
Sebelum pergi nonton di bioskop,Khalisa dan juga Irsyad menghabiskan waktu mereka terlebih dahulu dengan bermain bersama Alika di rumah.setelah puas bermain dengan Alika mereka mengantar nya ke rumah mama Khalisa.disana mereka tak sengaja bertemu dengan Kanya yang memang sedang libur dari sekolah asrama nya.
"tiap hari bisa nya nyusahin orang tua aja,maka nya kalo belum siap jadi ibu jangan punya anak".sindir Kanya menatap Khalisa dengan sinisnya.
" hush...kanya nggak boleh bicara seperti itu sama kakak mu".omel mama nya.
"aku benci sama mama, selalu aja bela ka Khalisa".kata Kanya pergi ke kamar nya,membanting pintu dengan sangat keras.
" maaf mah,gara- gara Khalisa, Kanya jadi marah sama mama".
"gpp,adik mu memang belum dewasa".
Khalisa merasa sedih melihat sikap Kanya pada nya ,meski Kanya sangat membenci dirinya namun rasa sayang nya pada Kanya tak pernah berubah.Khalisa sangat merindukan Kanya yang dulu selalu manja pada nya.
"mau kemana?" tegur kevin yang baru keluar dari kamar nya.
"ada urusan ,memang nya kenapa?".sahut Khalisa yang merasa malu jika harus bicara jujur.
" bilang saja jika kalian ingin pergi kencan".goda Kevin.
"emang nya kita abg yang lagi pacaran".sahut Khalisa malu." ka kevin sendiri kenapa libur hanya di rumah,nggak pergi kencan sama Ayumi?"goda Khalisa balik.
"Ayumi bilang sedang kurang enak badan,maka nya gue suruh dia istirahat aja di rumah".
" gimana persiapan untuk pernikahan kalian, sudah selesai?"
"baru 70β ".
sementara Khalisa sibuk mengobrol dengan Kevin,Irsyad tampak jenuh dan sudah tidak sabar ingin pergi berkencan dengan Khalisa hari ini.ingin sekali Irsyad menarik tangan Khalisa dan membawa nya pergi dari sana namun sayang nya ia tak punya keberanian sebesar itu untuk melakukan nya.
Kevin yang menyadari gelagat Irsyad,tak tahan untuk menggoda nya juga.
" sudah sana pergi,kelihatan nya Irsyad udah nggak tahan".goda Kevin
"kak kevin apaan sih ngomong sembarangan aja".omel Khalisa
" maksud kakak nggak tahan mau ke toilet,pikiran lo aja yang jorok".
Irsyad yang mendengarkan obrolan kakak beradik itu hanya cenggegesan saja.senang sekali rasa nya bisa melihat ke dekatan mereka.kadang Irsyad merasa iri pada Khalisa .meski kehidupan nya sederhana namun di kelilingi keluarga yang sangat menyayangi nya.
Irsyad melajukan sepeda motor nya dengan sangat cepat,membuat Khalisa yang duduk di belakang nya merasa ngeri,tanpa sadar Khalisa memeluk Irsyad erat sepanjang perjalanan,senyum pun terus mengembang di wajah tampan Irsyad.
__ADS_1
"kita mau nonton film apa?".tanya Khalisa saat menginjakkan kaki nya di dalam mall yang terdapat bioskop xxi di lantai atas nya.
" film horor halloween kills".
"kenapa bukan film romantis sih".protes Khalisa.
" nggak seru,kalo film horor kan misal nya nanti lo takut ,lo bisa peluk gue".ucap Irsyad tersenyum jahil.
"belum apa-apa udah modus".
Khalisa tiba-tiba menghentikan langkah nya,menatap tak percaya apa yang tertangkap oleh mata nya.
" ada apa ?" tanya Irsyad heran.
"Arion dan Ayumi".
" mana".irsyad ikut memperhatikan restoran di depan nya,ternyata benar yang dilihat Khalisa jika Arion dan Ayumi sedang makan siang bersama.
Irsyad yang tak peduli segera menarik tangan Khalisa untuk segera pergi dari sana. Khalisa masih tak bisa mengalihkan pandangan nya dari Arion dan juga Ayumi,Khalisa binggung kenapa Ayumi sampai tega membohongi Kevin jika ia sedang sakit padahal sebenar nya sedang menemui mantan suami nya Arion.setelah ini Khalisa akan membuat perhitungan dengan Ayumi,Khalisa tidak akan rela jika sampai kakak tersayang nya tersakiti.
"kenapa sih lo nggak biarin aja gue samperin Ayumi".omel Khalisa terlihat bete.
" kita kesini niat nya buat apa?"
"maka nya itu gue nggak mau lo sampe ribut sama Ayumi terus nonton kita jadi batal,percuma donk gue udah seganteng ini nanti mubazir".hibur Irsyad membuat senyum di wajah Khalisa.
" dasar narsis".
"tapi lo suka kan?" goda Irsyad,memberikan senyum termanis nya.
"sumpah.lo tuh sekarang nyebelin banget".kata Khalisa mentertawakan kekonyolan Irsyad.
mereka sudah sampai di lantai atas,di dalam bioskop tampak tidak terlalu ramai ,mungkin karena di siang hari,Irsyad segera membeli tiket untuk mereka berdua,sementara Khalisa membeli popcorn dan minuman untuk nanti mereka nikmati saat menonton film.
Khalisa tak bisa menahan rasa ketakutan nya saat melihat adegan-adegan menegangkan di film halloween kills,Khalisa bersembunyi di balik lengan Irsyad sambil terus menggenggam tangan Irsyad tak berniat melepas nya sedikit pun.
Irsyad benar-benar tak menyia-yiakan kesempatan,Irsyad sengaja menarik tangan nya hingga bibir nya dapat menyentuh tangan Khalisa,di ciumi nya tangan Khalisa dengan penuh cinta.
" bisa-bisa nya mencari kesempatan di dalam kegelapan".bisik Khalisa yang hanya di respon dengan senyum oleh Irsyad.
Irsyad sudah tak peduli lagi dengan layar lebar di depan nya,fokus nya saat ini hanya pada Khalisa."can i kiss you?"bisik Irsyad lembut di telinga Khalisa.membuat wajah Khalisa merah merona.
__ADS_1
degh...jantung Khalisa rasa nya ingin copot mendengar kalimat yang Irsyad ucapan,tumben tumbenan Irsyad meminta ijin sebelum mencium nya padahal biasa nya Irsyad selalu menyerangnya secara tiba-tiba.
Irsyad yang tak melihat respon dari Khalisa tampak kecewa."sorry".ucap Irsyad tak semangat memalingkan wajah nya dari Khalisa.
"yes".sahut Khalisa malu-malu.
mereka saling memagutkan bibir lama, menikmati setiap gigitan dan hisapan kecil nan lembut yang terjadi di antara bibir mereka.
" thanks".bisik Irsyad setelah menyudahi ciuman mereka.
Irsyad merasa bahagia sekali karena Khalisa tak menolak permintaan nya,mungkin kah Khalisa sudah mulai membuka hati untuk nya?setidak nya sudah ada kemajuan dalam hubungan mereka saat ini.semoga penantian nya selama ini akan berbuah manis.
setelah selesai menonton film Khalisa dan Irsyad berniat ingin mengisi perut mereka yang sudah terasa lapar,sepanjang jalan Irsyad terus menggenggam tangan Khalisa,membuat Khalisa tersipu malu tak berani menatap wajah Irsyad.
"lo tambah cantik kalo lagi malu".goda Irsyad.
" dasar gombal".
"buat apa gue gombalin orang yang gue sayang".
" terserah lo".
Irsyad tersenyum puas melihat Khalisa yang selalu saja kalah berdebat dengan nya.
"lo mau makan apa?".tanya Irsyad menghentikan langkah nya ,menatap Khalisa .
" yang pedas -pedas kayak nya enak".
"lo ngaca aja".ledek Irsyad.yang langsung mendapatkan cubitan di pinggang nya.
" jahat banget sih lo".rengek Khalisa
"aww...gue bercanda".kata Irsyad menahan rasa sakit di pinggang nya.
"nyebelin".
" iya maaf ,lo itu manis kok,kalo semut di suruh milih antara lo sama gula,pasti semut lebih milih lo".rayu Irsyad.
Khalisa cuma bisa memutar bola mata nya malas mendengar ucapan Irsyad.
ππππππππ πππππππ πππ ππππ ππππ πππππππ πππππ πππππ πππππ,πππππ πππππ ππππππ ππππππππππ πππ ππππππππ,πππππππππππ ππππππππππ πππππ ππ ππππππ πππππ.
__ADS_1
( terima kasih banyakπ,,,,jangan lupa likeππ₯°maaf jika banyak kekurangan karena author tiap nulis nya sambil ngantukπsalam hangat dari author.. mama renyπ)