Cinta Untuk Khalisa

Cinta Untuk Khalisa
Bab 31


__ADS_3

Khalisa sangat menikmati makan malam nya saat ini,Interior dari restauran yang kental dengan suasana Eropa ,dengan furniture kayu yang disusun secara cantik, serta lampu gantung chandilier mini yang bergantung di setiap meja. Hingga suasananya yang sedikit temaram membuat makan malam mereka bertiga seperti layaknya makan malam di Perancis.


"dimana Alika?" tanya sultan teringat pada putri kecil Khalisa yang juga telah mencuri hati nya.


"sama mama di rumah".sahut Nova tanpa sadar sambil menikmati salad yang sedang di makan nya." eh..jadi lo kenal sama Alika juga?"tanya Nova semakin penasaran.


Sultan hanya menjawab dengan mengganggukan kepala nya pelan."kenapa nggak kalian ajak?"tanya sultan kembali.


"kata tante monica kasihan udah malam".jawab Khalisa apa ada nya.karena saat ingin berangkat dinner tante monica yang kebetulan baru pulang melarang mereka membawa Alika dan rela menjaga Alika sampai mereka kembali.


lagi-lagi sultan hanya mengganggukan kepala nya.


" apa kamu yakin mau kerja di tempat aku?".tanya Sultan menatap Khalisa.


"sebelum aku jawab,aku mau tahu dulu apa pekerjaan nya".


" aku berencana melebarkan sayap,selain bisnis yang selama ini aku tekunin,aku ingin mencoba sesuatu yang berbeda,karena itu aku berencana akan mendirikan beberapa restoran dan cafe,untuk saat ini aku baru memiliki 1 restoran yang berdiri di depan rumah sakit milik ku".jelas Sultan.


Khalisa melonggo mendengarkan ucapan Sultan,perasaan pertanyaan nya begitu simple tapi kenapa jawaban Sultan sangat bertele-tele,membuat kepala nya pusing saja.memang susah sekali berbicara dengan orang yang berwawasan luas,pertanyaan mudah tapi jawaban nya sangat rumit,sama seperti rumus matematika.


"jika punya restoran sendiri mengapa kau sering makan di restoran orang lain".sindir Khalisa.


" aku hanya sedang observasi saja,sekalian mengunjungi mu".


"oh...,,jadi apa pekerjaan untuk ku".ulang Khalisa berharap kali ini sultan mau menjawab nya dengan singkat dan benar.


" terserah,apa saja yang kau inginkan".


khalisa menggaruk kepala nya yang tak gatal,lagi-lagi jawaban Sultan sangat menjengkelkan,tidak bisa kah dia menjawab dengan benar saja ,tidak membuat orang binggung.


Nova yang sejak tadi ikut mendengarkan,melihat pada Khalisa berusaha menahan tawa nya agar tak terdengar.


"jadi kapan kau akan mulai bekerja di tempatku?".


Khalisa yang sudah terlanjur kesal jadi enggan menjawab pertanyaan Sultan.Khalisa pura-pura tidak mendengar ,terus melanjutkan makan nya.


" ehm...aku bertanya padamu Khalisa".


"kau sendiri tidak menjawab pertanyaanku dengan benar".omel Khalisa


" kau marah padaku".


"pikir saja sendiri".

__ADS_1


" baik aku minta maaf,kau akan bekerja di restoran milik ku jika kau mau".


Khalisa sebenarnya ingin sekali membicarakan soal jam kerja dan gaji yang akan diterimanya nanti sebagai pertimbangan nya bekerja disana,namun diri nya merasa malu.


"kau tak perlu mengkhawatirkan masalah gaji,kau tinggal bilang saja berapa gaji yang kau inginkan".


Khalisa menatap Sultan tak percaya,apa ada perusahaan yang bisa menentukan gaji nya sendiri,apa Sultan sedang mempermainkan diri nya saja?


" apa semua Karyawan mu bebas menentukan gaji mereka sendiri".tanya Khalisa penasaran.


Sultan dan Nova malah tertawa mendengar nya.


"apa ada yang lucu?tanya Khalisa kesal.


" seperti nya nanti lo bakal menjadi karyawan spesial buat Sultan karena cuma lo yang bebas ngatur sendiri pekerjaan dan gaji lo".ledek Nova


Khalisa yang mulai paham,melotot pada Sultan".maaf Sultan jika yang di katakan Nova benar maka aku tidak mau kerja dengan mu".ketus Khalisa.


"aku hanya ingin kau nyaman dengan pekerjaan baru mu".


" tidak dengan cara seperti itu,aku tidak mau di beda-bedakan dengan yang lain nanti orang salah paham padaku dan aku malah akan lebih tidak nyaman".


"maaf aku tidak bermaksud,baiklah kau bisa datang besok ke restoran ku,kau bisa menemui manajer disana untuk membicarakan jam kerja dan juga gaji mu,nanti aku akan mengirimkan alamat nya padamu".


"you're welcome,aku senang bisa membantu mu".


setelah menghabiskan hidangan penutup,Sultan mengantarkan Khalisa dan juga Nova pulang,Sultan mengantarkan nova terlebih dahulu sekalian menjemput Alika disana, Khalisa juga mengganti pakaian nya agar Irsyad tidak salah paham jika melihat nya pulang masih menggunakan gaun milik Nova.


drett...drett


Khalisa yang baru selesai mengganti pakaian melihat pesan masuk di ponsel nya.


๐˜จ๐˜ถ๐˜ฆ ๐˜ซ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฑ๐˜ถ๐˜ต ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ณ๐˜ถ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜•๐˜ฐ๐˜ท๐˜ข๐Ÿ˜˜


๐˜๐˜ณ๐˜ด๐˜บ๐˜ข๐˜ฅ


Khalisa langsung panik memberikan hp milik nya pada Nova,membuat Nova cekikikan setelah membaca pesan dari Irsyad.


" nggak lucu Nova,please bantuin gue".pinta Khalisa memohon pada Nova.


"bantuin apa?"


"bilang sama Sultan,gue nginep di rumah lo nggak jadi pulang".

__ADS_1


" bilang aja sendiri".sahut Nova malah berbaring di kasur nya.


"gue nggak enak lah.lo kan bisa suruh Sultan pulang,sebelum Irsyad dateng dan salah paham liat Sultan di rumah lo".


" untung aja Sultan tunggu di mobil nya,nggak mau di ajak masuk tadi,kalo Sultan sampe ketemu orangtua gue,nggak mungkin kan gue ngusir dia,yang ada di pecat gue jadi anak karena nggak sopan sama tamu".gerutu Nova,"lagian dua aja udah binggung,tambah lagi orang ketiga,ujung-ujung nya gue yang di repotin?".gerutu Nova lagi keluar dari kamar nya untuk menemui Sultan.


Khalisa lega mendengar suara mobil Sultan


yang telah pergi,Nova juga sudah kembali lagi ke kamar nya.


"makasih Nova cantik,baik hati dan tidak sombong".puji khalisa seraya nyengir kuda.


" kalo ada maunya aja Puji gue ,giliran tadi gue dikacangin". sahut Nova malas.


"perasaan lo aja".


" btw,lo belum cerita gimana bisa ketemu sama Sultan".


"harus yah gue ceritain,kapan-kapan aja deh kalo gue inget".goda Khalisa.


" besok gue balik ke jogya,nggak bakal ke jakarta lagi".sahut Nova,pura-pura ngambek.


"iya gue cerita sama lo kok,tadi gue cuma bercanda aja masa ngambek".bujuk Khalisa.


" ya udah cepetan cerita mumpung gue masih mau dengerin".goda Nova balik.


sambil menunggu kedatangan Irsyad,Khalisa mulai menceritakan awal pertemuan nya dengan Sultan hingga saling mengenal dan mereka menjadi teman kepada Nova.


"gue aneh aja,kenapa Sultan bisa naksir sama lo,secara mantan tunangan Sultan itu cantik banget".ledek Nova.


" iya gue mang jelek".sahut Khalisa manyun.


"bercanda kali,mana mungkin sahabat gue jelek,kalo lo jelek masa cowok pada klepek-klepek sama lo".ucap Nova tertawa sendiri.


" mulai deh gila nya".


"lucu aja,gue ngebayangin kalo muka lo berubah jelek,kira-kira masih pada mau nggak yah sama lo".ceplos Nova yang memang senang sekali bergurau.


" maksud lo,semua cowok-cowok yang suka sama gue cuma liat tampang gue aja?".sahut Khalisa gantian membalas Nova,berpura-pura ngambek.


"yah nggak juga,menurut gue hati lo juga baik kok,tapi kita kan nggak tahu siapa yang benar-benar tulus cinta sama lo".rayu Nova agar Khalisa tidak jadi ngambek.


perbincangan Khalisa dan Nova terpaksa terhenti karena suara bel rumah Nova berbunyi,ternyata Irsyad yang datang untuk menjemput Khalisa dan Alika pulang.

__ADS_1


(terima kasih_jangan lupa like๐Ÿ‘)


__ADS_2