Cinta Untuk Khalisa

Cinta Untuk Khalisa
Bab 21


__ADS_3

Ancaman Irsyad ternyata berhasil membuat Khalisa mengurungkan niatnya untuk mengambil alika di kamar nenek, dengan malas Khalisa mengambil selimut dan bantal berniat untuk tidur di sofa.


" loh sofa nya kemana ?".tanya Khalisa heran tidak mendapatkan sofa panjang yang biasa di gunakannya untuk tidur.


Irsyad mencoba menahan tawanya melihat tingkah Khalisa yang lucu karena kelihatan kebingungan.


" sofanya lagi dicuci sama nenek soalnya kemarin gue ngiler banyak banget".gurau Irsyad.


padahal sebenar nya Irsyad sengaja menyuruh bi ani mengeluarkan sofa dari kamar nya agar bisa tidur satu kasur dengan Khalisa.seperti nya nama nenek sekarang menjadi andalan Irsyad untuk membuat Khalisa bungkam.


dengan terpaksa Khalisa yang sudah ngantuk berat merebahkan tubuhnya di samping Irsyad dan menjadikan guling sebagai pembatas di antara mereka.


Irsyad yang hanya pura-pura tertidur,kembali terbangun saat Khalisa sudah tertidur pulas,di singkirkan nya guling pembatas agar tidak ada lagi penghalang di antara mereka,perlahan-lahan Irsyad mendekati Khalisa hingga tak ada lagi jarak yang memisahkan mereka,kini Irsyad dapat merasakan dengan jelas aroma harum tubuh Khalisa dan juga wangi sampo dari rambut Khalisa yang sudah membuat nya kecanduan.sebelum tidur Irsyad memberikan ciuman di kening dan pipi Khalisa secara bergantian,di lingkarkan tangan nya di perut ramping Khalisa.


"good night".bisik Irsyad pelan di telinga Khalisa.


***


dari cela-cela ventilasi sinar matahari masuk menyoroti wajah Khalisa yang masih tertidur,merasakan silau membuat Khalisa tak nyaman dan mengerjapkan mata nya.Khalisa yang masih setengah sadar merasakan sesuatu menindih perut nya,mata nya membelalak kaget begitu menyadari tangan Irsyad ada di atas perut nya.


" argggghhhhhh...............!!!"teriak Khalisa histeris,membuat Irsyad kaget dan terjatuh dari atas tempat tidur.


"ada apa?gara-gara lo teriak kepala gw jadi kejedot neh".omel Irsyad,mengusap-ngusap kepala nya yang sakit.


" kenapa lo peluk-peluk gue.lagian kemana guling pembatas nya".


"gue buang".sahut Irsyad keceplosan.


" apa?jadi lo sengaja,dasar mesum".kata khalisa mengambil bantal dan mulai memukuli Irsyad.


Irsyad hanya pasrah menerima hukuman dari Khalisa tanpa menghindar sedikit pun.Irsyad benar-benar merasa sial karena sudah terjatuh bukan nya mendapat kiss morning malah mendapat kiss bantal dari Khalisa.suasana romantis yang di harapkan Irsyad hanya tinggal sekedar mimpi belaka.


***


apa kabar cantik?


kau menikmati liburan mu

__ADS_1


aku begitu kesepian disini๐Ÿ˜”


Sultan_cute


yah,aku sangat menikmati nya


kenapa harus kesepian?


bukan kah teman mu banyak.


Khalisa


teman ku mungkin banyak


tapi yang bisa mengisi kekosongan


di hatiku hanya kamu๐Ÿ˜


Sultan_cool


dasar gombal๐Ÿ˜


Khalisa


"ehm......",deheman seseorang membuat Khalisa berpaling dari ponsel nya.


" boleh aku duduk ?".sapa Arion menunjuk kursi kosong di sebelah Khalisa.


"๐˜ด๐˜ช๐˜ข๐˜ญ,๐˜ฅ๐˜ช๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข ๐˜๐˜ณ๐˜ด๐˜บ๐˜ข๐˜ฅ,๐˜ฃ๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ต๐˜ข๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ข ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ด๐˜ช๐˜ฏ๐˜ช".batin Khalisa ,celingak-celinguk mencari keberadaan Irsyad.


" kamu belum menjawab pertanyaanku ,Apakah aku boleh duduk?".ucap Arion lagi.


" duduk aja, kebetulan gue juga udah mau pergi".ketus Khalisa.


Arion memegang tangan Kalisa yang hendak pergi dan menyuruhnya kembali untuk duduk,"Apa kamu mau aku bilang ke semua orang tentang hubungan kita ?". Ancam Arion yang membuat Khalisa kembali duduk.


" Gue nggak suka ya loe ancem kayak gini". sinis Khalisa.

__ADS_1


" Sorry aku cuma mau lanjutin pembicaraan kita aja yang tertunda".


" nggak ada yang perlu kita omongin lagi, semua udah selesai 2 tahun yang lalu".


" kasih aku kesempatan untuk jelasin semua nya".


" Arion apa lo sama sekali nggak ngerti kalau penjelasan lo saat ini itu udah nggak ada artinya buat gue ,kalo lo kasih penjelasan 2 tahun yang lalu, mungkin aja masih ada Kesempatan ".maki Khalisa yang sudah tidak dapat membendung amarahnya lagi.


" please...cuma 10 menit aja, terserah nanti kamu mau berpikir apapun tentang aku". bujuk Arion yang akhirnya membuat Khalisa setuju.


" aku dan Ayumi satu fakultas yang sama tapi kami tidak pernah dekat apalagi punya hubungan ,suatu malam kami sama-sama pergi ke Club malam merayakan ulang tahun Aldo teman satu fakultas,saat itu aku tidak mengajak dirimu karena aku tahu kamu sangat membenci tempat seperti Club malam dan aku juga tidak enak jika harus menolak undangan teman baikku,jadi aku pergi tanpa memberitahu mu,saat di Club karena terlalu banyak minum kami akhirnya mabuk ,tanpa sadar aku membawa Ayumi ke apartemenku dan mengira dia itu adalah dirimu".jelas Arion panjang lebar dengan cepat," semua terjadi begitu saja ,aku benar-benar putus asa saat tahu Ayumi hamil dan ingin mengakhiri hidupnya ,dengan terpaksa aku menikahi Ayumi dan pindah ke Bali agar lebih mudah melanjutkan hidup ku tanpa mu".lanjut Arion dengan mata berkaca-kaca.


" sudah 10 menit,gue masuk dulu".ucap Khalisa berlalu dari sana meninggalkan Arion dan semua kenangan nya.


" gue udah pisah sama Ayumi...!!!"teriak Arion yang masih dapat terdengar jelas di telinga Khalisa.


Khalisa tetap berjalan tanpa menoleh sedikitpun, tak menghiraukan perkataan Arion,


mungkin semua akan berubah jika saja Arion mengatakan kebenaran dan memintanya menunggu saat di hatinya masih penuh dengan cinta 2 tahun yang lalu, namun saat ini sudah terlambat untuk menyesali yang sudah terjadi, tak ada yang bisa diperbaiki lagi ,semua telah usang termakan oleh waktu, kisah di antara mereka kini hanya tinggal cerita saja ,Meski Arion akan tetap selalu terikat dengannya karena Alika.


tanpa sengaja Khalisa yang tak memperhatikan jalan di depan nya bertabrakan dengan Irsyad saat akan ke kamar.


"kalo jalan tuh pakai mata jangan cuma pakai kaki".omel Irsyad yang masih bete sama Khalisa.


" maaf".ucap Khalisa.melanjutkan kembali jalan nya.


Irsyad mengejar Khalisa,merasakan ada yang aneh pada Khalisa karena Khalisa lebih diam dari biasa nya,raut wajah nya juga terlihat sedih.


"ada apa?".tanya Irsyad yang berhasil menghentikan Khalisa.


" gpp,cuma ngantuk".


"bohong,kelihatan dari wajah lo".


" sok tahu,kayak bisa nerawang aja,,emang nya lo Roy kiyoshi".ledek Khalisa,berusaha bersikap biasa saja di depan Irsyad.


"nah ,kalo kayak begini sikap lo,baru gue percaya lo nggak apa-apa".

__ADS_1


" maka nya jangan sudzon jadi orang".ucap Khalisa buru-buru masuk ke dalam kamar,tak ngubris Irsyad yang masih ingin bicara dengan nya.


"๐˜ฎ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฌ๐˜ช๐˜ฏ ๐˜ญ๐˜ฐ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ช ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ด๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ธ๐˜ข๐˜ณ๐˜ข ๐˜ต๐˜ข๐˜ฑ๐˜ช ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ต๐˜ข ๐˜จ๐˜ถ๐˜ฆ ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ต๐˜ข๐˜ฑ ๐˜ฏ๐˜จ๐˜จ๐˜ข๐˜ฌ ๐˜ฃ๐˜ช๐˜ด๐˜ข ๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ฃ๐˜ฐ๐˜ฉ๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ช,๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข ๐˜ฑ๐˜ณ๐˜ช๐˜ข ๐˜ฃ******๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ช๐˜ต๐˜ถ ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ถ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ถ๐˜ข๐˜ต ๐˜ญ๐˜ฐ ๐˜ซ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ต๐˜ช ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ช?๐˜ฏ๐˜จ๐˜จ๐˜ข๐˜ฌ ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜จ๐˜ถ๐˜ฆ ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ข๐˜ง๐˜ช๐˜ฏ ๐˜ซ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ข ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ด๐˜ช๐˜ฉ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ช ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ช ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ต๐˜ช ๐˜ญ๐˜ฐ".batin Irsyad


__ADS_2