Cinta Untuk Khalisa

Cinta Untuk Khalisa
Bab 48


__ADS_3

Khalisa masih penasaran soal Malvin namun berbicara dengan Sultan harus membuat nya mengelus dada.


"menurut aku Malvin baik karena dia itu sahabat ku,jika musuh pasti aku bilang dia jahat".


" aku serius".ketus Khalisa.


"aku juga serius".


" drett.....drett"


ponsel Khalisa berdering ada pesan masuk yang ternyata dari Irsyad.


๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ถ ๐˜ด๐˜ถ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฑ๐˜ถ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ?๐Ÿฅฐ


๐˜๐˜ณ๐˜ด๐˜บ๐˜ข๐˜ฅ๐Ÿ˜˜


Khalisa tersenyum membaca nya,rupa nya Irsyad begitu peka perasaan nya,apakah perasaan Irsyad pada nya sedang tidak enak,apa karena ia sedang bersama Sultan?


๐˜ช๐˜บ๐˜ข,๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ณ๐˜ถ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ด๐˜ข๐˜ช ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ซ๐˜ข,๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฃ๐˜ณ๐˜ช๐˜ฆ๐˜ง๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ฎ ๐˜ฑ๐˜ถ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ.


๐˜’๐˜ฉ๐˜ข๐˜ญ๐˜ช๐˜ด๐˜ข๐Ÿฅฐ


Terpaksa Khalisa harus berbohong pada Irsyad karena takut Irsyad akan marah jika mengetahui kebenaran nya jika Ia dan Sultan masih berhubungan walau hanya sebatas teman.


"suami mu seperti nya takut sekali jika istri nya di ambil orang".ledek Sultan yang diam-diam ikut melirik ponsel Khalisa.


" kamu kenapa asal melihat ini privasi".omel Khalisa.


"aku sejak tadi diam,kamu sendiri yang membuka nya di depan ku,mata aku masih normal untuk membaca nya".protes Sultan." apa kita bisa mulai briefing nya lagi".ledek Sultan.


"kamu ini terus saja menggoda ku,sangat menyebalkan".gerutu Khalisa


Sultan tersenyum puas melihat wajah Khalisa yang cemberut membuat nya terlihat sangat imut melebihi anak kucing.


" sejak tadi kamu terus menanyakan Malvin,sebenar nya apa yang sudah dia lakukan padamu,seperti nya dia sudah bosan bekerja dengan ku".


"dia tidak melakukan apapun padaku".


" lantas kenapa kamu terus bertanya soal Malvin,apa kamu ingin mencarikan jodoh untuk nya?".


sekali lagi tangan Khalisa mendarat di bahu Sultan,membuat Sultan harus menahan rasa ngilu nya.


"Malvin berpacaran dengan adik ku yang masih 3 smu".

__ADS_1


" apa????"Sultan tampak terkejut mendengar nya,rupa nya Sultan belum mengetahui kabar tentang Malvin."benarkah?apa Malvin sudah sangat pesimis hingga harus memacari anak smu".


"mana aku tahu,dia itu sahabat mu".


Sultan menggaruk kepala nya yang tidak gatal sambil nyengir.merasa diri nya konyol seperti Malvin jika berada di dekat Khalisa.


" jadi kamu punya adik perempuan,dia sekarang berpacaran dengan Malvin".


"iya,tapi adik ku itu sekolah di asrama putri,pulang hanya satu kali dalam seminggu,aku binggung bagaimana ia bisa bertemu dengan Malvin dan bebas keluar dari asrama".


" apa adik mu sekolah di SMA Internasional boarding school?".


"bagaimana kamu bisa tahu".sahut Khalisa heran.


" karena papi aku ketua yayasan di sana,ayah Malvin kepala sekolah dan Malvin juga merupakan pengurus disana karena aku yang menyuruh nya menggantikan diri ku,aku sudah terlalu repot mengurus bisnis ku sendiri tapi papi terus saja memaksa ku membantu mengurus bisnis nya".jelas Sultan.


"jadi begitu".kata Khalisa manggut-manggut.


"nanti aku akan bicara dengan Malvin".


" benarkah,terima kasih Sultan,you're the best".


"memuji jika ada mau nya".sindir Sultan." ayo,aku antar kamu pulang,ini sudah malam nanti suami mu khawatir".


Sampai rumah Khalisa tak melihat Irsyad di teras menunggu kepulangan nya seperti biasa.Khalisa menemukan Irsyad sudah tertidur pulas di atas sofa.Khalisa membiarkan saja Irsyad tidur,ia tak tega jika harus membangunkan nya.Khalisa masuk ke dalam kamar nya menggambil handuk dan pakaian ganti,setelah itu ia mandi untuk menyegarkan tubuh dan pikiran nya sebelum tidur mengistirahatkan tubuh nya yang sangat lelah.


***


Khalisa yang memang sudah ada janji akan bertemu Sultan,berangkat kerja lebih awal,Khalisa menunggu Sultan di lobi tempat semalam mereka bertemu.setelah menunggu sekitar 15 menit akhir nya batang hidung Sultan terlihat juga.


"kamu sudah lama menunggu?".sapa Sultan duduk di sebelah Khalisa.


" tidak juga".


"kamu sudah makan siang?"


"sudah tadi di rumah,sekarang katakan apa saja yang Malvin bilang pada mu?".tanya Khalisa sudah tidak sabar.


" biarkan aku mengambil nafas dulu,kenapa buru-buru sekali,aku tidak akan kemana-mana".


dengan sabar akhir nya Khalisa menunggu Sultan memulai cerita nya,Sultan seperti sengaja mengulur-ngulur waktu agar Khalisa kesal pada nya,Sultan memang sangat menyukai wajah Khalisa yang terlihat sedang kesal.


"apa alasan mu tidak mendukung hubungan Malvin dan adik mu?"

__ADS_1


"tentu saja karena kanya masih sekolah".


" hanya itu".


Khalisa terdiam,alasan terkuat nya tentu saja karena ia takut kanya mengalami nasib yang sama dengan nya,hidup kanya harus lebih baik dari nya.dia tidak mungkin berbicara aib nya sendiri kepada orang lain walaupun ia sudah mengganggap Sultan sebagai teman nya.


"kenapa diam,apa ada yang kamu pikirkan".tegur Sultan.


" tidak ada,aku hanya ingin kanya fokus pada pendidikan nya,meraih cita-cita nya".


"Malvin benar-benar mencintai Kanya,meski Malvin jarang serius tapi masalah Kanya dia terlihat sangat serius,aku jamin Malvin tidak akan menyakiti adik mu,aku sangat mengenal Malvin".


tiba-tiba saja Khalisa terkejut melihat Irsyad yang datang dengan brutal nya langsung menarik kerah baju Sultan hingga Sultan berdiri,Sultan pun ikut mencengkram baju yang di kenakan Irsyad.


" kenapa lo selalu ganggu istri gue".maki Irsyad?membuat semua mata memperhatikan mereka.


"gue nggak ganggu istri lo,kita cuma berteman".


sahut Sultan dengan santai nya.


" lo pikir gue percaya".


"Irsyad tolong hentikan".tegur Khalisa berusaha melerai kedua nya.namun tak di gubris oleh Irsyad.


pegawai restoran termasuk oppa seo jun yang melihat Big bos mereka dalam masalah ,juga berusaha melerai kedua nya.mereka memegangi Irsyad yang masih saja emosi ingin memukul Sultan.


" kenapa asal menuduh jika tidak ada bukti nya,apa jika gue ketemu dan mengobrol dengan ibu lo,bakal lo tuduh selingkuh juga".ucap Sultan berusaha mencairkan suasana yang mulai mencekam.


"benar Irsyad aku hanya berteman dengan Sultan".bela Khalisa


" aku yang bodoh atau kalian berdua yang terlalu pintar,aku sangat kecewa pada mu Khalisa".ucap Irsyad pergi begitu saja meninggalkan restoran.


"Irsyad tunggu".panggil Khalisa namun Irsyad tetap pergi dan mengabaikan nya.


Khalisa binggung darimana Irsyad tahu tempat kerja nya dan juga soal ia yang bertemu dengan Sultan,apa Irsyad tidak sengaja melihat nya?tapi bukan kah Irsyad sedang bekerja di wilayah yang berbeda dengan nya?saat ini Khalisa tak tahu apa yang harus di lakukan nya,ingin sekali ia mengejar Irsyad namun jam masuk kerja nya sebentar lagi.Khalisa berpikir ia akan memberikan pengertian pada Irsyad saat nanti malam ia pulang ke rumah saja,biarkan sekarang Irsyad menenangkan diri nya sendiri dulu.


" apa kamu baik-baik saja?"tanya Sultan"jangan di pikirkan,cowok memang seperti itu,cinta sudah membuat dia hilang akal dan nalar nya,nanti juga ia akan meminta maaf pada mu jika pikiran nya sudah jernih".hibur Sultan.


"terima kasih dan maaf atas sikap Irsyad pada mu".


" it's oke".


oppa Sea jun yang sejak tadi mendengar semua nya,sekarang sudah memahami situasi nya dan tidak penasaran lagi,ia bersyukur bukan diri nya yang ada di posisi Sultan,oppa Seo jun dan pegawai lain nya segera bubar dan kembali pada pekerjaan mereka masing-masing.

__ADS_1


(sedih nya hati author nggak ada yang koment๐Ÿค dan like๐Ÿ‘.....woyyy yang baca pada kemana seh,,,,langsung tidur yah๐Ÿ˜ญ)


__ADS_2