Cinta Untuk Khalisa

Cinta Untuk Khalisa
Bab 36


__ADS_3

Khalisa tampak binggung melihat rumah mewah dengan desain minimalis di hadapan nya, desain minimalis yang memiliki tarikan garis simetris dikombinasikan dengan sentuhan kayu memunculkan kesan elegan pada rumah itu, terdapat kolam ikan yang cukup besar pada bagian depan rumah membuat rumah lebih menjadi teduh dan nyaman. di sekitar rumah di beri teknik indirect lighting yang akan menyinari bagian-bagian tertentu pada rumah,yang membuat rumah terlihat lebih menarik saat di malam hari.menggunakan lampu berwarna warm white menciptakan kesan hangat pada rumah itu.


"ini rumah siapa?" tanya Khalisa menatap Nova heran.


"nanti lo juga bakal tahu".


Khalisa menatap jengkel pada Nova yang sejak tadi tak mau jujur pada nya.mau tidak mau Khalisa tetap mengikut Nova yang sudah berjalan di depan nya.


"welcome to my house".sambut Sultan tiba-tiba muncul dari balik pintu.


Khalisa tidak begitu terkejut melihat Sultan yang datang menyambut kedatangan nya dan Nova.karena Khalisa sudah menduga-duga sebelum nya.


" kenapa wajah kamu murung begitu?"tanya Sultan menatap wajah Khalisa."apa Nova menyakiti mu".


"anak Sultan kenapa asal tuduh aja seh!!".perotes Nova tak terima di salahkan karena semua yang ia lakukan atas perintah Sultan.


" ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ด๐˜ข๐˜ณ ๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ณ ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ต๐˜ถ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ช ๐˜ต๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ".gerutu Nova dalam hati.


"kenapa kamu menyuruh Nova menggajak ku kesini".omel Khalisa,membuat Sultan malah cenggegesan tak merasa bersalah sedikit pun.


" aku cuma ingin di kunjungi saja,aku bosan sendirian".


"memang nya kamu yatim piatu,orangtua mu bahkan masih ada,pasti kamu juga memiliki banyak pembantu di rumah sebesar ini".


sementara Khalisa dan Sultan saling berdebat,Nova malah asyik-asyikan bermain di kolom ikan.


" mami papi nggak tinggal disini,aku tinggal sendiri,apa aku harus mengajak pembantu-pembantu ku mengobrol sambil minum kopi atau mengajak mereka dinner bersama".sahut Sultan membuat tawa Nova pecah.


"kayak nya perlu lo coba deh anak Sultan biar nggak ngrasa kesepian lagi".sahut Nova di sela tawa nya.


" ok,kesepakatan kita batal"ancam Sultan


"eh,,nggak bisa gitu dong,nggak fair".protes Nova.seketika tawa di wajah nya memudar.


" Oo jadi lo di suruh Sultan karena ada imbalan nya".ceplos Khalisa melotot pada Nova.

__ADS_1


"kamu baru tahu kalo Nova itu matre".sahut Sultan membuat Nova semakin jengkel saja pada nya.


"memang apa imbalan nya?" tanya Khalisa penasaran.


"iphone 12 pro max".sahut Nova nyengir.


Khalisa tak percaya bisa- bisa nya Sultan membayar nova se mahal itu hanya untuk kedatangan nya,orang yang bergemilang harta memang berbeda tidak merasakan betapa susah nya mencari uang untuk sesuap nasi,maka nya mereka senang sekali menghamburkan uang tanpa memperdulikan nominal yang mereka keluarkan.tidak seperti diri nya yang mau naik ojek online saja harus banyak pertimbangan nya.


" gue harap kalian nggak ngulangin hal yang sama lagi,kalo nggak, gue nggak akan maafin kalian".


"oke gue janji".sahut Sultan menarik Khalisa masuk ke dalam rumah nya hingga ke ruang makan.


"kebiasaan, bisa nggak jangan tarik-tarik, gue bisa jalan sendiri".omel Khalisa.


" maaf.sekarang duduk,lo pasti belom makan".kata Sultan sembari menarik kursi untuk Khalisa agar segera duduk.


Khalisa melihat di atas meja makan sudah terhidang berbagai macam masakan lezat seperti masakan yang di sajikan di restoran mewah,harum nya aroma dari masakan membuat Khalisa yang menghirup nya tergiur,seketika perut Khalisa menjadi keroncongan ingin minta di isi.


***


Khalisa merasa serba salah,ingin berbohong tapi takut dosa ,jika tidak berbohong maka sudah pasti Irsyad akan marah dengan nya.


Khalisa hanya bisa diam saja,menyendok sedikit nasi dan sayur,berusaha untuk memakan nya padahal perut nya masih sangat kenyang sekali karena sore tadi sudah makan terlalu banyak di rumah Sultan.


"kok makan nya sedikit banget,lo sakit?" tanya Irsyad yang merasa cemas.


"nggak,masih belum berasa laper aja,soal nya tadi di rumah mama udah ngemil kue".kata Khalisa berbohong memberi alasan.


Khalisa jadi merasa bersalah pada Irsyad karena sudah tidak jujur.tapi ia melakukan semua itu semata-mata hanya untuk kebaikan mereka.Khalisa tidak mau Irsyad salah paham lagi pada Sultan yang hanya berteman saja dengan nya.


" gimana kalo besok kita nonton?"ajak Irsyad karena esok hari mereka memang sepakat sama-sama libur bekerja.


"Alika di ajak".


" gpp yah Alika kita titip di ibu, lagian Alika kan belum ngerti nonton film".

__ADS_1


"dasar modus".ledek Khalisa.


" gue nggak modus,cuma usaha".sahut Irsyad nyengir.


"sama aja,awas yah sampai nanti lo macam-macam di bioskop".


" nggak kok,cuma satu macam aja".goda Irsyad mengedipkan sebelah mata nya.


"apaan sih lo,sejak kapan coba jadi genit begitu".omel Khalisa


" sejak gue ketemu lo".


" mana ada ,waktu ketemu gue lo itu dingin kayak es di kutub utara".kata Khalisa.cekikikan membayangkan Irsyad dulu yang menurut nya sangat membosankan.


" masa,perasaan gue ,kayak nya dulu lo yang terlalu kaku jadi cewek,malah jutek lagi ,gue pikir kalo lo itu pasti hobi nya makan cabe rawit".balas Irsyad tak mau kalah.membuat. mereka tertawa geli mengginggat kembali kenangan di masa lalu mereka.


"mamah,papap tenapa awa(mama papa kenapa tertawa)?".tanya Alika binggung memperhatikan kedua orangtua nya bergantian.


" gpp sayang,mama papa tertawa karena lagi senang aja".jawab Khalisa mengelus-ngelus kepala Alika.


"enang apa mamah apat diah(senang kenapa mama dapat hadiah)".


Khalisa hanya menggangguk mengiyakan saja omongan Alika karena percuma saja menjelaskan malah akan membuat alika yang belum mengerti apapun menjadi binggung .


sementara Irsyad hanya tersenyum memperhatikan kedua wanita yang di sayangi nya.


" papap atu au bobo,antuk(papa aku mau bobo,ngantuk)".kata Alika mengangkat kedua tangan nya minta di gendong oleh Irsyad.


Irsyad yang baru selesai makan segera menggangkat Alika ke dalam pelukan nya,mengelus-ngelus kepala hingga pundak Alika dengan lembut sambil menyanyikan lagu nina bobo,membuat Alika yang sudah mengantuk langsung tertidur.


Khalisa yang sedang membereskan sisa makanan dan piring kotor merasa bahagia melihat Irsyad sangat menyayangi Alika seperti anak nya sendiri ,begitu pula dengan Alika yang sangat menyayangi Irsyad sebagai papa nya karena Alika selalu saja ingin berada di dekat Irsyad.


Khalisa masih tak mengerti bagaimana bisa Arion dengan segampang itu ingin menggantikan posisi Irsyad menjadi papa untuk Alika.jika memikirkan nya rasanya membuat Khalisa jadi kesal sendiri.


terima kasih_jgn lupa like๐Ÿ‘๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ

__ADS_1


__ADS_2