cerah,secerah matahari yang baru bersinar.Itu lah gambaran perasaan Ainsyel saat ini.
" Perkenalkan Aku Ainsyel, senang bertemu dengan mu."Ainsyel mengulurkan tangan.
"Felisya saudara Aisyah." Balas nya,yang juga menerima uluran tangan dari Ainsyel.
Bersambung....
__ADS_1
Terimakasih kawan sudah mendukung karya ku..
vote..vote..vote...