
Arion mengendarai mobil nya dengan kecepatan di atas rata-rata,cuaca yang gerimis membuat jalanan malam di ibu kota sepi,tak butuh waktu lama untuk Arion sampai di apartemen nya,Arion memasuki basement untuk memarkirkan mobil milik nya,sebelum turun dari mobil Arion tampak tersenyum licik,ia begitu senang malam ini karena berhasil menemukan kelemahan Irsyad,Arion sebenar nya juga merasa kesal pada Irsyad karena sudah dengan sengaja merebut Khalisa dari nya namun ia harus mengalah dan terlihat baik di depan Khalisa agar Khalisa mau kembali bersama nya,Arion benar-benar merasa puas karena tak lama lagi kebahagian Irsyad akan sirna,jika diri nya tak dapat kembali bersama Khalisa maka tak ada satu orang pun yang bisa menggantikan posisi nya di hati Khalisa,ia hanya perlu menunggu waktu untuk menyulut api yang sudah menyala agar membesar dan tak bisa lagi di padam kan.
***
Irsyad begitu kaget mendengar ucapan Khalisa,tatapan tak percaya jelas terlihat di mata nya,Irsyad merasa binggung bagaimana cara menjelaskan semua nya pada Khalisa,ia tak menduga jika Khalisa akan mengetahui rahasia nya yang selama ini berusaha ia tutup rapat.
"siapa yang sudah mengatakan nya pada mu".ucap Irsyad yang sejak tadi hanya diam akhir nya membuka suara.
" tidak penting aku tahu dari mana,jawab saja apakah semua itu benar,kamu yang sudah me jebak ku".
"maaf".ucap Irsyad tertunduk tak berani menatap Khalisa di depan nya.
"apa Nova juga mengetahui nya".
" yah".
"mengapa kalian tega melakukan semua ini padaku,apa kamu tahu jika aku sangat benci kebohongan,bagiku lebih baik jujur meskipun itu akan menyakitkan".
Khalisa sudah tak dapat membendung air mata nya lagi,dari sudut mata nya air mata jatuh begitu saja.
" apa kamu pikir pernikahan itu sebuah lelucon".
"aku tidak pernah berpikir seperti itu,aku serius ingin menikahi mu,karena aku.....".
" kasian padaku yang hamil tanpa seorang suami".potong Khalisa
"tidak,karena aku mencintai mu".
Khalisa tertawa mengejek perkataan Irsyad yang sama sekali tak masuk akal bagi nya,bagaimana bisa Irsyad mengatakan mencintai nya jika mereka saja tak pernah saling mengenal sebelum nya,apa mungkin cinta datang hanya dengan hitungan hari?
" aku kecewa padamu dan membenci mu".kata Khalisa masuk ke dalam kamar nya,menutup pintu dengan begitu keras hingga membuat Alika tersentak kaget di dalam tidur nya.
__ADS_1
Khalisa menatap diri nya di dalam cermin ,wanita yang saat ini terlihat begitu menyedihkan,wanita yang pernah di campakkan dan di kasihani banyak orang,apakah ia selemah itu hingga tak pantas berjuang sendiri menghadapi takdir hidup nya,apakah kehidupan nya memang pantas untuk di permainkan?mengapa semua orang begitu tega pada nya?
"Khalisa dengar kan penjelasan ku,aku mohon jangan marah seperti ini".bujuk Irsyad dari balik pintu.
Khalisa tampak tak peduli hanya mengacuhkan Irsyad yang sudah bersusah payah membujuk nya.Khalisa tak ingin melihat wajah Irsyad ,takut nanti hanya akan menambah luka di hati nya,kecewa dengan orang yang paling kita sayangi membuat hati rasa nya hancur berkeping-keping.
Ada yang terasa mengganjal di hati Khalisa,sepanjang malam Khalisa tak bisa memejamkan mata nya,dada nya terasa sesak.mengapa lagi-lagi takdir harus mempermainkan diri nya?tak pantas kah ia hidup bahagia bersama pria yang benar-benar mencintai nya?
Pagi ini mata Khalisa sedikit layu tak berkilau seperti biasa nya,meski marah Khalisa tetap menyiapkan sarapan untuk Irsyad dengan menu seada nya yang ia dapat kan dari dalam kulkas.
" Khalisa maafin aku".ucap Irsyad ,tak menyentuh sarapan nya sedikit pun,melihat kemarahan Khalisa membuat nya tak nafsu makan sama sekali.
"aku tidak ingin mendengar apapun".ketus Khalisa
" aku melakukan semua itu karena aku mencintai mu".
"aku sudah bilang ,aku tidak ingin mendengar apapun,biarkan aku makan dengan tenang".
Irsyad mencoba memutar otak nya ,memikirkan cara agar Khalisa tak marah lagi dengan nya,Irsyad sudah merasa putus asa menghadapi kemarahan Khalisa ,sikap nya benar-benar sedingin es di kutub utara.
"aku berangkat kerja dulu,aku mohon jangan marah lagi padaku atau hidup ku tak akan tenang".pamit Irsyad meskipun Khalisa tak menghiraukan nya.
Sebenar nya Irsyad tak sampai hati meninggalkan Khalisa di rumah namun karena pekerjaan nya yang mengharuskan ia pergi bekerja.Irsyad akhir nya berangkat tanpa memakan apapun entah karena lupa dengan rasa lapar nya atau sengaja tak mau makan agar Khalisa sedikit iba pada nya.
Khalisa menghela napas melihat piring Irsyad yang masih kosong,Irsyad sama sekali tak menyentuh makanan yang sudah Khalisa siapkan,Khalisa sebenar nya tak tega namun rasa kecewa nya pada Irsyad tak dapat di abaikan nya.
saat ini Khalisa merasa yang terbaik untuk nya hanya lah diam,Khalisa prihatin pada hubungan nya dengan Irsyad saat ini,ketidak yakinan kembali melanda jiwa nya,apakah Irsyad memang yang terbaik untuk nya atau kesendirian nya lah pilihan yang paling tepat untuk hidup nya.
drett...drett
ponsel Khalisa di dalam kamar berdering,ia beranjak dari tempat duduk nya,melihat pesan masuk di ponsel nya yang sedang di isi daya.
__ADS_1
๐ข๐ฅ๐ข ๐ฉ๐ข๐ญ ๐ฑ๐ฆ๐ฏ๐ต๐ช๐ฏ๐จ ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ข๐ฌ๐ถ ๐ช๐ฏ๐จ๐ช๐ฏ ๐ฃ๐ช๐ค๐ข๐ณ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ,๐ฃ๐ช๐ด๐ข๐ฌ๐ข๐ฉ ๐ฌ๐ช๐ต๐ข ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ต๐ฆ๐ฎ๐ถ
๐๐ณ๐ช๐ฐ๐ฏ๐ค
Khalisa melihat pesan masuk di ponsel nya yang ternyata dari Arion.Khalisa merasa kesal,untuk apa Arion masih mengganggu nya apalagi suasana hati nya sekarang yang sedang tak baik-baik saja.Khalisa kembali meletakkan ponsel nya,ia malas meladeni Arion,lebih baik ia abaikan saja.
drett.....drett
ponsel Khalisa kembali berdering ternyata pesan masuk dari Arion lagi.
๐ข๐ฌ๐ถ ๐ฎ๐ฐ๐ฉ๐ฐ๐ฏ ๐ฌ๐ฉ๐ข๐ญ๐ช๐ด๐ข ๐ต๐ฆ๐ฎ๐ถ๐ช ๐ข๐ฌ๐ถ,๐ซ๐ช๐ฌ๐ข ๐ต๐ช๐ฅ๐ข๐ฌ ๐ฑ๐ฆ๐ฏ๐ต๐ช๐ฏ๐จ ๐ข๐ฌ๐ถ ๐ต๐ช๐ฅ๐ข๐ฌ ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐จ๐จ๐ข๐ฏ๐จ๐จ๐ถ ๐ฎ๐ถ๐
๐๐ณ๐ช๐ฐ๐ฏโบ
Khalisa jadi merasa penasaran sebenar nya apa yang Arion ingin bicarakan dengan nya,benarkah hal penting atau hanya akal licik Arion saja yang ingin mendekati nya.
๐ฃ๐ข๐ช๐ฌ๐ญ๐ข๐ฉ,๐ฌ๐ข๐ฑ๐ข๐ฏ ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ฅ๐ช๐ฎ๐ข๐ฏ๐ข?๐จ๐ถ๐ฆ ๐ฉ๐ข๐ณ๐ข๐ฑ ๐ช๐ฏ๐ช ๐ฃ๐ฆ๐ฏ๐ข๐ณ-๐ฃ๐ฆ๐ฏ๐ข๐ณ ๐ฉ๐ข๐ญ ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฑ๐ฆ๐ฏ๐ต๐ช๐ฏ๐จ ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ต๐ช๐ฅ๐ข๐ฌ ๐ฎ๐ฆ๐ฎ๐ฃ๐ถ๐ข๐ฏ๐จ ๐ธ๐ข๐ฌ๐ต๐ถ ๐จ๐ถ๐ฆ.
๐๐ฉ๐ข๐ญ๐ช๐ด๐ข๐ก
Khalisa tak beranjak dari kamar nya ,ia masih setia menunggu balasan dari Arion.
drett....drett
๐ข๐ฑ๐ข๐ฌ๐ข๐ฉ ๐ฃ๐ช๐ด๐ข ๐ฌ๐ช๐ต๐ข ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ต๐ฆ๐ฎ๐ถ ๐ฅ๐ช ๐ซ๐ข๐ฎ ๐ฎ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ด๐ช๐ข๐ฏ๐จ?๐ฅ๐ช ๐ค๐ข๐ง๐ฆ ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฅ๐ถ๐ญ๐ถ ๐ด๐ฆ๐ณ๐ช๐ฏ๐จ ๐ฌ๐ช๐ต๐ข ๐ฌ๐ถ๐ฏ๐ซ๐ถ๐ฏ๐จ๐ช..
๐๐ณ๐ช๐ฐ๐ฏ๐
sebelum membalas pesan Arion lagi Khalisa yang masih ragu mencoba berpikir kembali.tapi rasa penasaran akan menghantui nya jika ia tak menemui Arion,mungkin saja kali ini Arion serius,awas saja jika Arion hanya membicarakan hal yang tak penting apalagi hanya membahas soal perasaan nya,Khalisa pasti tidak akan mengampuni nya,bisa-bisa Khalisa akan membuat Arion menjadi samsak tinju nya.
(terima kasih..........๐๐๐๐....mudah-mudahan yg baca jempol nya pada sehat yah๐๐)
__ADS_1