
Embun di pagi hari terlihat membasahi daun-daun di atas ranting pohon,suasana sejuk nya pagi hari ini seperti di sebuah pegunungan,semua karena semalaman gerimis sudah melanda ibu kota,dengan cuaca seperti ini membuat Khalisa jadi malas beranjak dari kasur nya,setelah Irsyad berangkat kerja pagi tadi Khalisa kembali masuk ke kamar nya,memakai selimut tebal untuk menutupi sebagian tubuh nya yang sedikit kedinginan sambil memeluk Alika yang masih terlelap dalam tidur nya,Khalisa menatap jendela di kamar nya yang sedikit terbuka,mengamati rintikan air hujan yang mulai turun kembali membasahi tanah, membuat air tergenang dimana-mana.Khalisa berharap hujan akan segera berhenti agar tak membuat nya kerepotan karena siang nanti ia harus pergi bekerja dan menitipkan Alika di rumah mama nya.
Ternyata hujan tak kunjung reda, dengan di temani sebuah payung Khalisa telah berhasil mengantarkan Alika,kini giliran diri nya yang seorang diri menuju Resto Sultan,dengan perlahan namun pasti Khalisa melangkahkan kaki nya dari halte yang jarak nya tidak begitu jauh dari tempat nya bekerja, Khalisa yang baru sampai di depan Resto Sultan dapat melihat suasana di dalam restoran yang terlihat masih sepi tidak ramai seperti biasa nya,mungkin karena faktor cuaca orang-orang jadi malas keluar rumah,berbeda dengan diri nya yang tetap keluar rumah karena tuntutan hidup yang harus bekerja demi mencukupi biaya hidup nya.
Bosan juga rasa nya bekerja saat restoran sepi,Khalisa jadi lebih banyak melamun nya,ingin sekali ia merebahkan tubuh nya di atas kasur dengan cuaca seperti saat ini,di tambah ac yang menyala membuat nya tambah kedinginan saja.
"maaf oppa seo jun,apa boleh ac nya di matikan saja?" tanya Khalisa saat oppa seo jun melintas di depan nya.
"apa kau kedinginan?"
"iya".jawab Khalisa agak gemetar.
" baiklah akan aku matikan,apa kau mau teh hangat?".tanya oppa seo jun yang khawatir melihat wajah Khalisa sedikit pucat.
"tidak perlu oppa,aku tidak ingin merepotkan".
" tidak usah sungkan,jangan berpikir negatif,aku hanya tidak ingin pegawai ku jatuh sakit".
"terima kasih oppa".
Mungkin oppa seo jun pada dasar nya memang orang yang baik,ia memang selalu memperlakukan para pegawai nya dengan sikap hangat nya.Khalisa jadi merasa tak enak karena pernah mengecewakan oppa seo jun walaupun ia tak berniat melakukan nya.
Khalisa yang sedang bersiap-siap untuk pulang di kejutkan dengan kedatangan pengunjung yang tak di harapkan.mata Khalisa tak bisa lepas dari sosok yang sedang berjalan ke arah nya.
" maaf tuan tapi restoran sudah tutup,silahkan datang lagi di lain waktu".ucap Khalisa berusaha bersikap profesional.
"aku ingin bertemu dengan mu".ucap Arion to the point.
" gue lagi kerja".tolak Khalisa
"aku akan menunggu mu di luar".kata Arion berlalu dari hadapan Khalisa.
Setelah menyelesaikan pekerjaan nya,Khalisa dengan malas berjalan menghampiri Arion.
__ADS_1
" ada urusan apa lo datang kesini?".ketus Khalisa.
"bagaimana kamu bisa menikah dengan Irsyad?"
"itu sama sekali bukan urusan lo".
" apa karena salah paham,semua orang mengira jika kamu hamil anak Irsyad".tebak Arion membuat Khalisa melotot kaget.
"jangan membuang waktu dengan membahas hal yang tidak penting".
" apa menurut mu tidak penting jika sebenar nya diri mu sudah di jebak sampai kamu harus menikahi Irsyad".
"apa maksud lo?".
" apa kamu tidak tahu jika kamu menikah bukan karena salah paham tapi memang di sengaja".
"bicara yang jelas,jangan membuat gue pusing" omel Khalisa.rasa penasaran nya dan kesal sudah bercampur menjadi satu.
"saat sedang berada di cafe aku tak sengaja melihat Irsyad,Nova dan Dayu,aku juga tak sengaja mendengarkan percakapan mereka".
"aku dengar jika mereka yang sudah merencanakan pernikahan mu dengan Irsyad,mereka sengaja membuat mu tertangkap basah berdua dengan Irsyad di depan tante tante Monica".
" lo jangan mencoba mengarang cerita".
"aku tidak berbohong Khalisa,aku punya bukti nya".kata Arion memberikan Handphone nya ke tangan Khalisa.
Khalisa memutar video di galeri Handphone Arion,ia tak percaya dengan yang di lihat nya,di video terekam jelas percakapan antara Irsyad,Nova dan Dayu,Arion tidak berbohong ,ia mengatakan yang sejujur nya.
Hati Khalisa penuh dengan amarah saat ini,mengapa dengan tega nya mereka mempermainkan diri nya,apa yang sudah membuat mereka bisa berbuat itu pada nya,apa karena merasa kasian pada nya.Khalisa benar-benar merasa kecewa.
" apa kamu baik-baik saja?!"tegur Arion"kamu mau aku antarkan pulang.
"lo nggak perlu mencari kesempatan,gue masih bisa pulang sendiri"
__ADS_1
Khalisa segera pergi meninggalkan Arion,ia sudah tak sabar ingin bertemu dengan Irsyad untu mencari jawaban nya,ia merasa sudah menjadi orang bodoh selama ini.rumah tangga yang sudah di bangun nya bersama Irsyad ternyata dari sebuah kebohongan.
Khalisa berlari menerobos hujan gerimis untuk menghentikan angkot yang lewat,Khalisa sudah tak takut lagi jika dirinya akan basah terkena air hujan,yang ada di pikiran nya saat ini hanya lah cepat sampai rumah meminta penjelasan dari Irsyad.diam-diam Arion yang cemas pada Khalisa mengikuti Khalisa dari belakang dengan mobil nya,hingga Khalisa tiba di rumah nya,Arion langsung menancap gas mobil nya.
sampai di rumah Khalisa buru-buru mendatangi Irsyad di dalam kamar nya,Irsyad yang melihat kedatangan Khalisa yang tiba-tiba merasa terkejut.
"kamu sudah pulang my dear".sapa Irsyad berjalan menghampiri Khalisa yang berdiri di pintu kamar nya.
" yah".sahut Khalisa tanpa ekpresi
Irsyad menatap wajah Khalisa,menyadari jika ada sesuatu yang tidak beres,Irsyad mencoba menerka- nerka apa yang sebenar nya terjadi pada Khalisa.
"kamu baik-baik saja".tegur Irsyad berusaha meraih tangan Khalisa namun di tepis oleh Khalisa.
" kamu tadi pergi kemana?".ketus Khalisa
"aku pergi ke cafe bertemu Nova dan Dayu".
" untuk apa?"
"apa aku harus memiliki alasan untuk bertemu sahabat ku".
" jujur saja apa yang kalian sembunyikan dari ku".
"kami hanya makan dan mengobrol seperti biasa nya".
" jangan sembunyikan apapun dari ku karena aku paling benci di bohongi".
"sebenar nya apa yang sedang kamu bicarakan,aku sama sekali tidak mengerti,memang nya aku sudah bohong apa dengan mu".kata Irsyad yang merasa binggung.
" apa kamu tidak merasa sama sekali sudah mempermainkan ku".
"Khalisa jangan membuat ku binggung,katakan dengan jelas,agar aku tahu apa kesalahan ku".
__ADS_1
" apa kalian sengaja menjebak ku,merencanakan semua nya agar kamu bisa menikahiku".maki Khalisa.
(๐๐๐๐๐jgn lupa dukungan kalian agar author ttp semangat๐)