Cinta Untuk Khalisa

Cinta Untuk Khalisa
Bab 51


__ADS_3

Pagi hari ini agak sedikit berbeda,Irsyad sudah bersiap di atas motor nya untuk mengantarkan Khalisa ke tempat kerja nya,Khalisa tak lagi harus cape-cape menunggu angkutan umum seperti biasa nya.


"apa kamu yakin mau mengantarku?"


tanya Khalisa yang masih terlihat ragu,"antar seperti biasa nya saja,sampai jalan raya biar aku pergi naik angkot".tawar Khalisa


"sudah cepetan naik, jangan bawel".


Dengan terpaksa Khalisa akhir nya naik juga,ia merasa cemas melihat Alika di depan yang duduk di kursi khusus bonceng anak karena tempat nya bekerja lumayan cukup jauh.


" apa yang kamu khawatirkan,Alika sudah memakai jaket tebal,masker,helm dan juga kaca mata,jadi ia sudah aman".ucap Irsyad yang melihat kecemasan dari wajah Khalisa.


"lebih aman lagi jika ia berada di gendongan ku".protes Khalisa." kita pergi lumayan jauh,wajar jika aku mencemaskan Alika".


"baiklah,aku janji hanya hari ini saja,Alika sudah terlanjur senang akan mengantarkan mu sampai ke tempat mu bekerja,apa kamu mau Alika ngambek dan tidak berhenti menanggis".bujuk Irsyad.


" ya sudah cepat jalan,kamu bahkan lebih bawel dari ku".sindir Khalisa.


khalisa tahu Irsyad pasti tak tenang memikirkan nya karena Arion diam-diam selalu saja mengawasi mereka seperti kemarin saat mereka pergi ke pasar malam,tapi bagi nya keselamatan Alika jauh lebih penting dari apapun juga.


"pelan-pelan saja".tegur Khalisa saat Irsyad ingin menambah kecepatan nya.


" oke,mama Khalisa".goda Irsyad,membuat Khalisa mencubit pinggang nya."sakit Khalisa,kamu sudah membuat ku tidak fokus,kamu mau kita jatuh".protes Irsyad hanya untuk menggoda Khalisa lagi.


" maaf,aku tidak sengaja".


Tanpa Khalisa tahu jika Irsyad sedang menahan tawa nya memperhatikan wajah Khalisa yang cemberut dari kaca spion.


Tanpa terasa akhirnya mereka sampai di depan Resto sultan,Khalisa segera turun seraya membuka helm dari kepala nya dan merekatkan kembali helm nya di ujung motor.


"kamu hati-hati pulang nya,jangan ngebut-ngebut".kata Khalisa yang masih saja merasa khawatir.


" iya my dear,aku ngerti".


"ya sudah,cepat jalan setelah itu baru aku masuk".ucap Khalisa mencium pipi Alika.

__ADS_1


" tunggu,ada yang kamu lupain".


"apa?" tanya Khalisa binggung .


"masa aku nggak di cium juga".


" ihhhhh...aku kira apaan,emank nya kamu nggak malu,inikan di depan umum,nanti kalo ada orang lihat gimana".protes Khalisa


"biarin aja aku nggak peduli,kalo kamu nggak mau,aku nggak bakal pulang".ancam Irsyad.


Khalisa memperhatikan sekeliling nya yang masih terlihat sepi,dengan secepat kilat Khalisa mengecup pipi Irsyad.


" jangan nakal,awas kalo kamu deket-dekat sama Sultan".pesan Irsyad sebelum menarik gas motor nya,pergi dari depan Resto sultan.


Khalisa masih terdiam,memperhatikan Irsyad yang sudah menjauh dari pandangan nya,Khalisa tak bisa membayangkan bagaimana diri nya menjalani hidup bila sesuatu terjadi pada kedua orang yang sangat di sayangi nya itu,Khalisa berdoa di dalam hati nya semoga mereka sampai di rumah dengan selamat.


"pagi oppa seo jun".sapa Khalisa yang berpapasan dengan oppa seo jun di pintu masuk.


" pagi juga,apa itu suami dan anak mu?".


" oh,kalian terlihat seperti keluarga yang bahagia".ucap oppa seo jun tidak acuh lagi seperti biasa nya.


"terima kasih oppa".sahut Khalisa tersenyum bahagia.membungkuk kan sedikit badan nya.


Khalisa yang tidak begitu sibuk,dari meja kasir nya diam-diam memperhatikan oppa seo jun yang sedang asyik menggobrol dengan tamu nya yang seorang wanita di salah satu meja pengunjung,jika di lihat dari wajah nya seperti nya wanita itu berasal dari negara yang sama dengan oppa seo jun,syukurlah jika memang oppa seo jun sudah menemukan dambaan hati nya yang baru dan sudah bisa move on dari nya.mungkin kah itu sebab nya oppa seo jun sudah bisa bersikap normal lagi pada nya?


" hey nona,kamu ingin bekerja atau menjadi detektif!?"tegur Sultan yang baru saja datang.membuat Khalisa terkejut sampai memeganggi jantung nya.


"kamu kebiasaan banget,selalu bikin kaget orang".omel Khalisa membuat Sultan cekikikan." orang sibuk tapi kenapa selalu ada waktu untuk mengganggu ku".sindir Khalisa.


"aku memang orang sibuk,tapi jika untuk mu waktu ku selalu banyak".


" ada perlu apa kamu kesini?".


"kamu tidak salah bertanya seperti itu kepada ku".

__ADS_1


" memang nya kenapa?".


"apa kamu lupa siapa pemilik restoran ini,aku bebas kapan pun aku mau kesini,apa aku harus ijin dulu pada mu,siapa kamu?apa kamu nyonya Sultan" .ledek Sultan,tersenyum puas melihat wajah Khalisa yang terlihat kesal.


"terserah apa kata mu".ketus Khalisa


" kenapa tadi aku lihat kamu sibuk mengamati seo jun,apa kamu menyukai nya?".tuduh Sultan asal ngomong seperti biasa nya.


"jangan sembarang,kamu ini benar-benar menyebalkan,apa setiap aku bertanya dan melihat seorang pria lantas kamu beranggapan aku menyukai nya,apa kalo aku berbicara dengan tukang parkir di depan ,aku juga menyukai nya".protes Khalisa menatap Sultan dengan sinis nya.


Sultan sudah tak dapat lagi menahan tawa nya,ia tertawa geli mendengar Khalisa yang kesal pada nya.membuat semua mata tertuju ke arah mereka.


" kamu bisa diam nggak,seperti nya kamu memang sudah tidak waras tertawa sendiri".omel Khalisa,yang merasa malu pada semua orang yang memperhatikan mereka.


"lebih baik aku duduk menikmati kopi,daripada disini bersama mu,bisa-bisa membuatku beneran tidak waras".ucap Sultan setelah menghentikan tawa nya.


Khalisa hanya bisa mencibirkan bibir nya,mendengar Sultan yang malah mengkambing hitamkan diri nya,perasaan sejak tadi dia tidak berbuat apa-apa.memang dasar Sultan nya saja yang sudah tidak waras.


Khalisa merasa penasaran melihat Sultan yang sedang menyeruput kopi nya,tumben sekali Sultan ada waktu untuk bersantai di restoran miliknya sendiri,seperti memang sengaja menunggu kedatangan seseorang,tapi siapa kira-kira orang yang ingin Sultan temui?


Sultan diam-diam melirik Khalisa,ada senyum kecil di bibir nya,seperti nya ia sudah berhasil membuat Khalisa penasaran.


Khalisa yang sedang melayani costumer tak lagi memperhatikan Sultan,ia juga tak sadar pada sepasang kekasih yang baru saja memasuki restoran untuk menemui Sultan,mereka duduk berhadapan dengan Sultan dan membelakangi Khalisa.


" gimana kabar lo?"tanya Sultan pada wanita di depan nya.


"gue baik,baik banget malah,gimana kabar lo sendiri anak Sultan?" tanya balik wanita itu.


"seperti yang lo liat,gue selalu sama".


"dasar nyebelin banget,dari bandara gue di suruh langsung kesini".protes wanita itu.


Mereka masih terus mengobrol,namun Khalisa yang agak sibuk belum juga sadar dengan tamu yang Sultan undang ke Resto nya.


(terima kasih๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™,,,,,jangan lupa goyang jempol nya tekan like๐Ÿ‘)

__ADS_1


__ADS_2