Cinta Untuk Khalisa

Cinta Untuk Khalisa
Bab 24


__ADS_3

karena hari belum terlalu sore, Khalisa berniat akan mengunjungi Irsyad di bengkel dan menunggu Irsyad sampai pulang Agar nanti bisa sama-sama menjemput Alika di rumah mamanya, karena jarak bengkel lumayan cukup jauh Khalisa tidak naik angkot seperti biasanya tetapi memesan ojek online .


saat sampai di depan bengkel Khalisa yang belum sempat turun dari motor, sudah lebih dulu dikejutkan dengan pemandangan di depannya. Irsyad terlihat sedang asyik menikmati makanan sambil bersenda gurau dengan seorang wanita di sampingnya ,Irsyad tidak menyadari kehadiran Khalisa di sana. Irsyad dan Thania tampak begitu akrab sekali membuat siapapun yang melihatnya akan berpikir mereka adalah sepasang kekasih.


" Maaf Pak ,saya nggak jadi turun di sini, kita jalan lagi pak, nggak usah pakai aplikasi nanti saya bayar lebih". ucap Khalisa pelan pada driver ojek di depannya.


" baik mbak ".sahut driver ojek, kembali menyalakan motornya yang sempat dimatikan.


Entah mengapa ada rasa sakit dan kecewa di hati Khalisa melihat kedekatan Irsyad dan Thania Padahal selama ini khalisa memang sudah tahu hubungan mereka ,apa salah jika mengharapkan lebih dari hubungannya dan Irsyad ?apa dirinya juga akan menjadi orang ketiga dalam hubungan Irsyad dan pacarnya? jika Irsyad mencintai orang lain Kenapa harus memberikan dirinya harapan selama ini? pria memang makhluk paling egois ,hati ,pikiran dan tindakan mereka kadang tak sejalan.


Khalisa merasa hari ini cukup melelahkan, bukan tubuh nya yang lelah melainkan hati dan pikirannya lah yang sangat lelah ,di samping tubuh Alika Khalisa merebahkan dirinya, melihat putri kecil yang tertidur lelap membuat perasaannya sedikit tenang, mungkin saat ini dirinya hanya membutuhkan Alika di dalam hidupnya agar tak lagi merasakan sakit hati ataupun kecewa. kosong dalam hatinya yang sudah lama mungkin tak perlu lagi diisi, cukup mencurahkan seluruh cinta dan kasih sayang nya pada Alika seorang.


Khalisa yang malas bertemu dengan Irsyad sengaja tak keluar kamar, Bahkan tak bersuara saat Irsyad pulang dan memanggilnya. Irsyad yang mengira Khalisa sudah tertidur pulas, tidak ambil pusing , memilih untuk tidak mengganggu tidur Khalisa dan segera masuk ke kamarnya.


***


cuaca pagi ini tampak mendung sepertinya akan turun hujan , Khalisa sengaja menggunakan baju agak tebal karena udara hari ini lebih dingin dari biasanya, Khalisa juga membawa jaket dan payung di tasnya berjaga-jaga jika tiba-tiba hujan turun. hari ini Khalisa berangkat kerja naik angkot seperti sebelumnya, dengan susah payah Khalisa berhasil membujuk Irsyad agar tidak mengantarkannya dengan alasan akan turun hujan Khalisa meyakinkan Irsyad agar langsung mengantar Alika Dan berangkat ke bengkel, karena akan memakan waktu lebih lama jika mengantar diri nya terlebih dahulu . Khalisa mencoba menjaga jarak kembali dengan Irsyad ,ia tidak ingin terluka lagi ataupun melukai orang lain.


drett......drett


๐˜ฎ๐˜ช๐˜ด๐˜ด ๐˜บ๐˜ฐ๐˜ถ๐Ÿฅฐ


melihat pesan masuk di Hp nya Khalisa sangat heran karena mendapat pesan dari nomer tak di kenal.


"๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข ๐˜ด๐˜ถ๐˜ญ๐˜ต๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ต๐˜ช ๐˜ฏ๐˜ฐ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ณ ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข?".batin Khalisa.mengira kalau sultan lah yang sudah mengirim pesan tersebut.


tapi sudah beberapa hari ini Sultan menghilang tanpa kabar,tadi nya Khalisa pikir Sultan sudah menyerah mengejar cinta nya.


khalisa kembali menaruh hp-nya di saku celana, tidak ingin berlarut-larut memikirkan pesan tersebut yang menurutnya tidaklah penting.


drett......drett


๐˜ซ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ฑ๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ด๐˜ช๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐Ÿค—


lagi-lagi Khalisa mendapat pesan dari nomor tak dikenal ,kesal karena merasa terganggu, Khalisa akhirnya membalas pesan tersebut untuk mencari tahu siapa pengirimnya.


๐˜ฎ๐˜ข๐˜ข๐˜ง,๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ข ๐˜ด๐˜ช๐˜ข๐˜ฑ?๐˜ซ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ด๐˜ฐ๐˜ฌ ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ญ๐Ÿ˜ 

__ADS_1


๐˜ฅ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ต๐˜ต.....๐˜ฅ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ต๐˜ต


๐˜ฅ๐˜ข๐˜ด๐˜ข๐˜ณ ๐˜ซ๐˜ถ๐˜ต๐˜ฆ๐˜น,๐˜ฅ๐˜ข๐˜ณ๐˜ช ๐˜ฅ๐˜ถ๐˜ญ๐˜ถ ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข๐˜ต๐˜ข ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ฎ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ถ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฉ๐Ÿ˜Œ


balasan pesan orang di seberang sana membuat Khalisa melotot kaget ,"Arion". gumam Khalisa pelan.Khalisa yang gugup mencoba membalas nya lagi.


๐˜ต๐˜ข๐˜ฉ๐˜ถ ๐˜ฏ๐˜ฐ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ณ ๐˜จ๐˜ถ๐˜ฆ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ณ๐˜ช ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข?


ponsel Khalisa kembali berbunyi namun kali ini bukan pesan masuk melainkan ada panggilan dari nomor Arion, Khalisa buru-buru merijek nya.


drett....drett


๐˜ฌ๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ถ ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ถ ๐˜ต๐˜ข๐˜ฉ๐˜ถ ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข๐˜ต ๐˜ฏ๐˜ฐ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ณ ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ถ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ณ๐˜ช ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข,๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ต ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ฐ๐˜ฏ ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข.๐Ÿ˜‰


๐˜ฎ๐˜ข๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ด๐Ÿ˜’


Khalisa langsung mematikan daya ponselnya sebelum Arion kembali menghubungi nya lagi.


***


sedari pulang kerja Khalisa hanya melamun di kamarnya, di lirik nya ponsel di atas nakas yang sejak siang sengaja ia matikan ,Khalisa masih memikirkan Dari mana Arion bisa mendapatkan nomornya,ia juga bingung apa yang sebenarnya Arion ingin kan darinya saat ini.


"ada apa".


" Ayo makan , Gue baru beli nasgor spesial kesukaan lo". ajak Irsyad.


" Lo aja yang makan ,gue nggak laper".


" ingat ,lo tuh sakit maag, harus makan". paksa Irsyad yang membuat Khalisa akhirnya menyerah dan membuka pintu kamarnya.


"iya bawel". gerutu Khalisa berjalan ke meja makan yang sudah terdapat nasi goreng diatasnya." Ya udah duduk Katanya tadi mau makan". omel Khalisa pada Irsyad yang belum juga duduk tapi malah memperhatikan ia makan.


" jutek banget ,lagi dapet ya Neng ".goda Irsyad yang membuat Khalisa akhirnya tersenyum.


" Lagian Kenapa bukan nya ngajak pacar lo aja sih makan, malah makan sama gue di rumah".gerutu Khalisa tanpa sadar.


Irsyad tampak mengkerutkan kening nya,"maksud lo?".tanya nya tak mengerti.

__ADS_1


"yah lo makan sama Thania aja,nggak usah pikirin gue".


" lah lo kan istri gue,masa nggak boleh mikirin istri sendiri".sahut Irsyad tersenyum jail.


"tapi Thania kan pacar lo".


" Thania cuma sahabat gue".


"bohong".


" gue nggak pernah pacaran sama thania".


"tapi kemaren mesra banget".gumam Khalisa pelan namun masih terdengar oleh Irsyad.


" lo mata-matain gue".tuduh Irsyad hanya bercanda.


"nggak,ge-er lo".


" terus kok lo bisa tahu kemaren gue lagi sama Thania".selidik Irsyad,menatap Khalisa dengan intens.


"gue kemaren nggak sengaja lewat bengkel".jawab Khalisa akhirnya berbohong.


senyum tipis nampak di wajah tampan Irsyad.


"kemarin Thania datang buat servis mobilnya, Dia juga bawain gue makanan, kebetulan banget gue emang belum makan dari siang, namanya rezeki kan nggak boleh di tolak". jelas Irsyad.


" perhatian banget ya Pacar lo".Sindir Khalisa


" Sumpah gue enggak pernah pacaran sama Thania ,selama ini gue cuma mau buat lo cemburu doang".


Khalisa memperhatikan mata Irsyad ,tak ada kebohongan di matanya, Khalisa masih teringat pada ucapan May tentang wanita yang di cintai oleh Irsyad ,jika bukan Thania lantas siapa wanita yang dicintai Irsyad ? tentu saja bukan dirinya karena sebelumnya mereka tidak saling mengenal ,Khalisa jadi tambah penasaran tapi tidak berani bertanya langsung pada Irsyad, lagipula mana mungkin Irsyad akan jujur kepada dirinya.


"kalau cemburu,ngomong aja".goda Irsyad .maembuat Khalisa tersedak nasi goreng yang sedang di kunyah nya.


ukh...ukh...!!


dengan cepat Khalisa menghabiskan air minum yang di sodor kan Irsyad.

__ADS_1


" kalo makan tuh pelan-pelan".omel Irsyad yang tak sadar jika dia lah yang telah menyebabkan Khalisa tersedak.


__ADS_2