Cinta Untuk Khalisa

Cinta Untuk Khalisa
Bab 63


__ADS_3

Pelangi tak akan terlihat sempurna tanpa semua warna nya,begitu pun dengan hidupku yang juga tak akan sempurna bila tanpa diri mu sedetik saja....


Khalisa al zahra


Khalisa bahagia bisa merasakan pelukan Irsyad kembali,meski hanya beberapa hari mereka jauh rasa nya seperti lama sekali,membuat setumpuk rindu di hati.


"aku heran kenapa laki-laki begitu egois,padahal aku yang kesal padamu tapi kamu yang malah marah padaku,rasa nya sangat tidak adil".protes Khalisa yang masih betah berlama-lama di dalam pelukan Irsyad.


" begitu yah,aku rasa kamu yang egois mentang-mentang marah padaku lantas kamu bisa seenaknya bertemu dengan mantan mu".


Khalisa menggangkat wajahnya menatap Irsyad,ia heran bagaimana Irsyad bisa tahu jika dirinya bertemu Arion,"dari mana kamu tahu aku bertemu Arion?".


"aku melihat sendiri dengan mata ku".


" apa kamu memata-matai diriku?"


"enak saja,Arion yang mengirim pesan padaku,aku pikir dia hanya berbohong ternyata benar kamu sedang bersama nya".


" aku bertemu dengan nya karena dia bilang ingin berbicara hal penting denganku".


"aku pikir kamu hanya mencari alasan marah padaku agar bisa kembali dengan nya".


" kenapa kamu bisa berpikir seperti itu,apa kamu tidak mengenalku dengan baik?sampai kapan pun aku tidak akan kembali padanya".


"apa itu tulus dari hatimu?"


"tentu saja".Khalisa menangkup wajah Irsyad ." apa kamu tahu suatu hubungan akan awet jika kita jujur dan saling percaya satu sama lain,apa kamu masih meragukan diriku?"


"maaf tak seharusnya aku curiga padamu,hanya saja aku terlalu takut kehilangan dirimu,aku takut kamu berubah pikiran dan kembali padanya".


" itu tidak akan terjadi,sedikitpun tak ada dalam pikiranku untuk kembali dengannya".


wajah Irsyad terlihat masih gusar "apa yang dia bicarakan denganmu?" tanya Irsyad yang malas menyebut nama Arion.


"sudahlah kita tidak usah membahasnya lagi,kamu pasti sudah tahu apa yang dia bicarakan itu tidaklah penting".sahut Khalisa yang tidak ingin merusak suasana hati Irsyad lagi jika ia memberitahukan yang sebenarnya.


" baiklah kita seharusnya memang tak perlu membahas dia lagi,liat saja aku pasti akan menghajarnya karena sudah berani mengganggu hubungan kita".


"aku mohon jangan berkelahi dengan Arion,walau bagaimana pun juga dia itu sodara mu".


" tapi dia sudah keterlaluan".

__ADS_1


"dimana Irsyad ku yang tenang dan selalu sabar".bujuk Khalisa menyandarkan kembali kepalanya di dada Irsyad.


Irsyad menghela napas panjang,seperti nya kali ini dia memang harus mengalah pada Khalisa meskipun rasanya sangat sulit untuk melupakan kesalahan Arion.


" bisakah kita duduk saja,sepertinya berat badanmu bertambah,aku tidak sanggup lagi berlama-lama menjadi sandaran mu".goda Irsyad tersenyum jahil.


Khalisa refleks melakukan hal yang seperti biasa nya ia lakukan yaitu mencubit pinggang Irsyad,membuat tubuh Irsyad gemetar bak tersengat lebah.


Irsyad menarik tangan Khalisa keluar dari kamar nya ketika melihat tidur Alika yang tak nyenyak karena suara berisik mereka.


"hey..kita mau kemana".tegur Khalisa


" tentu saja ke kamarku".


"mau apa?" tanya Khalisa dengan mata melotot.


"aku tidak ingin tidur Alika terganggu karena suara cemprengmu,memang nya kamu pikir mau apa?"goda Irsyad membuat Khalisa tertunduk malu.


Irsyad melepas tangan Khalisa dan duduk di pinggiran tempat tidur." duduk disini".pinta Irsyad menepuk-nepuk pahanya.


Dengan pipi merona Khalisa menurut duduk di pangkuan Irsyad.Irsyad langsung mendengkap erat tubuh Khalisa dengan kepala yang bersandar dipunggung Khalisa.


" aku juga begitu merindukan dirimu,rasa nya hidup ku tidak lengkap tanpa dirimu".


"benarkah?aku rasanya ingin terbang saja saking bahagia nya mendengar perkataan mu".


" jangan berlebihan seperti itu,kamu membuat aku malu saja".ucap Khalisa menutup wajah nya dengan kedua telapak tangan nya.


"kamu ini sangat menggemaskan".kata Irsyad menggigit pelan punggung Khalisa.


" kamu pikir aku ini tulang ikan ,dasar kucing garong".gerutu Khalisa cekikikan


"mana ada kucing garong yang tampan seperti aku".protes Irsyad


Khalisa cuma bisa memutar bola mata nya malas mendengar kenarsisan Irsyad.tiba-tiba Khalisa teringat sesuatu yang Nova katakan,dan hanya Irsyad yang bisa menjawab rasa penasaran nya itu.


" apa aku boleh bertanya sesuatu padamu?"tanya Khalisa ragu-ragu.


"tentu saja boleh,bahkan seluruh jawaban yang aku punya semua bisa aku berikan padamu".gombal Irsyad


" aku tidak butuh semua jawaban,aku hanya

__ADS_1


ingin jawaban jujur darimu".


"kenapa kamu serius sekali".


" apa kamu mencintaiku...?"


"pertanyaan macam apa itu,tentu saja aku mencintaimu dan kamu juga sudah mengetahuinya bukan?".


" aku belum selesai bicara,maksudku sejak kapan kamu mulai mencintaiku?".


Irsyad tampak berpikir sejenak ,"sejak aku melihatmu".


"kapan dan dimana?" tanya Khalisa penasaran


"saat itu aku masih kelas 1 SMA,waktu itu aku mengalami kecelakaan motor,meski terluka parah aku masih sempat sadarkan diri dan dapat melihat wanita berseragam putih biru menolongku hingga mengantarku dengan ambulance kerumah sakit,ia juga yang sudah mendonorkan darah nya untuk ku,namun sayang nya saat aku sadar lagi dirimu sudah menghilang,aku sudah mencari dirimu kemana-mana namun hasilnya nihil".


Khalisa tertegun,ia berusaha menggingat lagi masa-masa SMP nya,Khalisa baru teringat jika benar ia pernah mengalami kejadian tersebut,ia tak menyangka jika Irsyad lah pria yang pernah di tolongnya beberapa tahun lalu,ia tak habis pikir kenapa dirinya bisa melupakan peristiwa itu dan tak pernah mengginggat nya kembali.


" jadi kamu pria malang itu,kenapa dunia ini begitu sempit,maaf saat itu aku pergi tanpa pamit karena aku sedang buru-buru,mama sedang sakit parah dan dirawat dirumah sakit".


"syukurlah setelah 2 tahun aku tak dapat menemukan dirimu ,aku akhirnya bertemu dengan Nova,secara tak sengaja aku melihat foto mu di ponsel Nova,sejak itu aku juga tahu kamu kekasih dari Arion dan aku hanya bisa memperhatikan dirimu dari jauh saja".


"apa sejak saat itu kamu mulai mencintaiku?" tanya Khalisa tak percaya.


Irsyad menggangguk,"yah kamu saat itu di mataku terlihat seperti bidadari ,wajah polos dan hatimu yang tulus membuat aku tersentuh".


"maaf karena aku sama sekali tak mengenali dirimu".


" tak apa,peristiwa itu memang sudah lama sekali,wajar jika kamu tidak menginggatnya".


Dengan refleks Khalisa mengecup pipi Irsyad,ia bahagia karena tak menyangka cinta Irsyad begitu besar untuk nya,ia juga sangat menyesal karena bisa melupakan pria seperti Irsyad didalam hidupnya.


"apa kamu menggodaku?"kata Irsyad tersenyum jahil.


" enak saja aku hanya refleks".


"sudahlah jangan menyangkalnya tak perlu malu jika mau".goda Irsyad membuat bantal mendarat diwajah nya.


Ternyata kebersamaan bersama orang yang kita cintai begitu indah membuat kita melupakan segala masalah yang ada.


(terima kasih🙏🥰🥰)

__ADS_1


__ADS_2