
Aisyah masih berbaring di ranjang sebuah mansion di tengah pulau.Dua bodyguard berdiri di depan pintu kamar yang di tempati Aisyah. Penjagaan untuk Aisyah dibuat sangat ketat. Pemilik mansion itu masih duduk di sofa dengan menghisab cerutunya.Berdiri para bodyguard dengan persenjataan lengkap sepertinya sedang menunggu musuh yang akan datang.
Farel menghubungi Geo namun ponsel nya tidak aktif."Kau kemana Geo?!"
Berkali kali Farel menghubungi ponsel Geo tetap saja tidak bisa.Farel kemudian mengirimkan pesan suara.
Farel menghubungi beberapa orang untuk melacak kemungkinan keberadaan Aisyah.
"Penerbangan menggunakan helicopter sekitar jam tiga sore menuju pulau jauh dari negara ini."
"Siapkan helicopter untuk ku menuju pulau itu!"Farel mengepal kan tangan nya geram.
"Tidak kah kau berfikir ini jebakan?" tanya seseorang dari ponsel.
"Aku akan kirimkan sighnal darurat jika terjadi sesuatu.Segera hubungi Geo."
"Baik"
tut..Farel mematikan panggilan nya.berpamitan pada Bu Inah untuk mencari Aisyah.
Farel menaiki mobil sport nya menutup pintu dengan kasar.menginjak pedal gas melaju kencang menuju apartement.
Farel memakai rompi anti peluru di dalam pakaian nya.Meraih jaket mengisi kantong jaket dengan beberapa amunisi dan senjata.Helicopter mendarat di atas gedung apartement menimbulkan suara bergemuruh di atas gedung.
Farel bergegas menuju helicopter dan menaiki nya.
Helicopter membawa Farel menuju suatu pulau.
***
Geo terbangun di tengah malam menyalakan ponsel.begitu banyak panggilan masuk dari Farel ketika ponsel nya dimatikan.
"Apa dia sangat kurang kerjaan menghubungi ku sampai sebanyak ini."
Geo membuka pesan suara."Aisyah menghilang kemungkinan di bawa ke salah satu pulau milik keluarga khamed.Itu baru dugaan ku!Segera cari tau,aku akan menuju kesana."
"Bod*h!!! ini jebakan sialan!! Mereka tidak ada urusan dengan Aisyah, tapi menginginkan nyawa mu!" Umpat Geo.
Geo menghubungi seseorang"Lacak keberadaan Farel.Siapkan helicopter untuk ku"
tut..Geo mematikan panggilan lalu menghubungi teman nya."Aku membutuhkan bantuan mu!!"
"Ada apa?"
"Kemungkinan Ada hubungan nya dengan khamed?Kakak nya jauh lebih berbahaya."
"Aku mengerti!"
***
"Hanya bisa sampai disini aku mengantar mu."Helicopter mendarat di pinggir pantai.
" Tunggu lah disini,Jika aku tidak kembali dalam tiga jam.segera pergi cari bantuan."perintah Farel
__ADS_1
"Dimengerti!!empat puluh menit dari sini terdapat mansion.kemungkinan kekasih mu disana." Pungkas nya.
Farel menelusuri jalan setapak di tengah malam dengan penerangan senter pada ponsel nya menuju mansion di tengah pulau.Dari kejauhan sudah tampak mansion dengan penjaga bersenjata.
Farel bersembunyi di balik pohon,duduk diatas rerumputan dengan santai melemparkan benda yang menciptakan ledakan.
Dooooorrrrrr..!!!!penjaga berhamburan menuju arah ledakan.Dorr!!.. dorr!!...dorr!!dengan cepat Farel melumpuhkan penjaga membuat mereka tidak sadarkan diri.
Amunisi yang di gunakan Farel berisi zat kimia yang hanya berdampak tidak sadarkan diri dalam beberapa hari,bukan untuk menghilangkan nyawa.
Farel mendekati penjaga dan mengambil senjata yang mereka gunakan.Memasuki mansion menggunakan pintu utama,disambut tepuk tangan oleh pria yang waktu itu berhasil lolos dalam penyergapan di gedung tua.
Para bodyguard mengarah kan senjata pada Farel.Begitu juga sebaliknya,Farel mengarahkan senjata pada orang yang sedang duduk di sofa dan tangan satu nya membidik ke arah lain.Sebelum memasuki mansion itu Farel telah mengirimkan sighnal darurat membuat Geo secepat nya bergerak menuju pulau itu.
"Farel Ramadhian?!!...,KAU INGIN MENJEMPUT KEKASIH MU?"
"Apa mau mu?" tanya Farel bersikap dengan sangat tenang.
"Hahaha.Kau masih bertanya mau ku?Kau memenjarakan adikku,menghancurkan gudang senjata miliku!!!nyawa mu saja tidak akan cukup untuk menebus nya DASAR BOD*H...!!!!.
Aisyah terbangun,mengedarkan pandangan ke seisi ruangan.Tempat yang begitu asing." Dimana ini?"
Aisyah mengingat ingat kejadian sebelum Ia berada di sana."Mungkin sudah lama aku tertidur"
"Aku harus segera keluar dari sini." Aisyah mencabut jarum yang Ia gunakan di hijab nya berdiri menarik kursi di dekat meja rias.Menaiki kursi itu kemudian menusuk dua kabel merusak akses cctv.
Seseorang membuka handle pintu,secepat itu Aisyah bersembunyi di balik pintu membawa kursi yang sebelum nya Ia gunakan.
BRUGH..!!!Aisyah menyentuh dokter dengan menggunakan kursi,hantaman keras itu membuat dokter tidak sadarkan diri.
"Maaf" lirih Aisyah.
Aisyah menarik tubuh dokter dan memasukan nya kebawah ranjang,mengambil kunci di saku dokter tersebut.
Aisyah masuk ke kamar mandi menggosok wajahnya dengan sabun.Aisyah menjerit,membuat bodyguard yang menjaga nya masuk ke dalam kamar.
"Ada apa nona?" Suara bodyguard dari depan pintu kamar mandi.
Aisyah keluar dengan wajah penuh busa sabun.
"Tolong aku tuan,air keran mati.Anda bisa membantu ku?"
"Tunggu sebentar nona." tanpa berfikir panjang dua bodyguard masuk kedalam toilet.
Dengan senang hati Aisyah mengunci pintu dari luar.
"Selamat bersenang senang tuan."
"SIALAN..!!!Wanita itu menipu kita!" Geram bodyguard.
Aisyah membersihkan wajahnya dengan tisu dan melempar sembarangan.Berjalan keluar kamar meng endap endap bersembunyi dari satu ruangan ke ruangan lainya agar tidak ketahuan.
Aisyah tertegun melihat Farel dari lantai dua.
__ADS_1
"Tunggu lah kak Farel,aku akan segera mencari bantuan."
Tiba tiba Brugh..Aisyah menabrak seorang wanita paruh baya.Aisyah terkejut kemudian berlutut dengan tatapan memelas.Wanita itu memandang atas kepala menunjuk pada cctv,Aisyah mengerti kemudian mengisyaratkan jika Ia telah merusak nya.
Wanita itu menarik tangan Aisyah membawa nya ke ruang kerja.Terdapat buku buku disana.Wanita itu menggeser salah satu buku dan semua rak buku bergerak.Lantai ruangan itu terbuka,terdapat tangga menuju bawah tanah.
"Keluarlah,jaga dirimu nona."
"Nama ku Aisyah. Senang bertemu dengan mu" Aisyah memeluk wanita itu,berlalu menuruni tangga.Wanita itu melambaikan tangan pada Aisyah, Ia pun membalas nya.Pintu bawah tanah tertutup seperti semula.
Aisyah berjalan di kegelapan bawah tanah Menyentuh dinding tanah yang basah,membaca shalawat nabi untuk menenangkan hati nya.
BerDo'a memohon pada Allah Tuhan Yang Maha Kuasa.
Tiga puluh menit Aisyah berjalan menelusuri lorong lorong tanah yang basah.Aisyah meraba dinding yang berbeda dari sebelum nya.dinding kali ini adalah pasir.Aisyah mengulas senyum
"Sudah hampir sampai"
Aisyah menggeser batu yang menutupi jalan keluar.
"Alhamdulillah..Ahir nya.." Aisyah mengedarkan pandangan ke sekitar pantai."Masih gelap".
Aisyah menelusuri pantai itu berharap menemukan seseorang.Mata Aisyah tertuju pada Helicopter di pinggir pantai.Aisyah bergegas menuju kesana.
"Permisi tuan." Sapa Aisyah.
Pillot itu tersentak dan wajah nya menjadi pucat pasi.
"Tuan,Aku Aisyah. Apa anda yang mengantar Kak Farel kemari?"
"Nona apa anda tunangan Farel?Ya Tuhan..aku kira anda jin penunggu pulau ini?"
"Apa wajahku sangat menyeramkan hingga terlihat seperti jin?"tanya Aisyah.
"Maaf nona,bukan seperti itu..Eh..Dimana Farel?"
"Segera cari bantuan,kak Farel dalam bahaya."
Tiga Helicopter mendekat,Dua diantara nya mendarat langsung di sekitar mansion.
Helicopter yang terahir mendarat di sekitar tempat Aisyah berdiri.
-
-
vote..vote..vote..
Terimakasih sudah membaca cerita ku...
tulis komentar kalian,kritik dan saran juga bisa..
terimakasih
__ADS_1