
"Apa maksud mu Aisyah????" Geram Felisya.
Mengingat dulu Ia sangat ketakutan melihat Charles mencengkeram kerah papa nya.
Aisyah menyentuh bahu Felisya."Tenang lah."
"Silahkan duduk"
Semua duduk dengan Felisya yang masih tidak mengerti apa mau Aisyah sebenarnya.
Seorang wanita menuruni tangga di rumah itu."Perkenalkan ini Eila istri ku"
wanita itu mengulurkan tangan memperkenalkan diri,Aisyah dan Bu Inah menjabat tangan wanita itu di ikuti Felisya.
"Felisya putri Gunatama bukan?" Tanya wanita itu dengan ramah.
"Kau mengenal ayah ku?"
"Ya..Aku dulu bekerja pada Ibu mu,Tidak menyangka bisa bertemu Charles.Ia langsung mengajak ku menikah.Dunia memang sempit ya?"
"Oh..ya..Aku ingat.Kau salah satu model itu kan? Senang bertemu dengan mu."
" Felisya,saya minta maaf."Tutur Charles tulus.
Meletak kan dokumen di depan Felisya.
"Aku mau mengembalikan ini ke tempat pemilik yang seharus nya."Charles menyentuh tangan istri nya,"aku bahagia dengan apa yang sudah ku dapatkan sekarang."
"Terimakasih sayang."Charles menatap istri nya Sembari mengecup tangan Eila.Istri Charles tersenyum.
"Apa ini?." tanya Felisya mengambil dokumen dan membuka.Felisya terkesiap membaca dokumen kepemilikan sebuah pulau atas nama dirinya.
"Itu milik mu.Maaf jika aku pernah terobsesi memiliki semuanya,termasuk menginginkan Ibu mu.
"Tapi tuan?!.."Pungkas Felisya.
"Kau pewaris tunggal kekayaan Almarhum Gunatama,itu sebabnya kau disembunyikan di desa bersama pelayanmu Bi Inah.Agar kau aman bersama nya.
Sekarang kau telah dewasa,sudah waktunya kau mengelola sendiri peninggalan ayah mu!"
Felisya diam mendengar perkataan Charles.
"Hubungi aku jika butuh bantuan."
FLASH BACK...
Seperti biasa segala keperluan Felisya disediakan para pelayan.Felisya mengagumi nya di depan cermin.
"Sempurna!"
Berjalan gontai menuruni tangga,telah berdiri pak Nang,Ayah Aisyah menunggu nya bersiap ke sekolah.
"Pagi Ma..Pa.." Sapa Felisya pada orang tua nya yang sedang menikmati sarapan pagi ini bersama Aisyah.
Orang tua Felisya sangat menyayangi Aisyah. terkadang Felisya iri di buat nya.
Bu Inah menyiapkan bekal memasukan kedalam tas Felisya,kali ini Ia tidak sarapan di rumah.
Aisyah dan Felisya masuk kedalam mobil yang telah menunggu di depan pintu masuk di ikuti
Bu Inah mengantar sampai depan pintu.
Mobil melaju meninggalkan rumah mewah kediaman Gunatama menuju sekolah Aisyah.
"Dah sampai,Assalamu'alaikum." Aisyah melambaikan tangan.
Aisyah dan Felisya bersekolah di tempat yang berbeda.
__ADS_1
"Jika nanti saya tidak ada,Aisyah yang akan menjaga anda nona Felisya"kata pak Nang tiba tiba.
"Eh..apa maksud nya?" Tanya Felisya tidak mengerti.
"Ah...mungkin saya kebanyakan nonton drama jadi berhalusinasi.hahaha."
"Tidak lucu!Ayo jalan nanti aku terlambat." Felisya tampak kesal.
Sampai di sekolah Felisya menyapa tema nya juga melihat Rangga,remaja paling populer di sekolah.
"Ya Tuhan..Rangga kau tampan sekali."
***
Di perjalanan mobil yang dikendarai pak Nang mendadak rusak ponsel nya pun tidak bisa di gunakan.
Felisya sudah lama menunggu,Namun pak Nang tidak kunjung datang.Sekolah sudah sepi.
Security datang menghampiri dan bertanya
"Pak nang belum datang Nona,tidak biasa nya Ia terlambat.."
"Iya anda benar,Pulang lah pak..Mungkin sebentar lagi pak Nang datang."
Security pun berpamitan setelah ponselnya berdering seorang wanita menghubungi karena pulang terlambat.
Felisya tidak bisa menghubungi orang rumah,Ia tidak membawa ponsel.
Felisya sendirian,Ia mulai takut.Tidak lama mobil yang tidak Ia kenal datang mendekat.
"Nona,kami diperintahkan untuk menjemput anda."
Felisya curiga,tidak mungkin jika papa sampai menyuruh begitu banyak bodyguard begini.gumam gumam.
"KENAPA LAMA SEKALI..!!!"umpat Felisya."Tunggu sebentar aku mau ke toilet!"
"Apa kalian mau menguntit ku di toilet???Astaga!!Tunggu saja di sini."Felisya menyadari jika mereka bukan lah suruhan Gunatama,papa nya.
Felisya berlari sekuat tenaga menuju pintu gerbang belakang.
"Sial..!!!Sudah di kunci."
Felisya memanjat pagar belakang sekolah,melompat dan terus berlari.
"Ya Allah tolong aku.."
" Kenapa nona lama sekali?apa dia menyadari seduatu??Sial..!!!Cepat cari!!Umpat Salah bodyguard itu.
Para pengawal itu berpencar mencari Felisya,Sial nya salah satu dari mereka melihat Felisya.
"Itu Dia!!!KEJAR..!bodyguard mengejar Felisya.
Felisya berlari tak tentu arah ketakutan Ia pun berlari sambil menangis tiba tiba
BRUGH... "aau...".
" Maaf maaf kak"Felisya menabrak remaja pria yang berseragam sama dengan nya.
"Tolong aku kak.." Felisya memohon sambil menangis.Pria itu melihat para bodyguard dari kejauhan,Ia menyadari jika mereka sedang mengejar gadis di depan nya.
"Ikut aku" Tangan Felisya di tarik berlari bersama pria itu menuju area kumuh gedung gedung tua tidak berpenghuni.
"Bersembunyi." Felisya dan remaja pria itu bersembunyi di balik tumpukan material di dalam gedung tua kumuh banyak kardus kardus dan sampah sisa makanan.
"Kita kehilangan jejak!!" Sial..!!!Bod*h!!!!..."Umpat salah satu dari bodyguard.
Ponsel bodyguard berdering.
__ADS_1
"Hallo bos?!"
"Kami kehilangan jejak bos!!"
"Ampun bos"
"Ampun!"Bodyguard pergi meninggalkan tempat itu.
"Siapa mereka?"
"Aku tidak tau kak.." jawab Felisya Hik..hik..
"Jangan menangis..Hust.." Menempelkan jari telunjuk pada bibir nya tanda Felisya harus diam
"Siapa nama mu?" melihat seragam yang mereka gunakan sama.
"Aku Rangga," tersenyum manis.
"Aku Felisya kak"jawab Felisya sambil mengusap air mata nya.
" mereka sudah pergi,kuantar kau pulang"Rangga menggenggam tangan Felisa berjalan mencari taxi.
Taxi menerobos kelap kelip lampu kota dimalam hari.Dua remaja dengan pakaian lusuh berada di dalam taxi tanpa ada pembicaraan.Hening...
"Sudah sampai,Terimakasih kak Rangga." Felisya membuka pintu.
"Kau yakin?" Rangga merasa cemas.
Felisya melambaikan tangan,Rangga menurunkan kaca mobil tersenyum manis untuk Felisya.
Di kediaman Gunatama terjadi kepanikan sejak siang tadi,seluruh orang orang kepercayaan Gunatama di kerahkan.Kecurigaan mengarah pada anggota Charles yang berusaha menyembunyikan Felisya.
"Kembalikan putriku!!Jika terjadi sesuatu pada Felisya,KAU PASTI MENYESAL." Gunatama mencengkeram kerah Charles dan mendorong nya ke sofa.
"Hahaha" Charles menyeringai menatap sengit pada Gunatama.
"Apa mau mu CHARLES MONROE??" Baritone memenuhi ruangan.
"Kau tanya Apa mau ku???" Charles melempar dokumen pengalihan hak pulau itu.
Gunatama menandatangani berkas di meja.
Felisya sangat ketakutan melihat kemarahan
papa nya.
"Papa..." Felisya berlari memeluk papa nya.
\*\*\*
Pak Nang mengendarai mobil bersama Orang tua Felisya untuk melakukan perjalanan bisnis keluar kota.
Seorang bodyguard menghampiri Bu Inah mengatakan mobil yang membawa tuan dan Nyonya Gunatama mengalami kecelakaan,Suami Bu Inah termasuk di dalam nya. "Apa???"
Tidak.....Bu Inah
Timbul kepanikan seketika di kediaman Gunatama.
-
-
-
Terimakasih sudah bersedia membaca karya ku..
Mohon maaf banyak kesalahan dalam penulisan.
__ADS_1
Mohon dukungan nya kawan...