Cinta Untuk Khalisa

Cinta Untuk Khalisa
Bab 27


__ADS_3

Tanpa disangka pulang kerja Nova sudah menunggu Khalisa di lobi, membuat Irsyad mengalah harus pulang tanpa Khalisa .meski tubuhnya terasa lelah Khalisa dengan sabar menemani Nova menyusuri Jalan hingga sampai di sebuah taman.


"elo kenapa?" tanya Khalisa akhirnya yang sejak tadi melihat Nova hanya diam saja.


" gue bingung".


" bingung kenapa?".


" sama hubungan gue dan Dayu".


khalisa sudah bersiap menjadi pendengar yang baik untuk Nova mencurahkan isi hatinya.


" Dayu ngajak gue balikan".


"terus".


" jujur gue masih cinta sama Dayu tapi gue juga masih sakit hati sama orang tuanya".


" kalau lo cinta sama Dayu,yah loe perjuangin donk"kata Khalisa memberi semangat.


" gue masih inget gimana orang tua dayu caci maki gue ,bilang gue cewek nggak bener dan nggak cocok buat anak nya, mereka juga jodohin Dayu sama cewek lain".


" bukannya dayu nolak untuk di jodohin tapi malah elo nya yang pergi begitu saja ninggalin dayu ke jogja".


" tapi Dayu nggak berusaha buat nyusul gue ke jogja"kata nova masih keras kepala.


" lo kayak kagak tahu aja cowok itu gengsinya emang gede".


" berarti sama saja Dayu nggak pernah perjuangin cintanya selama ini ke gue".


" terserah lo, nanti kalau udah berpaling ke cewek lain elo sendiri yang nyesel" .ledek Khalisa.


" apa selama gue di Jogja Dayu punya pacar?" tanya Nova yang mulai terpancing.


" ada nggak yah?".Khalisa pura-pura berpikir berniat ingin mengerjai Nova.


Nova terlihat penasaran ,wajahnya nampak mulai gelisah.membuat Khalisa rasa nya tak tahan ingin tertawa.


" rese lo ".ucap Nova menarik rambut panjang Khalisa yang tergerai.


***

__ADS_1


diam-diam Irsyad mengatur rencana untuk akhir pekan ,dia berencana akan mengajak Khalisa dan Alika liburan ke pantai , Irsyad sudah menyuruh Khalisa untuk mengambil hari libur yang sama dengannya.


tanpa terasa hari yang ditunggu-tunggu Irsyad datang juga, tanpa Khalisa tahu Irsyad sudah membeli pakaian couple untuk mereka bertiga, Irsyad juga membeli beberapa keperluan lainnya untuk mereka saat nanti di pantai, ada topi pantai ,kacamata, baju pantai ,sunblock Dan beberapa makanan serta minuman, Irsyad juga tidak lupa membawa susu untuk Alika bahkan mainan pasir agar nanti Alika tidak bosan.


Khalisa yang akhirnya sudah mengetahui rencana Irsyad cuma bisa bengong melihat persiapan yang dilakukan oleh Irsyad.


" lo kenapa nggak bilang, gue kan bisa bantu siapin semuanya". Omel khalisa saking terharunya.


" kalau gue bilang namanya Bukan suprise". ucap Irsyad mengacak-ngacak rambut Khalisa yang baru saja disisir rapi membuat Khalisa berdecak kesal.


***


melihat tawa kedua wanita yang disayanginya Irsyad merasa bahagia ,Khalisa sedang asyik bermain pasir bersama Alika ,sekali-kali tawa riang mereka Terdengar sampai ditelinga Irsyad.


Irsyad yang sejak tadi hanya mengamati keduanya kini ikut bergabung bermain pasir, sekali-kali mereka ber selfie bersama mengabadikan moment terindah dalam liburan mereka.


setelah puas bermain pasir ,mereka bermain air di tepi pantai yang membuat pakaian mereka menjadi basah ,dengan sengaja Irsyad menceburkan Khalisa ke dalam air hingga Khalisa basah kuyup, Khalisa yang tidak mau kalah berusaha membalas perbuatan Irsyad namun dengan mudahnya Irsyad dapat menghindar dari nya,Alika yang sejak tadi melihat kedua orangtuanya merasa senang sekali dan bertepuk tangan.


tak terasa hari cepat sekali berlalu, hari sudah mulai memasuki senja, sembari makan bersama dengan alas seadanya di tepi pantai mereka menikmati matahari tenggelam yang terlihat sangat menakjubkan.


" sorry ya ,gue cuma bisa ajak kalian ke pantai aja nggak bisa ngajak kalian ke wahana yang ada di sini ".ucap Irsyad


Khalisa sangat bersyukur memiliki Irsyad di hidup nya, meski sangat ingin membuka hatinya untuk Irsyad namun di sisi lain masih banyak kebimbangan dalam dirinya ,Semoga saja kebimbangan di dalam dirinya cepat hilang berganti dan dengan sebuah keyakinan.


tanpa sadar Khalisa terus memandang Irsyad yang ada di depannya ,membuat hati Irsyad berbunga-bunga, senyum pun terus mengembang di bibir Irsyad.


***


karena habis liburan ke pantai kemarin Irsyad maupun Khalisa menjadi terlambat bangun karena badan mereka Terlalu Lelah. suasana pagi yang biasanya hening kini begitu bising oleh kegaduhan yang dibuat oleh khalisa dan juga Irsyad yang sedang rebutan kamar mandi.


" kalau lu nggak sabaran mendingan mandi berdua aja ".goda Irsyad yang sudah lebih dulu memasuki kamar mandi.


dengan terpaksa Khalisa harus sabar menunggu Irsyad yang tidak mau mengalah daripada harus berbagi kamar mandi dengan Irsyad , Khalisa yang jengkel melemparkan jam tangan milik Irsyad yang ditemuinya di meja dapur ke arah Irsyad yang baru saja keluar dari kamar mandi.


" udah tahu telat mandi lama banget". omel Khalisa.


Irsyad cuma cengengesan sambil memperhatikan jam tangannya, pantas saja Khalisa marah ternyata sudah 30 menit ia berada di dalam kamar mandi.


Irsyad yang tidak ambil pusing segera masuk ke kamarnya, bersiap untuk berangkat kerja. karena dirinya sudah terlambat jadi tidak bisa mengantarkan Khalisa ,terpaksa Khalisa harus berangkat sendiri menggunakan ojek on line agar bisa cepat sampai ke tempat kerja nya.


karena Datang Terlambat Khalisa terkena omelan dari Pak Anton manajernya. terkadang Khalisa berpikir ingin resign dari pekerjaan nya yang banyak menyita waktu tapi tak banyak membuahkan hasil ,namun Khalisa tidak bisa begitu saja meninggalkan pekerjaan yang sekarang karena dirinya belum mendapatkan pekerjaan yang baru, sangat sulit mencari pekerjaan zaman sekarang apalagi hanya memiliki ijazah SMU seperti diri nya.

__ADS_1


***


Khalisa mencurahkan seluruh keluh kesahnya kepada Nova saat mereka bertemu sepulang Khalisa bekerja, mereka mengobrol sambil menikmati mie ayam pinggir jalan.


" By the way lo udah bilang sama Irsyad belum pergi sama gue".


"tadi udah gue telepon".


" perasaan tampang elo bete banget dari tadi".


" Gue cuma lagi bete aja sama kerjaan gue".


" why?".


" ngerasa capek aja sama jam kerjanya tapi gajinya nggak sesuai ,belum lagi manajernya bawel banget kerjaannya marah-marah Terus, kalau bukan karena Alika Gue mungkin enggak bakal bertahan selama ini kerja di sana ".jelas Khalisa.


setelah menyimak ucapan Khalisa Nova tampak berpikir sejenak" gimana kalau lu kerja di tempat sepupu gue, kayaknya dia lagi butuh karyawan buat perusahaan barunya". ucap Nova.


" Nova Lo kan tahu kalau gue cuma lulusan SMU".


" gampang bisa diatur".


" sepupu lo yang mana ,gua kenal nggak?".


" kayaknya enggak ,sepupu jauh gue, gue juga jarang ketemu sih".


" Makasih ya Nova, elo emang the best".


" Iya ,belum apa-apa udah terima kasih aja". ledek Nova.


mereka kembali menyantap mie ayam mereka yang sudah terlihat mangkak karena terlalu lama mengobrol.


" Kenapa sih lo harus pindah jauh ,gue jadi kesepian nggak ada lo di sini". ucap Khalisa setelah menghabiskan mie ayam nya.


" Emang susah sih nyari sahabat sebaik gue". sahut Nova percaya diri sambil menaik turunkan alisnya membuat Khalisa hanya bisa memutar bola matanya malas.


" Gue janji sebelum gue balik ke Jogja ,lo bakal dapat pekerjaan".


Khalisa langsung memeluk Nova dengan erat saking bahagianya karena memiliki sahabat baik seperti Nova yang selalu mengerti dirinya dan membantunya.


(kalo mau di lanjut cerita nya tolong vote dan like ya krn nggak ad yg like jd gk semanggat๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™)

__ADS_1


__ADS_2